NovelToon NovelToon
Hanya Istri Siri

Hanya Istri Siri

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Amallia

(BELUM REVISI, MASIH TAHAP BELAJAR PUEBI)


Mutiara intan permata yang biasa di panggil rara, menjalani hari-harinya seorang diri karena dia sebatang kara. Dia sudah mencoba melamar pekerjaan di berbagai perusahaan, bahkan melamar sebagai SPG tapi tidak ada satupun yang menerima lamarannya.

Sampai akhirnya dia di pertemukan dengan lelaki yang dia cintai namun hidupnya malah lebih sulit dari sebelumnya. Karena lelaki itu mendekatinya untuk membalaskan dendam bukan karena cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part_35

Di hari pertamanya bekerja Rara tampak semangat. dia disuruh untuk membantu karyawan yang bertugas membuat kue. tapi tiap kali mencium baunya, Rara langsung menutup hidungnya. dia merasa mual menghirup aroma kue.

"Kamu kenapa Ra dari tadi menutup hidung? "tanya

"Rara hanya mual saja.

"Ya sudah kalau mual mending kamu bantu Putri saja di depan melayani pelanggan. "ucap pak Leo suami bu susan.

"Maafkan Rara pak. "Rara merasa tak enak hati.

"Tidak usah sungkan, jangan lupa nanti pakai masker kalau masih merasa mual juga. soalnya bau kuenya pasti kecium juga sampai kedepan. "ucap pak Leo

"Iya pak terimakasih. "lalu Rara pergi ke arah depan untuk membantu Putri melayani pelanggan.

Karena masih merasakan mual, Rara akhirnya memakai masker yang dia beli di minimarket depan toko. pak Leo sudah menyuruhnya untuk istirahat saja tapi dia menolaknya. dia merasa tak enak jika hari pertamanya bekerja saja sudah absen.

"Kamu beneran tidak apa-apa Ra? "tanya Putri

"Tidak Put, nanti juga sembuh sendiri. "Rara bersikap baik-baik saja padahal kepalanya sudah sangat pusing sekali.

Rara memgambil air hangat yang ada di dispenser. dia berniat minum tapi gelas yang dia pegang keburu terjatuh ke lantai.

Rara memegangi kepalanya karena merasa pusing.

"Ra kamu kenapa? sini aku bantu. "Putri membantu memapah Rara.

"Ada apa ini? "tanya pak Leo yang baru kelyar dari arah dapur karena mendengar suara barang pecah.

"Ini pak Rara terjatuh saat mengambil minum. "ucap Putri yang masih memapah Rara.

"Ya sudah bawa dia ke mess untuk beristirahat. sepertinya dia sakitnya parah.

"Baiklah "Putri membantu memapah Rara hingga ke dalam mess yang mereka tinggali.

Putri membaringkan Rara di kamarnya. dia membuatkan teh hangat juga untuk meredakan rasa mual yang Rara alami.

"Apa mau saya panggilkan dokter Ra? "tanya putri kepadanya.

"Tidak usah nanti juga sembuh sendiri. "Rara menolak untuk di periksa.

"Tapi Ra kamu terlihat lemas sekali loh, bukannya kepalanya juga pusing terus mual-mual juga? "tanya Putri saat melihat wajah Rara yang tampak pucat.

"Iya tapi aku tidak mau di periksa. "Rara langsung menutupi wajahnya dengan selimut.

"Ya sudah kalau itu maumu, saya tinggal kerja dulu yah kalau ada apa-apa kamu bisa hubungi toko dengan telepon yang ada disana. "sambil menunjuk ke arah telepon rumah yang tergeletak di atas meja.

Putri pergi meninggalkan Rara karena dia harus bekerja lagi. setelah kepergian Putri, Rara mengambil obat miliknya yang dia kasih saat dia periksa di rumah sakit dua hari yang lalu. dia meminum obat itu karena dia baru ingat jika tadi pagi dia lupa meminum obatnya.

Putri yang sudah sampai di toko di tanyai oleh pak Leo.

"Bagaimana keadaan Rara? "tanya pak Leo kepada Putri yang baru datang.

"Dia masih terlihat lemas dan wajahnya juga pucat sekali pak. "Putri berbicara dengan fakta yang dia lihat.

"Apa kamu sudah panggilkan dokter? "tanyanya lagi

"Belum pak, Rara tidak mau diperiksa katanya.

"Saya tidak ingin sakitnya dia bertambah parah loh, ya sudah biar nanti saya suruh istri saya untuk membujuknya. karena yang saya lihat dia cukup dekat dengan istri saya.

kalau begitu kamu lanjut lagi kerjanya. "ucap pak Leo kepada Putri.

Bu Susan sudah berada di toko milik suaminya. dia begitu khawatir setelah mendapat kabar mengenai sakit yang Rara alami.

"Kalau begitu aku ke mess dulu yah sayang. "Pamit bu Susan kepada pak Leo setelah mereka selesai berbincang.

Bu Susan melangkah memasuki kamar Rara yang memang tidak di kunci. dia melihat Rara yang sedang tertidur. lalu arah pandangnya langsung mengarah ke atas meja dan rupanya ada obat-obatan disana. bu Susan melihat satu persatu jenis obat yang berada di kantong plastik berwarna putih itu.

dia kaget setelah melihat obat itu. karena dirinya juga pernah meminum obat-obatan seperti itu saat hamil dulu.

Dia yang sudah sangat penasaran mencoba mengurungkan niatnya untuk bertanya. karena melihat Rara yang masih tertidur pulas.

1
Herta Siahaan
update donk Thor... bolak balik ceritanya ditempat aja . Juna yg tdk tegas dan Rara yg jdi kek wanita bodoh masih aja terima Juna tanpa status yg jelas. . duh g asyik lah... tapi yah seperti judul nya istri simpanan kayak nya nasib Rara mang akan selamanya jd gadis simpanan
Nadira Alexa
Luar biasa
Titik Novrianti
sebenarnya ceritanya singkat,,,tapi karena alur ceritanya ngalor ngidul ,,,jd gak asyik dch ceritanya
Naura Azwa
Lumayan
Yusria Mumba
beruntung rara, bu susan selalu ada buat rara,
Yusria Mumba
rara hidup kama selalu tersiksa,
Yusria Mumba
yang sabar ra,
Yusria Mumba
semangat rey,
Yusria Mumba
jahat banget sih suami rara,
Yusria Mumba
karna rara terlalu bodoh,
Yusria Mumba
rara begitu bodoh suami berselingku,
Yusria Mumba
kasiang rara punya suami tapi jahat,
bundaoskaa
bukannya udah pernah sama Sela y
bundaoskaa
kayaknya ini anaknya Devan selingkuhannya Luna
bundaoskaa
kenapa masih baby sister y Thor, pengasuh bayi kayaknya baby sitter
Ravindra Vishaka
Biasa
Pradyta
luar biasa
Nurhayati Rasma
banyak pelajaran yg dpt diambil
Nurhayati Rasma
bikin kesel deh thor ini kasian rara yg tdk tau apa2
kuswara kuswara
euh... .ribet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!