NovelToon NovelToon
ASMARA PERJAKA DAN TIGA JANDA

ASMARA PERJAKA DAN TIGA JANDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rcancer

"kamu yang berkeringat, kok aku yang gerah bang?"

tatapanmu seakan mengajakku untuk berumah tangga bang."

"Dulu orang tuamu pake gaya apa sih bang? kok mau terlahir begitu tampan?"

Kisah pria biasa dengan berjuta pesona. Idaman kaum hawa dari belia dan janda. Wajah tampannya adalah anugerah. Namun karena wajah tampannya pula dia sering menemui masalah. Hingga dia terjebak cinta dengan tiga janda. Bagaimana bisa? Yang bingung dengan cerita disini, Mending baja dulu Perjaka dan Tiga Janda season pertama ya. Biar nyambung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rcancer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidur..

Kluntang kluntang kluntang.

Dering sebuah ponsel mengalihkan fokus Melati yang sedang merapikan bulu bulu milik sang kekasih yang sekarang posisinya sedang rebahan dengan mata terpejam. Rasa lelah setelah bertempur dengan Melati dan juga cuaca yang tadinya panas sekarang berubah nampak mendung membuat mata Jaka terserang rasa kantuk yang sangat berat.

Melati meraih ponsel yang dia taruh tak jauh dari tempatnya berada. Di gesernya tombol hijau dan di tekan pengeras suara karena tangan Melati masih sibuk merapikan bulu bulu keriting milik Jaka.

"Hallo, Dit? Apa ada?" Sapa Melati.

"Hallo, Mba. Mba Mel ke pasar nggak? Di sini hujan?" Tanya Dodit dari ujung sana.

"Di pasar udah hujan? Wah di sini baru mendung, Dit. Gini aja deh, Mba nggak jadi berangkat ke pasar ya? Bentar lagi pacar Mba akan ke rumah, Dit. Mau menemui seseorang katanya." Balas Melati sedikit berdusta. Padahal sang pacar sedang terbaring di hadapannya dengan memasrahkan diri di rapikan bulu bulunya.

"Oh, gitu. Tadi pacar Mba Mel ke kios sih, mencari Mba Mel. Berarti ni toko tutup jam berapa, Mba?" Tanya Dodit lagi dari ujung telfon.

"Tutup jam tiga aja, Dit. Oh iya ini Mba Risma kirim pesan, Dit. Nanti aku kirim, kamu siapin ya?" Balas Melati.

"Siap, Mba, aku tunggu." Jawab Dodit dan panggilan pun berakhir.

Melati kembali berhenti sejenak dalam kegiatannya memotong bulu. Dia mengirim pesanan Risma ke Dodit terlebih dahulu. Setelah pesanan di kirim, tangan Melati kembali merapikan apa yang sempat tertunda.

Melati sengaja tidak memotong habis bulu bulu anaconda milik Jaka biar tetap kelihatan indah dan menawan. Karena bagi Melati, bulu bulu yang ada disana adalah keindahan tersendiri dan sebagai pendukung ketampanan dari seorang Jaka.

Melati tersenyum saat matanya menatap wajah damai Jaka yang terlelap. dikecupnya bibir Jaka kemudian dia bangkit membawa potongan bulu untuk di buang.

Di saat dia sedang berada di kamar mandi membuang bulu bulu Jaka ke toilet, di luar terdengar hujan mulai turun.

"Untung jemuran sudah diangkat semua." Gumam Melati. Kembali dia beranjak ke dalam kamar. Mata Indah Melati benar benar dimanjakan dengan pemandangan tubuh bidang sang kekasih yang terlelap tanpa sehelai benang satupun menempel menutupinya.

Melati kembali melayangkan kecupan di pipi dan bibir Jaka. Setelah itu dia ikut berbaring dan menarik tangan Jaka agar memeluknya. Tak lama kemudian Melati ikut terlelap.

Di saat yang sama di tempat lain. Tepatnya di sebuah salon. Dua orang berbeda jenis nampak sedang antusias mengobrol di antara derasnya hujan.

"Kamu yakin, Bang? Malam ini Jaka akan datang?" Tanya Pemilik salon lagi. Entah sudah berapa kali pertanyaan yang sama terlontar pada pria yang duduk di hadapannya.

"Yakin dong, Ay! Jaka sendri yang bilang akan datang sendiri menemui kamu." Jawab Tejo dusta. Tapi Tejo memang yakin sekali kalau Jaka bakalan datang sendirian. Menurut Tejo, Jaka tidak mungkin akan mengajak pacarnya. Jangankan mengajak, minta ijin juga pasti tidak akan di kasih.

Tejo terlalu yakin kalau Jaka sama dengan laki laki lain makanya Tejo bisa bersikap santai tanpa takut ada kegagalan.

"Kira kira, Jaka nanti bakalan nolak aku nggak ya, Bang?" Tanya Ayu agak pesimis.

"Yakin saja, Ay! Kamu cantik, mandiri, pasti Jaka mau lah. Dia nggak bakalan mungkin nolak cewek se cantik kamu." Balas Tejo dengan penuh keyakinan.

"Semoga ya, Bang." Balas Ayu penuh harap.

"Tapi inget, Ay, setelah kamu dapatin Jaka. Jangan lupakan jatah untukku ya?" Ucap Tejo dengan kedua alis naik turun.

"Beres." Balas Ayu dan keduanya saling melempar senyum.

...@@@@...

1
Edwin Keitaro
👍
Uncle Mumble
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
GoooooL!!!
Uncle Mumble
ngakak!!!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Uncle Mumble
skak ster
Uncle Mumble
VANGKE! 🤣🤣🤣
Uncle Mumble
brb... NGAKAK!!!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Uncle Mumble
modar sia tejo
Uncle Mumble
kaaaan
Uncle Mumble
🤣🤣🤣🤣 godain yanti terus mel... 🤣🤣🤣🤣
Uncle Mumble
sopo meneh iku
Uncle Mumble
🤣🤣🤣 ceuk aing ogé... 🤣🤣🤣🤣
Uncle Mumble
ah... yakin gw
Uncle Mumble
makin curiga... bapaknya Jaka ama Melati tuh temenan 😄😄😄
Uncle Mumble
jangan² Melati 🤭🤭🤭
Uncle Mumble
👍
Nunung Setiawan
Luar biasa
Jumarni
sama kayak aku tanggal 1 oktober nikah mei tanggal 14 lahiran karna pas mau acara nikahan aku blm kelar haid selesai haid masa subur berhubungan langsung jadi.....dan anakku lahir gak sesuai hpl juga karna hitungannya 2 minggu kemudian tapi dah lahiran
Sumi afiz
mau nya Jaka di cium bibir dower tuh bibir 😂😂
Sumi afiz
aq kasih kopi sama bunga biar tambah semangat nulisnya kak😍😍😍😍🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!