NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Majikan

Hasrat Sang Majikan

Status: tamat
Genre:Contest / Cintamanis / Romantis / Nikahmuda / Selingkuh / Anak Kembar / Pelakor / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Khoirun Nisa

Lanjut season dua.

Dari BAB 121. Semoga suka, terimakasih yang masih berkenan membaca cerita ini.


Sabrina menjadi korban pelecehan anak majikannya sendiri dan sebuah pernikahan pun terjadi sebagai sebuah pertanggung jawaban. Namun, penindasan dalam rumah tangga terjadi pada Sabrina karena dianggap lemah. Sampai akhirnya ia berubah menjadi wanita tangguh, membuat pria bernama Alexander Wijaya bertekuk lutut padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khoirun Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB. 33

Malam ini, Sabrina benar-benar waspada. Jangan Sampai Alex memaksa masuk ke kamar. Mata mulai terasa berat, rasa ngantuk menusuk. Namun, Sabrina tak boleh tidur, jangan membiarkan pria itu merasainya lagi. Jangan sampai saat bangun pagi Alex berada di sampingnya, ngeri yang Sabrina rasa jika dekat dengan Alex. Pria pemangsa yang luar biasa.

Sabrina terjaga sampai pagi tiba, selamat. Alex tak memaksa masuk ke kamarnya, pria itu pasti bersenang-senang dengan kekasihnya. Sabrina bergegas menuju kamar mandi, melakukan ritual mandi agar kesegarannya kembali pulih. Kepala berdenyut, karena semalam tak merasai nikmatnya tidur.

Sabrina memegangi perut merasakan lapar, bergegas menuju dapur dan ternyata Karlina sudah berada di sana. Tumbenan wanita itu tidak mengganggu tidurnya, dan lagi Alex pun terlihat acuh mungkin karena sedang menikmati sarapan pagi yang dibuatkan oleh kekasih tercintanya, atau mungkin kesal. Sudahlah, Sabrina tak peduli akan hal itu yang penting pagi ini. Ia bisa makan tanpa gangguan.

"Siapa yang menyuruhmu makan disini?" tanya Karlina, wanita itu mulai berulah.

"Aku lapar." Sabrina menarik kursi hendak duduk, ingin menyantap nasi goreng yang sudah dibuatnya.

Prang.

Karlina melempar piring yang berisi nasi goreng milik Sabrina sampai berceceran di lantai, amarah kian memburu ingin sekali Sabrina memberi pelajaran pada wanita itu. Namun, Alex berada di sana, pria itu pun sepertinya tak peduli dengan perlakuan kasar Karlina karena hal itulah yang diinginkan Alex. Membuat Sabrina menderita, kedudukan seorang istri hanya diatas ranjang jikalau sedang dibutuhkan.

"Apa? Mau melawan." Karlina melotot sambil berkacak pinggang. Setelah itu Karlina mendorong tubuh Sabrina, menyuruh gadis itu memunguti nasi yang berserak dilantai.

"Aku ke kantor dulu, Sayang," pamit Alex sembari tersenyum manis kepada Karlina dan merangkulnya.

Sok manis! Sabrina merasa sebal.

Setelah Alex pergi. Karlina kembali dapur, mengulas senyum mengejek. Merasa bangga dengan sikap Alex kepadanya dan acuh kepada Sabrina.

"Kamu lihat sendirikan, Alex begitu mencintaiku. Sebentar lagi kamu akan dihempaska bagai sampah yang tak ada harganya."

"Justru kamu yang akan terhempas jauh. Aku lihat, kamu itu tak ada harganya dan hanya dijadikan pelampiasan."

"Sabrina!" Karlina mengangkat tangan keudara.

Plak.

Sabrina lebih dulu memberi tamparan ke wajah Karlina. "Jangan kamu pikir aku akan diam saja diperlakukan kasar."

Karlina berteriak mengeluarkan kata umpatan menarik rambut Sabrina kasar. Tak tinggal diam, Sabrina membalas perlakuan Karlina.

"Dasar wanita cupu sialan!"

"Pelakor kurang ajar!"

Mereka berdua berguling-guling di lantai saling menarik rambut dan mencakar. Karlina kewalahan, tak menyangka si cupu besar tenaganya. Melihat Karlina lemas tak berdaya, Sabrina bergegas pergi meninggalkan wanita itu yang mengoceh kembali, mengancam akan mengadukan perbuatan Sabrina kepada Alex.

"Aku tak peduli," balas Sabrina keluar dari rumah tersebut, mengayuh sepeda entah akan pergi kemana.

Sedangkan Karlina mengoceh kesal bagai orang tak waras. Tak terima dengan kekalahannya. Karlina pergi ke kamar, mengambil ponsel yang tergeletak di kasur berniat menghubungi Alex. Sayangnya, nomor Alex sedang berada diluar jangkauan.

***

"Lex, besok malam aku akan mengadakan pesta di hotel Luxinian. Aku ingin meminta sesuatu darimu?"

"Apa yang kamu mau? Jika aku mampu akan mengabulkannya."

"Aku hanya ingin mengundang Sabrina."

"Kamu gila, ngapain ngundang pembantu kepesta mewah kayak gitu, yang ada bikin malu nanti."

"Menurutku Sabrina itu cantik, dia nggak pantas jadi pembantu. Pokoknya aku mau ngajak dia kepesta, besok malam aku akan menjemputnya."

"Nggak-nggak, enak saja membantu naik pangkat pergi kepesta segala."

"Aku akan tetap membawa Sabrina. Tak peduli dengan laranganmu, minta izin sama Mami lebih baik, dan lagi aku lihat Mami mu itu sangat menyukai Sabrina."

"Aku tetap menolak."

"Apa jangan-jangan kamu mulai menyukainya?" Andra bertanya penuh selidik.

Alex berdiri dari kursi kebesarannya, beralih duduk di sopa berhadapan dengan Andra. "Pembantu mana bisa jadi levelku," jawabnya angkuh.

"Kalau gitu, besok malam dia akan menjadi wanitaku."

"Jangan macam-macan, dia itu kesayangan Mami." Alex menatap tajam pada Andra, seolah tak terima Sabrina akan pergi dengannya.

"Kesayangan Mami atau kesayanganmu."

"Sialan, Kau!" Alex mulai tersulut emosi.

1
Surati
bagus
Rhmad Flash
tor BKN Sabrina hml.biar LBH sero
👑👑🅚🅘🅝🅖👑👑
ngga asyik blass...
Yani
aku suka dengan ketegasan mami Alex
Dista susila Wati
Kecewa
Nina Har
terimakasih bnyk thooor,udh ada season 2 nya.pokok nya seneng banget deh sama cerita ini selalu semangat ya thooor.lanjut
Senja_Lara: Terimakasih, Kak. Aku suka sekali dengan komentar Kakak, semoga selalu mendukung biar semangat
total 1 replies
Umi Tum
akhirnya up juga .....selalu ditunggu up-nya lagi .....tapi jangan lama2 kak 🤗😍👍
Senja_Lara: Terimakasih, Kak. Sudah memberi dukungan.
total 1 replies
Yati Syahira
dasar luknut lho burungnya matokk hina gadis culun gobloq lho yg gobloq alek
Yati Syahira
arogan
Nenih Nurjanah
di lanjut Thor ceritanya seru
Tiwik Firdaus
semoga andra keparat terpuruk dan tidak ada yang menolong
Tiwik Firdaus
semoga ada yang menolong sabrina itu buka mata kamu alex karlina ngak sebaik yang kamu kira
Tiwik Firdaus
itu pasti alex menyamar jadi pedagang obat kuat
Arni
Yg salah siapa, yg disalahin siapa, emang gtu, apa2 kalo masalah kesucian cwe selalu salah, padahal si cwo bego ibarat lempar batu sembunyi tangan jahat bgt, Sabrina jadi korban cita2 pupus sdah, semangat sabrina
Nia Zidane
lanjut dong 🥲
Nina Har
tamat ga seru, Sabrina jg blm hamil.ga seru thooor
Umi Tum
terima kasih juga kakak 🙏 ditunggu cerita selanjutnya .....🤭🤗😍
Senja_Lara: Iya, Kak. Makasih sudah baca.
total 1 replies
Hasrie Bakrie
Kelamaan updatenya, belum berapa bab ke baca eee tak tahux dah tamat, lanjutkan ya thor 🙏
Senja_Lara: Insya Allah, Kak. Makasih dah baca
total 1 replies
Aliyah
poto siapa ya yg andra liat

apa sabrina adik andra ..
Bilbina Shofie
kynya novel itu ini udh mau 2 thn deh hahahah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!