NovelToon NovelToon
I Love You Handsome Soldier

I Love You Handsome Soldier

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: syifa Mahaeswari

Kematian Sang ayah yang membuat gadis ini takut dengan kehilangan orang-orang yang di cintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syifa Mahaeswari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.34 Permintaan Tolong dari Tante Grace

Sepulang dari kampus Lauren berencana untuk menemui Tante Grace di rumah kontrakan.Tetapi sebelum pergi dia menghubungi Mamah nya untuk berpamitan.Lauren pergi ke rumah kontrakan Alice, sesampainya di sana rumah nampak sepi.Lauren mengetuk pintu akan tetapi tidak ada yang menyahut atau membukakan pintu.

"Lauren?"

"Eh...Tante dari mana?Tante habis cari makan untuk Dady nya Alice?"

"Oh ya...Om Peter pulang ke Indonesia,Tante?"

"Iya mendengar Alice masuk ke Rumah Sakit Jiwa dia pulang ke Indonesia karena khawatir"

"Lalu dimana Om Peter,tadi aku ketuk tidak di buka.Apa sedang istirahat?"

"Tidak,dia semalam menginap di hotel"

Mendengar itu membuat Lauren sedikit bingung, tapi Lauren tidak ingin mencampuri urusan kedua orang tua Alice.

"Kamu ada perlu dengan Tante,Ren?"

"Oh iya aku mau tanya bagaimana kabar Alice?"

"Begitu lah Ren,Alice masih saja teriak-teriak dan marah.Dia memanggil nama Rendi...Ren apa bisa Tante minta tolong sama kamu?"

"Minta tolong apa Tante?Jika Lauren sanggup bantu Lauren akan membantu"

"Bisa tidak jika kamu membujuk Rendi untuk menemui Alice,atau kalau bisa dia menerima Alice menjadi kekasihnya.Tante tidak tega dengan kondisi nya,apa lagi dia selalu menyakiti dirinya.Dia hendak mencoba bunuh diri"

"Apa Tante?Alice pernah mencoba bunuh diri?"

"Dia mengambil gunting dari penjaga Rumah Sakit,dan dia sudah merobek-robek bajunya,bahkan dia hampir menusuk gunting itu ke perutnya.Untungnya penjaga Rumah Sakit melihat apa yang dilakukan Alice,dan mereka mengikat kedua tangan Alice"

"Lauren akan mencobanya ya Tante"

"Terima kasih ya,Ren.Tante sangat berhutang budi sekali sama kamu,Ren"

Lauren tidak tahu dengan apa yang harus dia lakukan untuk membantu Alice agar sembuh.Lauren pulang dari kontrakan Alice,dia menuju rumah nya.Dia ingin meminta pendapat kepada Mamahnya.

"Kamu udah pulang sayang?"

"Iya mah"

"Kamu kenapa?Bagaimana keadaan Alice?"

"Menurut cerita dari Tante Grace,Alice masih sama masih marah-marah,teriak,dan kemarin dia mencoba bunuh diri mah"

"Ya Tuhan,separah itu kah,Ren"

"Iya mah, makanya Lauren merasa sedih mendengar Alice seperti itu.Mah,Tante Grace meminta tolong sama Lauren.Tapi Lauren bingung mah?"

"Bingung kenapa?Memangnya Tante Grace meminta tolong apa sama kamu,sayang?"

"Jadi Tante Grace meminta ku untuk membujuk Rendi untuk datang ke Rumah Sakit menemui Alice,dan Tante Grace bilang dia ingin meminta agar Lauren meminta Rendi untuk menerima Alice menjadi kekasih nya.Lauren tidak ingin berhubungan apa pun dengan Rendi, Mah,yang aku khawatir kan bukanya membantu tetapi dia akan mencari kesempatan,Mah"

"Jangan berfikiran buruk dulu sama Rendi sayang.Kemungkinan dengan melihat keadaan Alice membuat nya kasihan dan mau membantu penyembuhan Alice"

"Jadi menurut Mamah,Lauren harus membujuk Rendi?"

"Iya sayang"

"Baiklah mah,besok Lauren akan membujuk Rendi untuk menemui Alice"

Suara ponsel Lauren berdering Yuda menelpon nya,mereka sedang berkomunikasi melepas rindu.Akan tetapi Lauren tidak menceritakan permasalahan nya pada Yuda.

Keesokan Hari nya

Hari sudah pagi,Lauren sudah bersiap untuk pergi ke kampus.

"Pagi sayang"

"Pagi Mah"

"Hari ini kamu mau membujuk Rendi kan?"

"E-iya Lauren coba Mah"

"Kamu cerita dengan Yuda?"

"Enggak sih mah,yang Lauren khawatir kan takut Yuda berfikir macam-macam sama Lauren"

"Ya sudah lah"

"Ya sudah Lauren berangkat ke kampus dulu ya mah?"

"Kamu hati-hati di jalan,sayang"

Lauren pergi menuju kampus nya,meski hatinya bimbang untuk meminta tolong ke Rendi.Dia sudah sampai di kampusnya,Lauren masih berada di parkiran motor.Terlihat dari jauh Rendi baru keluar dari mobilnya,Lauren akan menghampiri nya tetapi dia merasa ragu.Akhirnya dia mengurung kan niat nya untuk menemui Rendi.

Jam kuliah sudah selesai,Lauren menunggu Rendi yang biasanya menghampiri nya akan tetapi dia tidak menemui Lauren.Lauren.di ajak Nikki untuk ke kantin,dia ikut Nikki ke kantin.Di kantin Rendi sedang makan bersama temannya,dia melihat Lauren dan menghampiri Lauren.Itu menjadi kesempatan Lauren untuk membujuk Rendi.

"Lauren kamu lagi makan apa?"

"Makan batagor"

Mendengar Lauren menjawab pertanyaan nya membuat Rendi,merasa Lauren sudah tidak marah karena biasanya Lauren terlihat sangat ketus dan acuh padanya.

"Rendi aku mau bicara sama kamu?"

"Oh...iya...Ya sudah kamu bicara saja,kamu mau apa?"

"Bukan itu yang ku maksud, bagaimana jika kita bicara di tempat lain,jangan disini"

"Ya sudah,ayo kamu mau dimana?Direstoran depan atau dimana?"

"Dia atap kampus saja"

Mendengar Lauren mengajak Rendi untuk berbicara dia menuruti kemauan Lauren untuk ke atap gedung kampus.Mereka pergi bersama ke atas.

"Sebenarnya ada apa Ren? Enggak biasanya kamu ingin ngobrol sama aku"

"Sebenarnya aku ingin minta tolong sama kamu?"

"Tolong apa?Memang nya kamu kenapa?"

"Aku enggak apa-apa,bukan aku yang harus kamu tolong ta-pi Alice"

"Memangnya Alice kenapa?"

"Alice sakit,dia membutuhkan kamu,Rend?"

"Maafkan aku jika kamu minta tolong untuk keperluan Alice,aku tidak bisa!Aku akan berbuat apa saja jika itu mengenai kamu,Ren"ucap Rendi.

"Alice depresi berat,Rend.Dia sedang dirawat di Rumah Sakit Jiwa ta-pi dia selalu memanggil nama kamu.Dia sangat menyukai kamu Rend"

"Maafkan aku Ren,aku tidak mau.Kamu mau aku menemui wanita gila!!Karena dia aku kehilangan kamu!!Aku tidak mau berurusan dengan Alice lagi,Ren"

"Aku mohon sama kamu,Rend.Itu hanya pura-pura,dan sementara hingga kondisi Alice membaik.Dia mencoba bunuh diri, Rend "

"Aku tidak perduli dengan dia!Yang aku cintai itu kamu Lauren?Bukan Alice,sampai kapan pun!Aku tidak bisa membantu kamu jika berurusan dengan Alice"

Lauren tetap memohon kepada Rendi untuk menemui nya saja.Tetapi Rendi tetap tidak mau,dia masih bersikukuh dengan keputusan nya untuk tidak menemui Alice atau pun berpura menyukai Alice.Rendi akan meninggalkan Lauren, tiba-tiba dia terhenti.

"Aku akan menolong Alice, tetapi ada syarat untuk kamu?"

"Apa?Syarat yang kamu minta?"

"Aku punya syarat dan itu kamu harus pilih salah satu nya"

"Apa itu?"

"Kamu harus mau menjadi kekasihku seperti dulu lagi atau kamu putuskan pria brengsek itu!"

"Jahat!!!Aku sudah tau permintaan ini akan membuat kamu memberikan aku syarat yang akan mengikat aku kepadamu!!"

"Baiklah syaratnya akan aku rubah bagaimana

jika kamu harus mau jika setiap hari aku akan menjemput dan kamu harus pulang dengan ku?Itu terserah kamu,jika tidak maaf aku tidak akan membantu"

Mendengar permintaan Rendi,Lauren tidak bisa menjawab syarat dari Rendi.Dia tidak ingin menyakiti Yuda,dan Lauren meminta Rendi untuk memberi waktu untuk memikirkan nya.

..."Bersambung "...

Bagaimana kah kelanjutan kisah Lauren dan Yuda?Apakah dia mau menuruti syarat dari Rendi...Tunggu cerita selanjutnya yah?"Terima kasih untuk para pembaca ku"🙏

1
Tri Winarni
Kapan ketemu yuda thor🙏👍
Syifa Mahaeswari: sabar yah 😄
total 1 replies
Nafa Nafis
lanjutanny
Tri Winarni
Jangan putus thor🙏👍
Syifa Mahaeswari: terima kasih sudah selalu mampir
total 1 replies
Ida Rosidah
temen si temen tapi harus mengorbanin kebahagian sendiri klo aku ngga mau? s Rendi dia yg berengsek pake ngatain orang berengsek
Syifa Mahaeswari: terima kasih sudah mampir yah kak
total 1 replies
Nafa Nafis
lanjutanya
Nafa Nafis
lanjut ceritany
Ida Rosidah
palingan s Rendi di tikung sama temennya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!