Alexander merupakan seorang Ahli pedang tiada taranya, dan ketika dia selangkah lagi mencapai Keilahian untuk menjadi Dewa, Musuhnya datang mengacaukan dirinya sehingga dia harus gagal dalam proses mencapai tahap DEWA.
Namun, Alexander tidak mati begitu saja, dia bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang memiliki nama sama denganya.
Saat Alexander masuk ke dalam tubuh pemuda itu, dia sadar bahwa dia tidak lagi di dunia yang sama dengan dunia sebelumnya, di dunia dia berada sekarang adalah dunia yang penuh dengan Evolver dan Mecha.
Alexander kini harus berjuang membalaskan dendam pemilik tubuh sebelumnya, dan juga dia harus menjalani hidup diantara para Evolver dan robot tempur.
Bisakah sekali lagi Alexander mencapai puncak di dunia yang baru ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lonely Tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Vol.1 Bab.34 Berita mengejutkan! akhir Vol 1
Saat Alexander akan tiba di pesawat induk, dia tidak segera turun dengan kondisi memakai Zirah Black Tortoise, ALexander segera kembali ke dalam kondisi biasa tanpa zirah sambil menggendong Kepala cabang Ax.
Alexander semakin dekat dengan Pesawat induk, ketika jarak sekitar 200 meter, Alexander menemukan kelompok Tentara bayaran yang sedang berpatroli.
“Hey!” teriak seorang tentara bayaran yang menyadari ALexander.
Kelompok tentara bayaran berpatroli segera mendatangi Alexander, ketika mereka melihat sosok yang digendong Alexander, para tentara bayaran segera panik dan bergegas.
“Ada apa ? kenapa Ketua Cabang seperti ini ?” tanya seorang tentara bayaran dengan khawatir.
“Aku tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya, saat aku tiba, aku melihat kepala cabang Ax tergeletak tidak sadarkan diri, tapi menurut perkiraanku dari lokasi kejadian, bahwa telah terjadi pertempuran besar, dan tidak hanya kepala Cabang Ax yang tidak sadarkan diri, para tentara bayaran lainnya juga banyak yang tidak sadarkan diri” ucap Alexander menjelaskan.
Kelompok tentara bayaran sedikit bingung dengan ALexander, dari penjelasan Alexander, mereka menilai bahwa ALexander seolah tidak tahu dengan kondisi yang terjadi.
“Cepat, bawa ketua cabang pergi, kita harus mengabarkan yang lain, pertempuran itu sepertinya kita kalah” ucap tentara bayaran lain.
Seorang tentara bayaran segera menggendong Kepala Cabang Ax, dan dia segera pergi terbang dengan Jetpack sambil membawa Kepala Cabang Ax.
Alexander yang tidak mengenakan Jetpack digendong juga oleh tentara bayaran.
“Boy, apa kau tidak tahu apa yang terjadi ?” tanya Tentara bayaran memastikan.
“Apa yang terjadi sebenarnya ?” tanya ALexander bingung.
“Apa kau benar-benar tidak tahu ?” tanya sekali lagi memastikan.
“Benar, saat aku tiba, semua orang dan daratan telah hancur, aku tidak tahu sama sekali dengan apa yang terjadi” kata Alexander.
“Aneh, kenapa kau tidak mengetahui ada pertempuran melawan monster Rank SS ?” tanya Tentara bayaran.
“Monster Rank SS?” seru ALexander kaget.
“Em, telah terjadi pertempuran dengan MOnster Rank SS, Kepala Cabang Ax serta seluruh tentara bayaran Rank B keatas telah melakukan raid melawan monster hitam misterius, bahkan Jendral Wei yang merupakan Evolver Rank SS juga ikut serta, namun setelah mendapati kehadiranmu, kemungkinan mereka semua telah kalah” kata tentara bayaran dengan wajah khawatir.
Mendengarkan itu, ALexander sedikit terkejut, dia kemudian memikirkan beberapa kemungkinan.
“Apa kau tau bagaimana bentuk Monster hitam itu ?” tanya ALexander memastikan.
Tentara bayaran itu kemudian mulai menjelaskan detail dari monster hitam serta beberapa pertarungan yang telah terjadi.
Mendengarkan kisah pertarungan serta detail bentuk monster hitam, Alexander kini yakin bahwa monster hitam yang dilawan oleh Kepala Cabang Ax serta para tentara bayaran dalam Guardian Black Tortoise.
“Astaga! aku tanpa sengaja membuat seluruh orang terluka, jika Guardian Black Tortoise tidak bangun, mungkin seluruh orang masih bisa dalam kondisi baik, namun siapa sangka karena aku mengaktifkan LIdrium, Guardian Black Tortoise malah terbangun, dan dia disalahpahami sebagai monster” gumam Alexander dengan wajah masam.
Alexander tidak menyangka akan ada kebetulan seperti itu, tapi dari hal ini Alexander semakin takjub dengan kemampuan Guardian Black Tortoise.
Selain pertahanan yang sangat kuat, Black Tortoise juga memiliki kendali terhadap tanah yang luar biasa.
“Dari sini aku semakin yakin, bahwa para Dewa itu sangat mengerikan” gumam Alexander dengan antisipasi.
Perkiraan Alexander, jika Guardian saja bisa semengerikan itu, Alexander tidak tidak bisa membayangkan seberapa kuat para Dewa dan Iblis.
btw semangat trus thor 😁😁😁