NovelToon NovelToon
Suamiku Jenderal

Suamiku Jenderal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lee Junhee

Season 1 : BAB 1-119


Bercerita tentang suami istri beda profesi. Yakni, sang suami---Chandra Loey Abdinegara seorang Jenderal, tetapi kelewat polos, dan sang istri---Nadia Ruby Adriana seorang penyanyi sekaligus aktris yang kelewat gaul.

Mereka dijodohkan setelah para mantan masing-masing meninggalkan. Awalnya pernikahan mereka datar-datar saja(karena tidak saling mencintai). Namun, setelah melakukan LDR, tumbuhlah benih-benih rindu yang menjadi cinta.


SEASON 2 : Bab 120-?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lee Junhee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah move on

Pagi kali ini terasa lebih hangat dibandingkan biasanya. Nadia merasakan pagi ini ada sebuah pelukan erat mengelilingi tubuh mungilnya. Bukan jam 3 pagi suaminya bangun, tapi kebetulan sekali Chandra terlihat malas-malasan hari ini, dia kembali tidur setelah melaksanakan ibadah subuh dan berada di sisi Nadia untuk memeluknya.

Tengah malam tadi ada seekor babi hutan yang dikabarkan menyatroni pemukiman warga. Entah sebuah alasan untuk tidur bersama atau bagaimana, yang jelas, Nadia meminta suaminya itu untuk berada di sampingnya. Kekhawatiran yang cukup logis bagi seorang gadis yang berprofesi sebagai artis, membayangkan seekor babi dengan tanduk dan taring mendatangi rumah, tentu membuat Nadia tak bisa tertidur lelap bahkan beristirahat dengan tenang.

Ong yang diharuskan berjaga di kantor dinas untuk mengawasi kamera CCTV yang di tempatkan di wilayah perbatasan tampak sedang menyesap kopinya. Pikiran Ong bercabang pagi itu. Selain jengkel karena tidak bisa mengantar idolanya pergi ke pasar, Ong juga mendapati kejanggalan saat dirinya tidak sengaja berpapasan dengan seorang dokter wanita yang dikenalnya. Ong terus memikirkan hal itu berulang-ulang, mungkin kalau hari ini dia diberi kesempatan untuk bertemu dengan jenderal, dia akan segera memberitahukan keluh kesahnya ini.

Panjang umur, Chandra datang tanpa pemberitahuan dulu ke kantor dan langsung menyapa petugas yang ada di sana, termasuk Ong.

"Jangan melamun!" sapa Chandra to the point pada kawannya itu.

Ong memaksakan senyum, kelihatan sekali kalau lelaki itu tidak senang melihat wajah berseri Chandra yang akan jalan-jalan ke pasar.

"Siapa juga yang melamun. Ini, saya lagi perhatiin CCTV, biar nggak diskorsing!" jawab Ong ketus. Sedikit menyindir jenderalnya itu.

Chandra tertawa kecil, membuat Ong makin kesal saja dibuatnya. "Tidak biasanya Jenderal ketawa begitu pagi-pagi begini."

"Memangnya tertawa dilarang ya, Ong? Hehe." sekarang malah Chandra senyum sok ganteng, Ong mendengkus.

"Iya, deh iya, boleh. Asik ya, mau jalan-jalan ke pasar!" Ong masih ketus, Chandra mengulum senyum.

"Saya ke pasar juga mau membeli kebutuhan kita di sini. Sekalian, mau mendistribusikan sembako yang sudah tiba dari pusat ke daerah, untuk warga. Saya tidak hanya jalan-jalan."

Ong tersenyum semringah. "Wah, butuh bantuan dong buat angkut. Saya aja, Dan.

Please, please, ya?" bujuk Ong dengan semangat.

Chandra menggelengkan kepalanya. "No! Ada Alif, saya mau meminta bantuan dia. Alif belum paham dengan sistem kamera pengawas, kalau dia yang operasi di sini, nanti dia tidak bisa bertindak apa-apa."

Ong cemberut, lagi-lagi menghela napasnya. "Pilih kasih banget sih, jadi Ayah. Selalu baik sama yang bungsu. Saya juga 'kan mau diajak ke pasar!"

Ong ngambek yang entah kenapa membuat Chandra tertawa dibuatnya.

"Oiya, Dan. Saya kemarin sepertinya melihat dokter Nellie," ujar Ong tiba-tiba.

Wajah Chandra tampak tidak terkejut lagi, pria itu mengangguk lemah dan membuat Ong membulatkan kedua matanya kaget.

"Oh my god! Jadi beneran?! Itu dokter Nellie," ucap Ong sambil menutup mulutnya, matanya melotot dengan ekspresi luar biasa terkejut.

"Sudahlah, tidak perlu dibahas. Toh, saya dengan dokter Nellie sudah tidak ada hubungan apa pun lagi ...."

"Tapi dulu kalian ...." Ong gagal menyambung kalimatnya, Chandra tampak murung.

"Saya sudah move on. Saya sekarang sudah ada yang punya," balas Chandra lembut, membuat Ong iri setengah modar dibuatnya.

"Ah, iya sih." Ong menggaruk tengkuknya dan tidak berkomentar apa pun. Lagi pula, dia tidak tahu bagaimana jelasnya hubungan jenderalnya dengan dokter itu berakhir, Ong hanya tahu kalau dulu mereka sempat berpacaran dan hendak menikah.

BERSAMBUNG ....

1
Ria Dhurriyah
suka sekali dengan kata"pak jenderall
Odhe Canang
Kecewa
Odhe Canang
Buruk
ELVIRA thoenger01
cepat lanjut. double up donk
Rosnita Pku
memang jika ibu mertua yang gak suka dengan kita...pahit memang ..dah dirasakan...berbuat baik pun kita masih salah dalam pandangannya
Rosnita Pku
yah....jangankan abdi negara...tuh dah pasti tugasnya....tak bisa di bantah...swasta saja demi sesuap nasi utk anak dan isteri harus berjuang jauh ke negeri orang
Rosnita Pku
tak usah perwira tinggi ...orang biasa saja bisa terjadi ...yah namanya manusia iri dan dengki selalu menguasai dirinya jika iman tak ada di hatinya
Rosnita Pku
begitulah tabiat manusia...mereka merasa benar walau itu salah
Rosnita Pku
Luar biasa
Jisa Ajach
bagus
arrum novalgina
kok gak ada terusannya
❤️❤️Liu tie ❤️❤️
lanjutt
❤️❤️Liu tie ❤️❤️
semangat thor
Kariena
Luar biasa
Alfi Alfi
baru mau mengikuti alurnya
syora
dslesain aja ndak hrs pnjang crtanya yg pnting ada endingnya mkasih
Rini Wahyu
🥰🥰😍😍😍🥰🥰
Deliza Yuseva01
seorang anak jendral setdknya bisa mengkuasai ilmu bela diri utk mempertahankan dirinya sendiri .
Sandisalbiah
kamu terlalu gegabah Charles, gak memikirkan keselamatan Flora... baik dr sedunia atau dr renata... mereka sama² berbahaya buat Flo
Sandisalbiah
jadi Renata yg berselingkuh dgn morgan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!