NovelToon NovelToon
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Apri Ana

Faris baru saja menyelesaikan pendidikan S1. Ia direkrut untuk bekerja diperusahaan milik sepupunya dikota.
Karena belum memiliki cukup uang untuk mengontrak Rumah, Faris tinggal bersama Sepupunya Rizal Pangkubowo dan istrinya Vannesa.
Tinggal bersama sepupu dan iparnya membuat Faris merasakan dilema, bagaimana tidak? jika dirumah Faris tergoda dengan kecantikan Vanes sementara dikantor Faris mengetahui perselingkuhan Rizal.

Entah benar atau salah, Faris ingin menyelamatkan Vanes dari rumah tangga toxicnya.

Akankah Faris bisa menyelamatkan Vanes? atau malah Faris terjebak dalam rumah tangga sepupunya selamanya?

Update setiap hari, kalau suka jangan lupa like vote dan komen yaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Faris mengikuti langkah kaki Rizal menuju taman belakang. Keduanya duduk dibangku yang ada ditaman itu. Rizal tampak mengeluarkan rokok dari sakunya dan menawarkan pada Faris.

Melihat Rizal merokok, Faris pun ikut mengambil 1 batang rokok untuk Ia hisap.

Asap rokok sudah mengepul dan tercium namun masih tidak ada pembicaraan diantara mereka.

Baik Faris maupun Rizal masih asyik menghisap rokok mereka.

Hingga Rizal membuang rokoknya barulah Ia mulai berbicara.

"Mungkin aku sudah pernah menceritakan ini tapi aku akan bercerita lagi.

Pertama kali bertemu dengan Vanes, wanita itu terlihat sangat cantik. Aku ingat waktu itu Vanes mengenakan dress bercorak bunga berwarna merah muda. Vanes mengikat separuh rambutnya. jujur aku menyukai penampilan Vanes apalagi dia sangat rapi dan wangi.

Namun waktu itu aku masih tidak ingin membuka hatiku untuk Vanes karena merasa Mira segalanya untuk ku." akui Rizal.

Faris masih diam, berusaha mendengarkan cerita Rizal tanpa ada minat untuk berkomentar.

"1 kali pertemuan dan pertemuan kedua kami bertunangan. Saat itu raut wajah Vanes terlihat bahagia. Aku merasa percaya diri wanita itu mencintaiku." kata Rizal lalu tersenyum seolah sedang mengingat awal hubungannya dengan Vanes.

"Tidak butuh waktu lama, kami menikah dan aku masih belum bisa melepaskan Mira.

Bahkan dimalam pernikahan kami, aku malah tidur dengan Mira tepat disamping kamar pengantin kami." ungkap Rizal membuat Faris mengepalkan tangannya.

"Wanita bodoh, dia sudah tahu segalanya, dia sudah tersakiti namun masih bersikap baik padaku dan memperlakukan aku sebagai suami padahal aku sudah menyakitinya."

Rizal menghela nafas panjang sebelum akhirnya Ia melanjutkan ceritanya, "Namun kini aku merasa kehilangan wanita yang ku anggap bodoh itu, dia sudah banyak berubah, tak lagi memperhatikan aku seperti biasa dan entah mengapa rasanya sedikit menyesakan dadaku."

Faris sedikit terkejut dengan pengakuan Rizal, Ia bahkan menatap ke arah Rizal penuh tanya, "Mungkinkah Rizal sudah mulau mencintai Vanes?" batin Faris.

"Aku merasa sudah jatuh cinta pada Vanes tapi aku sedikit terlambat karena aku merasa Vanes sudah tidak mencintaiku lagi."

Rizal tertawa hambar lalu mengambil sebatang rokoknya.

Ia menatap ke arah Faris, "Jika aku ingin memperbaikinya, apa aku bisa membuat Vanes kembali padaku?" tanya Rizal dengan tatapan sendu.

Faris terdiam, Ia dibuat bingung oleh pertanyaan Rizal. Disatu sisi Ia merasa senang jika Rizal berniat berubah dan memperbaiki rumah tangganya namun di sisi lain Ia merasa tak rela kehilangan Vanes.

"Aku tidak tahu harus menjawab apa mas." Faris akhirnya mulai berbicara, "Katakan apa yang bisa ku lakukan untukmu mas?"

"Pergi." balas Rizal namun Faris tampak tak terkejut karena Faris sudah menduga Rizal pasti akan meminta ini padanya, "Pergi dari sini, jangan menganggu ku dan Vanes."

Faris kembali diam, tak langsung menjawab ucapan Rizal.

"Kau bisa melakukannya untuk ku?" tanya Rizal tampak tak sabar.

"Berikan kesempatan, aku akan memperbaiki hubunganku dengan Vanes. Aku akan berubah dan menjaga Vanes dengan baik." kata Rizal meyakinkan Faris.

"Lalu bagaimana dengan Mira?" tanya Faris.

"Aku akan meninggalkan Mira untuk Vanes."

Faris tersenyum sinis, rasanya masih tak menyangka Ia memiliki saudara sebrengsek Rizal. Beberapa kali Faris melihat Rizal berciuman dengan Mira dan bisa ditebak jika mungkin Rizal juga melakukan hal lain seperti tidur bersama. Bagaimana bisa sekarang Rizal berniat meninggalkan Mira setelah merusak masa depan Mira? Benar benar definisi cowok brengsek yang sesungguhnya.

"Bagaimana jika aku menolak dan menunggu Mbak Vanes menceraikanmu?" tanya Faris yang seketika membuat Rizal langsung emosi.

"Aku tidak percaya kau akan mengatakan itu, apa kau merasa tidak malu?"

"Ketika kita mencintai seseorang pasti kita mengharapkan orang yang kita cintai bahagia. Jika kebahagiaan Mbak Vanes adalah bercerai dengan Mas Rizal, kenapa aku harus menahan diri."

Rizal tertawa hambar, "Tahu apa aku tentang cinta haa? Kau bahkan tidak pernah memiliki kekasih bagaimana bisa kau mengatakan hal mengelikan itu!" ejek Rizal.

"Aku memang belum pernah memiliki kekasih mas tapi setidaknya aku memiliki perasaan."

Jleb... Rasanya Rizal tersindir dengan ucapan Faris.

"Rasanya masih tak menyangka kau akan menusuk ku seperti ini Ris."

Faris tersenyum, "Tidak ada yang menusukmu mas, kau hanya jatuh dalam perangkap yang kau buat sendiri."

"Jadi kau tidak akan pergi meskipun aku sudah mengusirmu?" tanya Rizal sekali lagi.

Faris kembali diam karena jujur saat ini Ia masih bingung antara harus pergi atau bertahan.

"Aku akan mengatakan pada orangtuamu dan pada kekuarga besar kita jika kau sudah menjadi pengkhianat dirumah tanggaku." ancam Rizal.

"Lalu aku juga akan mengatakan jika selama ini Mas Rizal sudah menyianyiakan Mbak Vanes dan memilih bersama gadis lain." balas Faris tak mau kalah.

Rizal mengepalkan tangannya, rasanya Ia ingin kembali memberikan bogeman pada Faris.

"Pergilah dari sini, aku memecatmu dan mengusirmu."

Faris tersenyum, "Kau tidak mengusirku pun aku memang sudah berencana pergi dari sini."

"Bagus jika kau sadar diri, aku harap kau tidak menganggu Vanes lagi."

Faris tersenyum, "Aku mengatakan akan pergi dari rumah ini tapi aku tidak bilang akan meninggalkan Mbak Vanes."

"Brengsek!" Rizal yang kembali tersulut emosi tampak menarik kerah baju Faris.

"Katakan kau tidak akan menganggu Vanes lagi!"

Faris menggelengkan kepalanya, Ia tetap kekeh dengan jawabannya. Faris akan pergi dari rumah ini namun tidak akan melepaskan Vanes.

"Keras kepala, jadi kau tidak akan meninggalkan Vanes ya? Sepertinya kau harus tahu sesuatu."

Faris mengerutkan keningnya, tak mengerti apa yang diucapkan oleh Rizal.

"Papanya Vanes memiliki penyakit jantung lemah. kau tahu orang yang memiliki jantung lemah sangat rentan dengan kematian. Bagaimana jika sampai Papanya Vanes tahu tentang hubunganmu dan Vanes? pasti akan sangat menyenangkan bukan melihat wanita yang kau cintai itu jadi sebatang kara."

Reflek Faris mendorong Rizal hingga jatuh ke tanah. Kini giliran Faris yang tersulut emosi.

"Bagaimana bisa ada pria sekejam dirimu!" umpat Faris.

Rizal tertawa puas karena berhasil mendapatkan kelemahan Faris.

"Lakukan saja yang kuminta, pergi dan jangan menganggu rumah tanggaku lagi. Aku akan pastikan Vanes tidak akan menjadi yatim piatu."

"Aku tidak mempercayai ucapanmu!"

Rizal tampak berdiri dan membersihkan celananya yang kotor, "Besok aku akan mengakhiri hubungan ku dengan Mira, setelah itu aku akan fokus memperbaiki rumah tanggaku jadi aku harap kau bisa mengerti. pergilah agar Vanes bisa melupakanmu dan kembali padaku." kata Rizal lalu menepuk bahu Faris, "Jika kau masih ingin bersama Vanes, aku pastikan Vanes tidak akan pernah bertemu dengan Papanya lagi."

Rizal tersenyum licik lalu melewati Faris, kembali masuk kerumah.

"Brengsek!" umpat Faris.

Bersambung...

Jangan lupa like vote dan komen

1
Suci Uci
si vanesa bego jangan mau kata guema takut udah besar menggoda suaminya
Suci Uci
jangan diterima faris🥺nnti sera menggodamu apalah papahnya vanesa ini bego banget udah tau dia suka menggoda
Suci Uci
sara sara jijik suami sepupu nya aja berani berpenampilan seperti itu
Suci Uci
kasian kamu ken🥺
Suci Uci
menurut ku karakter faris itu oon bego lembek udah miskin semuanya aja di embat
Suci Uci
kasian vanesa kalau harus dapet laki" yang bekasan lagi😭
Woni Agustiana
jadi ikutan degdegan takut ketahuan rizal 🤭🤭
Woni Agustiana
jadi makin penasaran
Woni Agustiana
kira rizal .mau marah...ternyat
яσѕα
hah nilam?
яσѕα
ya harus berani dong
яσѕα
lagian kalian sih/Curse//Facepalm//Facepalm/
яσѕα
terus racuni rizz/Proud/
яσѕα
lah siapa yg harusnya ngatainnn/Smug/
яσѕα
semangat ya vanes
яσѕα
uhuy vanes buat kamu riss📢📢📢
яσѕα
waw waw
яσѕα
soto ayam di kampus 5ribu murah bgt ya
Bobby Simangunsong
menarik
Ira
Membaca ini seperti nya vanes wanita haus cinta.. Cerai blm lama msh ada masa iddah udah gatel goda laki-laki lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!