Kisah tentang seorang pria yang harus menemukan malaikat kecil penolongnya, meskipun terjadi kesalahpahaman, namun akhirnya cintapun menyatukan mereka.
Alfarezel, seorang pembisnis muda bertalenta, namun mempunyai sifat yang dingin dan Arogan. Namun sifatnya akan berubah 180° saat berhadapan dengan gadis cantik cinta masa kecilnya itu. Akankah mereka segera dipertemukan kembali, setelah pencarian yang begitu lama.
Kuy nantikan kisahnya dan Baca selengkapnya karya coret-coret Mala jangan lupa berikan dukungan Ya teman-teman semua. Like, ☆5 dan vote. Kalian juga boleh memberi masukan untuk karya Mala agar bisa Mala perbaiki lagi.
Semangat!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cerita masa lalu & Happy ending
...Terimakasih Mala ucapkan untuk yang selalu setia membaca serta mendukung karya coret-coret Mala dari awal episod sampai akhir episod ini. Maafkan bila coret-coretan Mala banyak typo dan mungkin kurang berkenan di hati teman-teman semua. Sekali lagi Mala ucapkan terimakasih untuk semuanya. Sampai jumpa di karya coret-coret Mala selanjutnya😘😘...
{♡Selamat membaca♡}
8 Tahun kemudian
''Pah,'' Lalu apakah Nona Biru selamat? Atau meninggal Pah?'' Tanya seorang anak laki-laki berusia 7 Tahun yang bernama Rio.
''Iya kak, lalu bagaimana keadaan gadis itu? Kau selalu bercerita sepotong-potong! Sampai-sampai terbawa mimpi olehku. Pokoknya malam ini aku mau kakak ceritain kisah Nona Biru sampai selesai! Sampai tamat titik gak pakai koma!'' Ucap seorang gadis berusia 17 Tahun yang bernama Jessica yang ternyata adik dari seseorang yang di minta untuk menceritakan kisah nona Biru.
''Baiklah,,baiklah.'' Papa akan menceritakannya tapi sebelum itu kamu harus berjanji, setelah Papa selesai bercerita kamu harus segera menggosok gigimu lalu tidur. Karena besok kamu harus sekolah. Ada ulangan kan?'' Ucap pria itu.
''Ok janji.'' Ucap kompak Jessica dan anak kecil itu.
''Pah,'' Sudahi ceritamu! Ini sudah malam. Besok putramu harus sekolah karena ada ulangan. Dan adikmu juga!'' Teriak seorang wanita di dapur yang sedang membereskan beberapa cucian piring kotor bekas mereka makan malam tadi.
''Iya sayang,'' Biarkan Papa menceritakan kisahnya sebentar.'' Jawabnya.
''Kau sudah bercerita ratusan kali pada adik dan juga putramu Arsen. Bisakah kau menceritakan kisah lainnya yang lebih menyenangkan. Aku saja yang mendengarnya sudah bosan rasanya.'' Ucap wanita itu yang ternyata istri dari Arsen. Ingat Arsen kan, dia dokter muda yang merawat Biru sewaktu dulu.
''Sebentar saja ya. Kau kekamarlah dahulu nanti aku akan menyusul.'' Ucap Arsen sambil mendorong pelan punggung istrinya itu. Karena tak mampu membuat suaminya berhenti bercerita membuat wanita itu lebih memilih untuk masuk kekamarnya dahulu.
''Baiklah,'' Sampai mana tadi Papa bercerita?'' Ucap Arsen yang lupa karena tadi di ajak bicara sama istrinya.
''Jatuh kejurang pah, Kak,'' Ucap serentak si kecil Rio dan Jessica.
''Baiklah,''
•••••••
Mobil truk menabrak Biru hingga membuatnya terpental dan jatuh kejurang. Saat terjatuh itu Biru akhirnya tersadar dari kehidupan imajinasinya. Dalam samar-samar terdengar suara ayah dan ibunya.
''Nak, bertahanlah! Kau pasti bisa selamat. Ingat ayah dan ibu dan juga kakak selalu mendoakanmu Ucap sebuah suara dan kemudian muncul ayah, ibu dan juga kak Varo di balik sebuah cahaya yang amat terang. Mereka bertiga tersenyum ke arah Biru. Lalu muncul sosok laki-laki tampan yang mengatakan bahwa ia adalah Rezel. Varo dan Rezel kemudian mendekat ke arah Biru. Mereka berdua kemudian membisikkan sesuatu kepada Biru.
"Sudah saatnya adikku, tunanganku hidup di dalam dunia nyata. Biru kau pasti akan mendapatkan kebahagiaan yang akan membuatmu melupakan rasa sakit yang kau alami selama ini. Kami di sini akan selalu mendoakanmu. Dan kami akan menantimu untuk bisa berkumpul bersama kembali." Bisik Varo dan juga Rezel.
Kemudian mereka pun menghilang bersama hilangnya cahaya terang itu. Saat Biru tersadar ia sudah berada di rumah sakit dalam keadaan koma. Arsenlah yang berusaha menyelamatkan Biru. Bahkan ia rela menuruni jurang yang terjal itu di saat hujan dan berangin demi untuk bisa menemukan Biru.
Biru di temukan menyangkut diantara dua pepohonan. Setelah tim SAR dan Arsen menemukannya, Biru pun segera dilarikan kerumah sakit terdekat. Sebulan lebih dua minggu Biru koma. Dan sewaktu tersadar Biru sudah melupakan semuanya. Atau bisa di bilang lupa ingatan.
Arsen dengan setia merawat Biru hingga pulih. Dan karena kebersamaan mereka membuat keduanya saling jatuh cinta. Arsen dan Biru menikah 8 tahun yang lalu. Dan di karuniani seorang putra dan di beri nama Rio Alvarezel. Nama itu di ambil dari nama kakaknya Biru dan Rezel. Arsen tidak merasa keberatan dengan nama putranya itu. Meskipun harus mengambil nama kekasih imajinasi Biru.
Arsen sudah cukup bahagia meski beda usia 2 tahun lebih tua darinya, Namun perselisihan itu tak merubah cintanya. Bahkan keluarga Arsen pun memberi dukungan penuh untuk hubungannya dan Biru. Apalagi semenjak kehadiran si kecil Rio yang menggemaskan membuat keluarga mereka semakin harmonis.
Namun saat Arsen selesai menceritakan kisah Nona Biru ternyata Adik dan juga putranya sudah tertidur pulas. Arsen pun kemudian memindahkan Adik dan juga putranya ketempat tidur mereka masing-masing. Lalu pergi menyusul istrinya ke kamarnya.
''Apa mereka sudah tidur?'' Tanya wanita itu dengan tersenyum. Ya wanita itu adalah Biru, Yang sekarang setatusnya menjadi istri dari seorang dokter muda yang telah merawatnya dari 10 tahun yang lalu. Sungguh ia sangat bersyukur masih ada orang di dunia ini yang mampu membuatnya membuka mata untuk melihat indahnya dunia nyata.
''Sudah,'' Bukankah seharusnya aku mendapatkan hadiah? Aku sudah berhasil menidurkan Putramu yang nakal itu.'' Ucap Arsen sambil memeluk Biru dari belakang.
''Hei,'' Rio juga putramu. Nakalnya dia adalah gen darimu.'' Balas Biru yang tidak terima bila putranya di katain nakal.
''Iya,,iya dia mirip denganku. Sekarang aku mau membuat yang lebih mirip denganmu saja. Biar nantinya, setidaknya ada anak yang baik dan penurut sepertimu.'' Ucap Arsen lalu mencium leher istrinya. Perlahan tangannya mulai usil dan masuk kedalam bajunya Biru. Satu persatu kancing baju biru sudah terlepas dari badannya hingga yang tersisa kini hanyalah tubuhnya.
''Apa kau menginginkan anak perempuan?'' Tanya Biru.
''Tentu saja, aku tidak bisa membayangkan jika kita memiliki seorang putra lagi. Wkwkwkwkwk aku hanya bercanda. Putra maupun putri bagiku tidak masalah semua tergantung Tuhan yang memberikannya.'' Ucap Arsen dan kemudian mereka pun bergumul di bawah selimut. Dan malam yang sunyi pun menjadi saksi atas pergumulan panas Biru dan Arsen.
-
-
-
TAMAT,,,,,
Mala gak tega pas mau di buat sad ending. Semoga teman-teman ada kepuasan atas cerita Mala ya sekali lagi terimakasih.
💙💙💙💙💙💙💙💙
💙💙💙💙💙
6 x 5 ⭐⭐⭐⭐⭐
6 x ♥️♥️♥️♥️♥️
6 x 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tentu saja Like it 👍👍⭐⭐♥️♥️💕💕
Yang Nge Zel in
Apa Varo ga suka sama Rani 🤔🤔
Rezel....kasihan Biru, dia selalu saja diintai orang yang iri
Renata, kamu Cantik ya? Tapi mengapa tak ada pria keren melirik mu? mengapa malah kamu yang mengejar-ngejar pria??
💕💕💕💕💕💕