NovelToon NovelToon
HOW CAN I NOT LOVE YOU

HOW CAN I NOT LOVE YOU

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:161.5k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Anindita menjalani pernikahan keduanya bersama Ricky Pratama, pria yang dulu pernah merengut kesuciannya, pria yang dulu dia anggap adalah penghancur masa depannya. Namun, siapa menduga jika saat ini dia justru telah menjadi istri executive assistant perusahaan properti milik Angkasa Raya Group itu.

Walau dirasakan menjalani pernikahannya tanpa rasa cinta, namun Anindita begitu merasakan kebaikan, kehangatan dan ketulusan hati Ricky yang begitu sabar menanggapi sikap keras kepalanya.

Di tengah biduk rumah tangganya yang sedang berjalan tenang, tiba-tiba sosok dari masa lalu mereka hadir dan mengusik kebahagian rumah tangga mereka yang perlahan-lahan sedang dibangun.

Lalu,. bagaimana mereka berdua menghadapi kerikil yang menghadang perjalanan rumah tangga mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 -- Hadiah Ulang Tahun ( Tamat )

Setelah semua duduk berkumpul dalam satu meja di ruang private room, Ria dan Lanny kembali mengungkapkan rasa penyesalannya karena telah menelantarkan Ibu Fatma.

" Maksud kami ingin bertemu dengan Pak Ricky dan Anin adalah karena kami ingin membawa Mama kami. Kami ingin menebus kesalahan kami dengan mengurus Mama." Ria menyampaikan niatnya untuk mengurus orang tuanya yang selama ini mereka telantarkan.

" Kalian tahu? Keserakahan, hanya akan menimbulkan penderitaan. Dulu kalian hidup enak, berkecukupan dan tidak kurang suatu apa pun. Tapi, kalian dengan tega merampas hak Anin dan bayi dari kakak kalian sendiri. Tanpa ada belas kasihan, kalian mengusir Anin yang saat itu sedang hamil muda." Ricky membuka ingatan Ria dan Lanny kala mereka berdua seolah tidak punya hati nurani mengusir Anindita.

" Apa kalian tidak pernah berpikir seandainya kalian sendiri yang diperlakukan seperti itu?"

" Mas, sudah! Tidak usah mengungkit masa lalu." Anindita tidak ingin Ricky terus mengungkit masa lalu. Karena saat ini dia melihat kedua mantan kakak iparnya sudah bertobat.

" Kami minta maaf, karena sikap kami dulu. Kami juga sadar, cobaan yang menimpa kami saat ini adalah dampak dari perbuatan kami yang dulu." Ria kembali menyampaikan penyesalannya.

" Kami sudah memaafkannya, kok, Mbak." Anindita dengan cepat menyahuti permintaan maaf Ria sebelum suaminya berkata-kata panjang lebar.

" Soal mengurus Ibu Fatma, saya tahu kalian lebih berhak daripada kami. Tapi, kami tidak ingin kalian merawat Ibu dengan sembarangan. Karena saya sudah menganggap Ibu Fatma seperti orang tua sendiri." Ricky tidak akan mudah memberikan ijin untuk Ria dan Lanny membawa pergi Ini Fatma dari tempatnya begitu saja.

" Ibu, semua keputusan ada di Ibu. Walaupun kami sangat berharap Ibu tetap tinggal di tempat kami." Ricky kini bertanya kepada Ibu Fatma. Sementara Anindita menampakkan kecemasan. Dia merasa tidak rela harus berpisah dengan mantan ibu mertuanyq itu.

" Ricky, Anin, Mama tahu, selama ini kalian berdua sangat perhatian terhadap Mama. Walaupun kalian tidak terlahir dari rahim Mama, tapi kasih sayang dan perhatian yang kalian berikan selama ini kepada Mama, tidak akan mungkin bisa Mama lupakan. Kehadiran kalian berdua juga Rama dan Arka, benar-benar membuat rasa sakit hati Mama karena kehilangan Arya, sedikit terobati." Dengan tersedu merasa haru, Mama Arya mengatakan hal yang selama ini dipendamnya.

Anindita segera mendekatkan tubuhnya ke arah Mama Arya dan mengusap punggung nenek dari Arka itu.

" Mama juga merasa berat jika harus berpisah dari kalian. Tapi, saat ini ada yang lebih berkewajiban mengurus Mama dibanding kalian berdua. Bagaimanapun juga Ria dan Lanny yang mempunyai tanggung jawab itu." Dari kalimat yang diucapkan oleh Mama Arya tersirat jika mantan mertua dari Anindita itu memilih untuk ikut bersama kedua orang anaknya.

Ricky menghela nafas panjang sementara Anindita merasa lemas mendengar keputusan Mama Arya. Mereka sama-sama kecewa, namun mereka tidak punya kuasa apa-apa untuk menolak.

Sedangkan Ria dan Lanny langsung menarik nafas lega. Karena mereka tidak menyangka jika Mamanya mau ikut bersama mereka kembali.

" Baiklah jika itu keputusan Ibu." Kini Ricky menatap kedua orang adik Arya. " Walaupun Ibu bersama kalian, bukan berarti kami berhenti mengawasi Ibu Kami ingin Ibu terjamin dalam kebutuhan dan kesehatannya. Karena itu, kami akan tetap mempekerjakan suster yang selama ini merawat Ibu. Dan saya akan memberikan kembali rumah lama Ibu yang sudah kalian jual. Ibu akan tinggal kembali di rumah pusaka itu. Kalian pun boleh tinggal di sana. Dan untuk toko pakaian kalian. Saya sedang carikan tempat baru untuk usaha kalian yang lebih besar." Seperti yang sudah diniatkan oleh Ricky, dia akan membantu usaha Ria dan Lanny agar kehidupan ekonomi adik-adik Arya lebih stabil.

Lanny dan Ria saling berpandangan dengan mata terbelalak. Mereka tidak menyangka jika mereka akan dibantu oleh Ricky dan Anindita, padahal selama ini mereka sudah bersikap buruk kepada Anindita.

" Terima kasih, Pak Rizky, Anin. Saya sungguh sangat malu menerima kebaikan Pak Ricky terutama Anin." Ria menangis haru, diikuti oleh Lanny yang tidak menyangka jika mereka masih diterima baik oleh keluarga Anindita dan Ricky.

***

Tiga bulan berlalu sudah. Mama Arya sudah tidak tinggal bersama keluarga Ricky lagi. Dua Minggu sekali, Anindita berkunjung ke rumah Mama Arya membawa anak-anak, dengan atau tanpa Ricky.

Ria dan Lanny pun sudah mulai menjalankan usaha di tempat barunya yang lebih luas dengan produk yang dijual semakin. banyak jumlahnya dan lebih bervariatif.

Hari ini adalah hari ulang tahun Ricky yang ke tiga puluh delapan tahun. Anindita dan anak-anaknya menyiapkan kejutan tepat jam dua belas malam. Ramadhan sendiri yang bersemangat ingin memberikan kejutan kepada Papanya, sampai minta dibangunkan sebelum jam dua belas malam.

" Sssttt, Rama jangan berisik dulu, ya!?" Anindita membuka pintu kamarnya dengan mengendap diikuti oleh Ramadhan dan Tita yang menggendong Arka yang mengantuk.

Setelah Anindita menyalakan lilin yang menan cap di cake ulang tahun, dia pun memberi aba-aba kepada Ramadhan untuk membangunkan Papanya.

" Surprise ... Happy Birthday Papa ..." Ramadhan langsung naik di atas tempat tidur lalu memeluk tubuh Ricky dan menciumi pipi Papanya itu, hingga membuat Ricky terbangun.

" Happy Birthday Papa ... Happy Birthday Papa ..." Anindita diikuti oleh Ramadhan dan Tita menyanyikan lagu ulang tahun.

" Ya ampun, kalian belum pada tidur?" Ricky bangkit dan terduduk.

" Tiup dulu lilinya, Pa!" Ramadhan menyuruh Ricky untuk cepat meniup lilin di cake ulang tahun.

" Make a wish juga, Pa!" Saat Ricky sudah siap meniup lilin, Ramadhan menahannya dan menyuruh Papanya itu menyampaikan permohonan dalam hati.

Ricky tersenyum mendengar permintaan dari putranya itu. Dia lalu memejamkan matanya beberapa saat lalu meniup lilin angka tiga puluh delapan di cake itu.

" Yeeeaahh ... selamat ulang tahun, Papa." Ramadhan kembali memeluk Papanya.

" Terima kasih, Nak." sahut Ricky. Dia lalu menoleh ke arah Arka yang kembali tertidur di bahu Tita. " Jagoan Papa yang satu ini nggak mau kasih ucapan ulang tahun ke Papa, ya?" tanya Ricky meminta Tita memberikan Arka kepadanya. Setelah ini dia menciumi pipi Arka yang tetap tidak juga terjaga.

" Ya sudah, sekarang Rama bobo lagi. Po tong kue besok lagi saja, ya!?" Ricky menyuruh Ramadhan untuk istirahat karena waktu sudah terlalu larut.

" Iya, Pa." Tidak banyak protes, Ramadhan pun mengikuti apa yang diperintahkan oleh orang tuanya itu.

" Selamat ulang tahun ya, Mas." Setelah Ramadhan, Tita dan Arka keluar kamar, kini giliran Anindita yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada suaminya itu. " Panjang umur, sehat selalu, dimurahkan rezeki dan selalu sayang sama keluarga." Anindita memberikan kecupan di pipi sang suami.

" Aamiin Ya Rabbal Alamin ..." sahut Ricky.

" Ada hadiah untukku?" Ricky menanyakan hadiah yang akan diberikan Anindita untuknya.

" Ada, dong, Mas." sahut Anindita lalu mengeluarkan sesuatu dari saku piyamanya. " Ini hadiah untuk Mas Ricky. Mas kepingin banget, kan?" Anindita tersenyum menatap sang suami.

Ricky membelalakkan matanya saat melihat alat test kehamilan yang diserahkan Anindita kepadanya.

" Kamu hamil, Anin?" tanya Ricky seakan tak percaya saat melihat alat itu menunjukkan tanda dua harus merah.

" Iya, Mas." Anindita menganggukkan kepalanya.

" Alhamdulillah ... terima kasih Ya, Allah ... terima kasih, Anin." Ricky langung memeluk dan menghujani wajah Anidita dengan ci uman.

...TAMAT...

Happy Reading ❤️

*

*

*

1
Lia Nurlaila
sebenarnya ini baca udah berulang kali karena memang suka
Chu Shoyanie
di dunia nyata mh byk istri yg ditinggal mati suaminya ketika nikah lg udah lupa wh kyknya th ma alm,apalagi kl suaminya yg skrg BS SGT mencukupi kebutuhan lahir batinnya,beuh ke mkm mantan suaminya aja GK prnh lagi!
Chu Shoyanie
Anin terkesan bodoh bukan polos...
di dunia nyata SDH GK ada kyknya wanita desa yg polos apalagi kl SDH kaya...
Ayo Ricky asah terus kepolosan Anindita biar GK jadi plong* kyk pemimpin Konoha tuh;pl*ngo tp menyengsarakan rkyt!
👸 Naf 👸
yahhh Thor knp udh Tamat, aku baca ini ngebut ga sampe seharii udh tamat, masih pengen liat apa mm Anin yg ga jutek sm Papa Ricky 😅😄
👸 Naf 👸: anyway makasih kak Rez Zha udh bikin cerita inii walo bab nya pendek,, krn sbnnya blm pengen move on dr Papa Ricky.
Tapi cerita kak Rez Zha baguss semuaa dr 4 novel yg udh kubaca, ga ada yg gagal mnrt akuu, thank u otor sayang ❤️❤️
total 1 replies
👸 Naf 👸
papa Rocky mmg ter the best
👸 Naf 👸
Bagus Papa Ricky, sesekali mmg harus bersikap tegas sm Anin biar Anin tau salahnya. Terus terang gemes n kesel sm Anin, secara Ricky udh total loh sayangnya ke Anin tp Anin masih aja blm move on
👸 Naf 👸
kenapa kesel sm Anin ya, padahal Ricky udh all of banget ke Anin, tp sikap Anin ga kaya pas ke Aryaa
👸 Naf 👸
keren Cik Luci
Vicka Byl
alurnya slow enk d bc
Dafila Nurul
bagus ceritanya. cm ga suka sm sifat keras kepala nya anin
gia nasgia
Akhirnya yg di nantikan papa Ricky 😍😍🥰 makasih Otor untuk kebahagiaan papa Ricky dan mama Anin 😘👍
gia nasgia
Next
gia nasgia
Tetap curiga dengan niatnya Ria dan Lanny
gia nasgia
Boleh tapi ada syaratnya mama Anin harus memakai lingerie yg berwarna mint itu 🤣🤣🤣🤭
gia nasgia
lanjutkan 👍
gia nasgia
Semoga mama Anin benar "menyadari kesalahannya 🤦
gia nasgia
Kenapa aku senang klau Si boss somplak memprovokasi papa Ricky 😂😂
gia nasgia
Mama Anin benar"belum mengikhlaskan kepergian papanya Arka 🤦aku mendukung dgn sikapnya papa Ricky, agar mama Anin menyadari kesalahannya 😏
gia nasgia
Ampun deh mama Anin 🤦🤦
gia nasgia
Tdk salah papa Ricky memilih mama Anin yg berhati malaikat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!