NovelToon NovelToon
Aku Lelah,Cintai Aku

Aku Lelah,Cintai Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:749.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rhecella

Rheyna Aurora adalah istri dari seorang pria yang cuek dan minim perhatian yang bernama Bagas Awangga.
Bagas bekerja sebagai Manager pada perusahaan milik sepupunya, Arlo Yudhistira adalah CEO perusahaan tersebut.
Arlo menaruh hati pada Rheyna sudah sejak lama….
Tak semudah itu hubungan Arlo dan Rheyna berjalan,karena Arlo adalah sepupu dari Bagas dan Arlo telah memiliki istri dan 2 orang putri…..
Akankah Rheyna ertahan dengan Bagas? Ataukah berpaling pada Arlo? Atau ada yang lain?

Selamat membaca dan selamat menikmati karya pertama saya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhecella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengapa Aku

Aku kembali ke kamar mama dan melihat mbak Sari sedang membalikkan tubuh mama yang sudah sedikit kaku. Wajah mama yang pucat dengan bibir yang dihiasi senyuman membuat aku menangis dan memeluk mama.

30 menit berlalu dan mbak Sari membukakan pintu seseorang yang ternyata dokter. Dokter dipersilahkan masuk kekamar mama di antar mbak Sari,

“Permisi mbak” sapa dokter itu sopan

“Dokter tolong mama saya” kataku sambil menangis, dan berusaha meyakini bahwa mamaku baik-baik saja.

“Saya chek dulu ya mbak” kata dokter yang mendekat ke arah mama, mulai mengechek nadi mama, leher mama, mata mama, kemudian dokter tersebut menghembuskan nafas berat

“Maafkan saya tidak bisa menolong, mamanya sudah meninggal sekitar tiga jam yang lalu mbak” kata-kata dokter bagai hantaman dikepala dan hatiku, mengapa aku lagi yang harus kehilangan

“Mamaaaaaaaa” aku berteriak ingin memeluk mamaku, tetapi ada yang menarik tanganku dan mendekap erat tubuhku

“Ikhlaskan sayang, jangan memberatkan jalannya” kata suara yang sudah sangat aku kenal belakangan ini suara itu yang menghiasi hari-hariku

“Aku sudah gak punya sapa-sapa lagi mas, Vano, papa, sekarang mama” aku menengadahkan kepalaku menatap wajah itu, tangannya beralih menghapus air mataku yang terus mengalir, kemudian kembali memelukku mencium keningku. Aku semakin membenamkan wajahku pada dadanya, tanganku memeluknya karena aku merasakan hancurnya hatiku kehilangan orang-orang yang aku sayangi dalam waktu yang berdekatan, seakan semesta tak berpihak padaku.

Setelah dokter menuliskan surat pernyataan meninggal dunia, mas Arlo mengurus pemakaman dengan terlebih dahulu melaporkan pada RT dan RW, kemudian beberapa tetangga mulai berdatangan, ketika mama sudah selesai di mandikan dan di kafani.

Mama di makamkan di sebelah Papa dan Vano, aku hanya mampu diam dengan air mata terus mengalir. Mbak Sari memeluk pundakku karena mas Arlo berdiri di belakangku, dia tak ingin tetangga membicarakanku jika dia yang memelukku karena tetangga tahu siapa suamiku. Cukup tetangga berbisik-bisik karena tidak melihat Bagas di pemakaman mama, tak perlu tetangga mengetahui kehancuran rumah tanggaku.

Setelah pemakaman usai, kami kembali ke rumah mama. Aku duduk disofa ruang tamu diam dan melamunkan keadaanku, Vano meninggalkanku, Bagas meninggalkanku dengan wanita lain, papa meninggalkanku, dan mama ikut meninggalkanku, aku tak sanggup hidup seorang diri.

Aku berjalan ke dapur dengan pandangan kosong, mengambil pisau dan hendak meyayat nadiku, tetapi dia merampas pisau itu dan membuangnya asal, dengan wajah kesal dia memarahiku

“Jangan gila kamu Rhey, kamu kira orang tua mu dan Vano akan bahagia melihat tindakan bodohmu itu?” Marahnya padaku

“Aku gak punya siapa-siapa lagi, semua ninggalin aku” dengan tangis yang kembali pecah, dia kembali memelukku

“Ada Sari, ada aku, kami masih disini untuk kamu, kamu gak sendiri” suaranya yang kembali lembut dan tangannya yang kembali membelai kepalaku

“Tapi kamu bukan milikku, kamu akan kembali pada istrimu mas” kataku menangis dengan tersedu

“Aku akan ada saat kamu membutuhkanku kapanpun” katanya meyakinkanku, aku hanya terus menangis hingga aku lemas terjatuh tak sadarkan diri.

Ketika aku membuka mata dan mengedarkan pandanganku kesekelilingku, aku mendapati sosok itu duduk dikursi yang diletakkan di samping tempat tidurku, dengan kepala yang di letakkan di atas tempat tidur dan tangannya menggenggam erat tanganku, ‘kenapa dia ya Allah, kenapa dia yang harus ada disisiku, dia yang tak akan bisa aku miliki’, kataku dalam hati.

Ketika aku akan melepaskan genggaman tangannya perlahan, itu malah membuatnya terbangun

“Lho sudah bangun sayang, maaf aku ketiduran” katanya sambil mengucek matanya

“Mas gak kerja?” Tanyaku mengingat ini adalah weekdays

“Gampang masalah kerjaan kan aku yang punya” katanya tersenyum “makan yuk, udah siang kamu kan belum makan dari pagi”

“Aku gak laper mas” kataku sedih

“Harus makan, kamu harus kuat demi orag tuamu dan Vano” katanya mengingatkan

Aku kembali hanya menitikkan air mata. Di hapusnya air mataku perlahan,

“Tak ada yang salah dengan menangis, bahkan kamu harus menangis jika kamu merasa tak mampu menahannya di dadamu, tetapi menangis pun kamu membutuhkan tenaga, dan tenaga itu kamu dapat dari makan, makanlah dulu setelah itu lanjutkan lagi menangismu, aku akan ada disini selama kamu menangis”

“Gak mungkin mas, kamu harus pulang kasian mbak Lila dan anak-anak”

“Aku sudah pamit untuk keluar kota mengurus proyek”

“Kamu berbohong mas! Kamu membohongi istrimu” kataku tak suka

“Kamu lebih membutuhkan aku dibanding dia saat ini”

Mbak Sari masuk ke kamar membawakan nampan yang berisi sepiring nasi dengan lauk udang goreng tepung,

“Permisi den, saya bawakan makan untuk non Rheyna” kata mbak Sari sopan

“Iya Sari bawa sini biar saya yang suapi” katanya pada mbak Sari

“Ini den, saya tinggal bersih-bersih dulu den” setelah menyerahkan nampan pada mas Arlo, mbak Sari keluar lagi dari kamarku

“Ayo sayang makan dulu” katanya sambil menyodorkan sesuap nasi

“Aku makan sendiri aja, aku bukan anak kecil” kataku mengambil alih sendok itu

“Gitu dong pinter, aku tunggu disini sampai makanan itu habis”

“Tapi ini terlalu banyak mas, makanku gak sebanyak ini”

“Ya udah kalau gak habis nanti aku yang habisin, yang penting kamu makan aja dulu” katanya sambil membelai rambutku

“Mas boleh minta tolong?” Tanyaku disela-sela kegiatan makanku

“Apa aja buat kamu pasti aku tolongin” gombalnya mulai

“Dulu papa dan mama pernah berpesan padaku, jika mereka tiada maka mereka ingin rumah ini dijadikan panti asuhan”

“Wah keren itu, terus apa yang perlu aku bantu?”

“Kata mereka di derah Jombang ada panti asuhan yang sangat terpencil yang butuh tempat, dan mereka ingin memindahkan panti asuhan itu disini, bisa kah mas membantu pemindahan mereka?” Kataku menjelaskan keinginan almarhum orang tuaku

“Bisa banget kalau cuma itu, nanti biar aku suruh anak buahku untuk mengurusnya, tapi kalau ini di jadikan panti asuhan lantas kamu akan tinggal dimana?”

“Aku berencana untuk menjual mobilku mas, uangnya aku gunakan untuk mengontrak rumah yang lebih kecil bersama mbak Sari” kataku menjelaskan rencanaku

“Tinggal di apartemenku aja ya, dari pada kamu harus jual mobilmu juga” katanya memberikan penawaran

“Jangan mas, aku sudah terlalu banyak ngerepotin mas Arlo” kataku sungkan

“Aku malah senang bisa bantuin kamu, aku gak mau kamu susah selama ada aku” katanya perhatian

“Tapi mas…” aku hendak menyela ketika tangannya menarik piring yang aku genggam

“Nah kan sebenernya laper kan, nih sepiring abis sendiri” katanya tersenyum sambil mencolek hidungku

“Eh iya kok aku habisin ya” kataku kembali malu

“Pindah apartemenku aja ya, biar aku bisa sering datang, kalau disini atau di rumah kontrakan aku gak enak datang setiap hari, nanti kamu yang jadi bahan perbincangan tetangga”

“Aku pikirkan dulu ya mas, aku juga harus bicarain ini sama mbak Sari dulu” kataku sambil meminum air yang mas Arlo sodorkan.

Bersambung……

1
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍. cerita ni macam tergantung
Muji Astutik
author jahat nih😭lg bahagia²nya dan lg halu² masak Steve hrs, meninggal sih...knp ga dibiarkan mereka bahagia dan tamat sih...author jahaaattt😭😭😭😭
Hotma Gajah
si peselingkuh gimana kabarnya apa malah bahagia gitu🤔
Suci Dava
Thor kok ada lebel END, berarti ceritanya nggantung yaa, ngga seru donk thor 😔
Hafiza Nafida
oke
sweetpurple
Luar biasa
Nur Laela
jangan2 Steve sakit ?????
ida wati
bagus Rhey harus tegas sama laki orang yg udh kayak kucing garong, jgn jadi valakor 😁
Budyani Witaningrum
thor..kok aku nangis ya..ada ya bapak yang nggak peduli kaya gitu biarkan anak istrinya menderita sendiri😭
G.L
Thor,anda lagi cerita pengalaman pribadi yach...jangan pake "Aku"seolah olah anda cerita diri anda sendiri...
Lilis Yuanita
gk bkal lnjut
Mhyta
lnjut donk thorr
Mhyta
maaf br coment.. sy suka dengan ceritamj thor.. semngat yah
Indri Wulandari
bgt amat walaupun mantan ya seenggaknya tali silaturahmi jng putus lah walau hanya teman
Maria k labore Pale
lanjut thor....
Indri Wulandari
iya buat arlo menderita dlu thor
Indri Wulandari
pling jg arlo gercep terus
Indri Wulandari
arlo ksh HP di tolak steve ksh HP di Terima pdhal sma pria beristri
Indri Wulandari
arlo perhatian di jauhin steve perhatian smpet mau dket SMP d sruh jauhin arlo nurut pdhal arlo dan steve sma pria beristri
Nurul Istiqomah
bagus rhey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!