Ini novel pertamaku,kalau ada yang salah tolong di beri tahu ya..semoga kalian suka.
Jessica dan alice adalah sahabat baik sejak kecil,mereka selalu melakukan kegiatan yang sama setiap hari.
Tapi alice menyimpan perasaan pada kakaknya jessica,austin stave mereka saling menyukai hanya saja tidak bisa diungkap dengan kata.
Pada waktu yang sama kakak jessica yang lebih tua,jimmy stave juga menyukai alice,tapi alice tidak tahu kalau jimmy sangat menyukainya.
Suatu hari datang seorang wanita,dia ingin mengambil harta kekayaan milik keluarga staven dan juga dia ingin menghacurkan percintaan diantara mereka.
Mampukah alice mempertahankan cinta pujaan hatinya atau austin terlebih dahulu mengungkapkan cintanya pada wanita yang tidak tahu asal usulnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35
Alice terbangun dari tidurnya,dia kaget melihat pakaiannya sudah diganti.wajahnya merah apa semalam arthur yang menukar bajunya?
Dia mencaru dimana ada cermin untuk melihat penampilannya,setelah merasa pakaian dalamnya masih utuh.alice bernafas dengan lega.
“Istriku kau sudah bangun?” tanya arthur seraya membawa sarapan ditangannya.
“Arthur apa kau yang menukar bajuku?” alice menatap arthur dengan tajam.
“Not me,pelayan yang mengantikan bajumu”
“Jangan cuba untuk menipuku!”
“Kalau kau tidak percaya tanya aja sama mereka” arthur meletakkan sarapanya diatas meja.
“Ayo sarapan”
Alice berjalan mendekati arthur dengan wajah cemberut,kerana lapar dia menyambar sarapan yang sudah tersedia.
“Kalau wajahmu terus seperti itu,aku bakal ciumloh” ucap arthur.
Alice tetap dengan wajahnya dan memakan sarapannya,kerana gemes melihat wajah cemberut alice.arthur mencium bibirnya sekilas
“Hmm” alice memberontak kerana arthur menciumnya dengan sangat lama.
“Arthur apa kau ingin membunuhku!aku hampir mati kerana tidak bisa bernafas!” ucap alice kesal.
“Siapa suruh wajahmu terus seperti itu”
Alice memukul arthur kerana kesal,setelah selesai sarapa dan memukul arthur alice ingin mandi.
“Arthur apa ada baju untukku?”
“Tidak ada,dirumahku tidak ada baju wanita”
“Klo begitu baju ini?”alice menunjukkan baju yang sedang dipakainya.
“Itukan bajuku”
“Si*lan aku mau mandi,kalau tidak ada baju gimana aku mau mandi!” alice semakin kesal.
“Kau tidak berpakaian lebih mengoda sayang”
“Arthur!”
“Oke oke aku hanya bercanda,bajumu ada dilemari pakaian”arthur berjalan menuju pintu.
“Setelah selesai segerala turun,aku menunggu dibawah”
Alice masuk kedalam kamar mandi,tidak lama kemudian dia keluar dan mencari pakaiannya dilemari.
“Baju apaan ini,semua seksi sekali”
“What the ****,kenapa dia menyimpan baju seperti ini?!” tanya alice kesal.
“Arthur!!” alice mulai berteriak.
Beberapa saat kemudian,arthur tetap tidak muncul dikamarnya,kerana arthur tidak datang maka dia sendiri yang akan mencarinya.
Alice keluar dari kamarnya mengunakan kimono saja,dia ingin bertanya kenapa pakaiannya semua seperti itu?
“Arthur!” teriaknya lagi.
“Nona mencari tuan muda?”
“Yes dimana dia?”
“Tuan muda keluar sebentar,dia bilang.nona tunggu saja dia diruang tamu” ucap pelayan itu.
“Oke baiklah”
Alice berjalan menuju ruang tamu dan duduk disana,dia sangat kesal melihat baju baju yang berada dilemari pakaian.
“Arthur si*lan,bajunya aja mencolok banget.”
“Istriku mengutuk suamimu itu tidak baikloh”arthur berjalan mendekati alice dengan beberapa beg ditangannya.
“Arthur baju dilemari itu aku tidak suka semua!”
“Jangan khawatir istriku,aku sudah membelikan baju baru untukmu.nah kau cuba dulu” arthur memberikan paper begnya pada alice.
Alice mengambil beg itu dan berjalan menuju kamar dilantai bawah,tidak butuh waktu yang lama.alice keluar dari kamar itu dengan senyum diwajahnya.
“Arthur bajunya cantik dan pas sekali ditubuhku,makasih” ucap alice dengan senyum diwajahnya.
“Kalau kau suka itu bagis istriku,mintalah apa yang kau mau akan aku berikan” arthur mencium dahi alice dengan lembut.
“Bagaimana kalau aku minta istana?” alice memasang wajah memelas.
“Kau mau?”
“Tidak aku bercanda doang” alice berjalan menuju pintu.
“Mau kemana?”
“Kau bilang kau menungguku dibawah?bukankah berarti kau kau mengajak aku jalan jalan”
Arthur tersenyum,alice memang wanita yang unik.tapi dia suka hari ini dia membiarkan alice bercuti.tapu besok dia akan memberi alice tugas yang berat.
“Ayo”
Alice dan arthur masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka didepan,sepanjang diperjalanan alice terus menerus menanyakkan sesuatu yang membuatnya penasaran.
“Arthur berapa banyak perusahaan milik keluargamu?berapa banyak kakak dan adikmu?berapa mantan yang kau punya??” itu soalan dari alice.
“Banyak benar soalanmu istriku,biarku jawab satu satu”
“Perusahaan keluargaku ada empat,aku mempunyai seorang adik tapi tidak mempunyai kakak.kalau soal mantan,aku tidak tahu kerana mantanku banyak” jawab arthur.
“Dasar playboy”alice melihat kearah jendela.
“Istriku aku berjanji,selepas ini tiada lagi wanita yang aku tiduri”
“Ngapain kau berjanji dihadapanku,berjanji saja di hadapan istrimu!” alice menjeling tajam pada arthur.
“Kau kan istriku”
“Jangan asal bicara kau ya!”
Arthur tertawa kemudian mengusap kepala alice,dia suka melihat alice marah dan kesal padanya.
Baginya itu adalah permulaan tumbuhnya cinta alice padanya,walaupun alice bilang tidak menyukainya.tapi dia pasti lambat atau cepat alice pasti menjadi miliknya,hanya miliknya seorang.
semangat terus kak
btw mampir juga di novel ku ya kak 👋
Terus up dan tetap berkarya 👍🏻