Mahasiswa magang dari universitas A, dan mereka semua kembar berjumlah 6 orang. Tentunya hal itu sering membuat siswa dan guru salah mengenali mereka. saksikan kisah mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiya Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lelah
Grace saat ini memutuskan untuk pulang ke kosnya, karena Ia memang sudah diberitahukan oleh dosennya kalau hari ini tidak masuk. Dosennya sedang ada urusan penting yang terbilang mendesak, sehingga memutuskan untuk tidak masuk kelas dan meliburkan para mahasiswa. Dan mereka yang memang masih dalam proses magang tentunya sangat senang, karena mereka bisa pulang cepat.
Grace memutuskan untuk beristirahat, karena Ia memang merasa lelah dengan drama yang terjadi di sekolah hari ini. Ia pun mengunci pintu kosnya itu dengan rapat, dan bahkan ia dengan sengaja tidak membuka jendela. Hal itu sengaja ia lakukan karena kosnya terbilang cos bebas, yang di mana di daerah kos itu bukan hanya khusus untuk wanita saja.
Penghuni kosnya memang rata-rata adalah pekerja, sehingga di jam seperti itu sangat jarang yang ada di wilayah kosnya itu. Tetapi tetap saja untuk antisipasi, Iya tetap berjaga-jaga walaupun di depan pintu kamarnya terpasang kamera CCTV. Itu juga yang membuatnya sedikit nyaman tinggal di kos tersebut, karena pos tersebut dilengkapi oleh kamera CCTV.
Grace saat ini sedang sendirian sedangkan Gina masuk kelas, itulah yang membuatnya memutuskan untuk beristirahat saja. Karena juga tidak ada yang bisa ia lakukan di dalam kosnya itu, dia merasa sunyi dan juga sepi karena tidak ada Gina. Dan Gina akan kembali ke kos itu sore hari nanti, Jadi mereka hanya bisa mengobrol nanti setelah Gina pulang dari kampus.
Di tengah kantuknya tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintunya, Iya pun mengintip dari jendela atas yang memang sengaja dibuka. Dan ternyata itu adalah tetangga kosnya yang letaknya berjarak 1 kamar kos darinya, tentunya ia terkejut dengan tetangga kosnya itu yang tiba-tiba saja mengetuk pintunya. Iya Yang merasa ragu akhirnya mengintip dari jendela itu dan menanyai ada apa.
" Ada apa ya bang?" tanyanya yang mau sengaja tidak membuka pintu
" Maaf kalau aku mengganggu, tapi bolehkah aku meminta air minum mu?" tanyanya
" Tunggu sebentar ya bang." katanya yang kemudian membuka pintu secara kecil saja dan kemudian memberikan botol minum tersebut. " Ini di bawah aja botolnya emang."
" Ini aku bawa botol sendiri."
" Tukaran aja ya bang." ucapnya yang kemudian menyerahkan botol itu dan pemuda itu pun mengangguk.
" Terima kasih." ucapnya yang kemudian pergi meninggalkan depan pintu kamar pemilik Grace dan kembali ke kamar kosnya sendiri.
Tentunya Grace masih sedikit tegang dengan kejadian itu, sebelumnya tetangga kosnya itu tidak pernah mengetuk pintunya. Dan sekarang tiba-tiba saja tetangganya itu mengetuk pintunya hanya untuk meminta minum, tentunya ia merasa heran dengan hal tersebut. Tetapi ia mencoba tenang dan berpikir hal positif saja, karena ia sangat tidak ingin pikirannya itu justru membuatnya tidak tenang.
Segala tetangganya itu pergi Grace memutuskan untuk beristirahat, Iya pun tidak memikirkan mengenai tetangga kos yaitu lagi. Ia hanya berpikir positif kalau tetangga kosnya itu memang membutuhkan minum dan tidak memiliki waktu untuk keluar, hitunglah yang ada di dalam pikiranmu pada saat ini. Ia pun akhirnya beristirahat, walaupun ada sedikit ketidaktenangan.
...----------------...
Pemuda itu saat ini kembali ke kamar kosnya lagi, tentunya ia disambut oleh temannya yang memang sudah haus. Mereka saat ini sedang melaksanakan makan siang, tetapi mereka melupakan kalau minuman mereka habis. Sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke kamar Grace, karena menurutnya di bawah hanya ada motor milik dress saja.
" Akhirnya kau mendapatkan minuman juga Satria, aku sudah kepedesan dari tadi."
" Sorry ya Sultan, aku lupa mengecek kalau minumku habis."
" Santai aja Satria, lagian kau juga sudah mendapatkan minumnya kan."
" Iya ini aku sudah mendapatkan minumnya dari kos sebelah."
" Ngomong-ngomong kos mana yang ada orangnya di jam segini? biasanya kosmu ini kan sepi karena isinya para pekerja semua."
" Kamar kos yang ada di ujung, kebetulan beberapa hari yang lalu ada yang mengisi seorang mahasiswa universitas depan."
" Mereka memang ngekost di sini atau cuman ngekos karena magang?"
" Kalau untuk itu aku sama sekali tidak mengetahuinya Sultan, lagian bapak atau ibu kost juga tidak memberitahunya."
" Ya sudah tidak usah dipikirkan lagi Satria, nanti juga pasti aku bertemu dengan mereka karena aku akan sering main ke sini."
" Kau memang sangat suka main di kosku ini ya Sultan, padahal makan di rumahmu sendiri lebih enak."
" Menuju rumahku itu memakan waktu kurang lebih 1 jam, kalau untuk pulang dan juga pergi saja aku tidak masalah. Tetapi kalau hanya untuk istirahat sesaat, rasaku sangat tidak worthed jika aku harus pulang ke rumahku yang jarangnya 1 jam."
" Karena itu kamu memutuskan untuk pergi ke kosku kan Sultan, Kau kan selalu saja seperti itu sejak dulu." ucap Satria dan Sultan pun tersenyum karena itu memang adalah rutinitas Sultan sejak dulu.
" Ya mau bagaimana lagi Satria, setidaknya aku tidak perlu mengeluarkan ongkos yang sangat banyak jika aku harus kembali ke rumahku hanya untuk makan siang dan juga istirahat sesaat."
" Ngomong-ngomong nanti malam kau ada kegiatan jaga malam kan, Jadi kau ingin menginap di kosku atau di kos milik siapa?"
" Tentunya aku akan menginap bersamamu di sini Satria, karena rasaku lebih dekat dari kosmu ini ke tempat kita kerja daripada kos teman-teman kita yang lain."
" Kalau rasaku sih lebih dekat kau tinggal di mess aja, tapi kau kan tidak pernah menyukai tinggal di tempat seperti itu yang memang jarang ada penghuninya."
" Tentu saja aku sangat tidak menyukai tempat seperti itu Satria, tempatnya selalu saja sunyi dan jarang ada penghuni di sana. Ya walaupun tempat kerja kita itu kan memang sering ada yang menginap juga di sana karena jaga malam, tapi mereka tidak ada yang berani menginap di mes."
" Ya karena itu lebih amannya kau menginap di kosku saja Sultan, nanti aku yang akan bilang pada ibu kos kalau kamu nginap di sini. Jadi besok pagi ketika ibu kos melihat wajahmu ia sangat tidak terkejut, aku masih sangat diingat ketika awal ibu kost bertemu denganmu dan dia sangat terkejut karena kau ada di kos ini padahal kau bukan anggota yang menginap di kost ini."
" Itu juga kan karena kamu Satria yang tidak berbicara kepada bapak dan juga Ibu kosong kalau aku menginap di sini, sehingga akhirnya mereka menuduh kalau aku adalah maling di kos ini. Jujur saja aku masih tidak bisa melupakan kejadian tersebut, kejadian yang membuat wajah tampanku ini bonyok dan itu sangat menyebalkan tahu."
" Tetapi setidaknya setelah itu bapak dan juga ibu kos menjadi mengenalmu Sultan."
" Bukan hanya bapak dan juga Ibu kosmu saja yang mengenaliku, tetapi seluruh anggota kosnya ini sudah sangat mengenaliku Satria karena kejadian tersebut."
etto... sampulnya kurang menarik perhatian (sorry kalau menyinggung☹️)