NovelToon NovelToon
Benih Papa Syerkhan

Benih Papa Syerkhan

Status: tamat
Genre:Poligami / Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:866.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Cinta Terindah

Dekat dengan calon mertua sejak SMP, membuat Syifa bermanja-manja pada Papa sang pacar. Siapa sangka pria itu malah mencintainya.


Syifa gadis berusia 25 tahun, terkejut dan menolak cinta papa sang pacar, karena dia sangat mencintai pria yang sudah bersamanya sejak SMP.


Sehingga Syerkhan, menanamkan benih kepemilikan di rahim Syifa agar gadis itu menjadi miliknya. Tanpa memikirkan anak dan istrinya.


Seperti apakah kisahnya? Yuk simak sampai Tamat.


Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cinta Terindah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35 > Penyesalan

Syerkan mendapatkan pesan dari Dila dan, sang istri ingin menemuinya, ia pun menyetujui permintaan wanita itu.

Pria itu pun bergegas pergi menuju cafe yang berdekatan dengan kantornya, karenanya masih banyak pekerjaan jadi tidak bisa pergi berlama-lama.

Saat dia sampai di cafe itu, ternyata Dila sudah ada di sana dan, ia pun langsung menghampiri wanita paruh baya tersebut.

"Maaf ya, aku tidak bisa berlama-lama berbicara denganmu. Jadi, jika ada yang sangat penting silakan disampaikan saja," ucap Syerkhan kepada Dila.

Dila menganggukan kepalanya, karena ia juga tahu sang suami sangat sibuk belakangan ini, sebab tender yang berapa hari lalu dimenangkan.

"Aku hanya ingin mengatakan, terima kasih sudah menjadi suamiku selama ini mungkin jodoh kita cuman sampai di sini," ucap Dila dengan lirih.

"Kamu juga sudah menjadi istriku yang terbaik, aku juga tidak ingin menceraikanmu, tetapi kamu sendiri yang ingin bercerai," jawab Syerkhan cuek.

Dila terdiam, karena memang dia yang ingin bercerai, sebab hatinya sudah benar-benar sangat sakit melihat, sang suami menikah dengan wanita yang selama ini dianggap sebagai anak.

"Aku hanya ingin memelukmu untuk yang terakhir kali, karena setelah kita bercerai tidak ada kata peluk atau bertemu," ucap Dila dengan lembut.

Syerkhan menyetujui permintaan Dila dan, mereka berpelukan, wanita itu pun meneteskan air mata, karena ia masih sangat mencintai sang suami.

Namun, hatinya sudah tidak bisa bersama lagi, karena pernikahan sang suami dengan Syifa, sebab Dila tahu jika ia akan di nomor duakan oleh Syerkhan.

Dila melepaskan pelukannya, karena ia tidak akan sanggup jika berlama-lama memeluk sang suami.

"Jika Mas ingin pergi, silakan pergi karena aku tidak ingin mengganggu jam pekerja Mas, sebab tadi aku hanya ingin mengucapkan kata perpisahan, setelah ini kita akan jarang bertemu. Bahkan berkomunikasi pun tidak," ucap Dila dengan lirih.

"Aku tidak pernah menginginkan perceraian ini, jika kamu mau berubah pikiran silakan. Karena, perceraian kita masih bisa dibatalkan," ucap Syerkhan.

"Tidak! Karena, ini keputusan sudah bulat tidak akan bisa tergoyahkan lagi," jawab Dila dengan lembut.

Syerkhan tersenyum dan, menganggukan kepalanya kemudian dia bergegas pergi dari sana, sedangkan Dila masih berdiam diri di tempatnya.

'Aku tidak mau dibutakan oleh cintaku ini, karena aku tahu mas Syerkhan, akan menomorduakan aku selama ada Syifa di sampingnya, walaupun gadis itu tidak mencintai suamiku,' batin Dila lirih.

Wanita paruh baya itu pun bergegas pergi dari cafe tersebut, karena dia ingin melihat rumah yang ingin dibelinya untuk Juwita dan Anggi.

Sebab, setelah anaknya menikah ia akan menghadiahkan rumah itu, Bahkan juga akan ikut tinggal bersama anaknya.

"Rumah ini aku hadiahkan untuk Anggi dan Juwita dan, aku harap mereka tidak menikah karena sandiwaraan, aku berharap mereka benar-benar saling mencintai," ucap Dila sambil menatap ke arah rumah yang di beli.

Dila membeli rumah yang lumayan mewah untuk Anggi, karena uang itu adalah hasil kerja kerasnya sendiri sejak dulu, bukan uang Syerkan.

Ya, Dila dulu memang bekerja sebelum Anggi besar, karena ia memiliki usaha toko roti di berbagai kota sampai sekarang dan, Syerkhan tidak mengetahui hal ini.

Karena, Dila selalu merahasiakan bisnisnya dari sang suami, sebab ia berpikir suatu saat pasti sang suami akan berpindah ke lain hati dan, benar saja semua itu sudah terjadi.

. . .

Setelah Syerkhan pulang dari kantor, ia langsung masuk ke dalam kamar sang istri dan, melihat Syifa baru saja selesai mandi terlihat gadis itu baru menyisir rambut yang masih basah.

"Wangi sekali istriku dan, sekarang dia sudah sangat cantik, tahu kalau suaminya akan pulang," ucap Syerkhan sambil berjalan menghampiri sang istri.

Gadis itu langsung menjauh, karena ia takut akan tatapan Syerkan, karena sang suami terlihat sangat mengerikan di matanya.

"Jangan takut sayang! Aku hanya ingin memeluk dan mencium anakku, bukan dirimu," ucap Syerkhan membuat Syifa terdiam.

Gadis itu berpikir, benar juga karena janin Syerkan ada di dalam kandungannya yang artinya, sang suami tidak ingin memeluk dia melainkan memeluk buah mereka.

"Silakan saja, peluk dan cium anak Om Syerkhan. Tapi, jangan peluk dan cium Syifa," ucap Syifa jangan lembut.

Syerkhan menganggukkan kepala, kemudian dia langsung memeluk dan mencium seluruh perutnya, dan tangannya jahil gua lele sang istri.

Syifa langsung mundur dan, menjauh dari sang suami karena ia takut Syerkhan melakukan hal seperti malam kelam itu.

"Syifa sudah mengatakan, jangan menyentuh yang lain, kenapa Om lakukan itu?!" tanya Syifa dengan sangat emosi.

Syerkhan tersenyum, kemudian terkekeh kecil melihat kemarahan sang istri karena hal itulah yang diinginkannya.

"Aku sengaja membuatmu marah, karena itu aku memegang gua lele mu dan, ingin memastikan kamu memakai kain segitiga atau tidak, jika tidak itu akan memudahkan aku untuk masuk ke dalam," jawab Syerkhan dengan genit.

Kemudian, dia semakin menjauh dan, Syerkhan pun semakin jahil menghampiri sang istri membuat mereka saling kejar-kejaran.

Syifa merasa lelah dan ia pun langsung menirukan tubuh di atas tempat tidur, kemudian Syerkhan naik ke atas tubuhnya membuat dia benar-benar sangat terkejut.

"Tolong Om turun dari tubuh Syifa," ucap dengan lirih.

"Memangnya kenapa, kalau aku ingin mengambil hakku sebagai seorang suami ?Bukankah, kita sudah menikah? Lalu, apalagi yang akan dicemaskan dan, sekarang kamu juga sedang mengandung anakku?" tanya Syerkhan kepada sang istri.

Syifa terdiam, kemudian meneteskan air matanya karena ia memang tidak sanggup melayani Syerkhan. Karena dia masih berharap bisa kembali dengan Anggi.

"Tenang saja! Aku, tidak akan menyakitimu dan, menyentuhmu sampai kamu mengizinkannya sendiri, karena aku tidak ingin memaksa!"

Syerkan langsung bergegas turun dari tubuh sang istri kemudian, ia menidurkan tubuhnya di samping Syifa.

"Aku sangat mencintaimu, mana mungkin aku memaksamu dan membuatmu sangat tidak nyaman, itu tidak akan pernah aku lakukan," ucap Syerkhan dengan lembut.

Syifa langsung menoleh ke samping dan menatap wajah sang suami, begitu juga dengan cara menatap wajah Syifa dengan sangat dalam.

'Aku memang suka Om Syerkhan memanjakanku seperti dulu, menciumku, mengelusku, memelukku. Bahkan, aku juga sering menciumnya. Tapi, itu sebagai rasa sayang anak dan ayah, bukan seperti saat ini,' batin Syifa lirih.

Gadis itu sangat merindukan momen kebersamaannya, bersama keluarga kecil yang sudah bersamanya sejak 12 tahun lalu. Namun, sekarang sudah hancur karena keegoisan Syerkan.

"Jujur, Syifa sangat rindu Om Syerkhan yang dulu, ke mana Om Syerkhan yang sangat menyayangi Syifa sebagai anak? Bukan, sebagai istri seperti ini," ungkap Syifa dengan lirih.

Syerkhan terdiam dan, langsung mengingat sang anak yang begitu terpukul akan pernikahannya dengan wanita yang dicintai.

'Selama ini, aku tidak sadar sudah merebut kebahagiaan anakku dan, juga Syifa yang sudah aku anggap sebagai anak sendiri, aku ini memang benar-benar pria jahat, pria egois, tidak memikirkan anak-anakku!' batin Syerkhan dengan penuh penyesalan.

BERSAMBUNG

1
Surati
bagus ceritanya
guntur 1609
ya gak bisa lagi lah. sdh haram hukumnya kalau anggi menikahi syifa
guntur 1609
kok gampang x anghota syerkhan di tipu ya
guntur 1609
karna kau bodoh syifa
guntur 1609
kok terlalu lempeng x si dila ni. dan syerkhan macam gak ada beban saja
guntur 1609
istrinya kok begok banget ya
guntur 1609
mampus kau anggi. makanya janga. suka ngeprank. gak lucu
guntur 1609
masih misteri hubungan dila..anggi dan syerkhan. apa anggi bukan anak kandung sherkhan ya
guntur 1609
da masalah pa syerkhan sm dila sebenarnya ya
guntur 1609
lah masa gak ada yg curiga
Safa Almira
syuka
dhaa. made
tp bunda nya juga anehh masa kalo cewek lain it's oke ?? HAAH? MAKSUD ?
dhaa. made
di luar Nurul siii iniii ayahnyaaa
Pisces97
syifa terlalu lemah dan tidak berprinsip ....
Pisces97
Tante Dila ini bodoh atau apa minta aja Syifa dinikahi terus minta cerai juga masih saja mau dimadu kalau aku jadi Tante lebih baik jadi janda
Pisces97
tidak bisa menyalahkan Anggi kalau tiba² menikahi Juwita..
emang bisa Syifa menikah dengan Anggi sedangkan dia sudah tidur dan hamil anaknya syerkhan
walaupun nikah sama Anggi tetap saja Anggi tidak bisa menyentuh Syifa mereka haram untuk disentuh
ya emang baiknya cari wanita lain dinikahi...
beda cerita kalau Syifa tidur dan hamil anaknya BPK tiri masih ada kemungkin merak bersatu..
Pisces97
cintanya syerkhan yang egois
dan cintanya Juwita yang obsesi
sebenarnya kedua orang ini mempunyai cinta yang benar gk tulus soalnya aku suka banget tipe² orang² mencintai seperti mencari celah..
Pisces97
syerkhan ini bapak macam apa teganya merenggut kebahagiaan anaknya
lebih prihatin sama nasip Dila dan Anggi lebih disakiti hatinya
Pisces97
papamu emang bjigur Anggi gk mementingkan perasaan istri dan anaknya karena egonya dia menyakiti kelurga sendiri
Pisces97
dari awal kamu juga salah Syifa jika kamu gk manja² dengan bapak ya anggi kejadian kyk gini gk bakalan terjadi kamu jual mahal pasti tua Bangka syerkhan gk mudah menindas mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!