kisah tentang berbagi cinta antara seorang gadis belia berusia 16 tahun bernama dinda kanaya yang terpaksa menjadi dirinya madu sementara kakak tirinya yang sedang koma hampir dua tahun lamanya. ia terpaksa mengikuti keinginan ayahnya demi pengobatan ibunya. menikah karena terpaksa mengatasnamakan bakti kepada orang tua tanpa membawa cinta dan berharap ini segera berakhir.
apakah dia akan bahagia selama menjalani lakonnya sebagai madu sementara kakak tirinya atau ini awal dari penderitaannya.
apakah kontrak pernikahan yang diberikan suaminya menjadi neraka sendiri bagi dirinya sedangkan senyum merendahkan selalu diberikan suaminya.
akankah Reno abraham seorang CEO Garment terbesar di negeri ini yang terkenal dingin dan keras hati akan luluh dan menerima dinda.
IG : titeue_keumalasaringl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon titeue keumala sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
valentine
hari ini dinda berangkat lebih awal karena ia ada ujian peraktek pagi ini, ia berangkat dengan supir. ia masih menyempatkan diri memasak dan membua bekal makanan untuk dirinya yang tidak sempat makan dan bekal untuk reno dan tuan abraham
reno yang baru turun dari kamarnya mencari keberadaan dinda, ia lalu duduk dan sarapan bersama kedua orang tuanya dan heran tidak melihat dinda.
"kau mencari siapa" ucap tuan abraham
"dimana, Dinda pa" ucap reno
"dia berangkat lebih awal dengan supir karena ada ujian praktek" ucap tuan abraham
reno hanya diam, kenapa dinda tidak meminta bantuannya untuk mengantarnya kekampus. nyonya ivanka pun memberikan bekal untuk suaminya dan reno.
"dia memang menantu idaman, menyempatkan masak dan membuat bekal untuk papa dan kau reno padahal ia tidak sempat sarapan karena buru-buru, kau pasti sangat menyesalkan melepaskan wanita seperti dinda" ucap nyonya ivanka
"ia Ma" ucap reno
"mama hanya mohon jangan sakiti gadis itu lagi, dia gadis yang baik reno" ucap nyonya ivanka
"ia Ma, maaf selama ini membuatnya selalu terluka" ucap reno
"kau harus minta maaf padanya bukan pada mama" ucap nyonya ivanka
"benar kata mamamu reno, minta maaf padanya secara pribadi akui kesalahanmu" ucap tuan abraham
"baik pa" ucap Reno lagi.
setelah sarapan ren dan tuan abraham berangkat kekantor dengan mobil mereka masing-masing. reno memikirkan kata-kata kedua orang tuanya tadi saat sarapan. dan hari ini ia akan mengakui semua kesalahannya pada dinda agar hubungan mereka menjadi jauh lebih baik.
reno pun sampai dikantornya dan saat akan naik lift ia sempat melihat beberapa karyawannya sibuk tidak menentu. ia pun memanggil asistennya dan menanyakan apa yang terjadi dikantornya.
"apa yang terjadi dikantor, kenapa karyawan-karyawan itu terutama wanita " ucap reno
"oh, itu tuan mereka sedang sibuk akan merayakan hari valentine" ucap faisal
"valentine?" ucap reno
"ia tuan, saya saja sudah dapat 15 coklat dan 4 bucket bunga hari ini dimeja saya" ucap faisal
"maksudnya? apakah valentine itu special" ucap reno
"tentu tuan itu adalah hari kasih sayang, yang jatuh setiap tanggal 14 februari kita bisa mengungkapkan isi hati dan perasaan kita bisa dengan coklat, bunga atau ungkapan cinta" ucap faisal
"oh begitu, siapkan itu untukku" ucap reno
"maksudnya tuan?, tuan ingin memberikan kepada seorang wanita yang special" ucap faisal
"ya tentu wanita, kau kira aku apa" ucap Erni kesal
"maksud saya untuk siapa" ucap faisal
"kau tidak perlu tau, lakukan saja tugasmu" ucap reno
"laksanakan tuan" ucap faisal
reno sudah membuat rencana untuk valentine dirinya bersama dinda. ia akan membuat kejutan besar dan valentine yang indah untuk gadis itu. ia pun memerintahkan faisal untuk reservasi restoran, membeli coklat, boneka dan bucket bunga raksasa.
reno pun segera menyelesaikan pekerjaannya, dan lalu menuju kampus dinda. dia juga sudah mengetahui jadwal dinda melalui orang kepercayaannya. ia menunggu didepan kampus dinda didalam mobilnya sambil memantau dinda keluar dari gerbang.
dinda pun keluar dari kampusnya dan reno melihat gadis itu banyak memegang bermacam hadiah valentine yang ia dapatkan.
"ternyata dia banyak fansnya, sainganku makin banyak bukan hanya adikku saja" batin reno kesal.
reno sempat melihat saat akan keluar seseorang memberikan dinda boneka berwarna pink. reno buru-buru turun dari mobilnya dan menghampiri dinda.
"kau lagi" ucap dinda
"kenapa?kau seperti tidak senang melihatku" ucap reno
"kau mau apa lagi?" ucap dinda
"tentu saja menjemputmu" ucap reno
"aku tidak menyuruhmu" ucap dinda
"aku yang mau" ucap reno
"aku malas berdebat dengan om-om sepertimu" ucap dinda kesal
"apa yang kau bawa itu" ucap Reno sambil berjalan disamping dinda
"pemberian teman-temanku dihari valentine" ucap dinda
"senang sekali sepertinya" ucap reno
"tentu saja, aku senang banyak yang menyayangiku" ucap dinda
"oh begitu" ucap reno
"boleh, aku meminta sesuatu padamu" ucap dinda
"apa" ucap reno
"ayo cari tempat makan, aku tidak sempat makan dari tadi pagi" ucap dinda
"kau g•la ya tidak makan dari pagi dan ujian tanpa sarapan" ucap reno
"tidak sempat, kau mau mengantarkan atau tidak" ucap dinda
"baiklah" ucap reno
reno tersenyum bahagia karena ia tidak perlu memberikan dinda alasan untuk makan malam bersama.
"pucuk dicinta ulampun tiba" batin reno
ia pun mengemudikan mobilnya dengan semangat dan bahagia sambil menghidupkan musik dimobilnya sambil bersiul.
"aneh, kenapa dia?" batin dinda
hingga mereka tiba direstoran yang memang ren sudah pesan untuk dirinya dan dinda. dinda heran karena hanya dirinya dan riko yang berada direstoran ini. tema romantis begitu lekat pada suasana dan dekorasi yang dihadirkan restoran ini. dan seorang pelayan menyambut dinda dengan memberikan bucket mawar merah raksasa padanya.
"apa dia tidak salah tempat, ini lebih seperti suasana lamaran yang ada difilm-film" batin dinda
"kau kenapa?" ucap reno melihat dinda yang sedang berpikir
"dimana pengunjung lainnya" ucap dinda
"tidak ada" ucap reno
"maksudnya"ucap dinda
"aku memang sengaja memesan tempat ini untuk kita berdua" ucap reno
"apa maksudmu?" ucap dinda
"aku ingin mengakui kesalahanku selama ini padamu, aku rasa momentnya pas" ucap reno
"tuan Reno saya sudah memaafkan anda sedari awal" ucap dinda
"aku ingin minta maaf langsung padamu din, maafkan semua kata-kataku yang dulu selalu menyakitimu, maafkan atas perlakuanku padamu dan kau sering terluka karenaku" ucap reno tulus
"aku sudah memaafkanmu, bisa kita makan dulu aku sangat lapar kau tidak mau kan aku pingsan disini karena menahan lapar" ucap dinda
"baiklah kita makan dulu" ucap reno
mereka pun makan malam bersama, kali ini ia melihat dinda dari sisi yang berbeda.gadis itu kali ini makan dengan lahap dan sesekali memberikan senyumnya pada reno dan mau menjawab saat reno menanyakannya tentang kuliahnya
setelah selesai makan pelayan membawakan aneka hidangan coklat.
"surga" batin dinda sambil menelan ludahnya karena menginginkan makanan yang ada didepan matanya.
"terima kasih tuan" ucap dinda
"jangan panggil aku seperti itu lagi" ucap reno
"jadi aku memanggilnya apa, bukannya dari awal seperti itu" ucap dinda
"panggil aku kakak seperti rendy" ucap reno
"baiklah kak" ucap dinda tanpa debat.
"happy valentine dinda" ucap reno
"happy valentine kak" ucap dinda dengan senyumnya.
"ini untukmu" ucap Reno sambil memberikan teddy bear raksasa pada dinda
dinda sangat senang dan langsung memeluk teddy biar tersebut.
"terima kasih banyak kak, aku sungguh bahagia hari ini" ucap dinda
"sama-sama" ucap reno
mereka pun pulang, dan semua hadiah reno dinda masukkan kedalam mobil pria itu. karena lelah dan perutnya kekeyangan gadis itu tertidur dimobil. reno yang melihat dinda begitu pulas. memberanikan diri menyentuh dan menggenggam tangan gadis itu untuk pertama kalinya. ia sempat menepikan mobilnya dan menatap gadis tertidur disamping kursi kemudinya.
"terima kasih, kau membuat hari ini berbeda, happy valentine dear" ucap Reno lalu memberi kec•pan dikening dinda yang tertidur lalu kembali melajukan mobilnya menuju rumah.
nanti kalau sudah timbul fitnah dan salah paham, dinda selalu berlindung dengan asas kepercayaan tapi faktanya dinda tidak pernah menjaga kepercayaan yang diberikan padanya, dan dia buka merasa salah tapi malah merasa korban dan malah balik menyalahkan pasangannya, dan parah dinda akan membuat masalah seolah masalah paling besar, dan dia mau pasangan bersujud dan mengemis maaf padanya
wanita kayak dinda kalau dijadi kan istri, niscaya suaki pasti akan makan hati dan faktanya istri2 bersifat kayak dinda ini pasti rumah tangganya tidak bertahan lama