Wanita muda itu bernama Aurelia Meydina Admajaya adalah anak dari seorang mantan Tentara yang punya nama di kota J... Tidak pernah terpikirkan Aurelia harus mengikuti jejak kakak perempuannya menikah dengan seorang Tentara....
Aurelia Hanya ingin menjadi Guru dan menjalani hari-harinya dengan mengajar di sebuah sekolah dasar di kota J....
Karna gadis kecil yang ditolongnya itu membuat Aurelia harus menikah dengan Ayah dari tadi kecil itu....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Althin Sandi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34 Air Mata 1
Darlen masuk ke dalam rumah mencari Lia. Dan ternyata Lia sedang tertidur di atas sofa dengan televisi yang masih menyala... Darlen mandangi wajah istrinya itu dengan perasaan bersalah...
Darlen mengangkat tubuh lia Lia dan bawa masuk ke kamar. Diletakan diatas tempat tidur, tidak lupa Darlen menyelimuti tubuh istrinya...
Jam sudah menunjukkan waktunya makan. malam. Darlen menuju ke dapur dan masak makan malam untuknya dan Lia...
Dikamar Lia bngun dari tidurnya....
"Aku kok bisa ada ditempat tidur sih?" tanyaku.... "Tadikan aku di sofa sambil nonton. Apa kak Darlen yang bawa masuk Lia?" tanyaku lagi....
Aku bangun dan keluar, menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam... Pas, aku mau ke dapur. mataku melihat kak Darlen sedang masak makan malam...
"Kamu udah bangun, sayang?" tanya kak Darlen... "Aku udah siapin makan malam. Aku yang masak loh" ucapnya lagi....
Aku hanya tersenyum dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Karena aku belum mandi dari sore...
Selesai mandi, aku keluar dan menuju kamar tidur. Tak ku lihat lagi kak Darlen di dapur. Ternyata dia sedang duduk di depan rumah sambil berbicara dengan seseorang lewat telepon...
Aku ingin manggilnya tapi setelah kudengar dia sedang berbicara dengan gembira di telepon. Aku tak ingin mengganggunya...
Ada rasa sesak yang kurasakan ketika tadi siang, aku diacuhkan suamiku yang dengan entengnya berpelukan dengan santai dan berbinar-binar dengan seorang wanita yang tak ku kenal... Dan kini pun dia dengan santainya berbicara dengan menyebut sipenelpon dengan sebutan "Sayang"....
" Apa benar yang dia bilang mencintaiku? Dan masih bnyak lagi pertanyaan yang muncul di benakku".....
"Dek, ayo kita makan" ajaknya....
"Kak makan duluan saja. Lia masih kenyang kok" jawabku dengan malasnya....
Darlen datang duduk di sampingmu sambil membelai rambutku... "Aku masak lo, dek" ucapnya.... "Kamu kan udah makan dari tadi siang" lanjutnya....
"Tadi sore, aku udah minum teh hijau juga ngemil. Itu membuat aku masih kenyang" ucapku...
"Baiklah, aku makan ya" kata Darlen dan berlalu menuju meja makan dan makan malam sendiri meninggalkanku yang duduk sendiri dengan air mata yang sudah menetes...
Panggilan "Sayang" yang aku dengar 2hari ini serasa hilang dari mulutnya berganti dengan panggilan "Dek", membuatku seperti teriris-iris hatiku....
Aku mematikan televisi dan masuk ke dalam kamar tanpa berbicara sepatah katapun padanya... Sedangkan Darlen sedang asyik melahap makan malamnya tanpa merasa bersalah....
"Tuhan, apakah yang akan kulakukan dengan perasaan ku ini? Terasa perih hatiku karena sikapnya tadi siang. Apakah ini akibatnya karena kami menikah tanpa cinta? Lalu apa yang kami lakukan itu tidak didasari rasa cinta?... Oh, Tuhanku... Bantu Lia menjalani rumah tangga ini... Lia tau, Tuhan tidak akan mencobai umatNya melebihi kemampuannya... Amin"....
Aku menyelesaikan doa malamku... Dan merebahkan tubuhku di atas tempat tidur... Aku tidak tau, apa yang akan ku katakan atau yang akan ku tanyakan pada kak Darlen, siapa wanita itu?... Tapi sudahlah. Biarkan saja sampai dia menjelaskan sendiri. Dan Aku akan pura-pura bodoh atau tidak tahu saja. Kalau dia tidak bertanya padaku...
Darlen yang sedari tadi ada di depan pintu kamar, mendengrkan setiap kata-kata dalam doa yang Lia ucapkan. Merasa begitu bingung dan bersalah...
biar gk membingungkan
trus tulisan Kat ku itu di hilangkan,,