NovelToon NovelToon
Dibuang Saat Hamil

Dibuang Saat Hamil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Single Mom
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Diana Veronika berniat memberi tahu kekasihnya tentang kehamilannya, berharap pria itu akan ikut bahagia.
Namun bukannya bertanggung jawab, Samuel justru meninggalkannya karena tak berani melawan orang tuanya dan memilih wanita dari perjodohan keluarga.
Hamil sendirian, Diana berusaha bangkit demi anaknya, hingga seorang CEO dingin perlahan hadir dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keraguan Diana

“Diana di mana, Bu?”

Kartini yang sedang duduk di ruang tamu menoleh saat mendengar suara Niel.

Ia terdiam sejenak sebelum menjawab.

“Dia ada di kamarnya, Niel,” jawabnya.

Niel mengangguk pelan sambil meletakkan makanan siap saji yang dibawanya di atas meja. Sepulang dari kantor, ia memang langsung datang ke rumah Diana dan tak lupa membawakan makanan kesukaan wanita itu.

“Reyhan?” tanya Niel lagi.

“Sama, Reyhan juga di dalam,” jawab Kartini.

Namun sebelum Niel melangkah menuju kamar Diana, Kartini lebih dulu menarik lengannya pelan.

“Kamu ada masalah dengan Diana?”

Niel mengerutkan kening.

“Tidak, Bu. Kenapa Ibu bertanya seperti itu?”

Kartini menghela napas pelan.

“Dari tadi Diana melamun terus, Nak. Ibu pikir kalian bertengkar atau apa. Tidak biasanya Diana seperti ini.”

Wajah Niel berubah sedikit serius.

Ia terdiam sejenak sebelum kembali bertanya.

“Sejak kapan, Bu?”

“Sejak tadi pagi, Nak,” jawab Kartini. “Setelah pulang dari jemur Reyhan di taman kompleks. Diana terlihat murung.”

Mendengar itu, rahang Niel sedikit mengeras. Ia merasa ada sesuatu yang terjadi pada Diana saat berada di taman tadi.

“Apa terjadi sesuatu saat di taman, Bu?”

“Ibu juga kepikiran begitu. Dia pulang dari taman kompleks wajahnya sudah beda. Ibu tanya juga dia bilang nggak apa-apa.”

Rahang Niel perlahan mengeras.

“Baik, Bu. Saya lihat dia dulu.”

Kartini mengangguk.

Niel langsung melangkah cepat menuju kamar Diana sambil membawa rasa khawatir yang tiba-tiba memenuhi pikirannya.

Sesampainya di depan kamar, ia mengetuk pintu perlahan.

Tok tok tok.

“Diana?”

Tidak ada jawaban.

Niel kembali mengetuk.

“Na… buka pintunya.”

Tetap hening.

Niel mulai khawatir.

“Diana, ini aku.”

Di dalam kamar, Diana yang sedang duduk di lantai sambil memeluk lututnya langsung menutup mulutnya agar isaknya tidak terdengar.

Matanya sudah sembab sejak tadi menangis diam-diam sambil menatap Reyhan yang tertidur di ranjang.

Ia sebenarnya ingin membuka pintu, tetapi hatinya masih terlalu kacau.

Tok tok tok.

Suara ketukan kembali terdengar.

“Kalau kamu nggak buka… aku akan berdiri di sini sampai pagi.”

Deg.

Diana langsung menutup matanya erat.

Beberapa menit berlalu.

Akhirnya pintu kamar perlahan terbuka.

Ceklek.

Niel yang berdiri di depan pintu menatap Diana. Wajahnya berubah saat melihat mata Diana yang bengkak dan sembab.

“Kenapa kamu nangis?”

Diana langsung menunduk. “Aku baik-baik saja…”

Niel menghela napas pelan.

“Kamu nggak pandai bohong.”

Diana menggigit bibir bawahnya.

Niel menggenggam pelan pergelangan tangan Diana.

“Ayo keluar.”

Diana mengangkat kepalanya. “Ke mana?”

“Ruang tamu.”

Tanpa banyak bicara, Niel menuntunnya keluar kamar dengan lembut.

Kartini yang sejak tadi mengintip dari kejauhan langsung pura-pura batuk kecil.

“Ahem…”

Niel menoleh singkat.

“Ibu pinjam kamar kamu ya, Na. Mau nemenin Reyhan tidur,” ucap Kartini santai.

Diana tahu wanita itu sengaja memberi mereka ruang.

“Iya, Bu…” jawab Diana pelan.

Kartini tersenyum penuh arti lalu masuk ke kamar Diana dan langsung menutup pintu.

Kini tinggal Diana dan Niel di ruang tamu, dengan suasana yang terasa jauh lebih serius dari biasanya.

“Na... kamu kenapa? Kata Ibu kamu terlihat murung sejak pagi?” ucap Niel dengan lembut.

Diana hanya menatapnya. Lidahnya terasa kaku untuk menjawab.

“Apa aku ada salah?”

Diana menggeleng pelan.

“Lalu apa? Tolong cerita padaku kalau kamu punya masalah. Jangan dipendam sendiri.”

Diana menatap Niel dalam-dalam.

“Niel... apa kamu serius denganku?”

Niel langsung mengangguk tanpa ragu.

“Tentu saja. Aku serius denganmu." Niel menggenggam tangan Diana lebih erat. "Kalau kamu masih ragu, katakan apa yang harus aku lakukan supaya kamu percaya kalau aku benar-benar menyayangimu dan Reyhan?” ucap Niel serius sambil menggenggam tangan Diana lebih erat.

Diana menarik napas pelan sebelum akhirnya bertanya—

“Apa orang tuamu sudah tahu tentang aku... dan Reyhan?”

Deg!

Niel terdiam sesaat mendengar pertanyaan itu.

Melihat Niel terdiam justru membuat hati Diana semakin tidak tenang.

Ia berdecik pelan.

“Apa mereka siap menerima aku dan Reyhan? Aku bukan orang kaya sepertimu...”

Ucapan Diana terhenti saat Niel tiba-tiba langsung memeluknya erat.

Saat itu juga Niel akhirnya mengerti alasan di balik murungnya Diana sejak pagi.

“Lepas, Niel...” Diana memberontak pelan dalam pelukan Niel dengan suara serak. "Lepaskan!"

Namun, pria itu justru mempererat pelukannya.

“Aku takut, Niel...” tangis Diana pecah. "Aku takut semuanya nggak akan berjalan baik..."

Niel perlahan melonggarkan pelukannya.

Ia menatap wajah Diana yang sembab, lalu dengan lembut mengusap air matanya. Senyum tipis terukir di bibirnya.

“Besok aku akan membawamu dan Reyhan bertemu orang tuaku.”

Deg!

1
tia
lanjut thor
tia: ok ,, ditunggu
total 2 replies
Piyah
lanjur
Nona Jmn: Siap🫡🤭
total 1 replies
Ifana
pls kk jgn sampe Samuel tau kalo Diana gk jd di aborsi
tia
lanjut thor
Prafti Handayani
OTW bahagia selamanya...
Dan buat Samuel,slmt menikmati kesengsaraan...
Nona Jmn: /Sob/
total 1 replies
Adriana Bora
sangat2 bagus
Prafti Handayani
Lanjut thor..Gass tross....
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
Thor di tunggu lanjutannya...
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
FIX istrimu Pelacur Samm...
Selamat menikmati kesengsaraanmu...
SELAMANYA!!!
Prafti Handayani
Calon suami dan Daddy buat Diana dan Debay.Mudah"an pria ini lebih berkuasa dri kel Samuel dan Citra.Biar Diana bs bls dendam.Dan calin Daddy bs melindungi Diana dan Debay slmnya.Niar debay nti gag bs diambil alih sm samuel dan keluarganya saat nti tau sam dan citra gag bs punya anak.
Mpusss...
Lia Rahmawati
katanya si Diana pergi jauh,tapi ko toko rotinya Deket sama toko rotinya yang punya si jahat?
Nona Jmn
Hai, kak. Akhirnya mampir di novel baruku😋😍
tia
jahat banget iren ,,makany toko u sepi
tia
semoga karma menghampir u Samuel sekuritas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!