Ini lanjutan Hello Mr Mafia.
Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.
Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penobatan
Lucifer dan yang lainnya mendapatkan kursi di depan dekat dengan Raja William, mereka duduk dengan tenang meskipun dalam hati mereka sangat bergetar kecuali Lucifer.
"Seperti yang kalian lihat, hari ini adalah acara ulang tahun putri Yoora Debora Elmeryx sekaligus acara penobatan nya sebagai putri kerajaan Elmeryx" Ucap seorang laki-laki dengan tegas.
Para tamu yang mendengar itu bersorak gembira, namun Lucifer bisa melihat sekumpulan orang yang nampak tidak suka dengan acara tersebut.
Lucifer yang merasakan itu melirik ketiga sahabatnya yang sama-sama menatapnya, mereka saling melempar senyum kecil.
"Mari kita sambut, yang mulia Raja Elmeryx dan putri Yoora......"
Setelah mengucapkan itu, muncullah Raja Elmeryx yang menggandeng putri Yoora yang nampak cantik dan menawan.
Hanya Yoora dan Raja Elmeryx yang tidak menggunakan topeng, Yoora tersenyum tipis pada mereka semua yang menatapnya kagum.
Tatapan mata Yoora tak sengaja bertemu dengan Lucifer, Yoora sempat tersentak kaget namun segera ia ubah.
Lucifer yang melihat itu berusaha untuk tidak terkekeh melihat tingkah polos Yoora yang sedang terkejut, ada rasa senang di dalam hati Lucifer bisa melihat Yoora lagi.
"Terimakasih atas kedatangan kalian semua, hari ini merupakan hari yang sangat spesial untuk saya. Saya akan memperkenalkan putri kecil saya yang sangat berharga ini pada publik" Ucap Raja Elmeryx dengan tersenyum lebar.
"Mungkin sebagian dari kalian sudah mengenalnya" Sambungnya dengan tersenyum menatap Yoora, Yoora yang melihat itu hanya mengangguk dan berjalan maju.
"Selamat pagi menjelang siang semuanya, saya Yoora Debora Elmeryx putri dari yang mulia Raja Elmeryx. " Ucap Yoora dengan menundukkan kepalanya.
Semua yang ada di sana bersorak gembira, beberapa media langsung meliput nya. Beberapa kilatan kamera langsung mengarah padanya.
Setelah mengatakan itu, Yoora menghampiri para tamu untuk berbincang bincang. Yoora berjalan melewati Lucifer yang tengah berdiri itu.
Yoora tidak bermaksud seperti itu, namun Yoora harus memberikan penghormatan lebih dulu pada para Raja dan beberapa tamu penting lainnya.
Lucifer tidak merasa marah ataupun kecewa, ia hanya tersenyum tipis karena itu memang kewajiban Yoora.
"Salam yang mulia" Sapa Yoora pada Raja William.
"Selamat untuk mu putri Yoora" Ucap Raja William dengan tersenyum manis dan mencium tangan Yoora.
Yoora hanya tersenyum menanggapi nya namun dalam hati Yoora merasa kesal karena laki-laki di hadapannya memang tidak tahu malu.
Lucifer yang melihat itu hanya bisa mengepalkan tangannya saja, namun ia tidak bisa berbuat apapun di sini.
Yoora sibuk berbincang dengan para tamu dan belum bisa berbicara dengan Lucifer, mereka sering mencuri pandang dan saling melemparkan senyum.
Hingga waktu sore pun Yoora masih belum bisa bertemu dengan Lucifer dan yang lainnya.
Raja Elmeryx yang tahu akan hal itu pun tahu dan mengerti akan perasaan Yoora dan Lucifer yang sama-sama saling merindukan.
"Maafkan saya, sepertinya putriku harus bersiap untuk nanti malam" Ucap Raja Elmeryx pada mereka.
Yoora yang mendengar itu tersenyum lebar karena ternyata Raja Elmeryx sangat mengerti keadaan nya.
"Baiklah, sampai jumpa nanti malam princess" Kompak para pangeran dengan mengedipkan sebelah matanya.
Yoora hanya tersenyum kecil menanggapi nya dan segera di tuntun kebelakang, Raja Elmeryx langsung memberikan kode pada Lucifer untuk mengikuti nya di belakang.
Kini tibalah mereka di kamar Yoora yang sangat luas dan besar melebihi kamar mereka semua, Yoora terduduk dengan lemas karena pegal.
Lucifer yang melihat Yoora langsung memeluknya erat hingga membuat Yoora kewalahan, sedangkan teman-temannya yang lain hanya menggelengkan kepalanya.
"Aku merindukanmu...." Peluk Lucifer dengan memejamkan matanya.
"Aku juga" Balas Yoora dengan tersenyum dan mengusap rambut Lucifer.
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Rosa dan Lolita yang duduk di seberang Yoora.
"Aku baik, bagaimana dengan kalian?" Tanya Yoora lagi.
"Kami baik, kami sangat merindukan mu. Kami masih belum terbiasa tanpa mu" Keluh Lolita dengan cemberut.
"Benar Ra, bahkan di sekolah para wanita kembali berulah" Lapor Gavin dengan wajah serius nya.
"Benarkah?" Kaget Yoora.
"Benar, mereka selalu mendatangi Lucifer setiap waktu dan memberikannya banyak hadiah" Tambah Aldo dengan meluruskan kakinya.
"Apakah Lucifer menerima nya?"
"Twidak, Dwia Swelawlu membwang nywa..." Balas Elang dengan mulut yang penuh makanan.
Mereka yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya saja, Elang memang suka makan meskipun dia laki-laki.
Yoora tidak merasakan pergerakan Lucifer, di lihatnya ternyata Lucifer sudah tertidur. Yoora yang melihat itu hanya tersenyum dan mencium keningnya lembutnya.
"Apa dia tidur?" Tanya Lolita penasaran.
"Ya" Angguk Yoora dengan tersenyum.
"Hhhh syukurlah... Selama Lo pergi, dia selalu diam dan jarang bicara." Adu Rosa dengan terkekeh.
"Aku tahu" Balas Yoora dengan tersenyum dan mengelus rambut Lucifer penuh kasih sayang.
Tok tok tok tok tok
"Putri" Panggil seseorang di depan pintu.
"Masuk saja bi" Balas Yoora.
Masuk lah pelayan Yun dengan beberapa pelayan lainnya, mereka tersentak melihat penampilan Yoora dengan Lucifer yang sedang berpelukan dengan Yoora yang ada di bawahnya.
Namun mereka segera menundukkan kepalanya karena itu tidak sopan, pelayan Yun mendekati Yoora dan membisikkan sesuatu.
"Apa kalian semua pegal?" Tanya Yoora.
" Ya, kami sangat pegal dan lelah!" Keluh Rosa.
"Baiklah, pelayan ku akan memijat kalian" Ucap Yoora dengan tersenyum lebar.
"Benarkah?" Girang Elang.
"Hmm" Angguk Yoora yang membuat mereka girang.
"Putri, lalu bagaimana dengan putri?" Tanya pelayan Yun.
"Tidak apa-apa, aku ingin tidur saja" Balas Yoora santai.
"Ehh baiklah" Angguk nya.
Mereka segera bersiap untuk di pijat dan meninggalkan Yoora dan Lucifer di sana. Setelah kepergian mereka, barulah Yoora memejamkan matanya untuk ikut tidur dengan memeluk Lucifer.
•••••••
"Saya tidak mau tahu! Pokoknya dia harus mati!!!!!!!!" Marah seseorang dengan begitu membara.
"Baik bos!"
"Hhhh.....Sialan kau! Baru muncul sekarang eoh?" Gumam laki-laki itu dengan bertolak pinggang.
"Bos, sepertinya wanita itu memi...."
"Saya sudah tahu!"
"Ehh iya bos "
"Cihh, pergi kau! Awasi anak-anak ku"
"Baik bos"
•••••••••••
"Hhh...Gue seneng, akhirnya gue bisa lihat Yoora lagi" Ucap Rosa dengan memejamkan matanya karena mereka berdua sedang di pijat.
"Benar Ros, aku juga senang akhirnya bisa bertemu lagi dengannya. Meskipun lusa kita harus kembali" Balas Lolita dengan tersenyum lembut.
"Ya kau benar, tapi tidak masalah. Kita luangkan waktu ini sebaik-baiknya" Sambung Rosa dengan senang.
"Hmm" Angguk Lolita.
••••••••
Lucifer membuka matanya perlahan, hal yang pertama kali ia lihat adalah wajah Yoora yang sangat cantik dan anggun.
Lucifer tersenyum manis dan kembali memejamkan matanya menikmati pelukan Yoora, Lucifer mengelus ngelus pipi Yoora yang lembut dan halus.
Tangan Lucifer merambat hingga menyentuh bibir Yoora yang berwarna peach, Lucifer meneguk ludahnya bulat-bulat dan menatap Yoora lembut.
Jangan lupa like dan komen yahh ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor