Spin Off Chelsea and The Ghosts
Dokter Lucky Buwono adalah seorang dokter umum di RS Bhayangkara Jakarta. Di usianya ke 36, dirinya masih betah melajang. Hingga suatu hari, dia dikirim ke Turin Italia untuk acara pertemuan semua law enforcement dan medis seluruh dunia bersama AKP Victor Sihasale.
Tanpa sengaja, dokter Lucky menabrak dokter forensik Daisy Mancini dan mendapatkan tamparan karena menganggap dokter itu kurang ajar.
Suatu malam, keduanya terlibat ONS akibat mabuk hingga Vicenzo Mancini, ayah Daisy murka dan menikahkan mereka berdua.
Bagaimana kah kehidupan pernikahan mereka sementara Daisy sudah nyaman bekerja di Turin dan Dokter Lucky tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di Jakarta? Ditambah sifat mereka bertolak belakang.
Generasi kedelapan klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Belahan Jiwa
"Tunggu, tunggu... Kuadrat pangkat sin cos tangen? Ada. Itu rumus trigonometri !" seru Aleksei.
"Haaaaaahhh? Ada tho?" tanya AKP Victor dan Iptu Steven.
"Ada ! Sebentar !" Aleksei mengambil iPadnya dan memperlihatkan rumus trigonometri sederhana. "Jadi begini..."
AKP Victor dan Iptu Steven langsung pening melihat rumus trigonometri yang dijabarkan pria blasteran itu.
"Leksei, janganlah ditambah rumus memusingkan seperti itu..." pinta AKP Victor.
"Tapi kalau rumus galau kuadrat pangkat sin cos tangen memang tidak ada ..." gelak Aleksei ke arah Dokter Lucky yang masih tiduran diatas matras.
"Brengseeekkk kalian !"
Suara riuh terdengar di sisi sebelah dan para pria menoleh saat Hana berlatih tanding dengan pelatih krav maga nya. Gadis itu tanpa ragu menghajar pelatihnya namun pelatihnya tidak tinggal diam. Endingnya malah mereka melakukan MMA dan dimenangkan oleh Hana yang berteriak senang.
"Aku ragu ada pria yang bisa tabah dengan Hana. Secara dia paket komplit. Cantik, cerdas, jago kelahi dan mulutnya random ... " gumam Aleksei.
"Kalau ada yang sanggup, bagaimana kita bancakan?" timpal Dokter Lucky. "Anak mentor aku itu memang kacau."
"Serius Dok? Bancakan?" kekeh Aleksei.
"Tumpeng sekalian !" jawab Dokter Lucky.
"Heran aku, Dash kok bisa sama nih orang ya..." gumam Aleksei geli.
***
Dokter Lucky masuk ke dalam apartemennya yang sepi dan kosong dengan tubuh terasa sakit usai kena banting AKP Victor saat tadi berlatih. Dulu dia masuk apartemennya yang kosong, adalah sebuah kenikmatan tersendiri karena bisa healing setelah hectic ( rusuh ) di rumah sakit.
Itu dulu ... Sebulan ini adalah sesuatu yang berbeda. Ada sentuhan feminim, harum parfum wanita, bau masakan dan suara Daisy yang serak-serak basah membuatnya candu mendengarnya. Dokter Lucky menghela nafas panjang dan melepaskan jaketnya lalu ke meja kerjanya untuk menghubungi istrinya.
***
Mansion milik keluarga Mancini
Daisy sedang berada di halaman belakang sambil memangku MacBook nya diatas paha, sementara Winston tiduran di kakinya. Anjing Belgian Malinois itu langsung tidak mau pisah dengan nonanya sejak datang bahkan tidur di kamar Daisy seolah menjaganya.
Suara panggilan facetime di MacBook nya membuat Daisy yang sedang mempersiapkan untuk pengadilan besok Senin, tersenyum saat tahu siapa yang menghubungi dirinya.
"Hai..." sapa Daisy.
"Hai istriku ... Sama siapa ?" tanya Dokter Lucky dan Daisy mengarahkan kameranya ke kakinya yang dijadikan bantal oleh Winston. "Tuuuuhhh kaaannn... Kamu memilih bersama dengan Winston !"
Daisy cekikikan melihat wajah manyun suaminya. "Winston kan pria yang bersama aku terlebih dahulu daripada kamu, mas ..."
"Aku tidak terima !" ucap Dokter Lucky.
Daisy tertawa terbahak-bahak.
"Aku kangen kamu Jeng Daisy..." Dokter Lucky menatap serius dan penuh cinta ke Daisy.
"Aku juga kangen kamu, mas.. " jawab Daisy lembut.
"Masih lama ya pulang ke Jakarta?"
Daisy mengangguk. "Mas Lucky seharian ngapain?"
"Dibanting Victor..."
"Hah?"
"Aku diajak nge-gym dan latihan martial art sama Victor dan Hana. Sepupu kamu habis naik tingkat krav maga nya dan pamer ke kita-kita... Terus aku sama Victor latihan ... Eh aku lengah, dibanting deh sama Victor. Sekarang boyok aku nggak enak ..." adu Dokter Lucky.
"Sudah digosok?"
"Nggak ada yang pijitin aku..."
"Sabar ya pak."
"Tahu nggak Jeng, biasanya aku tidur kelonan bantal atau guling cuek tapi semenjak ada kamu, rasanya jadi tidak enak ..." Dokter Lucky memasang wajah manyun.
"Eh tahu nggak. Ingat saat Hana datang ke ruangan mas ?" celetuk Daisy.
"Memang kenapa ?"
"Aku melihat mas mau proses ops dari balik kaca ruang teater..."
Dokter Lucky melongo karena tidak menyangka istrinya mengintip saat dirinya akan melakukan tindakan. "Terus ?"
"Aku rasa mas keren lho ..." puji Daisy.
Langsung hidung Dokter Lucky kembang kempis dipuji istirnya yang menilainya keren di ruang operasi.
"Tapi di rumah kok nggak keren ya, malah manja..." gumam Daisy.
Bahu Dokter Lucky melorot lagi. "Ini macam diajak ke planet venus tapi dibuang ke Pluto ..."
Daisy tertawa.
***
Ruang Kerja Dante Mancini
Dante melihat cucunya tertawa lepas dan seperti tampak senang, diam-diam bersyukur Daisy sudah ceria lagi. Sesungguhnya Dante merasa cemas dengan pernikahan Daisy dan Lucky karena mereka hanya menikah selama enam bulan. Tapi melihat Daisy bisa tertawa lepas seperti itu, sepertinya pernikahan mereka baik-baik saja.
"Lihat apa Inferno?"
Dante menoleh dan melihat Leia, istrinya, masuk ke dalam ruang kerjanya. "Melihat Daisy."
Leia lalu menghampiri Dante dan memeluk pinggangnya. "Daisy kenapa ?"
"Tampaknya pernikahan dengan Lucky membuatnya bahagia. Lihat, dia tertawa, tampak manja di depan laptopnya dan sudah pasti itu Lucky yang menelponnya."
Leia melihat dari jendela besar itu dan tersenyum. "Ternyata tinggal sebulan, mampu membuat Daisy berubah banyak..."
"Semoga urusan di Turin bisa segera selesai dan Daisy bisa kembali ke Jakarta. Bukan apa-apa, princess, tidak baik kan kalau pisah lama-lama?"
Leia mengernyitkan dahinya. "Dylan dengan Naava juga pisah ..."
"Lha D n Naava kan memang terpaksa pisah karena Naava harus pendidikan di MIT setahun tapi kan D tiap ada waktu pasti kesana."
Istri Dylan, Naava Moretti adalah cucu Raffa Moretti yang bertemu dengan Dylan di MIT saat kuliah. Mereka menikah setelah berpacaran dua tahun dan sekarang Naava menempuh pendidikan S2 nya di almamaternya guna persyaratan sebagai dosen di Turin nanti.
"Setidaknya kamu ayem, Inferno. Cucu-cucu kita sudah mendapatkan pasangannya masing-masing," senyum Leia.
"Mereka akan baik-baik saja kan?"
"Mereka akan baik-baik saja. Kita dulu juga dikhawatirkan oleh Daddy dan Mommy saat awal menikah kan?" Leia mencium bibir Dante lembut. "Lihat, kita bisa melewatinya bukan ?"
Dante mencium kening Leia. "Aku tidak salah memilih kamu sebagai istriku, kekasih dan sahabatku seumur hidupku..."
"Terimakasih sudah menjadi suami yang baik, pria yang aku banggakan dan menjadi padre serta Nonno yang tegas ..." jawab Leia. "Nyawaku seperti hilang separo saat kamu kecelakaan dan nyaris tewas ..." ( Baca Mafia and Yakuza Brothers ).
"Kalian semua adalah harta aku yang paling berharga, Leia ..."
***
Apartemen Dokter Lucky Jakarta
Dokter Lucky merasa lebih baik setelah menghubungi istrinya apalagi Daisy juga sama-sama kangen dirinya. Ditambah dia juga dibilang keren oleh istrinya sendiri. Daisy seperti jarang bisa memuji tapi dia memberikan compliment padanya itu sangat sesuatu dan mood booster tersendiri.
"Duh jeng Daisy... Sudah kangen lagi ..." Dokter Lucky meletakkan kepalanya diatas meja kerjanya.
Dokter Lucky lalu menyetel lagu Belahan Jiwa milik KLa Project.
Memendam tanya segra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap slalu tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku jauh di sini menggapai cita
Hingga satu saat nanti ku kan kembali
Kan kujemput dikau sang putri pada saatnya nanti
Berkereta kencana kubawa pergi tuju istana di sana ku bertahta
***
Yuhuuuu up Pagi Yaaaaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️