Sepulang dari pelantikan setelah lulus jadi PNS dengan perjuangan yang berat taxi online yang mengantar Reina pulang dari kantor gubernur kembali ke rumah sang ibu ditabrak oleh truk semen berwarna merah.
Reina kehilangan kesadaran nya dan saat dia membuka matanya yang di lihatnya pertama kali langit langit mewah dengan ukiran berwarna gold dan silver, rumah sakit mana yang memiliki dekorasi mewah dengan kasur yang terasa sangat empuk ini.
"Sakit..." rintih Reina tapi yang keluar malah suara anak kecil selembut bulu.
"Nona muda apa anda sudah sadar..??"
tanya sekelompok wanita bergaun hitam dengan hiasan apron putih dan bandana putih khas pakaian maid abad pertengahan mengelilingi Reina.
"Siapa nona muda, dimana ini...??" tanya Reina dengan wajah ketakutan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chykara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Setelah musik habis Beatrice langsung berlari keluar dari lantai dansa setelah memberi penghormatan pada Sankara.
Dia meninggalkan Sankara dengan wajah bersemu merah tanpa menjawab pertanyaan terakhir pria tampan itu, melihat wajah Beatrice yang memerah malu senyum kepuasan merekah di bibir Sankara.
Dia mendapatkan jawaban dari reaksi Beatrice bukan dari ucapan nya, Sankara melangkah keluar diiringi tepuk tangan meriah dari para tamu yang terpana dengan keindahan dansa yang ditunjukkan oleh kedua orang itu.
"Bebe... Kami mencari mu kemana mana. Darimana saja kamu" dua orang gadis mencegat langkah Beatrice, melihat kedua gadis itu beatrice spontan memeluk kedua nya.
"Kate.. Ann.." ucapnya dengan nada lega.
"Ada apa ini?" tanya Katherine pada Sang sahabat.
"Tidak ada apa apa aku cuma ingin memeluk kalian saja, aku merindukan kalian" ucap Beatrice sambil menyembunyikan wajah nya nya yang panas dan merah di ceruk leher Katherine.
"Seperti nya lady Winfrey sangat bahagia ya,apa karena baru saja berdansa bersama pria paling populer di kerajaan,aku sama sekali tidak menyangka jika selera putri marquess winfrey adalah seperti arcduke muda Estrillda." suara laki laki yang sangat tidak di sukai nya terdengar dibelakang punggungnya.
Beatrice segera membalikkan tubuh nya. Dihadapannya berdiri mantan tunangannya pangeran ke tiga Allarick hoffman dan tunangan nya Alia Norway.
Yah benar setelah gagal nya pertunangan pangeran Allarick dengan Beatrice serta pertunangan Alya norway dengan Bian winfrey yang mulia raja memutuskan meminang Alya Norway untuk Allarick, dan entah bagaimana cerita nya dan entah dengan ancaman apa pangeran Allarick akhir nya setuju bertunangan dengan Alya Norway.
Tapi dari selentingan kabar yang di dengar Beatrice di cafe nya, hubungan Pangeran Arthur dengan kekasih nya tidak pernah benar benar berakhir.
Masih banyak orang melihat jika pangeran Allarick masih bersama dengan Emily duval sang kekasih, tapi Beatrice tidak mengambil pusing dengan berita tentang mantan tunangan nya itu.
"Sudah lama tidak bertemu yang mulia, bagaimana kabar anda? anda bersama lady Norway... Saya tidak menyangka jika tipe yang mulia berubah banyak dalam beberapa tahun terakhir, padahal dahulu yang mulia begitu menyukai gadis berambut coklat dan mata coklat dengan tubuh mungil sejak kapan yang mulia menyukai gadis semampai berambut merah dan mata hijau?" tanya Beatrice mambalikkan pertanyaan Allarick dengan satu kali pukulan, membuat wajah kedua orang di depan nya berubah merah padam.
"Kau..." sentak Alya Norway hampir meledak dalam amarah untung saja dengan cepat Allarick melarang nya.
"yang nama nya selera memang bisa berubah nona, karena pada dasar nya saya tidak punya tipe khusus untuk pasangan saya secara fisik, bagi saya yang penting itu bisa cocok saat berbicara dengan saya dan memiliki etika yang baik dan yang paling penting bisa membuat saya nyaman" sindir nya seakan Beatrice tipe yang tidak bisa membuat nya nyaman hingga pertunangan mereka tidak bisa di lanjutkan.
"Syukurlah yang mulia saya tidak bisa membuat yang mulia nyaman karena saya tidak bisa hidup di bawah bayang bayang masa lalu wanita pertama yang mulia" ucap Beatrice dengan santai yang membuat kedua nya kembali tertohok, terutama Pangeran Allarick yang merasa sangat malu seakan di telanjangi dengan kata kata lembut tepi beracun yang keluar dari mulut Beatrice.
Karena kalah suara akhir nya pangeran ketiga dan Alya Norway hanya bisa kabur dengan wajah merah menahan amarah.
Ketiga gadis itu sekuat tenaga menahan tawa yang seperti hendak meledak tak tertahankan melihat wajah kedua orang yang tidak tau malu tersebut.
***
Acara pernikahan berakhir hampir jam dua belas malam seluruh keluarga kerajaan tidur di mansion Winfrey satu malam, besok dengan iring iringan kerajaan putri mahkota akan di bawa menuju ibu kota bersama seluruh anggota kerajaan lainnya, yang mulia raja, ratu dan permaisuri, serta seluruh pangeran dan putri akan kembali bersama dalam iring iringan dengan pengawalan maksimal.
Selain keluarga kerajaan tamu lain yang menginap adalah pangeran es utara Sankara Estrillda.
Selain karena jarak ke utara lumayan jauh dia juga berencana menginap selama satu minggu karena dia dan juan memiliki rencana bisnis perdagangan dan sia di sini untuk mengecek prospek untuk bisnis mereka.
Setelah sarapan... Arak arakan pengantin baru di mulai dari mansion Winfrey.
Seluruh keluarga kerajaan menggunakan kereta tertutup berwarna hitam dengan jendela besar ada empat kereta yang membawa seluruh anggota keluarga kerajaan.
Sedangkan kedua pengantin baru akan menggunakan kereta berwarna putih dengan atap kecil dan lumayan terbuka. Kereta mereka paling depan setelah iring iringan 20 ksatria dengan menggunakan kuda putih,
Serta ada juga dua buah kereta barang, yang salah satu berisi perlengkapan seluruh anggota kerajaan sedangkan yang besar adalah kereta barang milik Melissa yang penuh dengan pakaian perhiasan dan barang barang pribadi nya yang lain.
Beatrice menangis tersedu saat melepas kepergian sang kakak, pelukan Beatrice melemah saat sang kakak di gandeng oleh yang mulia ratu dan yang mulia permaisuri untuk di antar naik ke kereta nya.
Setelah iring iringan tersebut meninggalkan tanah mansion tangis Beatrice semakin pecah di dalam pelukan Bian Winfrey.
"Jangan menangis Bebe, kita masih bisa bertemu Melissa kapan saja, jika kamu mengecek bisnis di ibukota kamu bisa mengunjungi Melissa" ucap Bian sambil mengusap punggung sang adik.
"Bebe nangis karena di tinggal kakak Melissa atau karena ingin nikah juga" goda Juan. Dengan cepat tangan Beatrice melayang ke bahu sang kakak ketiga nya itu.
Dari lamar nya di lantai dua Sankara melihat air mata sang gadis, dia merasa ikut sedih melihat gadis yang di cintai nya berurai air mata seperti itu.
***
Beatrice duduk di rumah kaca dengan ratusan jenis bunga yang indah, rumah kaca peninggalan sang ibu, rumah kaca yang di bangun oleh Liam demi cinta nya pada Sofia Dallas, rumah kaca yang hampir saja di hancurkan oleh Rosalia akibat kecemburuan nya.
Hal ini lah yang kurang di sukai oleh Beatrice di di dimensi ini, yaitu legalnya punya istri hingga tiga orang, beatrice sadar dia terlahir dari praktek tersebut ibunya adalah istri kedua sang ayah, tapi orang orang lebih suka memanggil sang Sofia sebagi selir padahal mereka menikah, dia bukan anak haram, walaupun beberapa orang terutama kalangan bangsawan tua memandang nya sebagai anak selir.
Memilliki selir tanpa batas pun di dimensi ini juga syah syah saja, tapi anak selir tidak bisa jadi pewaris keluarga, tapi anak istri kedua boleh kalau istri pertama tidak punya anak atau anak nya tidak lolos sebagai pewaris maka anak dari istri kedua boleh ikut kelas pewaris.
"Kenapa kecantikan lady hari ini tertutup awan gelap, hingga sampai sedekat ini kau tetap tidak bisa melihat kecantikannya, apa dia masih sedih karena di tinggal kakak nya?" Sankara masuk ke rumah kaca tanpa izin dan duduk di depan beatrice dengan senyuman terkembang.
Senyum yang akhir akhir ini terlalu sering dilihat oleh Beatrice
***
👍
Arthur=putra mahkota
allrick=pangeran ketiga
jgn salah nulis lagi
inget punya laundryan seprei ya 🤣😅