Hai hai hai ini karya kedua Author ya.
Menceritakan seorang perempuan yang sangat dingin dan datar jika dengan orang yang baru di kenalnya, tetapi jika dengan keluarga dan orang terdekat nya dia ramah dan juga jail.
Ada suatu kejadian sehingga membuat dia menjadi gadis yang sangat dingin dan datar.
Kejadian di mana saat seseorang yang sudah di anggap first love olehnya pergi tanpa pamit dengannya sehingga membuat dia menjadi gadis yang tidak pernah ingin berhubungan dengan laki laki manapun selain Daddy dan Abangnya.
Namun dia dan Sahabatnya memiliki sifat yang bar bar dan juga tomboi, suka tawuran sehingga membuat mereka berkali kali di keluarkan dari sekolah, namun tidak membuat mereka jera.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu Tawuran, Berantem dan juga Balapan, bukan karena apa, tapi semua itu hanya sekedar untuk permainan mereka saat mereka bosan.
Apakah Adiba Shakilla Atmarini Rahardian di pertemukan dengan seseorang yang sudah di anggap firs love nya itu ??
Bagaimana cerita selanjutnya ? Yuk kita ikuti ceritanya ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BG_Eps 35
Deg
Seketika senyuman Tama yang sedari tadi mengembang perlahan lahan memudar dan Killa menyadarinya, tetapi dia bersikap seolah tidak tau apa apa dan dengan berpura pura polos, Killa semakin mempertanyakan apa yang selama ini membuat dia begitu penasaran.
" Bang " panggil Killa menyentuh lengan Tama untuk menyadarkan.
" Ah iya maaf dek " jawab Tama tersadar.
" Apa tadi katamu dek, bisa di ulangi ?" tanya Tama yang berusaha tegar, padahal hatinya sangat sakit dan hancur ketika dia di haruskan untuk mengingat kejadian di masa lalu demi menjawab pertanyaan Adik kesayangan nya, pengen marah tapi dia tidak bisa karena dia tidak ingin menyakiti adik perempuannya lagi dan membuat dia menangis, cukup satu kali dia melihat adiknya kecewa dengannya tetapi tidak untuk yang kedua kalinya.
" Gak jadi bang, Killa takut bikin Abang marah " jawab Killa cepat, padahal di dalam hatinya dia sangat ingin mengetahui tentang masa lalu abangnya dan dia ingin tau kebenarannya.
( Jika memang yang di katakan Rendi benar, gw akan menerima tawarannya dan mau gak mau gue harus mau menikah dengan dia walaupun gw gak ada perasaan sama sekali dengan dia, maafin gw Andra karena gak bisa nunggu lu lebih lama lagi, mungkin ini sudah saat nya gw menyerah untuk menunggu ku kembali ke gw ) batin Killa sedih.
Ya, memang benar panggilan Killa dan Rendi semasa kecil adalah Killa memanggil Rendi dengan sebutan Andra yang berada di nama tengah Rendi ( Rendi Chandra Jaxon ) sedangkan Rendi memanggil Killa dengan sebutan nama Rini yang berada di akhir namanya, karena memang Rendi yang ingin. ( Adiba Shakilla Atmarini ).
" Dek " panggil Tama yang melihat Killa melamun.
" Ah maafin Killa bang " jawab Killa kaget.
" Tidak apa apa sayang, oke sini Abang ceritain semuanya dengan Killa ya, tapi Killa janji jangan marah dan jangan memotong ucapan Abang sebelum Abang selesai berbicara oke " ucap Tama tersenyum manis menatap adik perempuan yang sangat dia sayangi.
" Oke bang, Killa janji sama Abang, ayo bang cepetan cerita Killa sudah gak sabar mau dengerin " desak Killa yang tak sabar.
" Hei dek sabar dong " canda Tama.
" Gak mau, ayo bang buruan ceritain " ucap Killa yang masih mendesak Tama agar segera menceritakannya.
" Oke oke, jadi begini "
Flashback semasa SMP.
" Hai Tama " sapa Riko teman sekelas Tama yang juga adalah sahabat nya.
" Oh hai Rik " sapa Tama balik.
" Kantin yuk " ajak Riko dan menaruh lengannya ke bahu Tama.
" Ayolah " jawab Tama tersenyum.
Kini Riko dan Tama berjalan ke kantin dan dengan tidak sengaja nya Riko menabrak bahu seorang gadis yang kebetulan anak baru di sekolah mereka.
" Sorry sorry " ucap Perempuan itu meminta maaf kepada Riko.
" Gw juga minta maaf sama lu karena gak hati hati " ucap Riko ramah.
Seketika perempuan itu mengangkat wajahnya dan betapa terkejutnya Riko dan Tama saat melihat wajah cantik perempuan itu, seketika Riko dan Tama terpesona akan kecantikan yang dimiliki perempuan itu, sedangkan perempuan itu malah terpesona dengan Tama, tetapi Tama hanya cuek dan memasang raut wajah datar.
" Nama lu siapa ?" tanya Riko, sedangkan Tama hanya diam dan memandang ke arah Riko jengah.
" Oh iya, perkenalan nama gw Putri " ucapnya mengenalkan diri.
" Oh putri, kalau gw Riko dan ini sahabat gw namanya Tama, lu maklumi aja ya sahabat gw ini memang dingin seperti es kutub haha " ucap Riko mengejek Tama yang di balas tatapan tajam dari Tama.
" Haha iya, kalau gitu gw duluan ya soalnya gw mau ke ruang kepala sekolah " pamit putri.
" Ah iya silahkan " seru Riko yang masih menatap kepergian Putri sampai akhirnya punggung belakang nya sudah tak terlihat lagi.
( Bersambung )
Tp kok penculiknya ingat saja wajah Killa kan sekarang udah gede,apa motif jya menculik Killa lagi setelah sekian lama🤔🤔🤔🤔