NovelToon NovelToon
Eclipse Of Chaos

Eclipse Of Chaos

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Spiritual / Reinkarnasi / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: Saha_01

Ini kisah seorang dewa yang kembali dari masa lalu untuk satu tujuan yaitu menjadi yang terkuat di alam semesta dan membalas dendam untuk semua orang yang menyakitinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saha_01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 Keluar

"Bagus, itu adalah pilihan terbaik yang kamu ambil!" Dain berbicara sambil tersenyum kearah Iblis wanita itu.

"Apakah kamu memiliki nama?" Dain berkata dengan tenang melihat Iblis wanita dihadapannya, sambil menunggu jawabannya, Iblis wanita tersebut menampilkan muka konyol saat mendengar perkataan Dain.

"Kamu juga harusnya tahun asal-usul ku, jadi secara alami kamu harusnya mengetahui namaku juga!" Iblis wanita tersebut memutar bola matanya dan tampak sedikit kesal dengan pertanyaan Dain.

Dain tersenyum kecil tentu saja dia tahu semuanya dari nama latarbelakang dan beberapa hal lainnya dari wanita di depannya ini.

"Apakah kamu ingin aku memangil mu dengan namamu yang dulu. Apakah itu yang kamu inginkan." Dain berbicara dan tersenyum dengan penuh arti. Mendengar perkataan Dain, Wanita iblis sedikit tertegun dia berpikir beberapa saat jika Dain mengetahui namanya dan asal-usulnya jadi kenapa direpotkan menanyakan semua itu lagi, apa itu memiliki arti khusus?

Melihat Wanita iblis sedang berpikir Dain yang berdiri didepannya dengan tenang bicara.

"Bagaimana jika aku memberikan nama baru untuk mu. Itu juga bisa memberimu identitas yang baru, siapa tahu musuh mu di luar sana masih mencari mu."

Mata Iblis wanita itu sedikit menyipit dan saat mendengarnya. Memang benar tidak menutup kemungkinan bawah orang-orang itu pasti mencari keberadaannya mereka tidak akan tenang sebelum mencabut rumput sampai ke akarnya. Cepat atau lambat dia pasti akan bertemu dengan mereka semua dan membalas dendam, tapi kekuatannya yang sekarang ini masih sangat lemah dan tidak bisa untuk melawan. Jalan yang terbaik hanyalah tetap bersembunyi dan low profil sembari mengumpulkan kekuatan.

Usulan Dain sebenarnya tidak buruk juga Iblis wanita tersebut merenung untuk beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk kecil dan berbicara dengan tenang.

"Baik, terserah kamu mau memanggilku apa." Wanita iblis berbicara dengan acuh tak acuh baginya tidak ada artinya sebuah nama.

"Bagus. Mulai sekarang aku akan memanggil Mawar Hitam!" Dain berbicara sambil tersenyum dengan semangat.

Iblis wanita sedikit mengangkat alisnya saat mendengar nama Mawar Hitam dari mulut Dain.

"Kenapa namanya terdengar mirip dengan perempuan 'itu'?" Iblis wanita tersebut berkata dengan sedikit tidak senang, karena nama tersebut hampir mirip dengan Mawar Putih.

"Apa, apakah kamu tidak suka?" Dain tersenyum kecil lalu melanjutkan.

"Bukan itu terdengar bagus, karena kamu cantik seperti bunga, disisi lain warna hitam itu juga melambangkan kekuatan dan ketidak pedulian."

"Itu semua sudah cukup mengabarkan semua sikapmu."

Saat Dain berbicara dia dengan acak mengambil sepucuk bunga putih di dekatnya lalu dengan sedikit kekuatan bunga putih tersebut berubah warna menjadi warna hitam pekat seperti malam. Dain akhirnya meletakkan bunga hitam itu di kepala Iblis wanita tersebut, Iblis wanita itu juga tidak melawan saat Dain menaruh bunga di kepalanya.

Bunga hitam itu langsung berubah menjadi sebuah mahkota bunga yang cantik di atas kepala Iblis wanita tersebut. Itu sangat cocok di padukan dengan wajah cantiknya yang seperti bulan yang redup di tambah dengan rasa dingin dan ketidak pedulian dari tempramen nya.

"Itu jauh lebih baik!"

"Ingat jangan dilepas."

Dain mengangguk dengan puas saat melihat Mawar hitam mengenakan mahkota bunga di kepalanya. Mawar hitam hanya bisa pasrah dan tidak bisa berkata-kata, tapi dia juga tidak terganggu dengan bunga di atas kepalanya ini menurutnya juga itu terlihat cantik, dan kalau dipikir-pikir lagi dirinya dimasa depan juga mengenakan hal yang sama seperti sekarang ini, apa ini berarti dirinya dan Dain melihat hubungan di masa depan?

"Yang selanjutnya adalah membangunkan, Mawar Putih, lalu membawa kalian keluar dari sini!"

Dain berkata lalu dirinya berbalik dan berjalan kerah sebuah pohon tidak jauh dari dirinya, Mawar hitam mengikuti dari belakang saat mendengar bahwa Dain ingin membawa dirinya keluar dari sini cahaya dimatanya mulai bersinar terang dengan harapan.

Setelah sampai di depan pohon kita dapat melihat seseorang wanita cantik dengan pakaian putih dan rambut berwarna putih perak sedang berbaring tertidur tidak sadarkan diri di bawah pohon tersebut.

Dain berjongkok dan dengan lembut mencubit pipi putih seperti susu milik Mawar Putih yang sedang berbaring. Mawar Putih merasakan tidak nyaman dan mulai sadar secara perlahan dia membuka bola matanya dan melihat keliling dengan sedikit linglung dan melihat Dain disampingnya yang tersenyum lembut.

"Bagaimana apakah kamu baik-baik saja?"

Dain berbicara sambil melihat Mawar Putih dengan tenang.

"D-Dain..."

"Kenapa kamu disini, dan kenapa aku bisa tidak sadarkan diri?"

Mawar Putih bergumam pelan dan mencoba mengingat kejadian sewaktu dia masih belum pingsan, dan tidak berselang lama ingatnya mulai pulih dia dapat mengigat dengan jelas kejadian saat dia bertarung dengan Mawar hitam dan ingatan terakhirnya adalah saat Dain berlari untuk melindungi dirinya.

"Kamu tidak apa-apa, apakah kamu terluka!"

"Apakah ada yang sakit!"

"Jangan bergerak aku akan memeriksa tubuhmu!"

Setelah sadar Mawar Putih langsung berkata dengan panik dia langsung meraba-raba dan menyentuh tubuh Dain memeriksa keadaannya takut ada luka. Mawar Putih sangat cemas dan kwartir tentang kondisi Dain takut dia kenapa-kenapa.

Dain hanya tersenyum kecil saat melihat tingkah laku Mawar Putih dan tidak menolak saat Mawar Putih menyentuhnya, meskipun dia tidak memiliki luka sedikitpun dari pertarungan antara dirinya dan Mawar hitam, lagi pula siapa yang menolak saat melihat wanita cantik menghawatirkan seseorang!

Tapi Mawar hitam yang berdiri tidak jauh dari mereka berdua ujung mulutnya sedikit berkedut saat melihat tampilan Dain yang sedikit tidak tahu malu, dia jelas baik-baik saja dan tidak terluka. Ada sedikit rasa kasih Mawar hitam kepada Mawar Putih keren telah dibohongi dan jatuh ke tangan Dain yang beracun!

Batuk!

Mawar hitam sedikit terbantu kecil karena dia merasa tidak dianggap, saat melihat Mawar Putih yang sedang berdekatan dengan Dain. Mawar Putih sedikit terkejut dan tidak memperhatikan Mawar hitam yang berdiri tidak jauh dari dirinya dan terus menatapnya dengan tatapan yang aneh sebelum dia akhirnya beraksi dengan cepat.

"Kamu Iblis jahat apa yang kamu lakukan disini!"

"Apakah kamu ingin bertarung denganku lagi, kalau begitu majulah!"

"Dain pergi dari sini segera!"

Mawar Putih langsung tersadar dan melompat di depan Dain untuk melindungi dirinya, Mawar hitam hanya bisa memutar bola matanya saat melihat penampilan Mawar Putih yang sangat konyol.

Bagaimana dia bisa menyakiti Dain dengan kemampuan yang sangat abnormal yang Dain tujukan barusan, bahakan jika dirinya diberi seratus nyawa dia tidak bisa mengalahkan Dain!

"Kamu tidak usah takut seperti itu. Mawar Hitam sekarang menjadi orang ku."

Dain berkata dia tidak ingin terjadi sebuah kesalahpahaman antara mereka berdua. Mawar Putih sedikit terkejut dengan ucapan Dain, bagaimanapun Iblis wanita yang dia kenal adalah sosok yang dingin dan acuh tak acuh bagaimana mungkin Dain bisa menarik orang dengan tempramen seperti itu. Jika melihat sifat Iblis wanita ini dia pasti akan memilih mati dari tunduk pada orang lain!

"Baik, aku berharap kalian berdua bisa akur satu sama lain." Dain berbicara dan mengabaikan keterkejutan Mawar Putih.

"Saudah waktunya kita pergi dari tempat ini!"

Dain berkata dengan serius lalu dia mengibaskan tangannya simbol dan rune mulai terjalin di kekosongan lalu meledak menjadi cahaya yang menyilaukan dan menelan mereka bertiga!

Setelah beberapa saat Dain akhirnya muncul kembali di dalam ruangan kamarnya wajah tampak sangat tenang.

"Yah!... Lumayan sekarang aku sudah memiliki sedikit kekuatan untuk bertahan hidup dari gelombang pertama!"

Dain tersenyum dan bicara dengan riang setelah pertarungan dia melawan Mawar Hitam dia memulihkan sedikit kekuatannya. Meskipun itu jauh dari kekuatan puncak dari masa kejayaan dirinya dulu tapi ini lebih dari cukup untuk mempertahankan nyawa saat dalam bahaya.

"Dan yang lebih penting lagi satu segel larangan sudah berhasil aku cabut dari kerambit ini!"

Mata Dain tertuju pada sebuah pisau keramik berwarna hitam ditangannya, jika orang lain melihatnya itu sekilas hanya seperti sebuah kerambit bisa berwarna hitam tapi bagi Dain pisau ditangannya ini benar-benar senjata dingin pencabut nyawa yang tidak ada duanya!

Kerambit ini ditinggal khusus untuk dirinya oleh orang tuanya. Tapi beberapa kemampuan dari senjata tersebut disegel dengan banyak pola larangan untuk menekan kemapuan aslinya dikarenakan sangat kuat dan dikhawatirkan itu akan membawa bencana bagi Dain yang belum mendapatkan kekuatan yang cukup untuk mengendalikan senjata ini!

Dimasa lalu senjata kecil ini lah yang banyak membantunya dari situs yang buruk saat melawan banyak musuh yang kuat. Bahakan sosok sekuat Mawar Hitam dan Mawar Putih hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak saat terperangkap di dimensi kecil yang dibuat oleh senjata ini!

Saat Dain membuka Meridian pertama dan meteseh darah miliknya itu secara langsung membuka segel pertama dari larangan senjata tersebut. Dain langsung ditarik kedalam dimensi kecil di dalam kerambit itu. Tentu saja karena Dain adalah tuan dari senjata ini dia secara otomatis bisa mengendalikan seluruh ruangan dan waktu ditempat itu dan menjadi sosok absolut yang tak terkalahkan di tempat ini!

Dia dengan mudah menjungkirbalikkan gunung dan menjatuhkan langit hanya masalah pikiran saja!

Itu juga adalah alasan kenapa dia bisa dengan mudah mengalahkan Mawar Hitam di tempat itu, terlepas dari tanda jiwa Mawar Hitam yang berada di tangannya. Jika Dain bertarung di luar mungkin Dain akan langsung mati oleh satu tamparan dari Mawar Hitam!

Tapi untuk sekarang ini hanya dia yang bisa bergerak bebas untuk keluar masuk dimensi tersebut itu jauh adalah pengecualian untuk Mawar Hitam dan Mawar Putih, Dain juga berencana untuk mengeluarkan Mawar Hitam dan Mawar Putih sebagai pelopor dalam bencana yang akan datang.

Meskipun kekuatan mereka berdua telah direduksi menjadi sangat lemah karena terkurung terlalu lama di tempat tersebut tapi dengan kekuatan terlemahnya saja sudah cukup untuk melawan negara-negara adidaya yang ada sekarang ini!

"Dain dimana ini?" Sebuah suara wanita terdengar dengan sedikit kebingungan.

1
Bejo
mantap 👍
HanmaKyoru
^•^
Akira san
dining🗿
Z3R0 :)
tapi ada beberapa yang 2/10 yang mau membalas budi, tidak semuanya sama
Z3R0 :)
🗿hei ngab, uang hanya akan menjadi tisu toilet dalam apocalypse, aju heran darimana kau dapat kepercayaan diri seperti itu
Z3R0 :)
sistem kasta
Z3R0 :)
gantian dain yang memalak
Z3R0 :)
weh susah juga ngebadain yang kek gini
Z3R0 :)
🗿dah langganan ternyata
Z3R0 :)
masih mending lo daripada reset jadi bayi
King_Neo
ya saya, akan mencoba lebih baik dalam penulisan kalimatnya. terimakasih atas masukannya
Wahyu agung Maulana akbar
kalau bisa tolong diperbaiki tulisannya 🙏
Wahyu agung Maulana akbar
bagus ceritanya bang 👍🏻
King_Neo
terimakasih untuk semangat dan masukannya. saya akan berusaha lebih baik dalam pengunaan bahasanya sekali lagi terimakasih.
Ayano
Aku kira dia bakalan ditembak abis ini. Suara Bang Bang gitu kek mau ditembak soalnya
Ayano
Dan sekarang langsung jungkir balik ke tragedi. Menggorok leher sendiri katanya 😱😱😱
Aduh.... ngilu banget
Ayano
Ngebayangin nya agak gimana ya. Sedih campur perasaan sakit
Ayano
Thorthor nanti ganti kata membuak jadi membuka ya
Ayano
Aku berasa ngeliat dia seperti habis menghadapi kenyataan hidup yang pahit
Ayano
Gore yang kusuka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!