Karina membawa Kirana yang tidak sadarkan diri ke rumah sakit . Namun dia terkejut saat dokter menyatakan jika Kirana mengalami cidera kepala yang parah sehingga menyebabkan Kirana mati otak. Di tambah lagi terdapat banyak luka di sekujur tubuh Kirana.
Dia mencari tahu apa yang terjadi pada kembarannya itu karena selama ini yang dia tahu, Kirana hanya pergi sekolah.
Karina menyamar sebagai Kirana untuk pergi ke sekolah. Dan hal itu membuat nya tahu, apa yang terjadi pada Kirana selama ini.
Muncul dendam di hati Karina. Dia bersumpah akan membalas siapapun yang membuat adiknya terluka.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Kirana? Dan apakah Karina berhasil membalaskan dendam nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 Rencana
Sesuai yang sudah di rencanakan, Pulang bekerja Karina mencari Leo di basecamp. Namun sesampainya di sana , ia hanya di sambut oleh anak buat Leo saja.
"Rin!! Tumben datang kemari. Ada apa?" tanya Yoshi
"Aku mencari kak Leo. Dimana dia?" tanyanya sambil melihat kesana-kemari
"Si bos tadi bilang mau keluar sebentar. Kau tunggu saja di dalam."
Karina mengangguk pelan dan masuk ke basecamp. Dia melihat sekeliling yang ternyata tidak berubah sama sekali. Semua masih sama seperti saat pertama kali dia masuk ke basecamp tersebut.
Saat itu dia mendapat pekerjaan. Dan untuk membalas budi karena Leo sudah menolongnya, Karina membersihkan basecamp dan memasak untuk Leo dan yang lainnya secara suka rela. Dan setelah dia mendapatkan pekerjaan, dia tidak pernah datang lagi kemari karena dia sibuk sekolah dan bekerja.
Dan sekarang, setelah sekian lama akhirnya dia datang lagi kemari.
"Karina!!"
Merasa dipanggil, Karina menoleh kearah sumber suara. "Kak Leo!!"
Pria itu menghampiri Karina dan duduk di sebelahnya. "Tumben kemari, ada apa?" tanyanya. Tidak biasanya Karina datang. Apalagi malam-malam begini. Apa ada hal penting yang ingin gadis itu bicarakan? Jangan-jangan ini mengenai yang gadis itu alami di sekolah.
"Rin!!!" panggilnya saat melihat gadis itu hanya diam saja
"Begini kak!!" Karina mengambil surat dari tasnya dan memberikannya pada Leo
"Apa ini?" tanya Leo sambil membuka kertas tersebut. Sejenak dia tertegun membaca isi dari surat tersebut. Baru setelahnya dia menatap Karina dan bertanya, "Kau akan melakukan nya?"
"Aku tidak tahu kak. Makanya aku datang kemari menemui mu untuk meminta saran. Aku harus bagaimana kak?" tanya Karina
Leo tampak terdiam sesaat. Memang jika Karina mendapat rekaman video tersebut, hal itu bisa menjadi senjata ampuh untuk menghancurkan Hartono sekaligus. Tapi resikonya terlalu besar. Jadi dia tidak mungkin membiarkan Karina melakukan hal yang bisa membahayakan keselamatan gadis itu.
"Kak!!" panggil Karina
"Begini Rin, kalau menurutku lebih baik jangan!! Resikonya terlalu besar. Bagaimana jika nanti kau tertangkap? Kau bisa di keluarkan dari sekolah dan kau tidak bisa membalas dendam Kirana." seru Leo
Karina terdiam. Memang benar yang Leo katakan. Dia tidak memikirkan sampai sejauh itu. Dia hanya berfikir, mungkin dengan menyamar, dia tidak akan ketahuan dan bisa lolos dengan mudah. Tapi setelah mendengar ucapan Leo, dia jadi ragu untuk melakukannya.
"Karin!! Jangan berpikiran untuk nekad melakukan hal itu!! Aku berjanji padamu akan membantumu tapi tidak seperti ini. Resikonya terlalu besar." seru Leo
"Jika kau mau, aku mempunyai rencana." ucap Leo yang membuat Karina seketika menatap pria itu.
"Ya, aku punya rencana. Itupun kalau kau setuju." ucap Leo lagi
"Apa rencana kakak?" tanya Karina
Leo memberi kode agar Karina mendekat. Baru setelahnya dia membisikkan sesuatu di telinga gadis itu.
Karina terlihat serius mendengarkan rencana Leo. Dan beberapa detik kemudian terlihat kedua sudut bibir gadis itu terangkat. "Aku suka rencana kakak." ucapnya bersemangat. "Jadi, kapan kita akan melakukannya?" tanyanya
"Sabar Rin. Ini baru rencana. Kita juga harus mengatur strategi agar rencana kita berhasil. Dan jangan sampai ketahuan oleh mereka." sahut Leo
Karina mengangguk paham. Dia merasa bodoh karena tidak terpikirkan untuk melakukan hal itu dari awal. Tapi walaupun begitu, belum tentu juga dia akan berhasil.
Tapi dengan adanya Leo dan yang lain, dia yakin jika semua akan berjalan lancar dan dia akan aman. Dia hanya perlu memberi informasi pada Leo dan setelahnya dia hanya akan menjadi penonton saja.
"Aku sudah tidak sabar melakukannya. Semoga kali ini, mereka mendapatkan ganjarannya." batin Karina
fan utk lo para aparat yg suka makan uang suap, hdp mu gakakan tenang
da n neraka dengan senang hati menanti mu
tamat kan riwayatklrg lo yvsombong itu. 😃😃😃
eahai orang kaya ygsombong