NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami : Pernikahan Balas Dendam

Penyesalan Suami : Pernikahan Balas Dendam

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:6.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Virzha

Stella Medison seorang putri angkat dari keluarga konglomerat. Dimalam pernikahan kakaknya, Stella dijebak hingga tidur bersama Xander Oliver, calon suami kakak angkatnya sendiri.

Stella dibuang keluarganya dan dipaksa menikah dengan Xander untuk balas dendam.

"Bencilah aku sekuat dan sepuas yang kamu mau, aku akan menerima setiap luka yang kau berikan" ~ Stella Medison.

"Aku tidak akan berhenti membencimu sebelum air matamu habis" ~ Xander Oliver.

Akahkah Stella kuat menghadapai segala siksaan batin dam fisik dalam rumah tangganya? Sedangkan dia juga mempunyai penyakit yang mematikan?

Simak ceritanya hanya di novel ini ya...

JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE, KOMEN, FAV DAN VOTENYA KARENA ITU SANGAT BERHARGA BAGI AUTHOR.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ungkapan Perasaan.

Dokter Mazaya masih mengusap-usap lengan Stella untuk membuat wanita itu tenang. Ia tak bisa lagi memaksa Stella karena keputusan Stella sudah bulat.

"It's oke Stella, jika itu keputusan kamu, aku hanya bisa berdoa, semoga kau dan bayimu sehat sampai harinya nanti. Sekarang jangan nangis, jika kau menangis, bayimu juga akan ikut menangis," ucap Dokter Mazaya mengurai pelukannya dengan Stella.

"Terima kasih, Kak" ucap Stella mengusap sisa air matanya pelan. Tangisnya masih terdengar meski hanya sesenggukan.

"Untuk saat ini kau tidak bisa mengkonsumsi obatmu dulu, tapi aku akan memberikan vitamin untuk penguat kandunganmu," kata Dokter Mazaya.

Stella hanya mengangguk tanpa suara, banyak hal yang saat ini ia pikirkan. Namun satu hal yang paling penting, ia ingin secepatnya pergi dari kota ini, sudah itu saja.

"Apakah sudah?" suara Daniel terdengar memasuki ruangan membuat Stella menoleh.

"Kakak masih disini?" tanya Stella berpikir kalau Daniel akan pulang tadi.

Daniel terdiam, ia menatap Stella dengan pandangan kasihan namun juga terselip amarah disana. Ia tak bisa membayangkan apa yang sudah wanita ini lalui, bagaimana Stella menganggap semuanya baik-baik saja, padahal wanita itu sangatlah terluka.

Perlahan Daniel mendekatkan dirinya, ia menatap lekat wajah Stella dan langsung memeluk tubuh ringkih itu.

"Kak? Ada apa?" ucap Stella terkejut dan juga bingung.

"Aku sudah tahu semuanya," lirih Daniel menahan dirinya agar tak menangis. Dirinya memang pria yang cukup sentimentil, hal seperti ini tentu membuat hatinya tak tega.

Stella membesarkan matanya, ia sempat bingung, namun melihat Nanda yang berdiri tak jauh darinya, ia mengerti kalau wanita itu yang sudah menceritakan semuanya kepada Daniel.

"Kak, maafkan aku" kata Stella.

"Kenapa minta maaf? Kau tidak salah, kenapa kau menyembunyikan ini dariku?" ucap Daniel menatap Stella dengan tatapan teduhnya.

"Tidak kak, hal seperti ini memang sudah seharusnya tidak diceritakan. Itu semua hanya bagian masa laluku, sekarang aku ingin memulai kembali hidup baruku bersama anak ku," kata Stella mengusap perutnya penuh kasih.

Daniel menatap hal itu semakin merasa iba. "Aku akan membantumu," ucap Daniel mantap.

"Untuk apa Kak? Aku tidak mau Kakak terlibat masalahku. Aku bisa menyelesaikan masalah ini sendiri," kata Stella tak ingin Daniel terlibat masalah hidupnya. Pria itu tidak punya hubungan apapun dengannya.

"Aku tidak meminta izin darimu Stella, kau ingin menyelesaikan ini sendiri? Apakah menurutmu kau bisa? Kau sedang hamil dan butuh seseorang yang menemanimu. Apa yang akan dikatakan orang jika tahu kau hamil tanpa suami?" kata Daniel sedikit kesal karena Stella selalu menolak jika dia ingin membantu.

"Maka dari itu aku akan pergi yang jauh, pergi ketempat dimana semua orang tidak mengenalku, Kak" kata Stella dengan sorot mata penuh tekadnya.

"Aku mencintaimu, Stella" ucap Daniel memegang kedua tangan Stella lembut.

"Kak?" Stella terkejut mendengar pengakuan Daniel.

"Ya, aku mencintaimu Stella. Hiduplah bersamaku, aku berjanji tidak akan pernah menyakitimu, aku akan menerima bayi itu menjadi bagian hidupku, menikahlah denganku Stella," ucap Daniel masa bodoh kalau saat ini Stella masih menjadi istri sah Xander. Pria itu terlalu ba ji ngan untuk mendapatkan wanita sebaik Stella. Daniel bersumpah akan membalas semua perbuatan Pria itu kepada Stella.

"Kak ini berbicara apa? Aku masih punya suami, Kak" ucap Stella melepaskan tangan Daniel.

"Aku tahu, kau bisa bercerai dengan Xander bukan? Aku akan mengurus semuanya dan memastikan kau akan hidup tenang bersama anak mu Stella. Kita akan hidup bersama di tempat yang jauh dari kota ini, percayalah padaku Stella," ucap Daniel tak menyerah untuk meyakinkan Stella.

Stella terdiam, ia semakin bingung dengan sikap Daniel yang seperti ini. Jujur saja Stella tak pernah menyangka kalau Daniel ternyata mempunyai perasaan padanya. Tapi apa mau dikata, Stella tak bisa jika hanya menerima Daniel untuk sekedar menjadi pelariannya, bukankah hal itu akan sangat menyakiti Daniel nantinya?

"Maafkan aku, Kak" ucap Stella menundukkan wajahnya, tak berani menatap wajah Daniel yang sangat kecewa karena penolakan Stella.

Daniel membuang pandangannya, perih sekali rasanya ditolak oleh wanita yang dia cintai seperti ini. Namun ia tak mungkin memaksa, jika tidak sekarang mungkin nanti Daniel bisa mendapatkan Stella.

"Baiklah, kalau kau memang tidak bisa menerimaku, tolong beri aku kesempatan untuk membantumu," ucap Daniel kali ini menatap Stella dengan raut wajah memohonnya.

Stella terdiam sesaat, ia menghela nafasnya dalam-dalam sebelum mengangguk mengiyakan penawaran Daniel.

*****

Xander mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh, wajahnya terlihat penuh amarah dan ingin segera mencari Stella. Wanita itu bisa-bisanya pergi bersama pria lain dan sudah berani bersikap kurang ajar pada Joana.

Kali ini tujuan utama Xander langsung ke Sekolahan Stella, ia tahu pasti wanita itu ada disana sekarang. Namun sesampainya disana ia tak menemukan siapapun, hanya ada Satpam penjaga Sekolah yang bertugas, selain itu Sekolahan itu juga tutup.

"Selamat sore Tuan, ada yang bisa Saya bantu?" ucap Satpam pada Xander.

"Dimana Stella?" tanya Xander to the point.

"Nona Stella? Mohon maaf sebelumnya, Anda siapanya Nona Stella?"  ucap Satpam tak bisa sembarangan membagi informasi tentang atasannya tersebut.

Xander berdecak kesal, ia menarik kerah baju Satpam itu dengan kasar. "Katakan dimana Stella?" bentak Xander tak bisa lagi menahan emosinya.

"No … na Stella pergi Tuan, tadi beliau pingsan," Satpam itu tampak ketakutan melihat sorot mata Xander yang sangat tajam.

"Stella pingsan?" Xander sedikit terkejut mendengarnya, ia langsung menghempaskan Satpam itu dengan kasar.

"Iya Tuan, Nona Stella dibawa ke rumah sakit oleh Tuan Daniel," jelas Satpam itu lagi tak ingin menutupi apapun karena takut jika Xander akan marah lagi.

"Stella bersama Daniel?" seru Xander semakin geram begitu mendengar kalau Stella ternyata bersama Daniel.

Dengan emosi yang masih menyala-nyala, Xander segera menaiki mobilnya, ia ingin pergi mencari Stella setelah Satpam itu menyebutkan nama Rumah Sakit yang dikunjungi oleh Stella. Namun baru saja ia membuka pintu mobil, ada sebuah mobil lain yang datang ke Sekolah itu.

Tatapan Xander semakin menggelap saat tahu jika Stella lah yang turun dari mobil bersama Daniel. Mereka sengaja kembali ke Sekolahan untuk mengambil beberapa barang Stella yang lupa tertinggal.

"Brengsek!" umpat Xander membanting pintu mobilnya dengan keras, ia melangkahkan kakinya lebar-lebar untuk menghampiri Stella.

"Aku masuk sebentar, Kak. Kakak disini aja," ucap Stella ingin mengambil laptopnya, karena di dalam sana ada banyak sekali file dan kenangan penting dalam hidupnya.

"Aku akan menemanimu saja, kau masih sangat pucat," ucap Daniel khawatir melihat wajah Stella yang masih sangat pucat itu.

"Tidak usah Kak, aku bisa sendiri Kok," kata Stella sedikit melepar senyum tipisnya.

"STELLA!!!"

Happy Reading.

Tbc.

1
Nelpika Ajja
si bulol malah nyalahin Joana doang ,itu suami Lo kalau ngak ngeladenin si Joana juga ngak bakalan ada drama perpelakoran iniii🤣🤣
Nelpika Ajja
pantekkk👍
Nelpika Ajja
ini yang namanya bulol (bucin tolol),udah disakitin berkali kali tapi tetap masih cinta..
Febrianti Febri
iya kesel sama steela ga suka karakter kaya gitu sok kuat mati aja sekalian stella
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya😌
total 1 replies
Febrianti Febri
cinta loh itu buta stella udh di sakitin masih aja cinta goblok itu nama nya kaya ga ada pria lain aja
Febrianti Febri
biar si xander jadi gila aja di tinggal stella
Febrianti Febri
setelah ko bodoh banget anak yg loh lahirin siapa yg urus kalo loh mati ga mikir apa suami loh aja ogah punya anak dari loh ,,yg ada anak loh sengsara kalo loh mati
OnyaF
Penulisnya adalah contoh orang yg mau diinjak2 harga dirinya. Ga bisa membuat karakter yg disukai oleh orang dewasa.
OnyaF: Ya fakta sih, Tulisan hasil imajinasi. Dan imijinasi mu tentang karakter utama wanita menunjukan kualitas dirimu sebagai wanita. Kembali ke komen pertamaku hehehe😍👍
total 2 replies
Ra~~~~~
gila ya Stella anak nya udah 4 aja nih
Ra~~~~~
balas dendam kek buat istri kau bodoh kali pun
Ra~~~~~
sumpah pengen ku gampar mukanya iya😠😠😠😠
Ra~~~~~
jahat sekali kau xander, penyesalan akan menantimu
Erus Miati
makin seru ceritany
Asiani
Luar biasa
watashi tantides
Nahkan tripple nyesel deh Xander, malangnya Stella🥺
watashi tantides
Nyesel kan lo dasar suami kejam!
watashi tantides
Sakit banget jadi Stella😭💔
guntur 1609
biadab kau xander
guntur 1609
sdh mulai bucin kau kan tanpa kau sdari
꧁☯𝒞𝒾𝓃𝒹𝓎☯꧂
kok gak ada ya kak di "F"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!