NovelToon NovelToon
Pacar Asliku Mengkhianati, Pelayanmu Mencintai

Pacar Asliku Mengkhianati, Pelayanmu Mencintai

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Bullying dan Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Sayang...kamu kan calon suamiku, jadi ini wajar." Suara bisikan mesra Gabriela.

"Tapi, nona... maksudku sayang ini tidak..."

Sebuah ciuman yang begitu panas, perlahan merayap, sulit untuk menghentikan bujuk rayunya.

Gabriela tersenyum diam-diam. Dirinya akan membalas kekasihnya yang asli.

Kekasihnya yang asli?

***
Gabriela mengalami kecelakaan sebulan lalu. Laporan medis yang tertukar membuat semua orang mengira Gabriela mengalami amnesia.

Dika, tunangan Gabriela seorang pengusaha terkemuka memanfaatkan kesempatan ini untuk berselingkuh.

Saat Gabriela tersadar Dika mengatakan bahwa.

"Aku hanya majikan kekasihmu. Kekasihmu adalah orang ini." Kalimat yang diucapkan Dika menunjuk pada butler yang selalu melayani keperluannya.

Gabriela hanya mengangguk, ingin mengetahui hati tunangannya.

Dalam permainan cinta ini, hatinya perlahan terbakar oleh sang butler, membuang sosok Dika.

"Gabriela! Aku pacarmu yang asli!"

"Benarkah? Tapi yang palsu lebih perhatian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Muak

Sion memang tidak memiliki kekuasaan secara finansial. Tapi memiliki relasi yang dimilikinya tidak dapat dianggap enteng.

Orang-orangnya yang berada dalam perusahaan, bagaikan pilar bagi Ananta Group. Sedangkan relasinya terdiri dari beberapa investor dan pengusaha terkemuka.

Ada banyak usaha dan pengorbanan yang dilakukan oleh Sion. Dirinya pernah mendonorkan darah untuk putra dari salah satu pemilik perusahaan terkemuka yang mengalami kecelakaan.

Hutang budi Itu membuat pemilik perusahaan tersebut, bersedia bekerja sama dengan Ananta Group. Bersahabat dengan beberapa investor tua, mereka menyenangkan diajak berbicara. Terkadang keluarga mereka tidak peduli, karena itu dirinya sering menunjukkan perhatian bagaikan cucu yang baik. Hanya mengunjungi setiap akhir pekan, menunjukkan kepedulian tapi itu begitu berarti.

Dirinya memiliki hubungan personal yang baik dengan banyak klien. Sejujurnya Sion ingin bekerja di tempat ini hingga dirinya memasuki usia pensiun nanti. Tapi baru 5 tahun, hal seperti ini sudah terjadi.

Selain itu, pada dirinya yang sudah mengabdi, Dika melakukan hal ini. Apalagi pada Gabriella nanti, setidaknya dirinya ingin melindungi Gabriella.

"Tapi apa benar kamu akan dipecat?" Pertanyaan yang diucapkan oleh Ridwan, mengingat pria ini adalah tangan kanan CEO.

"Cepat atau lambat itu akan terjadi, posisiku akan digantikan oleh seorang anak muda berbakat yang baru saja lulus kuliah." Sion tersenyum miris. Saskia selalu merengek mengusulkan hal tersebut, tapi Dika yang takut pada ayahnya, tentu saja tidak akan dengan mudah menggantikan posisi Sion.

Pria yang direkrut secara pribadi oleh Sastra Ananta.

"Wah gila! Masalahnya bukan hanya soal bakat, tapi bagaimana caranya membangun relasi, juga pengalaman dan kemampuan."

"Memecat Sion hanya untuk mahasiswa yang baru lulus? Mereka benar-benar tidak memiliki pertimbangan."

"Aku sudah bilang Ananta Group akan berada di posisi yang sulit. Pewaris keluarganya saja seperti itu? Kamu tidak tahu berapa kali Tuan Dika terlihat di kantor dalam seminggu? Paling juga cuma tiga kali, itupun hanya setengah hari."

Kasak-kusuk mereka berdiskusi. Mungkin mereka juga menyadari kondisi perusahaan ini cukup buruk. Mengingat CEO yang berkuasa saat ini.

"Aku ingin kalian merahasiakan apa yang aku katakan hari ini. Ketika surat pemecatanku tiba, yang ingin bertahan boleh bertahan, yang ingin mengajukan resign dan ikut denganku silahkan. Aku akan membawa kalian ke Anggara Group." Kalimat pelan dari Sion.

Mereka terdiam membulatkan matanya. Tidak menyangka lepas dari perusahaan Ananta Group, dapat langsung meniti karir di Anggara Group.

"Kalau begitu kami akan mengikutimu..." Ucap Ridwan, dan terlihat mereka berenam sepakat mengambil keputusan.

***

Beberapa orang perlahan melangkah keluar dari ruang rapat. Menutup mulut mereka atas hal yang mereka bicarakan tadi.

Sedangkan Sion berjalan menelusuri lorong, dirinya melangkah menuju ruangan CEO, tempatnya bekerja. Perlahan mengetuk pintu.

"Masuk..." perintah seseorang yang berada di dalam sana.

Dirinya membuka pintu, kemudian menunduk memberi hormat, menatap keberadaan Sastra dan Dika di tempat ini.

"Selamat pagi Tuan..." Ucapnya.

"Sion, Dika mengatakan kamu terlalu ikut campur dengan urusan dari Anggara grup, apa benar?" Pertanyaan yang diucapkan oleh Sastra pada karyawan kepercayaannya.

"Itu benar, saya memukuli Theo, manajer keuangan dari Anggara Group." Ekspresi wajahnya datar, mengakui segalanya.

"Benarkan ayah? Dia sudah bertindak keterlaluan, melawan majikannya sendiri. Padahal ayah yang sudah membayar biaya kuliahnya. Jika tanpa ayah, mungkin dia berkeliaran sebagai pengemis di jalanan." Dika menatap penuh rasa kesal, dirinya ingin ayahnya memberikan pelajaran pada asistennya saat ini.

Pria itu membawa tongkat, tongkat kayu yang bagaikan menambah kharismanya."Kamu tidak mematuhi majikanmu? Setelah keluargamu bangkrut, dan kedua orang tuamu meninggal, hanya aku yang berbaik hati untuk membayar biaya kuliahmu. Tapi ini imbalan yang kamu berikan..."

Tanpa aba-aba dan peringatan sedikitpun.

Brak!

Tongkat diayunkan, memukul lengan Sion. Pemuda itu tetap berdiri tegak, menahan rasa sakit di lengannya.

"Saya mengerti... Ini kesalahan saya." Kembali dirinya berucap dengan ekspresi wajah datar. Membiarkan tongkat itu berayun sekali lagi.

Brak!

Tongkat itu benar-benar berayun sekali lagi kali ini mengenai punggungnya. Ini menyakitkan, tongkat itu terbuat dari kayu. Dirinya tidak akan menjelaskan, kecuali ayunan ketiga sudah dilayangkan.

"Tugasmu hanya fokus untuk melayani keluarga Ananta. Apa begitu sulit bagimu!?"

Brak!

Pada akhirnya, untuk ketiga kalinya tongkat telah diayunkan. Dika terlihat tersenyum puas, itu karena lebih banyak orang yang mengelu-elukan Sion daripada dirinya. Padahal dirinya yang mengemban jabatan sebagai CEO, sedangkan Sion yang hanya menjadi asistennya, menerima gaji untuk bekerja. Tentu saja pujian terbesar harusnya ada padanya. Menyenangkan melihat Sion seperti ini.

"Saya melakukan hal ini untuk keluarga Ananta." Sion pada akhirnya berucap, sebelum untuk 4 kalinya tongkat diayunkan.

Sastra menghentikan gerakan tangannya. Menatap ke arah Sion tidak mengerti."Ikut campur urusan Anggara Group, tapi untuk kepentingan keluarga Ananta?"

"Pernikahan aliansi bisnis akan dilaksanakan. Saat ini Nona Gabriella kehilangan ingatannya, kedua orang tuanya sedang berada di luar negeri. Theo memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan korupsi dan menerima gratifikasi dari perusahaan lainnya. Pernikahan antara Nona Gabriella dan Tuan muda Dika akan dilaksanakan. Jika terjadi kejatuhan besar-besaran terhadap Anggara Group, maka itu juga akan berpengaruh pada Ananta Group, karena pernikahan aliansi yang sudah dekat." Kalimat yang diucapkannya dengan raut wajah datar.

Tentu saja Sion benar-benar mengetahui, Dika tidak mungkin membocorkan, bahwa Dika sendiri yang memberikan status kekasih palsu pada dirinya.

Pada akhirnya Sastra menurunkan tongkatnya. Sion diam-diam tersenyum miris, tiga pukulan ini, juga keuntungan yang berikannya kepada Ananta Group selama 5 tahun ini, dianggapnya sebagai pelunasan hutang budi. Dirinya hanya menunggu surat pemecatan, sebagai wujud memenuhi janji.

"Gabriella hilang ingatan?" tanya Sastra mengerutkan keningnya.

"Benar, Nona Gabriella mengalami amnesia akibat kecelakaan. Saya hanya berusaha melindungi apa yang akan menjadi milik cucu dari keluarga Ananta nanti. Nona Gabriella adalah anak tunggal, semua milik keluarga Anggara, tentu juga akan menjadi milik cucu Tuan Sastra." Kalimat yang begitu dingin, rasional, dan masuk akal.

Sastra tidak meminta maaf atau melakukan apapun setelah mendengarkan kata-kata Sion."Teruskan semua tugasmu."

"Baik Tuan..." ini sudah biasa untuknya, hanya perlu untuk selalu patuh, walaupun dirinya benar ataupun salah, hukuman akan selalu didapatkan olehnya.

Hutang budi, Sastra Ananta adalah teman mendiang ayahnya. Saat perusahaan keluarganya bangkrut, saat ayahnya meninggal, saat ibunya meninggal, saat dirinya seorang diri di pemakaman.

Kebingungan dengan rasa duka, seluruh aset keluarganya disita. Sama sekali tidak ada yang tersisa, hanya Sastra Ananta yang melangkah mendekat. Mengatakan akan memberikan beasiswa penuh untuk pendidikannya. Asalkan dirinya bersedia mengabdi kepada keluarga Ananta.

"Dika, sebaiknya kamu jangan terlalu menggunakan perasaan. Karena dalam berbisnis, tidak ada yang menggunakan etika dan moral, mengerti?" Peringatan tegas dari Sastra untuk putranya.

"Mengerti..." hanya itulah teguran untuk Dika.

Sion mengetahuinya, setelah ini Dika akan semakin merendahkannya. Karena merasa, sang ayah membela Sion. Hal yang terus berulang, ini sungguh konyol. Dirinya juga sudah muak.

1
Ayudya
tak mampir dulu kak 🥰🥰🥰🥰
Allea
ga usah lama2 mecatnya ka
Ufiyyyy
jgn2 ada sesuatu yg sion g tau, antara sastra&ortu sion. bsa jdi sbnrnya dr awl sastra yg mmnfaatkan sion.
Nur Wahyuni
oalah si sastra ternyata juga sama aja ma dika. seneng banget menghukum orang padahal blm tentu salah.. memang buah jatuh gak jauh dari pohonnya..
Nur Wahyuni
siap2 cabut dari perusahaan dika ya Sion trz hancurkan mereka perlahan2 juga..
Miss Typo
cepatlah Saskia membujuk Dika untuk memecat Sion, gak sabar Sion di pecat dari perusahaan Ananta group.
ternyata bapaknya Dika sm aja kayak anaknya 😡
Miss Typo
emang Sion keren top markotop, orang2 yg dia rekrut dulu mau dibawa sua ke perusahaan Gabriella 👏👍
Indar
Anak sama bapak, sama2 menyebalkan 😠😠 semoga Saskia terus membujuk Dika utk segera memecat Sion biar perusahaan Ananta cepat bangkut😏
Indar
Bagus Sion 👍👍 bawa saja smuanya jgn ada yg tertinggal biar perusahaan buaya mangap2 Dika bangkut dgn cepat 😏
Amelia Rizeki
aku rasa pak sastra yg buat keluarga Sion bangkrut
Ufiyyyy
waow.... sion main canntik.....
mammpooos buat dika...
kucing kawai
thorrrrr kurangggg banyakkkkk apadet nyaaaa 🤧🤧🤧
Biyan Narendra
kecuali othor up lagi
jd kita tau jawabannya
😁😁
Nur Wahyuni
selalu suka sama karya kakak, keren2 pokoknya ceritanya.. 👍👍👍
Nur Wahyuni
keren provokasinya.. biarkan si gundik makin kesal dan bertindak semakin jauh 😁..
Biyan Narendra
Jadi inget tawanya Mak lampir,thor
🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
🤣🤣🤣🤣membayangkan Ella tertawa jahat jadi geli sendiri... udah gitu trz batuk2 karena dia blm minum🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
😄😄😄😄disaat kaya gini sebenarnya itu murni bukan karena Ella hilang ingatan.. jadi dia merasa bebas maki2 si dika😄😄
Nur Wahyuni
dika ini bener2 manusia menyebalkan.. udahlah biarkan dia hancur..
Nur Wahyuni
itu perasaan Sion yg sebenarnya sama kamu Ella.. meskipun dengan embel2 karena dika yg menyuruh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!