NovelToon NovelToon
Me Vs Police

Me Vs Police

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:510.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nad Nanad

kisah seorang dokter internship yang bertemu dengan seorang polisi yang menurutnya sangat menjengkelkan dan terjebak pernikahan dengannya akibat kejadian suatu malam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nad Nanad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 33

Pria berpenampilan acak-acakan dengan rambut memanjang tak terawat serta baju yang yang kusut terlihat sedang duduk meringkuk di anak tangga rumahnya yang besar itu. Dia menatap langit-langit rumahnya berusaha menahan air matanya agar tak jatuh lagi namun sia-sia, ia tak bisa menahannya kala mengingat sang sang istri.

Hanya sepi yang dirasakannya saat ini, istri yang biasanya telaten saat menyiapkan segala sesuatu untuknya kini tak ada lagi, istri yang selalu merepotkannya untuk selalu menuruti ngidamnya kini tak ada, sungguh ia sangat merindukan semua itu.

Derap langkah kaki terdengar menuju ke arahnya, seorang wanita paruh baya yang menggendong seorang anak kecil sedang menatapnya iba.

"Nak, sampai kapan kamu mau gini terus?" Wanita itu menepuk pundak anaknya pelan.

"Sampai Anna balik lagi ke Dean Bu." Ucap Dean dengan pandangan kosong fokus ke lantai.

"Rambut kamu ini udah panjang loh, kenapa gak dirapihin?" Ucap Laila sambil merapikan rambut Dean.

"Biar Anna yang rapihin Bu." Lagi-lagi Dean mengatakan hal yang sama jika Laila bertanya masalah penampilannya ini.

"Bu, Dean ke tempat Anna dulu ya!" Ucap Dean lagi kemudian beranjak dari tempatnya.

***

Dalam perjalanan Dean membeli beberapa bunga, Dean memasuki sebuah taman pemakaman umum membawa beberapa tangkai bunga tadi, ia melangkahkan kakinya keluar dari mobilnya dengan kaca mata hitamnya.

Ia mencoba memaksakan senyumnya lagi-lagi untuk berusaha menahan air matanya. Ia kemudian mencari makam yang akan ditujunya dan saat setelah sampai di makam yang dimaksud Dean mulai duduk di samping makam itu.

"Assalamualaikum dek, kamu apa kabar? Kakak kangen sama kamu." Ucap Dean mengusap nisan di sana.

"Kamu gak kangen sama kakak? Maaf ya kakak gak bisa bawa Nayla kesini! Kakak yakin kamu juga kangen kan sama kakak dan Nayla?"

"Kamu kenapa ninggalin kakak sendirian? Gak kasian sama kakak? Tapi gak apa-apa pasti kita akan bertemu lagi tapi mungkin udah di dunia yang berbeda ya?"

"Sudah cukup kakak kehilangan orang yang kakak sayang, kakak gak mau kehilangan yang kedua kalinya lagi! Kamu baik-baik ya dek! Kakak janji bakalan jagain Nayla, kakak pamit dulu ya! Kakak janji bakalan sering-sering kesini." Ucap Dean mengecup nisan yang tertera nama Yasmin itu singkat masih dengan kesedihannya lalu ia meletakkan beberapa bunga itu tadi.

Dean meninggalkan pemakaman itu dengan langkah kaki berat tak sanggup jika meninggalkan orang yang berada di dalam sana, setiap ia kesana pasti ia akan berat hati untuk meninggalkannya lagi.

Namun kini ia harus ke tempat tujuan utamanya yaitu rumah sakit untuk mengunjungi sang istri, sejak Anna dinyatakan koma beberapa bulan yang lalu, Dean memang setiap hari mengunjungi sang istri di rumah sakit dan tak lupa ia mampir di makam sang adik dahulu serta membawakan bunga untuk keduanya.

***

Dean melangkahkan kakinya menuju ruangan tempat istrinya dirawat itu, dan mendapati Satya yang masih setia menjaga Anna.

"Dek bangun dek! Abang udah mau nikah Minggu depan masa kamu belum bangun sih demen banget tidurnya." Ucap Satya pada Anna yang masih saja enggan membuka matanya.

Dean menarik satu kursi lagi untuk duduk disamping Anna, tak lupa ia mengecup kening Anna dahulu dan meletakkan bunga disampingnya.

"Dek bang Satmu katanya udah mau nikah tuh, gak jadi jomblo abadi lagi." Ucap Dean menimpali Satya.

"Kamu tau gak dek? Waktu Abang lamaran di rumah Ify? Abang hampir kena timpuk sendal sama bapaknya Ify, katanya Abang dikira maling! Emang muka Abang yang ganteng ini mirip maling ya?" Ucap Satya terus mengajak Anna berbicara, dan Anna menunjukkan reaksinya, ia menggerakkan tangannya seperti biasa, namun belum menunjukkan tanda-tanda akan bangun.

Dokter hanya menyarankan untuk sering-sering mengajak Anna berbicara.

"Dek, kak Dean kangen sama kamu." Bisik Dean ditelinga Anna.

"I Love You dek." Bisik Dean lagi.

"Jijik." Celetuk Satya seperti biasanya yang iri dengan yang uwu-uwu.

Dean memandang Satya dengan tatapan sinis,

"Kenapa gak suka?" Balas Dean sengit

"Lapangan luas bos."

"Ngajak tawuran?" Tanya Dean dengan mata melotot pada Satya.

"Eh gak bos cuma bilang aja kalo lapangan itu luas." Jawab Satya ngasal.

"Eumm kak... kak ...Dean." Anna menggerakkan tangannya serta meneteskan air matanya memanggil-manggil suaminya.

Satya dan Dean saling berpandangan.

"Kamu dengar?" Tanya Dean memastikan bahwa ia tak salah dengar.

Satya menangguk tanda mengiyakan ia juga mendengar itu, mereka menoleh ke arah Anna yang mulai menggerakkan tangannya dengan gerakan lebih cepat dari biasanya.

"Panggil dokter sat." Ucap Dean kegirangan hingga teriak-teriak seperti orang gila.

"Ah iya." Jawab Satya kaget dengan pekikan Dean sekaligus senang.

"Dokter!!" Pekik Satya hingga membuat orang-orang di rumah sakit itu kaget.

"Yes, what's wrong, sir?(Iya ada apa pak?)" Tanya dokter khusus yang menangani Anna kebetulan berpapasan dengan Satya.

"My younger sister ..." (Adik saya ...) Ucap Satya ngos-ngosan

"Yes why? Is there a problem?" I**ya kenapa? Apa ada masalah?) Tanya dokter itu panik

"I think my sister has started to realize, she said something earlier." (Kayaknya adik saya udah mulai sadar, tadi ia ngomong sesuatu) Ucap Satya kembali.

Dan dokter itu buru-buru ke ruang tempat Anna dirawat dengan tergesa-gesa sementara Satya sudah lebih dulu berlari.

Setelah berada di depan pintu, Satya melihat Anna benar-benar membuka matanya sambil menangis.

"Ka kak Dean tolongin Anna." Ucap Anna meracau sepertinya ia belum sepenuhnya sadar meski ia telah membuka matanya.

"Husttt! Saya disini, saya gak akan ninggalin kamu." Ucap Dean memeluk tubuh Anna yang masih lemah itu.

"Maa maaafin ann Anna ga gak bisa jaga in Na Nayla dan calon anak kita." Ucap Anna terbata mengulangi kata-katanya seperti kejadian waktu Adit menusuknya.

" Jangan banyak bicara dulu, kamu masih lemah! Nayla baik-baik aja! Kamu jangan khawatir." Ujar Dean tak bisa membendung air mata bahagianya.

"Excuse me sir, I want to check the patient first."(Permisi pak, saya mau periksa pasien dulu) Ujar dokter yang tiba-tiba datang yang memaksa Dean harus melepaskan pelukannya.

Dokter khusus yang Dean datangkan dari Singapura itu mulai memeriksa keadaan Anna dengan telaten, meski Dean juga seorang dokter ia tidak mampu untuk menangani kasus seperti ini, ia hanya ahli dalam mencabut gigi:v

Setelah beberapa saat dokter itu memeriksa Anna, dokter itu pun tersenyum lalu berbalik menghadap ke arah Dean.

"Is she all right?"(Apakah dia baik-baik saja?) Tanya Dean antusias.

"I think so sir, maybe soon she will be completely recovered" (Saya kira begitu pak, mungkin sebentar lagi dia akan sembuh total). Jawab dokter itu yang membuat Dean semakin semangat.

"Thank you doctor, thank you so much" (Terima Kasih dokter, terima kasih banyak) Ucap Dean menyalami dokter itu.

Sementara Satya tak kalah antusiasnya sibuk menelpon orang tuanya untuk mengabarkan kabar baik ini.

To be Continued ....

Maaf kalo part ini feel-nya kurang dapet dan English-speakingnya kurang tepat 😁

1
Dwi Ratnaningsih
part 41-43 mana nih
Ridho Widodo
sip simple..
thor...
Ridho Widodo
ana istri goblok.g jujur..sok nutupi mantan pacar pengganggu..cerein aja dean....
sumiati
lanjoot donk thoor
Nurhayati Nia
aku mampir thorr
Hartini Bayu Pratama
lanjut,thor
Sadiah Syarief 🐻😸: next kk
total 1 replies
Maizuki Bintang
lagi thor
rahima humaira(bundae rizky)
tetep semangat thorrr
rahima humaira(bundae rizky): insya allah klw da wktu luang
total 2 replies
bakri Rjaya cell
lanjut thor
Maizuki Bintang
bgs
husnul
lanjut kak syang bgt klo gak d lnjutin 😁 suka ma cerita nya mski gak selesai tetep aj d bca bolak blik dan berharap d selesaikan 🤭
husnul: harus kak semangat buat revisi sm lnjutin cerita nya y 🤗
total 2 replies
indri ramadani
cerita nya di lanjut tor,,.
Nad Nanad (hiatus): Siap, bakalan saya baca ulang dulu soalnya udah lupa sama alurnya hehe...
total 1 replies
Elmiyati
thor tokoh anna jangan dibuat cengeng ,nggak asik dikit2 nangis kyk ank kecil aja
Arie Chrisdiana
suami yg sabar banget tlg anna klau bicara sm suami jgn kasar2, sesabar2nya org ada batasnya nanti klau ditinggal br nyesel dech
Azlen Haslina
luar biasa
Anna Susiana
aku mampir menyimak cerita ini, banyak up nya ya biar tambah seru
Nadia Krismayanti
lanjut donk thor ceritanya bagus, saya nunggu" pas bka gx up up up.
ErNa Nur AnNisa
ceritanya padahal bagus bngt lho Thor
knpa g dilanjutin kisahnya Dean sm Anna
👍🤗
Yuliana Susanti
lanjut lah knp Hiatus pdhal critanya bagus Lo, penasaran banget gimn akhir nya lanjut lah
Mmh Gio
iiih ngga usah kaya gitu kenapa thur. serem banget..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!