hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.
yuk mulai baca biar gak penasaran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. kemesraan dan jalan-jalan bersama
keesokan harinya delisa hanya diam saja saat sarapan pun dia tidak memperdulikan 4 lelaki yang mencoba mengajaknya mengobrol,dia tampak acuh kepada mereka bahkan selesai sarapan pun delisa langsung ke kamar, untung hari ini dia libur jadi tidak harus buru-buru ke sekolah.
Ting ( notifikasi grub) ( drak Balck ☠️ 🫦)
delisa udah ketemu belum bay ( Tere )
Udah ( Bayu 🥶)
Dia lagi mogok bicara ( bunga )
Lah!! Kok tau ( you )
Bayu yang bilang ( bunga )
Oh ( you )
Mau jalan-jalan gak Del ( Mira )
lagi males sih tapi oke lah gue traktir kita ke mall( you )
Serius Del ( Tere )
yoi gih cepet siap-siap ( you )
Kita para laki-laki ikut boleh gak sih ( kak Afnan )
gimana Del boleh enggak ( pak Roy)
ajak aja Del buat bawa barang-barang kita nanti ( bunga )
Yaudah deh terserah ( you )
Gass kita siap-siap sekarang ( Riko )
Alvaro masuk kedalam kamar dengan buru-buru,ia mengambil dompetnya lalu mendekati delisa dengan senyuman Canggung, delisa mengernyit heran dengan tingkah laku suaminya.
" emm mas cuman mau kasih isi dompet kepada mu,semua kartu kredit kamu aja yang bawa mas cuman ngambil satu kartu buat ngisi bensin dan pegangan jadi semua gaji ku buat kamu semua,nihh " ucap Alvaro sedikit gugup
" ehh serius " ucap delisa kurang percaya
" iya sayang, ini bentuk tanggung jawab aku sebagai suami mu " ucap Alvaro
" enggak usah mas, kamu udah kasih aku uang jajan setiap hari aja udah termasuk tanggung jawab apalagi nominal nya enggak sedikit itu udah cukup buat aku " ucap delisa menolak keinginan Alvaro
" itu kan uang memang buat kamu jajan sama kebutuhan kamu sayang,yang ini beda semua uang aku harus nya kamu yang kelola jadi kalau semisal aku buat curang jadi mikir dua kali karena aku enggak punya apa-apa alias miskin " ucap Alvaro
" jadi mas ada niatan selingkuh gitu " ucap delisa kesal sendiri
" ehh enggak bukan gitu,mas cuman antisipasi aja suerr" ucap Alvaro takut delisa marah, delisa berfikir sejenak lalu menatap Alvaro yang wajahnya tampak memelas,
" kamu yakin mau kasih ini semua buat aku " ucap delisa sekali lagi untuk menyakinkan keinginan Alvaro.
" mas yakin sayang " ucap Alvaro mengelus punggungnya tangan delisa pelan
" baik tapi jangan salahkan aku kalau pelit sama kamu " candaan delisa mana mungkin dia pelit pada suaminya yang royal padanya,
" hahaha enggak akan sayang " ucap Alvaro dengan tawa sembari menarik tubuh mungil istrinya ke dekapan hangat tubuhnya,
delisa menikmati pelukan hangat Alvaro ia merindukan pelukan itu beberapa hari terakhir ini,
" maaf ya sayang mas, kemarin-kemarin cuek sama kamu " ucap Alvaro
"kenapa cuek sama delisa mas " ucap delisa mendongak ke arah wajah suaminya
" mas emang lagi sibuk aja sayang, " bohong bukan itu alasannya tapi harus bagaimana lagi Alvaro belum siap untuk cerita
" pasti capek ya mas " ucap delisa dengan nada polos dan itu mampu membuat Alvaro sesak didada karena membohongi istri nya
" sedikit tapi enggak apa-apa demi kamu,, oh iya katanya mau jalan-jalan, yuk kita siap-siap pasti yang lain juga udah siap " ucap Alvaro mengalihkan pembicaraan
" eh iya lupa, aku ganti baju dulu kamu juga kan " ucap delisa melepaskan pelukan hangat Alvaro
" ya sayang mari kita ganti baju " ucap Alvaro mereka sama-sama menuju ruang ganti untuk berganti pakaian.
Setelah berganti pakaian mereka segera turun menghampiri kedua pria yang masih stay menunggu, Bayu sudah lebih dulu pergi untuk menjemput sang kekasih siapa lagi kalau bukan bunga, mereka berempat akhirnya segera pergi ke mobil masing-masing,dan segera berlalu pergi.
Ting ( notifikasi grub) ( drak Balck ☠️ 🫦)
Ada yang mau jemput gue gak nih ( Ririn)
mobil Lo kemana ( Anya )
Di pinjem Abang buat jemput pacarnya 🙄 ( Ririn )
Ehh bang Arya punya pacar sejak kapan ( Tere )
Entah tapi gue akui pacarnya enggak kaleng-kaleng behh cantik sumpah ( Ririn )
cantikan Lo apa dia Rin ( Aldi )
Gue lah ( Ririn )
Iya deh cantik 😁 ( Aldi )
Buaya enyah Lo dari sini ( you )
Bantai del ( Revan )
Lo juga sama ya babi 🐷 ( bunga )
Eh ini kenapa jadi berantem, ini gue berangkat sama siapa jadinya ( Ririn )
sama saya dan Afnan kamu mau kebetulan rumah delisa dekat dari blok rumah kamu ( pak Roy )
Em emang enggak apa-apa pak 😅 ( Ririn )
Aman aja sekalian berangkat bersama ( kak Afnan )
Ok deh saya tunggu ya pak Roy,kak Afnan ( Ririn )
Kalian bisa enggak sih panggilan saya kak aja kesannya saya tua sekali ( pak Roy )
Lah kan emang tua ( husband 🥶 🤍 🤑)
Ih om enggak sadar diri ( you )
🤣🤣🤣🤣 diultimatum bini nya sendiri ( kak Afnan )
Puas banget gue ngetawain Lo AL 🤣🤣🤣🤣🤣 ( pak Roy )
sayang 🥺 ( husband 🥶 🤍 🤑)
Ih geli om ( you )
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ( pak Roy dan kak Afnan )
Ini kita udah pada sampai di mall Del ( Riko )
gue juga udah dimobil dua cogan ( Ririn )
Gue sama bunga juga udah hampir sampai ( Bayu 🥶)
Sip gue juga udah hampir sampai kalian tunggu sebentar ( you ).
Akhirnya mereka semua sudah berada di mall terbesar di kota itu,mereka bercanda ria sesekali masuk ke dalam toko baju atau aksesoris lainnya,dan para lelaki hanya mengikuti tanpa banyak protes pertengkaran kecil saling ejek membuat mereka semakin bersemangat,
" setelah ini mau kemana lagi nih,Pumpung besok masih libur, setelahnya udah harus berkutat sama ulangan lagi kita " ucap Aldi
" pengen suasana hijau dan nyaman dimana ya kita kesana yuk " ucap Anya
" wihh tumben Lo Anya " ucap Tere
" lagi galau dia " ucap Mira yang duduk di sebelah bunga
" galau kenapa " ucap bunga
" habis putus " ucap Mira dengan cengirnya, Anya malah memberikan tatapan mata sinis kearah Mira
" bagus dong " ucap delisa
" lah kok bagus sih Del " ucap Anya merengek tidak terima
" ya iya lah bagus cowok mokondo suka gonta-ganti pasangan gak pantes pacaran sama Lo Anya " ucap bunga
" anjirr serius " ucap Aldi
" iye sama kayak Lo, tapi bedanya lo enggak mokondo " ucap Bayu yang merangkul pundak bunga mesra
" sialan Lo " ucap Aldi semua tertawa kecil
" emang kalian udah bosen nih di mall " ucap Afnan,mereka semua berada di salah satu cafe di ruangan VVIP
" jelas udah lah kak, kita udah keliling nih mall hampir setengah hari " ucap Ririn
" gimna kalau ke Bogor aja, kita ke villa yang beberapa hari lalu gue beli " ucap Dani yang bermain jemari lentik Tere
" wih tumben lagi investasi ke properti ya pak ceo " ucap delisa tersenyum kecil
" iya Del buat masa depan, sebentar lagi kita lulus gue juga harus mikir kedepan " ucap Dani
" nah ini yang namanya lelaki, mikirnya masa depan bukan malah mikir cewek Mulu kayak Aldi " ucap Anya
" ke tampar gue " ucap Aldi,semua tertawa Alvaro hanya tersenyum dan menggeleng dengan tingkah laku anak-anak SMA tersebut
" yaudah yuk berangkat biar enggak ke Malaman disana " ucap Roy,mereka semua beranjak dari tempat duduk masing-masing dan berlalu ke kendaraan mereka.
Di perjalanan Meraka membeli cemilan dan bahan-bahan BBQ an tidak lupa juga membeli beberapa minuman kemasan, setelah dirasa cukup mereka segera berangkat ke villa milik Dani.