Suara musik berdentum dengan keras mengiringi orang-orang yang sedang asik berjoget di lantai sebuah bar.
sementara itu dari kejuhan tampak seorang perempuan yang sedang berdesakan di antara mereka,matanya tidak lepas dari sesosok pria yang tengah merangkul seorang wanita muda yang tak lain adalah sahabat dekatnya sendiri.
Tak lama kemudian dia melihat orang yang di ikutinya itu masuk kesalah satu room VIP yang tertutup,karena sangat penasaran wanita itu pun memberanikan diri untuk mengintip di sana,dan betapa terkejutnya dia dengan apa yang terjadi didalam room itu.
Dengan perasaan hancur dan terpukul diapun berlari keluar menabrak orang-orang yang ada di depannya.mata wanita itu sudah tidak bisa lagi melihat dengan jelas karena sudah berembun menahan tangis dan sakit hati yang teramat sangat.
Dia menyalahkan dirinya sendiri dengan apa yang selalu menimpanya,hatinya sudah hancur berkeping-keping.
Apakah pernikahan kali ini akan gagal lagi,??
Apakah memang tidak ada orang yang mencintainya dengan tulus?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A yuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Biar jadi Muhrimku
malam setelah mengantar Raffa pulang, Rachel memutuskan untuk menginap di rumah keluarga Bu Joana, karena di sana masih ada beberapa barang pribadinya yang masih harus di bereskan.
pagi-pagi sekali sebelum anggota keluarga itu bangun, Rachel sudah siap beberes, dia juga sudah memasak sarapan untuk mereka, karena bisa jadi ini sarapan pagi terakhir mereka bersama.
melihat barang bawaannya masih cukup banyak, Rachel memutuskan hendak memanggil taksi online, namun niatnya di urungkan setelah Candra menawarkan diri untuk membantunya, bahkan tanpa menunggu persetujuan Rachel, dia langsung memasukkan barang ke bagasi mobilnya yang cukup luas.
setelah pamit dan terjadi sedikit drama dengan Raffa, Candra dan Rachel pun masuk ke mobil dan langsung menuju ke tempat barunya.
..." jadi kamu sekarang akan tinggal di ruko? tanya Candra....
..." ia pak, di situ ada satu ruangan kecil, yang bisa saya pakai untuk tidur....
..." kenapa kamu ga tinggal di rumah saya saja, rumah kami ga jauh letaknya dari ruko kamu itu, saya juga bisa sediakan supir buat antar jemput! biar Raffa ga drama terus kayak tadi, soalnya Minggu depan saya dan Raffa akan kembali ke rumah lama....
..." ya ga enak lah pak sama tetangga ! masa saya tinggal di rumah bapak ! bukan muhrimnya !...
..." kamu mau saya halalin ? biar jadi muhrim, biar kamu bisa tinggal di rumah saya !...
..." uhuuk !! Rachel tersedak ludahnya sendiri saat mendengar ucapan Candra....
...pak Candra ini ada-ada saja.......
..." saya serius ! saya mau halalin kamu, saya merasa nyaman saat bersama mu, kamu juga sudah sangat dekat dengan anak saya ! ucap Candra sambil matanya yang tak lepas dari jalan raya yang saat itu memang sedang padat. ...
..." saya tidak punya pikiran untuk menikah pak ?? sekarang saya mau fokus sama bisnis saja. ucap Rachel sambil matanya menatap keluar jendela....
...kalau masalah Raffa ! saya udah bilang sama dia, pulang sekolah atau kapan pun Raffa mau, dia bisa main ke ruko....
percakapan pun berhenti saat mereka sudah sampai di tujuan, Rachel langsung menurunkan barang bawaannya di bantu dengan Candra.
selesai menata semua barang, Rachel pun menyediakan minuman untuk Candra yang sedari tadi membantunya.
sedari tadi mereka bekerja tanpa bicara, suasana di antar mereka menjadi canggung setelah percakapan singkat di perjalanan tadi.
..."silahkan di minum pak ??...
..."ia terima kasih, ucap Candra yang langsung duduk dan menghabiskan minuman dingin Yang ada di hadapannya....
..."maaf jadi merepotkan bapak ??...
..."saya tidak merasa direpotkan, dan Rachel! kamu bisa panggil saya Candra atau mas! saya kayak tua banget kamu panggil pak terus !!...
..."hah !!! akan saya coba pak !! eh..ma..mas !!...
..." jadi gimana dengan ajakan saya di mobil tadi ?? saya serius mau menghalalkan kamu!! kita tidak usah pacaran kayak anak muda, aku siap melamar kamu di depan kedua orang tuamu !! ucap Candra mengulang pertanyaannya....
..." jawaban saya masih sama pak eh mas?? saya tidak mau menikah...
..." tidak mau menikah?? dengan saya ?? apa kamu sudah ada calon sendiri ?? ...
..." bukan begitu mas, saat ini saya masih sendiri dan saya nyaman sendiri......
..." kenapa ?? apa saya kurang baik, atau karena saya duda ?? jadi tidak masuk Kriteria pria idaman kamu ??...
..."bukan begitu ! mas baik, pria mapan dan tampan. tapi saya sudah tidak percaya dengan yang namanya cinta dan pernikahan....
..." kamu ngomong gitu kayak orang yang sudah pernah gagal nikah beberapa kali saja.....
..." saya sudah 2 kali gagal dalam pernikahan !! jadi saya sudah lelah dan ingin menikmati hidup sendiri dan mandiri....
ucapan Rachel itu mengejutkan Candra, selama ini dia memang tidak tau dengan masa lalu Rachel, dia tidak menyangka jika Rachel sudah pernah menikah, 2 kali malah, dan semuanya gagal.
Candra tidak ingin menanyai Rachel lebih lanjut, karena dia tidak ingin kembali membuka luka yang sedang di tutup rapat oleh Rachel, dari sikap dan perilaku Rachel yang baru-baru ini dia lihat, Candra tau pasti masalah itu datang dari para mantan suami Rachel terdahulu.
Candra memutuskan untuk menyuruh seseorang mencari tahu masa lalu Rachel. bukan apa-apa ! dia hanya ingin mencari tau pria mana yang sudah membuat Rachel patah hati terlalu dalam seperti sekarang.
Candra benar-benar serius ingin mempersunting Rachel, dia juga tidak tau kapan tepatnya, tapi dia sudah sangat perduli dan nyaman di dekat wanita itu, apalagi dengan sikapnya yang sangat keibuan, yang sangat mirip dengan almarhum istrinya.
tidak bermaksud membandingkan, tapi dari beberapa wanita yang ia temui, Rachel adalah satu-satunya wanita yang sesuai dengan kriteria nya, dan dia yakin keluarga besarnya juga setuju dengan itu.
begitu sampai di rumah Candra menghempaskan badannya di sofa, dia menghela napas berat, membuat Joana yang saat itu ada didekatnya merasa sedikit penasaran.
..." masalah pekerjaan atau Rachel ?? tanya Joana...
..." Rachel mbak ?? katanya dia tidak mau menikah ??...
..." kamu kurang ganteng makanya dia ga mau ?? ...
..." ga usah becanda mbak ??...
..." ok ok, trus kenapa dia nolak kamu ??...
..." katanya dia sudah tidak percaya dengan yang namanya cinta dan pernikahan !!...
..." itu artinya kamu harus berusaha keras untuk mengubah pola pikirnya itu ??...
..." memangnya mbak tau kenapa dia bisa punya pikiran gitu??...
..." mbak hanya tau dia pernah menikah, dan pernah di kecewakan begitu dalam, tapi selebihnya mbak ga tau !! karena bukan porsinya mbak buat ngurusin masalah orang....
..." tapi kalau kamu memang mau serius sama dia, tunjukkan kalau kamu berbeda dari mantan suaminya terdahulu, wanita itu butuh pembuktian......
Candra mengerti maksud dari kakaknya, dia juga tidak ingin melepaskan Rachel begitu saja. mungkin prosesnya akan memakan waktu lebih lama namun semua itu memang patut di coba dan di perjuangkan.
****
Rachel merebahkan badannya, ruangan kecilnya sudah di ubah dan di tata sedemikan rupa hingga dia bisa meletakkan kasur kecil dan beberapa perabotan di kamar barunya.
pekerjaan siang itu terasa cepat berkat bantuan Candra, pria itu sudah pamit pulang beberapa jam yang lalu setelah beristirahat dan ngobrol sebentar.
masih Terngiang di telinga Rachel, saat pria itu mengatakan akan menghalalkannya. cukup kaget memang, seorang pengusaha kaya dan dari keluarga terpandang ingin menikahinya.
walaupun Candra adalah seorang duda dan usianya 6 tahun di atas Rachel, namun sosoknya tidak bisa di pandang sebelah mata. pria itu sangat matang, postur tubuhnya juga gagah dan rupawan, Rachel yakin banyak wanita yang mengidamkan Candra menjadi kekasih bahkan suami mereka.
jika saja itu terjadi beberapa tahun lalu, mungkin Rachel akan mempertimbangkan ajakan Candra, namun sekarang....
keinginan untuk menikah, sama sekali tidak terbesit di benaknya, perhatian yang di berikan Candra selama ini tidak pernah membuat jantung Rachel berdebar sedikitpun, mungkin karena kekecewaan yang terjadi berulang kali dalam hidupnya, membuat rasa itu sudah mati, dan dia tidak ingin menghidupkannya kembali.