NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"Apa mas Rizal juga sering datang kesini?" Tanya Hanna dan sang ibu mengangguk

"Beberapa kali" Jawab Hanum "Maaf nak, tapi bagaimanapun juga Rizal berhak bersama putrinya terlepas seperti apa hubungan diantara kalian!"

Hanna terdiam "Ibu harap kalian tidak mengorbankan anak-anak ditengah polemik rumah tangga kalian" Ujar Hanum

"Jangan biarkan Fathan dan Elea kehilangan sosok Ayahnya! Karena mantan suami memang ada tapi tidak ada yang namanya mantan ayah"

Hanna merenungi ucapan sang ibu, ibunya benar, ia tidak bisa egois dengan menghilangkan sosok ayah bagi kedua buah hatinya

Terlebih Eleanor, bagaimanapun putrinya pasti menginginkan sosok seorang ayah. Dan Fathan, walaupun dia tidak bicara tetap saja bocah ini menginginkan ayahnya

"Aku mengerti Bu"

"Syukurlah! Bicarakan ini juga pada Rizal!" Hanna mengangguk lagi, namun entah bagaiman caranya ia bicara pada pria itu

Hanna seperti tidak ingin lagi melihat wajah menyebalkan Rizal yang pernah mencoba untuk menodainya

"Oh iya Bu, aku juga ingin bekerja" Ujar Hanna tiba-tiba

"Mbak mau kerja apa?" Tanya Hanin

"Mungkin jadi sekretaris, itukan sesuai sama background pendidikan aku. Mbak juga punya pengalaman kerja selama hampir satu tahun"

Sebelum menikah, Hanna memang bekerja sebagai seorang sekretaris. Lalu dirinya berhenti setelah hamil Fathan, dan sejak saat itu Hanna memutuskan untuk fokus mengurusi keluarga nya

"Aku setuju, lebih baik memang mbak Hanna menyibukkan diri dengan pekerjaan! Biar bisa secepatnya lupa sama baji___ itu!" Geram Hanin yang langsung mendapat teguran dari sang ibu

"Jangan bicara sembarangan Hanin! Disini ada anak-anak" Kesal Hanum

"Iya maaf Bu"

"Sudahlah!" Hanna menengahi

"Mbak udah ajuin lamaran?"

"Belum sih, mbak mau selesai kan masalah rumah tangga mbak dulu! Biar semuanya jelas!"

Tengah sibuk menikmati sarapan, suara seorang pria membuat mereka terkejut "Hay princess"

"Dokter Rama!" Seru Hanin yang langsung berdiri dari duduknya membuat Hanna menatap heran

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumsalam!" Jawab semua orang yang ada disana

"Ayo dokter! Kita sarapan dulu!" Ajak Hanum dan pria tampan itu menurut

Dokter Rama duduk disamping Hanin yang tengah menyuapi Eleanor yang terus berceloteh

"Apa kabar princess nya om" Rama mengusap kepala putri Hanna itu

"Baik om dokter" Jawab Hanin sambil menirukan suara bayi, membuat keduanya terlihat bak keluarga bahagia

"Kalian keliatan cocok" Ucap Hanin tiba-tiba saja membuat dua orang dewasa itu salah tingkah

"Mbak salah, dokter Rama ini lagi naksir seseorang!" Ujar Hanin seraya menaik-turunkan alisnya menggoda dokter tampan itu "Iya kan dok?"

"Apaan sih? Kamu ini asal bicara" Rama menutupi kegugupannya dengan menikmati menu sarapan yang ada dihadapannya

"Oh iya, siapa anak ganteng ini?" Perhatian dokter Rama tertuju pada Fathan

"Dia Fathan, anak sulung ku" Jawab Hanna dan dokter Rama mengangguk tanda mengerti

"Hay Fathan, salam kenal yaa!"

Fathan menatap lekat pria yang duduk dihadapannya "Om ini siapa Mah?"

"Dia om dokter, dia temennya Mama sama Tante Hanin! Om dokter ini yang sudah membantu Mama"

"Makasih yaa om udah bantuin Mama aku" Ucapnya sopan

"Sama-sama nak"

Setelah sarapan, mereka bercengkrama sebentar lalu dokter Rama harus pergi kerumah sakit

Entah kenapa sejak mengenal keluarga Hanna yang hangat, Rama jadi betah bersama mereka

"Mbak anterin dokter Rama sebentar yaa! Aku ada telepon penting" Hanin menunjukkan layar ponselnya yang menunjukkan sebuah panggilan telepon

Akhirnya Hanna mengantar dokter Rama yang hendak keluar rumah, dokter Rama menggendong Eleanor yang terlihat akrab

"Aku pamit dulu!" Pamit Rama pada Hanna yang dibalas dengan senyuman ramah

Hanna hendak mengambil alih Eleanor yang berada digendongan Rama saat sebuah mobil berhenti didepan mereka

Seorang pria yang begitu Hanna kenal keluar dari mobilnya menghampiri mereka, Rizal terlihat tidak senang akan keberadaan Rama disana terlebih pria itu tengah menggendong putrinya

"Sedang apa dia disini?" Tanya Rizal dengan suara sinis

"Wati" Seru Hanna pada asisten rumah tangganya, dan seorang wanita paruh baya keluar

"Iya neng?"

"Tolong bawa Elea kedalam!" Titah Hanna dan wanita paruh baya itu mengangguk

Saat Eleanor sudah berada didalam rumah barulah Hanna menatap Rizal dengan tatapan permusuhan

Ia tahu akan ada kata-kata yang tidak pantas didengar oleh anak-anak walaupun Eleanor belum mengerti

"Mau apa lagi kamu kesini?" Tanya Hanna dengan nada kesal

"Kita bahkan belum resmi bercerai tapi kamu sudah membawa pria lain kerumah?" Hanna memutar matanya malas saat jawaban

"Lalu bagaimana dengan kamu?" Hanna tertawa sumbang "Kamu bahkan tidur dengan perempuan lain saat kamu memiliki istri yang sedang hamil!"

Skakmat!

Rizal terdiam bisu, kesalahannya memang begitu besar hingga tidak akan mudah untuk diperbaiki

"Tidak bisakah kita lupakan semuanya? Mas ingin memperbaiki pernikahan kita lagi!" Rizal memelas, melupakan amarahnya saat melihat kehadiran pria lain disamping istrinya

"Tidak ada yang bisa diperbaiki lagi mas! Sebaiknya kamu tidak mempersulit proses perceraian kita!" Ujar Hanna tegas

"Tidak! Mas tidak akan pernah menceraikan kamu!" Tegas Rizal membuat Hanna muak mendengarnya

"Cukup mas!" Teriak Hanna "Dengar! Aku tidak akan pernah menghalangi kamu bertemu anak-anak, tapi kita tidak akan pernah kembali bersama"

Rizal mengepal, terlihat jelas kemarahan dari wajahnya "Apa karena pria ini? Apa kamu juga sudah tidur bersama dia hingga menolak untuk memperbaiki semuanya?"

Plak

Hanna merasa terluka mendengar ucapan pria yang masih berstatus sebagai suaminya ini, hingga satu tamparan keras mendarat di pipi kirinya

"Aku bukan perempuan mura___ seperti kekasih gelap kamu itu" Ujar Hanna penuh kemarahan

"Saya pikir anda sangat mengenal Hanna, tapi sepertinya saya salah. Anda sama sekali tidak mengenal istri anda sendiri!" Rama terlihat kesal mendengar tuduhan itu

"Anda tidak perlu terlalu membela istri saya! Dia istri saya" Dokter tampan itu berdecih mendengar ucapan Rizal

Hanna muak mendengar semua ucapan Rizal, membuatnya mengusir pria itu

"Pergi dari sini!" Teriaknya yang tentu saja mengundang perhatian penghuni rumah lainnya

Hanin keluar bersama sang ibu setelah mendengar teriakan Hanna, tentu saja mereka terkejut saat melihat keberadaan Rizal disana

"Mau apa lagi baji___ ini disini?" Tanya Hanin dengan sinis

"Assalamualaikum Bu" Rizal mencium punggung tangan ibu mertuanya seolah tidak terjadi apapun

"Waalaikumsalam"

"Ngapain sih sok akrab sama ibu? Sebaiknya pergi dari sini!" Usir Hanin yang kesal

"Sebaiknya kamu pergi dari sini mas! Jangan membuat semuanya makin runyam" Hanna sebenarnya sudah muak bertemu dengan Rizal disini

"Aku pergi sekarang, tapi aku akan kembali lagi untuk menjemput kamu dan anak-anak"

Rizal berlalu, jika dirinya terus disini maka pertengkaran jelas akan terjadi. Sebelum pergi, ia melempar tatapan tajam kearah seorang pria yang sejak tadi hanya menyimak saja

"Maaf yaa Dok, harusnya dokter tidak melihat semua ini" Ucap Hanna penuh penyesalan, terlebih tadi Rizal menuduh dokter tampan itu yang tidak-tidak

"Tidak masalah, aku hanya tidak habis pikir ada pria seperti itu" Rama kemudian berpamitan lalu meninggalkan rumah Hanna

"Kamu gak apa-apa nak?" Tanya Hanum dengan raut wajah khawatir

Hanna menggeleng "Aku gak apa-apa Bu, hanya masih kesal saja"

"Sudahlah! Lebih baik kita masuk!"

1
Siti Umaroh
mau nyah Hana blik SMA Rizal Thor BKIN mreka bersatu lgi
Eva Safitri: Tapi banyak yang gak setuju
total 1 replies
cinta semu 2
🤣🤣bos koplak ...bikin kopi aja kasih tutorial...
Oma Gavin
hidup hanna keluar dari macan ompong cuma doyan selingkuh masuk kandang buaya darat hobby menindas
Siti M Akil
mantan ada² aja kelakuan mu
Oma Gavin
wah hanna ketemu mantan kelihatannya jodoh yg tertunda sudah dipertemukan
Oma Gavin
intinya jgn mau balikan sama rizal menjijikan sudah celap celup arum bisa kena penyakit kelamin kan arum lobang nya banyak yg celup tinggal tunggu waktu arum krna hiv
Lee Mba Young
Males banget peran wanita nya gk badas mlh menye menye. masih mau juga ngurusin laki tukang selingkuh. mnjijik kan. mlh kelihatan murahan Hana nya.
Lee Mba Young
🤣🤣 Hana terlalu bucin mkne smpe Gila di selingkuhi.
ngapain juga ngurusin laki bgitu kl Aku mah bodo amat.
Aku dah ngrasain kok dan gk sebucin itu ma laki.
di khianati tambah sukses bukan mlh Gila Dan gk bisa move on plus plenger.
Oma Gavin
jgn pernah memaafkan perselingkuhan itu udah penyakit dan pastinya kedepan akan terulang jadi tetap tegas dan lanjutkan perceraian
Lee Mba Young: Hana kn bucin jd goblok pol masih mau ngurusin laki bgitu.
total 1 replies
stela aza
bertele-tele si Hanna 🤦🤦 maaf y Thor jujur ceritanya membosankan,,, stuck di situ trs kaya novel tetangga ceritanya kaya gini ,,,udh gitu penulisnya anti kritik dr pembaca ,,, padahal kritik itu bagus bagi para penulis agar karyanya lebih baik lagi ,,, tapi ada sebagian penulis yg g mau di kritik bahkan yg lebih parah lagi si penulis memblokir orng yg mengkritiknya 🤦🙏
Cha Libra: bner bnget ..pdhal kritikan itu bagus jdi s penulis bisa lbih memperbaiki lagi ,,lbih tau d mna letak certa yg d bkin kurang bagus atau kurang sreg bagi s pembca
total 1 replies
Anonim
BUNUH RIZAL ANJING... DEMI APAPUN
Anonim
BUNUH RIZAL... BUNUH DIA...
Lee Mba Young
Bagus jng mau balikan, lagian dah pernh niduri wanita lain jijik banget lah dpt bekasan.
Cha Libra
jngan ampe blikan lagi Thour .udh celup² ma jalang masih mau blikan
Oma Gavin
buang sampah pada tempatnya jgn pernah dipungut lagi
Lee Mba Young
iya lah kl masih mau rujuk naman ya bodoh. laki selengki kok mau rujuk najis banget.
Oma Gavin
jangan sampai jalan cerita nya hanna rujuk sama rizal menjijikan sudah celap celup sama arum
Oma Gavin
udah melek matamu rizal suami lucknut goblok ngga ketulungan perempuan murahan seperti arum kamu jadikan selingkuhan sekarang nikmati saja penyesalan mu sampai mati hanna TDK akan lagi memaafkan dan kembali sama kamu
Siti M Akil
cinta ttpi selingkuh 🤣🤣
Oma Gavin
menjijikan jgn percaya bu dgn air mata buaya Rizal, semoga jodoh Hanna dokter Rama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!