Terdapat adegan 21+ jadi harap lebih bijak dalam membaca.
Anna Sehendra adalah seorang gadis yang memiliki paras cantik kulit putih dan terlahir dari keluarga yang berada namun kesederhanaan yang selalu di ajarkan oleh kedua orang tuanya,sehingga Anna tumbuh menjadi gadis yang berkepribadian baik,ramah dan sopan terkecuali dengan laki laki tampan dan genit...
Andrean Mahesa adalah Seorang Polisi tampan yang cool,sedikit arogan tapi mempunyai sedikit teka teki dalam kehidupan pribadinya,,,
pertemuan yang tak disengaja membuat mereka berdua lama kelamaan saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah,,,
Tapi pernikahan mereka hanya sebatas nikah sirih????
Kenapa cuma bisa Nikah sirih? Apa yang terjadi dan mengapa keluarga Anna serta orang tuanya setuju????
Banyak Lika liku kehidupan yang di Alami Andrean di masa lalu sebelum Andrean di pindah tugaskan.
terutama masalah kehidupan Asmara Andrean dengan kekasihnya yang dia jalani semenjak SMA hingga Andrean sukses menjadi Polisi,namun kisah Asmaranya tidak seindah harapan hingga Akhirnya timbul sebuah konflik yang sulit untuk di maafkan oleh Andrean dan keluarga nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopita Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34,,,
🌿
🌿
🌿
#Kediaman papa Suhendra#
Pak Suhendra sedang duduk santai menikmati secangkir kopi hangat ,serta tak lupa cemilan roti kering dan cake. Dengan ditemani oleh mama Lia sang istri tercinta. Yang selalu setia berada disampingnya hingga saat ini. Langit sore itu begitu cerah,Namun keadaan rumah dua lantai itu sangat sepi. Karena semenjak Anna menikah dan memutuskan untuk tinggal bersama suaminya. Pasangan paruh baya itu cuma di temani asisten rumah tangga yaitu bik Tuti dan sang sopir pribadi nya pak Mamad yang tak lain adalah suami bik Tuti.
"Pa, besok lusa si Ronny jadi kan mau kesini.Ucap mama Lia pada suaminya."
"Iya ma, Insyaallah jadi .Papa sudah telpon Ronny tadi."
"Kasian anak itu sekarang hidup sebatang kara,dari kecil sudah kehilangan kedua orang tuanya. Dan sekarang sang nenek juga sudah di panggil yang maha kuasa.lirih mama Lia."
"Ya,begitulah kehidupan ma. Maut,jodoh,Rizki sudah ada yang mengatur. Dan ketika waktunya tiba semua akan kembali padanya.Sambung pak Hendra sambil tersenyum ke arah istrinya."
"Iya pa, jawab mama Lia."
"Papa juga berinisiatif untuk membawa Ronny ke Firma hukum kita, dan membantu papa disana. "
"Wah,ide bagus pa.Lagian Ronny juga kuliahnya ambil jurusan hukum sama kayak Anna kan.lanjut mama Lia."
"Iya ma,Dan kuliahnya juga hampir selesai tinggal menunggu wisuda aja."
Mama Lia hanya manggut-manggut. Lalu berkata.
"Hm,usia Ronny memang nggak jauh beda sama Anna ya pa." Soalnya mama ingat pas Anna berusia 8 bulan, mbak Yuni juga melahirkan Ronny."
Pak Hendra tersenyum dan meraih pergelangan tangan istrinya,sambil berkata.
"Ma, bagaimana kalau Ronny tinggal dirumah kita juga.???"."Rumah ini terlalu luas untuk kita berdua." membujuk istrinya, takut takut kalau istrinya menolak.
Namun mama Lia malah tersenyum senang.
"Wah, Mama setuju pa. Apalagi kalau Ronny mau tinggal bersama kita disini. Mama akan tambah senang pa." jawab mama Lia antusias."
"Serius ma,,,??? Mama setuju kalau Ronny tinggal bersama kita." Tanya pak Suhendra lagi."
"Iya pa,mama serius.Karena rumah ini jadi sepi semenjak Anna menikah. Dan memutuskan tinggal bersama Andrean suaminya di Asrama, Anak itu jarang pulang kerumah lagi. Bahkan sudah satu Minggu ini Anna tidak mampir atau menelpon mama."Celetuk mama Lia mengadu pada suaminya."
"Ma,Anna sudah menikah dan sudah punya kehidupan sendiri. Dia bukan Anna yang dulu lagi. Anna yang sekarang sudah memiliki suami dan Anna juga punya kewajiban untuk ikut bersama suaminya. Kalaupun dia jarang berkunjung itu karena Anna lagi sibuk dengan kasus kliennya ma.Bukan berarti anak kita melupakan orang tuanya."Mama,masih beruntung Anna baru satu Minggu tidak kasih kabar atau berkunjung kerumah.Tapi bagaimana dengan orang tua Andrean. Yang sudah berbulan-bulan belum di kunjungi oleh anak dan menantunya. Mereka bisa paham dan memaklumi kondisi nya ma.Masak mama kalah sama besan kita.Goda pak Suhendra setelah menjelaskan panjang lebar kepada istrinya yang belum terbiasa jauh dari anak semata wayangnya itu."
Mama Lia tampak berpikir,dan kemudian dia tersenyum.
"Iya pa,kenapa mama jadi baper gini ya pa."
"Hehehe,itu mungkin karena mama kangen sama Anna.Bagaimana kalau nanti malam kita berkunjung kerumah Anna.Dan mama tahu hari ini anak dan menantu kita baru pindah ke rumah baru mereka.Kata pak Hendra "
"Jadi,maksud papa Anna sudah tidak tinggal di asrama lagi pa.???"
"Iya ma. Gimana dengan tawaran papa tadi.Mau atau tidak berkunjung kerumah Anna.???
"Jelas mama mau lah pa.Tapi awas saja anak itu nanti kalau ketemu mama.Bisa bisanya pindah rumah kok mamanya sendiri tidak dikasih tahu.Gerutu mama Lia."
"Hahaha,pak Hendra tergelak melihat istrinya menggerutu."
"Mereka baru pindah sore ini ma.Tadi Andrean yang telpon papa." jawab pak Hendra menjelaskan."
"Sama aja pa,Anna juga nggak kabarin mama. Sampai sekarang pun nggak tuh.Dasar Anak itu awas saja nanti.jawab mama Lia kesal dengan putrinya sendiri."
"Sedangkan pak Suhendra hanya bisa geleng geleng kepala saja,kalau perempuan lagi sensi dan emosi ya begitulah.Penjelasan sedetail bagaimana pun tidak akan masuk di otaknya. Batin pak Hendra."
🌿
🌿
🌿
#Rumah baru 2A#
Dua sejoli yang lagi di mabuk cinta itu tak pernah bosan untuk memadu kasih.Bercumbu dalam kabut gairah,saling memuaskan hasrat pasangan.
"Mas,,,.Panggil Anna yang masih dalam dekapan suaminya. Dengan tubuh yang sama sama masih polos. Habis selesai Ber****u di kamar rumah baru mereka."
"Hmm,jawab Andrean singkat. Tapi tak menghentikan tangannya yang terus bermain di gunung kembar milik istrinya."
"Sejak kapan mas,nyiapin rumah ini.??"
"Andrean cuma tersenyum.dan tangannya malah semakin nakal di saja bermain dengan bagian dada istrinya."
"Mas....Aaaahhhh.Anna mendesah kecil kala jemari tangan suaminya mulai meraba daerah sensitif nya."
"Jangan keluarkan desahnmu sayang,nanti mas tidak bisa menahan diri."Mas cuma mau menyentuh nya saja.terang Andrean. Karena mendengar istri nya mulai mengeluarkan suara erotisnya."
"Anna tersenyum dan mendongakkan kepala, untuk dapat menatap wajah suaminya."Makanya tangannya dikondisikan dulu mas."
"hehe,Andrean malah terkekeh dan menghentikan gerakan jarinya."
"Mas juga belum jawab pertanyaan ku tadi.lanjut Anna karena suaminya sudah berhenti bermain di area intimnya."
"Pertanyaan yang mana sayang,,???,jawab Andrean."
"Yang... Aaahhhhh sayang."Anna benar benar tidak bisa melanjutkan kata katanya.Karena jari Andrean kembali aktif bermain di daerah sensitif nya,Kini malah sudah ada yang masuk dan menggerakkannya dengan lembut."Sayang lirih Anna yang mulai hanyut dalam permainan suaminya."
"Sambil menikmati desahan,dan wajah polos istrinya Andrean menjawab pertanyaan yang tadi di lontarkan nya."Mas sudah menyiapkan rumah ini dari awal kita menikah sayang." jawabnya.
"Be...Barkah,???? Sahut Anna dengan suara terbata bata.karena Suaminya semakin aktif memainkan jarinya."
"Iya sayang."Dan sekarang saatnya kamu mengucapkan terima kasih pada suamimu ini.Bisik Andrean yang sekarang posisi nya sudah berada di atas tubuh polos istrinya."
"Anna menatap wajah suaminya,dan sekilas sempat melirik ke arah junior Andrean.Lalu dengan seringai liciknya Anna tersenyum dan kini tangan Anna berpegang pada bahu kekar Andrean. Saat Andrean lengah oleh tatapan istrinya dan jarinya yang tadi bermain di area intimnya.Seketika itu Anna bangkit, Andrean berguling terlentang di sisi kanan. Dan sekarang Anna sudah berada di atas tubuh suaminya."
"Bagaimana sayang,Apa suamiku ini sudah siap menerima ucapan terimakasih dari istrinya.Anna berbicara dengan nada yang menggoda dan sedikit pelan."
"Andrean hanya tersenyum dan Berusaha menahan salivanya dengan sangat susah atas tindakan istrinya saat ini."
Dan tanpa menunggu lama Anna mengarahkan senjata Andrean yang sudah mene***g sejak tadi.Lalu meng*****nya dengan perlahan dan lama kelamaan sedikit menaikan tempo go****nya.Sambil mengeluarkan suara suara erotis nya.
"Andrean menikmati setiap hentakan tubuh istrinya,dan sesekali juga Andrean ikut mengimbangi gaya istrinya."Pe...lan..pee..laaan Say...anggg.Lirih Andrean ketika merasakan akan mencapai klimaksnya.
Namun Anna semakin menggila menaik turunkan pingg**nya disertai rintihan dan desahan yang semakin membuat tubuh suaminya semakin menegang.Saat sesuatu dalam tubuhnya seresa mau lolos Anna menggigit kecil leher suaminya hingga meninggalkan bekas kemerahan disana."
"Andrean sungguh kecolongan dengan permainan istrinya.Kini dia benar benar sudah akan mencapai puncak penyatuannya. Andrean mengangkat tubuh istrinya dan membalik posisi.Hingga Anna kembali berada di bawah Kungkungan tubuh,tanpa melepaskan penyatuan mereka.Hentakan demi hentakan Andrean lakukan.
"Uuhhhh...aahhhh.Begitulah desahan yang dikeluarkan suami istri tersebut.Dan setelah satu jam kini Andrean kembali membenamkan senjata kedalam sarangnya.Aaahhhhh...lirih Andrean dengan suara yang tersengal sengal.Dan nafas yang menderu."
"Hehehehe," Namun Anna malah terkekeh di bawah tubuh suaminya."
"Andrean mengernyitkan dahinya.Dan mendelik kan matanya.Tanda minta penjelasan kenapa istrinya bisa terkekeh."
"Muka mas lucu kalau lagi kayak gitu."Lirih Anna sambil melingkarkan tangannya di leher suaminya."
"Andrean tersenyum lalu mencium kening istrinya dan mengecup bibir ranum nan tipis yang selalu membuatnya kecanduan itu. kemudian membaringkan tubuhnya disamping istrinya."
🌿
🌿
🌿
🌿
**😂😂😂Anna...Anna kok bisa ya dalam kegiatan panas bersama suaminya malah sempat sempatnya perhatikan muka Andrean🤣🤣🤣🤭🤭
hayooo sudah menikah ada nggak yang seperti Anna...????🤭🤭🤭🤭
Kaburrrrr.....
TO BE CONTINUE**
tapi tolong perbaiki lagi tanda baca'y y