NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:169.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Usan

Kisah seorang wanita bernama Yura Ardiana, seorang gadis sederhana, polos, cantik dan selalu ceria,

Setelah dewasa sifatnya berubah kini menjadi lebih pendiam tidak ada lagi yang bisa membuatnya kembali ceria.

Satu penderitaan menimpa pada akhirnya harus menikah diatas kertas karena satu syarat dalam perjanjian.
"Hanya satu syarat menikahlah denganku."

Apa ini awal dari sekenarionya?

Seakan membalikan telapak tangan dalam sekejab mampu merubah segalanya.

Ini Karya Pertama ku Kakak-Kakak, Mohon Maaf jika masih banyak kesalahan.

Dan mohon dukungannya yah🌺

Penasaran dengan kisah Yura?😉

Happy Reading🌺

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 Tidak

Hening hanya ada gelutan dalam pikirannya, perlahan membuka mata yang tertuju pada jam dinding yang benggantung disana, ternyata sudah terlalu larut lewat tengah malam.

Rio berdiri dia mengambil ponsel dan kunci mobilnya, lalu keluar dari ruangan ternyata sudah tidak ada siapa pun hanya ada petugas penjaga.

Rio memasuki mobilnya entah kemana arah tujuannya saat ini, Rio memarkirkan mobilnya di sebuah taman dia keluar lalu berjalan dan duduk di bangku kosong taman.

Malam ini sedang bersahabat dengannya, angin dingin menghembus padanya, langit cerah menyinari malamnya, bulan dan bintang ada melihatnya di atas sana tapi tidak dengan hatinya, hati yang entah harus bahagia atau sedih, menunggu atau melepas, mencintai atau membenci.

Rio menundukan kepalanya tangannya mengepal kuat hingga tubuhnya sedikit bergetar,

"Suara siapa itu?"

Tiba tiba Rio seperti mendengar nama nya disebut, dia mengedarkan pandangannya tidak ada siapa pun disini hanya ada dirinya sendiri.

"Tapi gue gak salah denger!"

Rio bergegas meninggalkan taman.

Di balik pohon seorang wanita yang menahan nafasnya, keringat dingin membasahi keningnya, tangannya bergetar matanya tertutup dan.

"WOII..!"

Yura membuka matanya tersentak, betapa terkejutnya dengan suara itu.

"Fajar?"

"Astaghfirulloh kamu ngagetin!" Yura memegang dadanya, ternyata yang mengagetkannya adalah Fajar temannya bukan Pak Rio.

"Lo ngapain ngumpet disini Ra? Lo gak nyolong sesuatu kan? Reaksi lo liat gue sampe kaya gini Ra!" Pertanyan bertubi yang di berikan Fajar untuk Yura.

Yura menghela nafas panjang.

"Gila kamu! Mana mungkin aku ngelakuin hal kaya gitu, aku cuma cari angin doang Jar tapi kejauhan dehh sampai ke sini hehe." Pekik Yura.

"Lo nyari angin sampe gak inget kami lo, gue sama yang lain khawatir tau gak sih, lo gak balik balik gue takut lo kenapa kenapa ini udah tengah malem Ra, gue nyariin lo ehh malah disini." Fajar memegang bahu Yura dengan kedua tangannya terlihat raut wajah yang cemas.

Yura memandang bola mata itu, iya. Jelas terlihat rasa khawatir itu ada.

"Aku minta maaf." Yura memandang Fajar lalu tersenyum.

Tapi bukan balasan perkataan dari kata terimakasih betapa terkejutnya Yura malah di tarik kedalam dekapan Fajar. Fajar memeluknya dengan erat.

Deg..

"Ada apa ini? Kenapa Fajar memelukku!" Isi hati Yura.

Yura berusaha melepaskan pelukan ini, ini sungguh tidak seharusnya.

"Gue khawatir sama lo Ra, gue takut lo kenapa kenapa?" Ucap nya dengan mengeratkan pelukan.

"Ehhmm Jar aky gak apa apa. Ka_kamu bisa lepasin aku, aku gak bisa nafas." Dengan suara yang terbata menahan nafas yang terasa sesak karena pelukan Fajar.

Fajar melepaskan pelukan lalu memandang Yura dengan lekat," Gue.. Gue_"

Belum sempat Fajar meneruskan ucapannya Yura dengan cepat memotongnya. "Kita pulang!" Ucapnya dengsn cepat dan berjalan mendahului Fajar.

"Sorry Jar aku tau apa maksud kamu, tapi aku gak bisa, aku gak mau pertemanan kita hancur karena perasaan itu." Ucap Yura dalam hati.

Tidak ada percakapan diantara mereka sungguh terasa canggung, Yura berusaha mencairkan suasana kecanggungan ini bersikap seperti biasa saja. Perlahan Yura mengajaknya berbicara sedikit demi sedikit kecanggungan itu hilang hingga kini kami telah sampai di rumah Fajar.

Teman teman yang lain berlari dan memeluk Yura, mereka merasa khawatir, dan Yura menenangkan mereka dan menjelaskan pada mereka tentu tidak dengan saat Yura melihat Pak Rio, Yura tidak mengatakannya.

"Maaf jika gue memiliki perasaan lebih dari teman, gue akan membiasakan ini". Ucap Fajar dalam hati.

1
Nina Hani Anissa
rama terlambat mengungkap kan.
Rini Haryati
keren
aila
lannut
Diana
selamat anna dan aldo ya semoga menjadi keluarga yg samawa❤❤
Chyka Asika
pemeran cowok nya kebanyakan tp nggk ada yg pasti satu pun,
cerita mu cuman jln d tempat aja thor nggk ada tujuan yg jelas,,,
Fitriyani: iy bnr, ceritanya lbh byk brtele2 nya
total 1 replies
Jenlisa nezukocho
umm atau jgn2 yura dijodohkan ama rio , harap2 itu tdk bisa jadi !!!!!!!!!!!!
Jenlisa nezukocho
jelesan aja thorrrr
Jenlisa nezukocho
sepertinya nino dan doni itu saudar ya
Ratna
lanjut dong gemes aku sama mereka berdua xixix..
ana dan Aldo..
jangan lupa mampir Thor😊
salam hangat dari
🍂seperti musim gugur 🍂
Diana
hehe
Ratna
lanjut kok kalo aku sii terserah Author nya aja🤭
jangan lupa mampir kak salam hangat dari
🍂seperti musim gugur🍂
Diana
extra part kisah anna sama aldo ajh torr hehe
aila
lanjut
aila
lanjut thor
Diana
cie anna😃
Irdina Dina
kok blum up thor
Ratna
aldo sama ana lanjut dong😭
aila
lanjut
aila
next
Ratna
baper aku🙄 aaaa Ana pak aldo gemes 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!