NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Brondong

Terjebak Cinta Brondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:521.6k
Nilai: 5
Nama Author: bintun arief

"Cinta bisa membuat sesorang menjadi lebih baik dalam hidupnya. Namun juga sebaliknya cinta dapat membuat seseorang menjadi lebih buruk dan berdampak negatif bagi dirinya juga bagi orang yang dicintainya." (Plato)

Cinta adalah anugrah dari yang kuasa, tak ada yang bisa menghindar dari kehendak-Nya. Tuhan tidak pernah keliru memberikan anugerah cinta kepada hamba-Nya, karena sebuah cinta yang datang itu pasti ada makna dan alasannya.

"Cinta sejati itu memandang kelemahan, lalu dijadikan kelebihan untuk saling mencintai." (BJ. Habibie)

Sangat banyak kata-kata bijak tentang cinta, tapi tak satupun membuat gadis ini percaya tentang cinta. Keretakan rumah tangga orang tuanya membuatnya tak percaya dengan cinta. Perceraian orang tuanya membuatnya takut untuk jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bintun arief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

"Kenapa terlambat datangnya? kesiangan lagi kau? Gadis macam apa itu bangunnya siang-siang." Marchel bergidik seolah jijik membayangkan kebiasaan buruk perempuan yang duduk disebelahnya. Mereka sedang berada dalam mobil menuju panti asuhan membawa beratus nasi kotak didalamnya, sementara Maria sudah lebih dulu ke sana.

"Enak aja, tanya dulu kek, kenapa terlambat, Dek. Main hakim sendiri. Siapa yang bangun kesiangan? aku bahkan bangun satu jam sebelum subuh." Juna mencebikkan bibirnya.

"Jangan menggodaku! Tolong ya, bibir itu dikondisikan. Orang ganteng disebelah mu ini sudah lama tidak di cumbu." seringai Marchel dengan tatapan menggoda.

"Ih, apaan sih loe. Dasar mesum. Buruan kawin loe, kawin. Biar terjaga tu mata." ungkap Juna kesal, jepitan khas kepiting bakau yang direalisasikannya dengan tangan kanan yang dijadikan sebagai capit, sempurna menerkam mangsa yaitu bagian kiri perut Marchel.

"Sakit, sakit! aduh ... ya Allah. Kejam!" jerit Marchel menahan sakit dan fokus menyetir.

"Giliran sakit aja ingat Tuhan!" omel Juna melepas cubitannya.

"Hahaha ... maaf kan hamba ya, Allah. Hamba khilaf."

Juna yang mendengarnya jadi senyum-senyum sendiri, begitu nyaman rasanya dekat dengan Marchel, dia selalu membuatnya tertawa. Walau kadang mereka seperti kucing dan anjing. Perasaan nyaman itu bahkan lebih dibanding dulu saat mereka masih terikat kasih.

"Tadi tu aku lama karena Dewi telepon. Pernikahannya sudah tinggal tiga hari lagi. Dia maksa aku untuk datang, sampai bela-belain mau bayarin tiket pesawat ku pulang-pergi. Tapi aku tetap menolak. Kemaren sempat ngambek tu anak, eh ... tadi pagi nelpon lagi. Aku jadi kasian. Tapi, ya mau gimana lagi." raut Juna berubah menjadi serius, begitu juga dengan Marchel yang terlihat manggut-manggut. Dewi ... tentu saja dia tak perlu lagi bertanya pada Juna siapa gadis yang dimaksudnya itu, karena selama tiga bulan ini, tak ada satupun yang luput diceritakan Juna padanya. Semua yang ada dalam hidupnya setelah pulang dari Makassar beberapa tahun lalu tak terkecuali Adzka ada dalam setiap curhat-curhatnya. Status sebagai abang dan adik yang ketemu gede, membuat Juna tak kekurangan teman sekalipun hanya satu orang saja yaitu Marchel.

Perjalanan panjang tak terasa, asyiknya perbincangan membuat mereka lupa bahwa telah sampai ketempat tujuan. Marchel memarkirkan mobilnya begitu dekat dengan pintu masuk Panti Asuhan Kasih tersebut, Maria dan ibu pengasuh tempat itu sudah berdiri menyambut kedatangan mereka. Lingkungan panti yang tak jauh dari masjid membuat suara lantunan ayat suci terdengar begitu keras di pendengaran. Marchel bergegas menurunkan nasi kotak dan beberapa paper bag, membawanya masuk kedalam. Setelah itu dia meninggalkan Juna dan mamanya untuk menunaikan shalat Jum'at.

\=\=\=\=\=

Dua sejoli yang sedang dirundung rindu tengah asik berbagi kabar melalui panggilan telepon, masa pingitan begitu menyiksa mereka, bukan hanya tak boleh bertemu. Bahkan untuk sekedar Video Call saja mereka tak di ijinkan.

Dewi berkeluh, merengek dengan manjanya menceritakan kesedihannya kalau saksi perjuangan cinta mereka tak bisa hadir melihat perjalanan cinta mereka yang akan diresmikan tiga hari lagi.

"Kalau dia bilang seperti itu, kita bisa apa, Dek. Sayang kan tau bagaimana kerasnya Juna. Kalau dia bilang tidak bisa ya, sampai tahun kapan juga tetap tidak bisa." Bukan hanya satu hari Zuan mengenal Juna, sejak saat dia menjemput kepulangan Juna saat itu, hubungan mereka juga akrab. Meski awalnya sebagai pengawal pribadi non gaji. Haha

"Tapi, Bang. Rasanya ada yang kurang. Gak ada Juna gak rame. Eh, tapi sepertinya hatiku mengatakan kalau dia bakalan datang loh. Semoga aja iya ya, Bang."

"Ya semoga saja lah. Doakan saja yang terbaik untuknya. Abang juga memaklumi keputusannya, pasti rasanya sangat sakit mendapat perlakuan seperti yang dilakukan mama padanya. Luka karena lidah lebih sakit, daripada luka akibat senjata tajam." Zuan pun merutuki apa yang dilakukan mamanya. Entah setan apa yang merasuki pikiran mamanya saat itu, sehingga begitu tega berkata hal yang tak sepantasnya.

\=\=\=\=\=

Mobil putih itu berhenti di Klinik spesialis kandungan, gedung yang tak begitu besar, namun nyaman dan tentu saja banyak kunjungan pasien disana. Dokter Fatmala memilih resign dari rumah sakit tempatnya bekerja dulu, dan memilih membuka praktek sendiri di Klinik hadiah daru almarhum suaminya. Kesenioran dan kemampuannya yang mumpuni membuat ibu hamil dan yang bermasalah dengan kandungan lainnya memilihnya sebagai dokter yang memeriksa.

"Ayo masuk dulu. Tadi Nia WhatsApp mama katanya Indah sudah datang. Yok masuk." Fatmala menarik lengan Adzka yang tampak malas-malasan.

"Assalamu'alaikum." ucap Fatmala memasuki ruangan.

"Sudah menunggu lama, Nak?" tanya Fatmala menatap wanita yang duduk tepat di kursi dihadapan meja kerjanya, sedangkan Nia sedang membereskan brangkar dan beberapa botol Gel untuk keperluan pemeriksaan. Nomor antrian belum dibuka, karena jam masih kurang 20 menit lagi dari jadwal buka prakteknya.

"Ini lo, Indah anak tante yang tante ceritakan kemarin." Fatmala mengenalkan Adzka yang menatap datar kearah Indah yang tampak sumringah. Indah mengulurkan tangannya, dengan dingin Adzka menyambutnya.

"Senang berkenalan dengan anda, Pak dokter." ucap Indah dengan tatapan penuh harap. Benar saja, dia merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Dingin banget sih nih orang. Hm ... menantang untuk ditaklukan. Mana ganteng lagi. Uwuu!!" Ucap Indah dalam hati, jantungnya serasa berdisco menahan gejolak asmara pada pandangan pertama.

"Cantik dari mananya? kayak pinokio gitu, panjang amat tu hidung, Mba. Mba pembohong, ya." Adzka bergumam dalam hati.

Dengan kaos lengan panjang dan rambut yang dibiarkan tergerai, penampilan Indah tampak anggun tanpa kesan glamor dan berlebihan mengingat dia seorang pengusaha. Dia tampak seperti orang biasa kebanyakan. Namun pesonanya begitu terpancar, tatapan matanya yang tajam, bulumatanya yang lentik, tubuhnya yang indah bak model, namun semua itu tak membuat Adzka tertarik sedikitpun.

"Kalau gitu, Adzka berangkat deh, Ma" Adzka mengabaikan Indah, dia tidak suka dengan cara gadis itu menatap. Dia terlalu berani dan tak tau malu menatap laki-laki seperti tak berkedip, gumam Adzka.

"Loh, kok buru-buru. Cerita-cerita dulu dong." ucap sang Mama

"Lain kali aja deh, Ma. Takut kena macet. Assalamu'alaikum." Adzka meninggalkan Fatmala, Indah dan Nia.

"Yok, Nia kerja yang semangat!" Adzka menepuk pundak Nia yang dari tadi sibuk beberes.

"Mari, Mba." ucap Adzka pada Indah. Wanita itu tampak kecewa dengan panggilan yang di ucapkan Adzka, bahkan lelaki itu lebih ramah kepada sepupunya dibanding dia yang khusus datang untuk bertemu dengannya.

Adzka berjalan menuju mobilnya, koridor klinik tersebut sudah mulai dipenuhi dengan para ibu-ibu yang berperut buncit, tak jarang masing-masing mereka duduk berdampingan dengan suami. Ada yang terus mengelus perut istrinya, ada yang mengikhlaskan bahunya pegal akibat beban kepala istrinya. Mata para istripun menjadi terfokus pada pemandangan indah yang melintas, pasti lebih dari satu para bumil tersebut berdoa agar jabang bayinya setampan dokter berkacamata itu.

.

.

.

.

.

Maafkan kalau ada typo ya manteman. Tanpa pratinjau nih hehhe. Happy reading 🥰🙏

1
Lies Atikah
kadang kamu terlalu angkuh so iye serasa di butuh kan jtuh nya nyebelin merasa paling cantik meuni geuleuh
Lies Atikah
suka thor lanjuuuùuuut
Sulaiman Efendy
BERARTI 11-12,, MAKANYA JODOH, CMA JUNA TRLALU GENGSI MNGATAKN CINTA MA ADZKA, HNY DITUNJUKIN LEWAT CEMBURUNYA, SDGKN ADZKA TERANG2N MNGATAKN CINTANYA, DN SIFAT POSSESIFNYA
Bintun Arief: perempuan kan gitu, Pak. gengsi gengsi 🤣🤣
makasi sudah baca ya pak 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
UNBOXING JUGA AKHIRNYA...
KNP SIH JUNA MSH GK PERCAYA CINTANYA ADZKA MA DY...
SECARA DY SNDIRI SDH TAU HNY KPD DY CINTA PERTAMA ADZKA , DN ADZKA TDK PRNH MNGISI HATINYA BUAT WANITA LAIN, KCUALI DY, JDI KNP MSH RAGU, HINGGA GK MAU DISENTUH SUAMI HINGGA NGAKU SDG HAID..
SAAT U TINGGALKN ADZKA, LO MSH BSA DKT MA MARCHELL MNTAN LO, SDGKN ADZKA TTP SETIA MNCINTAI LO, BETAPA SAKITNYA PERJUANGN ADZKA MNCINTAI LO, MAKANYA DY WAJAR POSSESIF.. KRN DY TAKUT KHILANGAN LO..
Bintun Arief: untuk anak yg brokenhome pasti akan sulit memoercayai cinta, Pak. bahkan walau bukti nyata sudah didepan mata 😁
total 2 replies
Sulaiman Efendy
SKRG BNYAKIN EPISODE JUNA & ADZKA THOR...
Sulaiman Efendy
GITU CELL... JGN MNCINTAI WANITA YG HATINYA MSH TRPAUT DN TRIKAT DGN SSEORANG... BUAT APA HNY BSA MMILIKI TUBUH SESEORANG, TPI TK BSA MMILIKI HATINYA..
Sulaiman Efendy
UDH HMPIR STENGAH EPISODE, HNY BBRP EPISODE YG CERITAKN ADZKA & JUNA, PALIG MALAS BCA JUNA & MARCELL,, BLM LGI SI INDAH...
Sulaiman Efendy
KLO INDAH & ADZKA MNIKAH APA ADA JAMINAN KLO INDAH TDK AKAN MNJALIN HUBUNGN DGN PRAMONO,, INDAH INI TYPE2 WANITA SERAKAH.. TYPE2 TUKANG SELIKGKUH
Sulaiman Efendy
SEMOGA KETAUAN SI FATMA BODOH TTG INDAH YG UDH TUNANGAN MA PRAMONO, SMOGA KTAUANNYA PAS PELUK2N
Sulaiman Efendy
UDH TUNANGAN, MSH SJA MAU DPETIN ADZKA, NAMA INDAH, TPI KLAKUAN GK SPRTI NAMA
Bintun Arief: sabar pak sabar 😁
total 1 replies
Sulaiman Efendy
AHHHH KNP JUNA MLH MSU TRIMA LAMARAN NARCHEL, TK ADAKH SDIKITPUN ADZKA DI HATINYA, BARU SAJA ADZKA PULANG
Sulaiman Efendy
IKUT NYERI ATIKU BACA KATA2 ADZKA,, CINTANYA GK KSAMPAIAN KRN KE EGOISAN MAMANYA, ISMI SDH BAHAGIA, DGN PILIHANNYA, ZUAN JG DGN DEWI SDH MNIKAH. GILIRAN CINTA TRHADANG ONAK & DURI..
Sulaiman Efendy
LAMA SEKALI CERITANYA MNUJU ADZKA & JUNA...
Sulaiman Efendy
TERLALU LAMBAN CERITA JUNA MA ADZKA,, CERITA GK SESUAI JUDUL, KPN JUNA NYA AKN TRPERANGKAP CINTA BRONDONG, TRUS TOKOH ADZKA LMAH, KYK GK ADA SMANGAT MMPRJUANGKN CINTANYA MA JUNA.. GK BRANI BRONTAK KE IBUNYA
Bintun Arief: kalau ceritanya cepat mungkin bkn novel namanya, Pak. Tapi cerpen 🙏 mungkin karya saya saja yg nggak nyampek seratus episode lebih, yg lain2 ada bahkan yg sampai 400an tpi tetap menarik.
terimakasih ktitiknya, Pak. Saya masih terus belajar agar bisa membuat karya yang lebih baik 😊🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
PARAH JG NI DOKTER FATMA..
GK MIKIR KBHAGIAAN ANAK..
Sulaiman Efendy
BISA BALIKAN KE MARCEL YG BEDA AGAMA NI SI JUNA..
Bintun Arief: enggak, Pak. Marchel nggak beda agama kok. hanya saya nggak cerita kesana karna nggak terlalu religius keluarganya 🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
BAGUS LH JUN, LO KAN MUSLIMAH , JGNKN CIUMAN. PACARAN SJA DI HARAMKN SEBELUM MNIKAH, YG HALAL ITU PACARAN STELAH MNIKAH..
APALAGI MARCEL DISEBUTKN TURUNAN MANADO DN TIONG HOA, GK DIJELASKN OTHOR KYAKINANNYA APA....
DN LO SBAGAI MUSLIMAH. JGN LH BRHUBUMGN BEDA KYAKINAN DGN LO..
Bintun Arief: iya, pak. aman pak 😊
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DEWI2, NGAPAIN LO NGARAPIN ADZKA YG GK ADA RESPECT MA LO, TU ADA BG ZUAN POLISI MUDA YG GAGAH DN JUGA GANTENG..
Bintun Arief: buta dia pak, namanya cinta heheh
terimakasih sudah baca dan like 😊🙏
total 1 replies
Humanoid
Aduhh.. kirain yang putih2 itu karena ada "penampakan" di rumah baru mereka..
Bintun Arief: wkwkwkwkw, juna masih nggak kenal mukena bali ini, masih polosan putih
total 1 replies
🌹🪴eiv🪴🌹
saya syukak

terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜💜🌹🌹🌹🌹🌹🌹
🌹🪴eiv🪴🌹: saya sih pasukan baca yg udah end,, SE viral apapun kalo belom end belom tak baca 🤣🤣🤣🤣

nggak kuat kalo nunggu up yg lagi on going maaf ya thor 💜
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!