Kisah seorang gadis dari zaman modren yang mengalami perjalanan waktu dan masuk ke tubuh seorang putri yang tidak di inginkan keberadaanya.
Kanaya tantri adalah gadis berusia 21 tahun, putri bungsu dari pasangan alexander smith dan Diana smith. Di usianya yang masih muda kanaya mampu mendirikan perusahaannya sendiri dan dia juga seorang ketua mafia Mawar hitam.
Namun sahabatnya sendiri menghianatinya yang menyebabkan terjadinya sebuah kecelakaan maut. Dan membuat hidup aya berubah.
Mapmpukah kanaya menjalani hidup barunya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andyni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
...***Happy Reading***...
Pangeran linhong mendekat pada pengawal yang menunjukan penemuannya lalu mengambilnya dan di tunjukan di depan kaisar lim dan perdana mentri kim.
"Ini adalah jarum yang sama tie!" kata linhong seraya mengamati.
"Bawa kemari permaisuri kerajaan chang an!" titah kaisar yang langsung di laksanakan oleh 2 orang pengawal yang mendekati permaisuria chia. "Ada apa ini?" tanya permaisuri chia yang tengah hamil besar. " Maaf anda harus menjelaskan semua ini?" kata salah satu pengawal. kasisar chang tentu tak terima dengan tuduhan ini. " Lepaskn istriku! biarkan aku sendiri yang membawanya!" kata kaisar chang menuntun istrinya memuju kaisar lim.
...****...
"Ampun, tuanku! apa yang membuat anda memuduh istri chiaer melakukan perbuatan keji seperti itu?"tanya kaisar chang dengan nada serendah mungkin.
Kemudian pangeran linhong menyerahkan sebuah bukti yang di temukan di bawah cangkir putri chia. "Apakah, permaisuri chia bisa menjelaskan tentang jarum ini?" Tanya linhong. Kedua pasangan itu saling pandang tak mengerti.
"Chiaer benerkah jarum ini milikmu?" tanya kaisar chang menanyai istrinya dengan lembut. " Jangan takut, jika kamu benar melakukannya aku akan menerima hukuman atas dirimu asalkan kamu berkata jujur dengan alasan yang tepat?!" Jelas kaisar chang masih dengan nada yang lembut dan berwibawa.
"Namun, jika terbukti kamu di jebak aku sendiri yang akan memenggal pelaku sebenarnya!" kata kaisar chang penuh penekanan.
" Ampun kaisar lim, ampun loukung! saya tidak tau menau tentang dari mana jarum ini! mana mungkin saya melakukan hal memjijikan itu sedangkan saya ikut kemari karena bayi dalam kandungan saya sangat ingin mendapat elusan dari tuan putri inxia!" jelas permaisuri chia tertunduk lesu.
"Apa benar yang kau katakan permaisuri chia?" tanya perdana mentri kim dengan senyum liciknya.
"Apa yang saya katakan adalah kebenaran!
jika saya berbohong, saya rela jika anak dalam kandungan saya lahir cacat dan memdapat sial seumur hidup!" kata permaisuri yakin bahwa dia memang tak bersalah.
...****...
Sementara itu di aula tamu yang lain sudah mulai ribut begitu juga dengan pangeran jinliang. " Roland, apa yang sebenarnya terjadi?kenapa tiba-tiba pesta yang tadi meriah kini jadi mencekam?"tanya pangeran liang pada jendral roland.
"Sepertinya telah terjadi pada putri linxia pangeran!"jelas roland menduga*. Jangan betcanda kamu roland! mana mungkin ada penyusup sedangkan penjagaan sangat ketat!" katak pangeran jinliang menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "saya juga tidak tau pangeran! Sepertinya ada bnatuan dari orang dalam!" kata jendral roland berbisik di telinga rajanya. " Aissh, jauhh kan bibirmu dari telingaku!" kata pangeran jinliang yang merasa geli akibat tanpa sengaja kumis roland menyentuh telinganya. "Ups! maaf pangeran saya tidak sengaja!" heheh kata roland tertawa geli melihat ekspresi raja jinliang.
"Roland menurut mu siapa yang kamu curigai selain dua nenek sihir tadi?!" tanyanya pada roland pelan sambil menatap sinis ke arah kimzha dan jialing.
"Maksut tuan, mereka?" kata roland mengikuti arah pandang pangeran jinliang.
" Nahh, itu tugasmu landz! cari info tentang kedua wanita itu! " kata jinliang melangkah meninggalkan roland mematung sendiri di tempatnya semula. Sedangkan pangeran jinliang hendak jalan-jalan mengelilingi istana sampai seorang penjaga menegurnya. " Maaf pangeran anda di larang untuk meninggalkan aula, karena saat ini sedang di adakan pemeriksaan tentang adanya penyusup di dalam istana!" kata pengawal itu sopan, karena dia tahu siapa yang sedang di ajak bicara, seorang raja termuda, dari kerajaan jin yang terkenal dingin dan sadis dalam memperlakukan musuh-musuhnya.
Bersambung.......
apa cambuknya juga di lumuri racun..