NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri SAH

Pembalasan Istri SAH

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: syila hasna

Riana adalah seorang wanita yang merasa sangat beruntung karena bisa menikah dengan pria pujaan hatinya.

Riana yang telah menikah selama hampir sepuluh tahun merasa sangat bahagia karena memiliki suami yang sangat penyayang dan sepasang anak yang sehat dan cerdas.

Namun ternyata kebahagiaan itu hanyalah ilusi yang dibuat oleh suaminya.

Riana yang baru mengetahui tentang perselingkuhan suaminya dengan teman kantornya merasa sangat hancur dan terpuruk.

Riana yang tak ingin hancur sendirian pun memutuskan untuk bangkit demi kedua buah hatinya hingga akhirnya membuat Riana membuat keputusan berat yaitu Pembalasan.

Apa yang sedang direncanakan Riana sebenarnya? Apakah Pembalasan Riana akan berhasil? Apakah Riana dan kedua anaknya bisa menemukan kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syila hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35. Pertengkaran

Kamal yang telah melakukan seperti yang dikatakan Riana akhirnya sampai di rumah satu jam kemudian dengan ekspresi wajah yang sangat kesal dan kelelahan.

Riana yang tidak peduli dengan yang dirasakan Kamal saat ini tidak berniat untuk bertanya ataupun mendengarkan keluh kesah Kamal dan memilih menyiapkan makan malam serta hal lainnya.

"Kau marah karena mobil itu mogok dan kau pun lelah karena mendorongnya. Itu semua adalah kesalahanmu karena lebih memilih Mbak Yonna jadi terima saja hukumannya!" guman Riana yang mengalihkan pandangannya lalu berjalan ke kamar kedua anaknya.

Lalu setelah setengah jam berlalu, Riana melihat Kamal sangat sibuk dengan handphonenya pun mulai mendekat tapi tidak disangka Kamal justru menjauh yang membuat Riana menjadi curiga.

"Mas, kamu sudah makan belum?" tanya Riana dengan lembut sambil berjalan mendekat ke arah Kamal yang sedang duduk dengan rambut yang masih basah setelah mandi.

"Kemana Mas Kamal pergi? Kenapa dia langsung menjauh dan pergi ke luar kamar saat aku mendekatinya?" tanya Riana dengan ekspresi wajah yang curiga dan mata yang mulai menyipit.

Riana yang tak ingin menduga-duga pun mengambil handphone mata-matanya dan berpura-pura bahwa itu adalah handphone pribadinya.

Riana yang terbaring di tempat tidur bertindak seolah sedang bermain game di dalam Kamar tapi ternyata memantau isi pesan antara Kamal dan Mbak Yonna.

"Hah! Mas, kamu sangat keterlaluan! Kamu cerita masalahmu pada Mbak Yonna dan saat Mbak Yonna memberi saran untuk menjual mobil. Kamu dengan mudahnya setuju dan masih bertegang urat denganku!" ucap Riana dalam hati dengan ekspresi wajah yang kesal.

"Kamu bahkan berencana ingin memberikan Mbak Yonna uang dua puluh juta saat mobil itu terjual! Kamu pikir mobil itu hanya milikmu, Mas!" ucap Riana dalam hati lalu membanting handphonenya kemudian menyembunyikannya ke balik bantal.

"Hah, jika aku terus membaca pesan mereka berdua, aku akan stres dan darahku bisa naik mendidih. Sebaikya aku berhenti membacanya dan tidur!" ucap Riana yang kesal lalu turun dari tempat tidur dan meletakkan kembali handphone mata-matanya ke tempat penyimpanan lalu melalukan aktivitas rutinnya setiap malam.

Lalu saat Riana sedang memasang krim malam di wajahnya tiba-tiba Kamal yang tak terlihat selama beberapa waktu akhirnya masuk ke dalam kamar dan memulai pembicaraan yang membuat Riana mengingat isi pesan Kamal dan Yonna sebelumnya.

"Dek, Mas sudah memikirkan semuanya. Mas setuju untuk menjual mobil itu dan kita memakai mobil orangtuamu dulu untuk sementara waktu hingga kita bisa membeli mobil yang baru!" ucap Kamal dengan senyum yang lebar.

"Apa maksud ucapanmu, Mas? Kamu ingin memakai mobil orangtuaku setelah mobil kita dijual dan menggunakannya untuk mengantar serta menjemput Mbak Yonna!" ucap Riana dalam hati masih dengan wajah yang dingin sambil memasang krim di wajahnya dengan rata.

"Tidak Mas! Aku tidak akan membiarkanmu mendapatkan yang kau inginkan!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang kesal sesaat dengan tatapan mata yang tajam menatap cermin yang ada di depannya.

Riana yang telah selesai memasang krim dan melakukan aktivitas rutinnya sebelum tidurnya berbalik arah menatap Kamal yang menunggu jawaban darinya.

"Apa Mas Kamal juga setuju untuk mengambil uang di Bank untuk membeli mobil baru?" tanya Riana dengan ekspresi wajah yang datar sambil berjalan ke arah lain dari sisi Kamal.

"Hmmm, meminjam Bank itu terlalu... Agh, bagaimana kalau kita simpan saja uangnya dan kumpulkan sedikit demi sedikit lalu membeli mobil baru?" saran Kamal dengan ekspresi wajah yang kaku dengan senyum yang canggung.

"Apa? Kau tak ingin meminjam uang di Bank dan ingin menjual mobil lalu memberikan dua puluh jutanya kepada Mbak Yonna lalu kau ingin aku berhemat dan mengumupulkan uang! Mas, apakah kau pikir aku sangat bodoh?" tanya Riana dalam hati dengan tangan terkepal erat.

"Kita tidak akan bisa mengumpulkan uang Mas. Kamu tau sendiri bahwa kita pasti akan punya keperluan mendadak. Lihat saja hari ini, aku bahkan menghabiskan uang hampir empat juta untuk uang sekolah Shawn dan Shasa dan uang berobat Ibumu!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang serius.

"Jika Mas hanya ingin menjual mobil dan tak ingin meminjam uang di Bank maka aku menolak melakukannya karena semua itu sama saja bohong!" ucap Riana dengan nada suara yang tegas.

Kamal yang mendengar penolakan tegas dari Riana pun menjadi sangat kesal lalu menolak untuk memakan makanan yang di masak oleh Riana malam itu untuknya.

Riana yang tak ingin rugi pun menolak saran dari Kamal yang ingin membuatnya dalam masalah tapi menyenangkan Mbak Yonna dan Kamal.

"Aku tak akan mundur Mas untuk hal yang merugikanku! Jika kau ingin marah maka marah saja. Aku tidak peduli sama sekali karena aku akan tetap pada pendirianku tapi jangan berpikir aku akan menyerah Mas. Aku akan terus memperjuangkan hakku dan anak-anakku!" ucap Riana dalam hati sambil menatap Kamal yang terbaring membelakanginya.

#Bersambung#

Apa yang akan dilakukan Riana selanjutnya? Apakah Riana bisa membujuk Kamal menjual mobil dan meminjam uang di Bank? Tunggu jawabannya di BAB selanjutnya ya..

1
murni l.toruan
bodoh kau Laki-laki Kamal, tunggu saja karma yang buat kau stres
Jamayah Tambi
Ada CCTV kan.Polisi segera bertindak.Ini kes langgar lari.Macam sengaja
Jamayah Tambi
Jahat juga Pak Koncoro, menutup rezeki orang.Mereka kan dah dihukum.Klu mereka tak kisah biarkan merekavterus bekerja.Manusia ni ramai sangat yg berhati busuk.Ini masa mereka yg buat silap.Manavtau kemudian hari kamu dan keluargamu yg buat silap juga.
Jamayah Tambi
Dasar anak muda,panas baran .Tak guna otak.Kan dah jadi kemalangan.Siapa yg rugi.Ayah mu senang menginap di hotel dgn Yona
Jamayah Tambi
Ambik cuti CRK ke Riana.CRK(cuti tanpa rekord)
Jamayah Tambi
Dengan anak bini nak kedekut.Dengan gundik dan anak orang lain sanggup.Itu bukan tanggungjawab mu.Yona juga kan ierja.Mesti gajinya lumayan juga kan.Dasar lintah darat
Jamayah Tambi
Esok rusak lagi
Maria Mebanua
teman rekan
Dewi Dama
dalam hati melulu
Siwi nur Asih
korupsi uang kantor
Sayekti 0519
bagus ceritanya, makasih author
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
masak pernikahan yg baru 10th, anak2nya otomaris yg paling bsr katakanlah 10th juga yg kecil 9th, apa mungkin anak seumuran itu bisa berfikir sedewasa itu, novel in bner2 konyol dan aneh, ceritanya datar, aneh, bertele2, biasanya anak seusia it bisanya cm main in smp berfikir spt itu
Jamayah Tambi: Xall Keo dan Hana san.Jgn call Kamal kerana dia masih tengah seronok.Klu perlu kau bawa org utk serkap mereka di hotel.
total 1 replies
Anonim
Terlalu bertele2 kapan terbongkarnya masih kurang bukti masih nunggu duit ngumpil segunung
Yuni Ngsih
Autjooor penyakitmu tuh ko ceritranya blm tuntas kan Anaknya Riana blm sampai ke pelaminan ya.....ko ngga ada BONCAP ya...
tapi....mksh Thor ceritramu bgs banget banyak contoh" buat kehidupan nyata bg pembaca semua termasuk ku....tetap semangat
Yuni Ngsih
Bgs Riana kebutuhan hidup kamu & Anakmu prioritaskan ,biarkan si Kamal bakal kena karmanya sendiri ,yg sabar ya...Rians Allah mengujimu smg ujian itu jd berkah untukmu dengan lulusnya ASN....semangat ....lanjut Thor
Jamayah Tambi: Tak faham sistem guru di sana.
total 1 replies
Yuni Ngsih
Authoooor ceritramu baru nongol ku dah ngenes sm si Kamal ,yg sabar Riana setelah badai pasti muncul pelangi ...ok lanjut Thooor tetap semangat
Indira Mr
betul
Leni Martina
sebenarnya cerita nya bagus,cuma ada alur cerita yg author kurang teliti atau lupa,awal cerita ,anak Riana dan kemal masih kecil,tp di pertengahan cerita jadi remaja saja yg bisa mengendarai motor,mrk saja baru menikah 10 Thn, otomatis KLO punya anak ya paling umur 9 Thn,masak anak 9 Thn da bisa bawa motor dan pergi ke restoran sendiri,awalnya bos baru yg datang nm nya Farhan,duda anak satu,tiba2 jadi Herman masih muda dan singel,Dion suami yoana pengangguran,tp saat orang tua yoana datang malah sedang megang laptop,typo bnyk,nm Riana sering di ganti jadi Laura,nm maknya yoana JD nm ibunya Kamal,dan di akhir part/bab,ngk perlu lah bikin quotes contoh
" apa yang akan terjadi pada Kamal,akan kah Riana bersedia memaafkan Kamal" gmn ya thor agak menganggu,lain kali lebih di perhatikan,
tp apapun itu terima kasih buat novelnya,🙏🙏🙏
Penulis🇰🇷🇲🇨Chani: Halo kak. Aku penulis pemula di NT, salam kenal ya 😊 Aku nulis novel seleb chef ala Korsel, judulnya Chef Do. Boleh mampir utk baca" ya kak, siapa tahu suka. 땡큐요~💜
total 1 replies
Suci Dava
kata pengganti nama Tuhan itu hrs huruf kapital/huruf besar 🙏
Ati Kurniati
cape ah ngomong di hati terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!