ini karya pertama author. selamat membaca..
aya daniati janda kembang desa yang lelah telah menolak berkali kali lelaki didesanya memutuskan pelarian ke kota..
berharap ini langkah yang tepat..
harus bersanding dengan keenan duren sawit..
duda yang dingin dan berfikir bahwa aya wanita penggila harta serta murahan.
bagaimana kisah kelanjutanya jangan lupa like and favoritkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BANYAK PIKIRAN
setelah asik dengan candaan dan siska memilih pergi terlebih dahulu amell kentoilet membersihkan rambutnya yang bekas cake..
walaupun candaan mereka keterlaluan menurut sean roy ivan dan ken tetapi aneh nya amel biasa aja bahkan aya dan tia pun sama biasa saja bahkan cenderung bodo amat.
"eh pulang yuk.."amel datang dari toilet.
"yuk...udah kenyang inih."tia mengelua lus perutnya sungguh ga ada jaim jaim nya.
"mau mbungkus."tawar sean dia sama seperti ivan.suka dengan teman aya karna mereka apa adanya.
"ini cafe milik mas."tanya tia dan sean mengangguk.
"cakep..kalo gitu bungkus yang banyak ya mas tia terima lapang dada asal gratis."tia mengelus elus dada nya.
"hahahhaha ok ok...sebentar yah."sean berlalu pergi ke dapur.
"eh pada pulang pake apa."roy nimbrung
"pake mobil aya."jawab amel.
"hah."semua kaget.ken menengok ke arah aya
"maksudnya semobil bareng aya gitu mas." ken manggut manggut saja.
"jangan heran ya pada amel tuh kalo ngomong udah los dol dia mulutnya."tia menambah penjelasanya.
"lah emang gitu ka..."ucapan amel terhenti mana kala tia siap melempar aya dengan piring bekas makanya.padahal hanya sebuah gertakan.
"eh mau apa sama piring itu."
"lempar amel."jawab tia sekena nya.
"eehhh jangan.."amel senang pasal nya sean mencegah tia.
"kenapa."
"sayang piringnya.."sontak saja ucapan sean membuat tertawa yang mendengarnya.. lain halnya amel yang udah monyong monyong marah.
"hahahahahaha hahahahaha"
"jangan di monyong monyongin gitu mau gue cium.."goda roy.
"nih cium mas cium...dah lama juga nggaa cicipopok."tunjuk bibir amel
"eh busyet."roy menepuk jidatnya.
"jangan nantangin dia soal gituan dia jagonya." tia dengan santainya berujar saambil minum air putih.
"hahahahhaha ada lawanya juga bontot."ivan kegirangan.pasalnya roy termasuk casanova.
"wah cocok tuh bontot ama mbarep (sulung) kalo di kampung tuplek ponjen hahahhan"tia berseru pasalnya amel tertua di antara mereka berdua.
"pulang yuk."ajak ken..aya mengangguk.ken mengambil alih kei dia khawatir aya kelelahan.
"van lo nyetir."ivan mengangguk.
"lah kita gimana."amel bingung.
"ya pulang lah ayok."tia merampas kunci mobil yang di pegang amel dan berdiri meninggalkan amel.
"mana tas aku ya mas."tanya amel ke roy..
"nih."
"thangks....see you 😘."amel memberi kiss di udara untuk roy dan di sambut geleng geleng oleh roy.
"dah kakak sean."
"daahh juga mela."
"amel mas amel...bukan mela."jawab amel sambil berlalu.
"hahahaha gila temen aya seru juga yah mereka asik ga munafik kaya siska sok lembut badahal dalem nya udah lebar."roy mengangguk membenarkan ucapan sean...
"sean..gue kayanya ada rasa deh sama amel."
"secepat itu.."roy mengangguk.
"gue bukan ken dan lo yang bodoh dengan perasaan hati gue sendiri.."
"apa terlalu kelihatan kalo gue suka tia.."
roy mengangguk."hanya saja lo bakal susah dapetin tia..dia lebih cuek dari aya soal laki laki."sean membenarkan.
"trus gue harus gimana."
"emmm lo coba tanya aya soal tia..lo bilang kalo lo serius sama tia."sean mengangguk.
"kalo lo gimana."
"lo liat dia gampangan."sean geleng geleng.
"iya amel emang genit terlihat gampangan tapi lo jangan lupa aya..kalo lo mainin amel lo berhadapan dengan aya."roy tertegun.
"gue coba lah nanti."
berbeda dengan ken dan aya yg berada di perjalanan pulang didalam mobil semua terdiam dengan pemikiran masing masing aya dengan pikiranya gimana biar ken tambah merasa bersalah agar ken bisa berubah tidak gila kerja lagi setidaknya memikirkan kei.
ken sedang berperang bagaimana cara meminta maaf kepada aya sungguh dia malu dengan sikapnya slama ini apalagi setelah mendengar penuturan amel..
ivan sedang ada masalah dengan ella istrinya.. dia memang terlihat santai tetapi hatinya berperang dengan sikap istrinya apalagi setelah melihat aya dia pergi tanpa ken memakai cadar..lalu rela batal puasa demi menjaga harga diri ken di depan teman teman nya aya begitu menghargai ken..lalu ella dia malah asik dengan dunia modelingnya sama seperti clara..dia tidak bisa menjaga persaan ivan..tidak menjaga putra mereka satu satunya.
ken melihat dari kaca spion di dalam mobil di lihatnya aya
*apa gue konsultasi dengan aya yah..
dia dewasa aku yakin dia bisa kasih solusi*.
🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞
95℅ hanya kt ustaz/zah begono ... tanpa meresapi bhw islam itu rahmat bg sluruh alam
trims thor😂👍🙏
kalau perlu sekalian aja patahkan tangannya..
muhrim : orang yang memakai baju ihrom
numpang duduk ya thor