NovelToon NovelToon
My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah

My Hubby ! Ana Uhibbuka Fillah

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Jihan Khoirunnisa Kusuma

Di balik tardirNya , aku menunggu mu dengan iman.Di balik rahasiaNya, aku berikhtiar dalam perbaikan.Dan di balik rahmanNya aku menitip rindu dalam do'a.

Mencintai mu dalam diam dan do'a, adalah cara ku memintamu kepada sang pemilik hidup.

Aku yakin do'a ku di dengar, namun tuhan tau apa yang terbaik untuk ku.Bahkan meskipun itu berarti tidak bersama nya.

Aku hanya bisa mencintainya dalam do'a.Dengan do'a ,aku bisa selalu memeluk serta menjaganya dari kejauhan.



Seorang ustad muda yang tampan tengah jatuh cinta pada pandangan pertama pada gadis kecil yang sombong dan arogan,yang ia temui tak sengaja,beberapa kejadian membuat mereka bertemu kembali,namun kisah cintanya tak berjalan mulus karena profesinya sebagai pendakwah membuat gadis kecil itu merasa jengah.




Bisakah ia meluluh lantahkan hatinya gadis arogan itu,dan berhasil mendapatkannya?

Mari merapat dan ikuti kisahnya,dan jangan lupa kasih dukunganya dengan memberi like komen dan votenya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Khoirunnisa Kusuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Malam pun tiba,dengan berat hati aku harus pulang sendiri karena unta Arab ku tak kunjung menjemput.

" Lu yakin mau pulang sendiri?" tanya Citra dengan raut wajah yang khawatir.

" Yakin,bismillah aja."

" Balik bareng gue aja,ke rumah Bapak lu."

" Gak usah lah, gue duluan ya!!" pamit ku dan langsung menarik gas meninggalkan Citra yang mesih mematung di depan toko.

Di sepanjang perjalanan aku merasa dejavu,rasa trauma masih menghantui.namun aku tetap melajukan motor ku dengan kecepatan tinggi, menerobos gelap dinginnya malam.

Di tengah perjalanan,sebuah mobil menghadang ku, lima orang pria bertubuh besar keluar dari mobil tersebut. Mereka menyeretku dan membawa ku masuk kembali ke dalam mobil.

" Mau apa kalian,lepasin!!!" berontak berusaha membebaskan diri. Namun tenaga ku tak cukup kuat untuk melawan lima orang pria dewasa seperti mereka.

" Diam atau pisau ini akan melukai leher mu." ucap salah satu dari mereka yang sudah siap menodongkan pisau nya di leher ku. Mereka pun berhasil mengikat dan menyumpal mulutku lalu membawa ku masuk ke dalam mobil.

" Al ,tolong aku,jangan biarkan gue mati sekarang,gue belum sempet bilang cinta sama lu." lirik ku dalam hati,pikiran ku terus tertuju pada pria yang sudah menjadi suami ku. "Bagaimana aku bisa menjadi istri yang baik jika aku mati sekarang." hati ku meracau tak karuan.

Tiba tiba seseorang dengan mengendarai sepeda motor mengejar mobil yang mambawa ku.

"Ada yang dateng, jalankan Lebih cepat lagi." seru salah satu penculik yang terus memperhatikan orang di belakang kami.

Dan terjadilah aksi kejar kajaran.

Dan akhirnya harapan hidup ku kembali setelah pria itu berhasil menghadang dan menutup jalan yang akan di lalui para penculik itu. Mereka semua turun dan menghampiri orang tersebut.

" Siapa pun orang itu,aku akan sangat berterima kasih." gumam ku dalam hati pada pria yang sekarang sedang baku hantam melawan para penculik itu.

Tiba tiba seseorang membuka pintu mobil dengan tergesa gesa.

" Sayang,kamu gak apa apa?" tanyanya sambil membawa ku keluar lalu melepaskan semua tali yang mengikat kaki ,tangan dan juga mulut ku.

" Aku gak apa apa,bantu dia." titah ku sambil menunjuk pria yang masih sibuk menghajar para penculik itu. Tanpa menunggu lama unta Arab ku pun ikut menghajar dan melumpuhkan mereka.

" Makasih yah." ucap unta Arab ku pada pria tersebut sambil menepuk bahunya,pria itu pun berlalu begitu saja tanpa sepatah kata pun.

" Tunggu,kita akan mengantar mu ke rumah sakit." aku berusaha mencegahnya saat ia hendak pergi.

" Gak apa apa,ini belum seberapa." ucapnya dengan santai,padahal lukanya sudah cukup parah.

" Ya udah kita pulang sekarang." ajak unta Arab ku.

" Tapi orang itu." aku masih mencemaskan orang yang tadi membantu menolong ku,dan aku merasa pernah melihatnya.

" Nanti akan aku urus." ucapnya sambil membawa ku masuk ke dalam mobilnya.

Di sepanjang perjalanan kami hanya diam,aku mencoba melirik ke arahnya,dia sama sekali tidak bergeming,dan malah tetap fokus pada jalanan di depannya. Ku lihat luka lebam di pipi dan sudut bibirnya.

Aku pun memberanikan diri untuk menyentuh dan sedikit membelai pipi itu.

" Apa ini sakit?" tanya ku dengan hati hati dan dia hanya menjawabnya dengan menggelengkan kepala.

Tidak lama kami pun sampai,dia langsung berjalan dan masuk ke dalam rumah tanpa menunggu ku.

Aku merasa ada yang aneh dengan nya.

dengan segera aku pun menyusulnya ke dalam rumah.

" Kamu kenapa?" tanya ku seraya duduk di sampingnya.

" Maafin aku."

" Maaf kenapa?"

" Aku gak bisa jaga kamu dengan baik." ucapnya dengan raut wajah bersalahnya.

" Kamu datang di waktu yang tepat,kamu selalu ada di saat aku membutuhkan mu." ucap ku sambil mengoleskan salep di lukanya.

" Bukan aku,tapi pria itu yang datang di waktu yang tepat."

" Kamu juga sama, aku senang kamu menolong ku." ucap ku sambil menyandarkan kepala ku di bahunya dan berusaha menghiburnya.

Ku lihat dengan sangat jelas wajah penyesalannya,membuat hati ku ikut merasakan sakit.

" Seandainya aku bisa jemput kamu tepat waktu,kamu gak mungkin ngalamin hal semacam ini untuk yang ke dua kalinya."

" Ke dua kalinya?"

Aku pun mengadahkan wajahku seraya memicingkan mata menelisik kebenaran yang membuatku penasaran.

" Aku tau dulu kamu bukan di serang begal." ucapnya sambil memalingkan wajahnya.

" Tau dari mana?"

" Itu tidak penting,yang penting mulai sekarang aku tidak akan lengah sedetik pun untuk menjaga mu."

" Tapi aku tidak mau kamu mengekang ku." protes ku. Karna aku tidak ingin terkekang seperti dulu saat masih tinggal bersama orang tua ku.

" Baik lah aku tidak akan mengekang mu,tapi aku minta apa pun yang terjadi cerita kan pada ku."

" Hmmm.." aku pun kembali bersandar di pundak nya,tempat ternyaman yang kini menjadi tempat paforit ku,sambil melingkarkan tangan ku di perutnya.

Dia pun merangkul dan memeluk ku dengan sangat erat,sambil sesekali menciumi kepala ku.

*

*

*

***Lagi gak enak badan ,,ngetiknya jadi kurang fokus,mohon maaf kalau kurang memuaskan. Jangan lupa like komen dan votenya...

terima kasih...🤗🤗***

1
Lily
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Udah di lecehin baeu nanya soal cinta?? Kemaren2 aja kamu membenci suami kamu,Kasian si ustad dapat barang bekas..
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
kasian bnget pak ust.. 🤣🤣🤣 kena prank 🤭🤭
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
pelan pelan pak sopirrr 🤭🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣✌✌✌✌
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
ya ampun.. gak tau musti komen apa saking ini crita bener2 perfect menurut aq 🥺🤗🤗🤗🤗 biasa baca crita pak ustad tpi gak se hot ini 🙈🙈🙈
Hartini Bayu Pratama
jgn ada pelakir Thor??? bang Al kan TDK tergoda
Agazzy Jun
Kecewa
Widintul Husnah
bagusss
Payung Rejo
double flower buat bang al n neng al...
Payung Rejo
Kecewa
Jihan khoirunnisa k: maaf,alangkah baiknya jika bisa menghargai karya seseorang,meskipun jauh dari kata baik.😊
total 1 replies
Payung Rejo
makin semangaaaatttt bc nya.... 😘😘
Puji Hastuti
novel yang luar biasa. sangat menyentuh membuat terharu dan seolah ikut dalam alur cerita. keren banget pokoknya. selamat author
Izna Nur'aini
visual nya cocok banget thor
dewi rofiqoh
Belajar menerima taqdir.
khariliska
Masyaallah
AwanMendung26: Halo, kak. 🌻🌻
Mampir di cerita aku juga, yuk! Barangkali kakak suka. Judulnya "Wafa dan Hijabnya." dan "Ketika Takdir Mempertemukan". 🌻🌻
total 1 replies
Minhyungmork 99
Alvi nya hamidun y Thor,,,, sensitif bener 🤔
Eman Sulaeman
semangat hakam pepet terus
Eman Sulaeman
kamu terlalu sombong alvia
Eman Sulaeman
yg pesen siapaby
Eman Sulaeman
lanjuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!