NovelToon NovelToon
ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP

Status: tamat
Genre:Obsesi / Poligami / Nikah Kontrak / Pelakor / Tamat
Popularitas:658.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Siti Fatimah

Wanita yatim piatu yang berusia 20 tahun itu pun harus menerima kenyataan pahit ketika dirinya telah mengetahui jika cintanya telah dikhianati oleh sepupunya sendiri tepat dihari pernikahannya akan tiba.
Dengan dirinya yang mengidap penyakit kanker yang ganas yang akhirnya mengharuskan dirinya terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan kontrak dengan seorang Pria yang umurnya tujuh tahun lebih tua darinya.
Untuk biaya pengobatan penyakit ganas yang ia derita, ia harus menahan rasa sakit sekaligus siksaan batin ketika sadar jika dirinya hanya akan menjadi Istri dan Menantu yang tak dianggap dari keluarga Pria yang terkenal akan kejamnya.








Sedangkan hubungan antara Tristan dan juga Bintang malah sebaliknya, selama menjadi Istri Tristan ia tidak pernah mendapatkan perilaku baik mau pun dihargai oleh Suaminya sendiri.

"Darimana aja kamu? Apa kamu gak lihat ini sudah larut malam sampai kapan kamu akan terus seperti ini, jika kamu masih menganggap ku sebagai Istri kamu harusnya k

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35 " Akankah rasanya lezat "

"Kayaknya mulai sekarang aku harus berhati-hati berada dirumah ini, karena jujur aja setelah melihat sifat Sandra yang sebenarnya aku takut kalau dia benar-benar akan nekat melakukan hal diluar batas, jadi yang harus aku lakukan sekarang aku harus waspada iya itu yang paling penting sekarang,"batinnya.

Ucapnya yang kemudian ia yang hendak akan pergi tiba-tiba tubuhnya serasa sangat berat dan hampir saja Bintang terjatuh lantaran tubuhnya tiba-tiba melemah.

Bahkan darah segar tiba-tiba keluar dari lubang hidungnya sesekali ia mengusapnya dengan tissue, tapi darah terus keluar hingga membutuhkan banyak tissue untuk ia gunakan.

"Hampir setiap hari aku mimisan dan setiap hari juga aku selalu menyimpan sendiri penyakit ku ini jadi sekarang sudah tidak ada waktu bagiku untuk bersenang-senang cepat atau lambat aku harus segera melakukan kemoterapi lagi agar penyebarannya melambat, jadi aku harus bertindak lebih cerdik untuk membodohi mereka terutama Tristan agar aku bisa mendapatkan uang untuk biaya berobat ku. Apalagi uang tabungan ku yang hanya sisa 200 juta yang segitu tidak akan sanggup untuk biaya kemoterapi mau pun cuci darah setiap minggunya,"batin Bintang yang kemudian ia melanjutkan lagi jalannya.

Malam yang dingin berbarengan dengan adanya hujan lebat yang datang membuat suasana bulu kuduk seketika datang membangkitkan suasana. Perut Tristan yang mulai keroncong terasa lapar, dirinya menghampiri dapur dan dekat meja makan tapi apa yang tersaji hanyalah nasi yang ternak didalam rice cooker. Sedangkan dia membuka tempat tudung saji tidak tersaji apa-apa.

Kemudian Tristan berjalan menuju keruang tamu, menghampiri Mama dan Istrinya yang lagi asyik-asyiknya menonton televisi.

"Oh iya Ma, Tristan lapar apa tidak ada sama sekali makanan di dapur? Apa kalian tidak masak malam ini?"tanya Tristan.

"MMM gimana ya sayang tadi aku dan Mama makan diluar, kami tidak sempat membeli makanan karena sekarang suasananya lagi berubah hujan deras jadi maaf ya kalau untuk malam ini aja kamu makan sama telor ceplok?"balas Sandra yang menimpali pembicaraannya.

"Ya elah bilang aja tidak bisa masak aja kan gampang, ngapain juga pakai acara banyak alasan yang aneh-aneh,"timpal Bintang yang menyahut akan pembicaraan mereka.

"Apa kamu bilang tadi? Tidak bisa masak?"tegas Sandra dengan raut wajah tidak terimanya.

"Iya kamu kan memang tidak bisa masak jadi itukan alasan pertama kenapa kamu tidak mau memasak di dapur? Atau mungkin karena kamu anak dari anak orang kaya, kamu merasa harga diri kamu terinjak setiap kali kamu masuk kedalam sana dan melakukan kewajiban kamu layaknya seperti seorang pembantu!"

"Cukup! Aku bilang cukup aku bukanlah tidak bisa masak tapi aku memang lagi malas untuk masak, tapi ya sudahlah kalau kamu memaksaku untuk masak baiklah aku akan masak!"

"Baiklah ayo masak sekarang kebetulan aku sangat penasaran dengan hasil kerja keras kamu nanti?"

Masuk kedalam dapur, membuka kulkas melihat beberapa sayur mentah seperti kangkung, sawi putih, sawi daging dan berbagai macam sayuran yang lainnya. Sedangkan dalam freezer ada juga udang, bakso dan ikan segar yang lainnya, Sandra yang diselimuti rasa paniknya membuat Sandra bingung gimana cara ia menyajikan makanan untuk malam ini.

"Sial! Sekarang apa yang harus aku lakukan bahkan aku tidak pernah memotong atau pun memegang sayuran mentah seperti ini di dapur rumah'ku sendiri? Jadi gimana caranya aku bisa memasaknya menjadi hidangan?"batinnya yang merasa kacau.

"Kamu lagi apa kok lama sekali kamu lagi berbicara pada sayuran itu untuk membantunya agar langsung bisa matang dan bisa dihidangkan?"ledek Bintang yang seketika membuyarkan lamunan Sandra.

"Sekali lagi anda berbicara aku akan melempar anda mengunakan ulek-ulek'kan ini apa anda paham!"

"Ayo Sandra kamu pasti bisa kamu pasti bisa,"batinnya.

Memulai memasak dengan teliti, terlebih dulu ia memotong sawi hijau yang ia potong menjadi dua bagian menjadi besar-besar, memotong dua siung bawang merah dan putih tanpa ia kupas kulitnya dengan tebal-tebal, lalu ia mengambil wajan yang ia kasihkan minyak sedikit dan memulai menyalakan kompor seperti biasanya. Menumis bawang berserta dua telor, setelah layu diberikannya air sedikit, beserta garam satu sendok, micin satu sendok teh penuh berserta saus dan kecap sesuai selera.

Menyajikannya diatas piring lalu ia berikan pada Tristan beserta yang lain yang sudah menantikan diruang makan.

"Ini aku sudah memasak, jadi sekarang kamu sudah tidak bisa lagi meledek dan mengata-ngataiku kalau aku tidak bisa masak kan?"

"Kamu berikan dia berapa garam dalam masakan kamu ini? Apa satu sendok saja cukup?"jawab Bintang yang membuat pandangan Sandra berdecak kaget.

"Maksudnya satu sendok garam belum terasa asin?"tanya Sandra serasa sedikit penasaran.

"Ya entahlah aku kalau memberikannya aja dua sendok teh jadi tambahkan sana!"Bergegas Sandra yang akan pergi tapi Tristan melarangnya.

"Apa yang kamu lakukan apa kamu ingin membuat lautan dalam sayur ini sudah cukup satu sendok menurutku itu sudah cukup asin jadi jangan tambahkan lagi,"timpalnya.

"Baiklah!"

BERSAMBUNG.

1
Syahilla Naazifa
Luar biasa
Ria Herman
maaf ceritanya makin kurang jelas
Siti Fatimah: Maaf juga ya kak cerita ini masih banyak yang perlu direvisi tapi blm sempat, sekali lagi terima kasih atas kunjungannya 😊
total 1 replies
Sri mulyanah Mulya
kasihan banget sih Thor bintang di bikin jatuh sejatuhnya /Sob/malas
Siti Fatimah: Sabar ya kak nanti si Tristan sudah aku buat kena karma kok 😊
total 1 replies
Sri mulyanah Mulya
semoga TDK terjadi pada kita
Sri mulyanah Mulya
TDK selamanya penderitaan menimpa kita
Sri mulyanah Mulya
kasihan
Rhmad Flash
keterlaluan tor ceritanya
Siti Fatimah: Sabar kak nanti si Tristan endingnya meninggal kok
total 1 replies
Ma Em
masa nasib bintang ga ada baik baiknya coba thor bikin bintang hidupnya bahagia dan balaskan orang orang yang kejam pada bintang.
Siti Fatimah: Siap kak sekali lagi terima kasih atas dukungannya 😊🥰🥰
total 1 replies
Ma E
Tristan ma Sandra sangat kejam dan keterlaluan sll curiga ma bintang
Ma E
betapa hancurnya bintang dihianati calon suaminya
Elly Wi
ini novel apaan sich. koq isinya penderitaan mlulu 😏
Siti Fatimah: Maaf kak dari judulnya saja sudah ISTRI YANG TAK DIANGGAP jadi berbau penderitaan maaf ya 🙏🙏🙏
total 1 replies
guntur 1609
biadab 1 keluarga
Siti Fatimah: Sabar ya kak 😊
total 1 replies
Cophie Vie
Mamanya tristan udah di hianatin, tp mamanya tristan jg jahat sama bintang bahkan mamanya jg bantu tristan menikah lagi, harusnya kan mamanya merasakan jg penderitaan bintang kog malah sebaliknya,,
Siti Fatimah: Sabar ya kak 😊
total 1 replies
Salsabillah
mampir thor dapat rekomen dari fb
Siti Fatimah: Terima kasih atas kunjungannya kak, semoga suka 🥰🥰
total 1 replies
Sumarni Al Fa
terima kasih kembali
Siti Fatimah: Sama-sama kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
sulanjari makmur
sedih sih ceritanya,buat Tristan bucin sama bintang tor,jangan tambahin penderitaannya tor
Siti Fatimah: Pertengahan tristannya sudah bucin kok kak sekali lagi terima kasih atas binatang 5 nya ya 🥰🥰🥰
total 1 replies
Isabell Serinah
sambung lagi plseeee. Andra dan Andara kahwin
Siti Fatimah: Maaf kak tidak bisa soalnya dapat idenya cuma sampai disitu maaf ya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Fie F.s (Mama Adara) 💕
Seru bacanya...
Ceritanya juga bagus dan menarik...
Semangat menulis kak 💪💪
Siti Fatimah: Siap kak terima kasih atas dukungannya 😊😊
total 1 replies
Ipah
. semoga selalu diberi kesehatan, agar bisa terus up setiap hari kak🥰🥰💪💪
Siti Fatimah: Amin terima kasih atas doanya kak 🥰🥰
total 1 replies
flw tiktok: vndylcrtaa__
Novel sebagus ini kok bisa di rate ⭐ 1 sih? Semangat author! Keren loh ceritanya... Semoga nular ke aku penulisnya 🙏🙏
Siti Fatimah: Aminn sekali lagi terima kasih atas Bintang 5 nya ya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!