NovelToon NovelToon
Cinta Kalah Oleh Dendam

Cinta Kalah Oleh Dendam

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Romansa / Tamat
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Untuk visualnya, silahkan kunjungi Instagram noer_azzura16

Kakak Bella ditemukan dalam keadaan mabukk dan menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Lusi, adik Leo. Membuat ibu dan ayah Leo terpukul hebat.

Sementara Bella dan Leo baru saja kembali dari bulan madu. Kebahagiaan itu hancur seketika, melihat keluarga yang akhirnya menatap Bella sebagai seorang adik dari pembunuhh orang yang mereka cintai.

Setelahnya Bella bahkan tidak bisa menatap cinta itu lagi di mata suaminya. Meski kakaknya bahkan di penjara. Dia masih harus menanggung akibat dari apa yang dilakukan kakaknya itu.

Dua orang yang tadinya saling mencintai, dendam telah mengalahkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33- CKOD 33

Rara yang mendengar suara keras dari pintu depan, segera berlari ke tengah Ted berjaga.

"Ted, lakukan sesuatu. Si bodohh itu pulang dengan marah-marah..."

Ted malah mengernyitkan keningnya.

"Si bodohh?" tanyanya bingung.

"Aih, kenapa masih kamu pertanyakan juga manusia paling bodohh di rumah ini. Tentu saja tuan Leo!"

"Oo"

Ted membulatkan mulutnya.

"Lakukan sesuatu, mungkin dia akan menyiksa nona lagi. Kita tidak bisa biarkan itu terjadi. Aku akan bakar dapur! kamu cepat sabotase rekaman kamera pengawas di dapur!"

Ted mengangguk setuju.

"Baiklah, tapi kamu cuma punya waktu lima menit ya!"

Rara mengangguk cepat.

"Oke!"

Ted segera meraih ponselnya. Dia kembali mengatur kamera pengawas. Bagian dapur, untuk sementara dia pause, tanpa sepengetahuan operator yang ada di ruangan kendali, atau pada ponsel majikan di rumah ini.

Rara dengan cepat menuju ke arah dapur. Dia bergegas mencari apa yang mudah terbakar di dapur.

"Aduh, apa ya?" gumamnya panik sambil memindai semua benda yang ada di dapur.

Hingga pandangan mata Rara tertuju pada sebuah microwave.

"Aku tahu!" kata Rara yang segera mengambil sendok yang ada di tempat penyimpanan alat makan.

Setelah itu Rara memasukkan sendok itu dan menyalakan microwave, bahkan Rara menyalakannya dalam pengaturan daya 100 persen. Itu sebenarnya cukup berbahaya. Tapi setelah itu, Rara langsung pergi dari dapur. Melihat apa yang kira-kira akan terjadi selanjutnya.

Tak berselang lama, terdengar suara dari dalam microwave, mulai muncul asap, dan.

Blukk

Asap dan percikan api muncul, mulai terlihat membesar.

"Bagus!" bisik Rara.

Tapi langsung saja setelah itu, para pelayan termasuk bibi Okta dan Dini segera menuju ke arah dapur. Rara pun pura-pura berlari di belakang mereka setelah sebelumnya dia bersembunyi.

"Kebakaran! aghkkk tolong!" pekik Rara yang suaranya paling melengking.

Bahkan Rara sengaja berteriak di samping daun telinga Dini.

"Huhhh, Rara. Jangan teriak pas di kuping orang dong!" protes Dini.

"Namanya juga panik" sahut Rafa.

"Nona Bella..." lirih bibi Okta.

"Iya Bi, ayo panggil nona Bella, suruh keluar dari kamar!"

Rara baru mau mengajak bibi Okta keluar, tapi tangan Rara malah di tarik oleh Dini.

"Kamu ngapain sih? biar bibi Okta saja. Kamu ikut aku, kita cari satpam! yang lain bangunkan tuan dan nyonya!"

Rara yang tangannya di tarik oleh Dini menjadi kesal. Tapi kalau dia menepis tangan Dini. Bukankah itu akan membuat Dini curiga, maka dia ikutan saja berteriak memanggil para satpam. Supaya terlihat dia tidak tahu apa-apa.

'Bibi Okta, kamu pasti bisa!' batin Rara.

"Tolong! satpam Tolong ada kebakaran di dapur! cepat ambil alat pemadam api!" teriak Rara yang lagi-lagi dia lakukan di dekat telinga Dini.

"Rara!" pekik Dini yang kesal sekali.

Mata Dini sampai melotot ketika berteriak seperti itu pada Rara.

"Kenapa sih?" tanya Rara tanpa dosa.

"Teriak sih teriak! jangan di kuping orang juga!"

"Dimana kebakarannya?" tanya Ted yang berlari paling cepat sambil membawa Apar di tangannya.

"Di dapur, ayo cepat!" ajak Rara pada Ted.

Satpam yang lain juga langsung ke dapur.

Sementara itu bibi Okta yang sudah sampai di depan kamar Bella dan Leo segera mengetuk pintu kamar itu.

Tok tok tok

"Tuan! Nona! ada kebakaran. Tolong keluar dari kamar tuan, nona Bella!"

Bibi Okta bicara cukup keras. Dia ingin meskipun tuan atau nonanya tidur. Mereka bisa bangun dan mendengar suara bibi Okta.

Di dalam kamar itu. Leo segera menarik tangannya dari leher Bella. Bella yang sudah lemas, malah terjatuh ke lantai.

Sementara Leo berjalan ke arah pintu.

"Bagaimana bisa kebakaran?" tanya Leo tidak senang. Pria itu memang sedang dalam emosi yang tidak baik.

Bibi Okta melirik ke arah dalam kamar.

"Tidak tahu tuan, kami sudah berada di kamar masing-masing..."

Leo yang merasa khawatir, kalau rumahnya terbakar segera keluar dari kamar. Sementara bibi Okta segera masuk ke dalam kamar.

"Non...!"

Bibi Okta bergegas membantu Bella untuk bangun dan duduk di sofa. Mata bibi Okta berkaca-kaca melihat bekas cekikann di leher Bella.

"Non... ini!"

Bella masih berusaha memenuhi paru-parunya dengan oksigen. Cukup lama Leo mencekikknya, dan rasanya dia sampai sesak dan sulit bernafas.

Bibi Okta berusaha mengipas-ngipas di sekitar wajah Bella yang memang berkeringat, padahal ruangan ini memiliki pendingin udara.

"Non, bibi ambilkan minum sebentar ya!" kata bibi Okta yang melihat Bella kesulitan bicara.

Bibi Okta segera beranjak ke meja dekat pintu. Di sana memang biasa di siapkan satu teko kaca air dan gelasnya.

Setelah mengambil segelas air, bibi Okta memberikannya pada Bella.

"Uhukkk Uhukk!"

"Pelan-pelan, Non!" katanya lembut tapi dengan mata berkaca-kaca.

"Su.. sudah bi!" Bella menepis gelas yang bibi Okta dekatkan padanya.

"Non, ayo keluar! di dapur kebakaran. Nanti takutnya asapnya memenuhi ruangan, ayo non!" ajak bini Okta.

Bibi Okta bangkit, wanita paruh baya itu menuntun Bella untuk berdiri. Bella merasa sudah lebih baik. Maka, dia berjalan sendiri tidak mau di papah. Masalahnya bukan sok kuat, kalau dia di papah, dan itu terlihat oleh anggota keluarga Alexander. Yang akan di amuk bukan hanya dirinya. Tapi, bibi Okta juga.

Keduanya sudah keluar dari rumah, ketika Vivian, Desy dan Davin juga sudah berada di luar.

"Uhukkk Uhukk!" Davin terbatuk-batuk.

"Heh, Bella. Gak lihat kalau Davin batuk-batuk. Ambil minum!" kata Desy dengan seenaknya.

"Non, biar bibi..."

"Kenapa? bibi mau dipecat?" sela Desy.

"Iya, aku ambil!" sela Bella terburu-buru.

Dia sungguh tak ingin bibi Okta kesulitan karena dirinya.

Bella masuk ke dalam rumah itu, mencari kira-kira dimana ada air minum selain di dapur. Rara yang melihat Bella menuju ke arah kamarnya lagi langsung menghampirinya.

"Non, mau kemana? keluar dulu, banyak asap!" kata Rara.

"Aku mau ambil minum! Davin batuk-batuk..."

Mata Rara melebar.

"Kenapa harus nona? hais, biar aku saja, nona tunggu disini. Asapnya mulai tebal!"

Rara masuk ke dalam kamar dan mengambil segelas air minum.

"Non ini!"

"Terima kasih Rara, terima kasih juga untuk kebakaran ini. Aku tahu kamu yang melakukannya kan?" tanya Bella yang merasa kalau semua ini memang perbuatan Rara.

Mobil yang terbakar itu, untuk menyelamatkan Bella. Dan kali ini, kebakaran di dapur juga untuk menyelamatkannya dari kemarahan Leo.

Grepp

Bella memeluk Rara.

"Aku hampir putus asa, kalau saja kalian tidak datang kemari tepat waktu. Aku benar-benar akan putus asa!" lirihnya.

'Nona' batin Rara yang merasa sangat sedih.

***

Bersambung...

1
Ria Adek
Tetaplah menjadi orang baik meski tak di anggap baik, karena yg baik seringnya terluka..
Tetaplah jadi yg terbaik, sebab yg terbaik akan menemukan jalan nya..
Tetaplah berprasangka baik, karena balasan dari Allah adalah yg terbaik nantinya..
Yahh.. Begitulah kehidupan di dunia..
Tak ada yg benar² mulus jln takdir nya..
Ada yg mendapatkan kurma karena kejahatannya..
Ada pula yg meraih bahagia karena kebaikannya..
Terimakasih Kak Noer untuk update nya..
Yg telah menghibur kita semua dgn karya²nya..
Sukses terus untuk novel²nya..
❤❤❤❤❤
Noer: belum kak, masih Raez sama Huarin.
total 3 replies
Ria Adek
Bagus.. Desi sudah di ceraikan..
Dan hak asuh Davin pun Sony dapatkan..
Secara dengan Desi, Davin selalu salah dalam didikan..
Pola asuh anak bakal buruk, bila Desi di pertahankan..
Secara dalam diri Desi, tak ada kebaikan..
Noer: betul sekali kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Bella belum nikah dan punya anak Thor, Udah tamat aja 😁
Noer: kalau disini namanya apa ya, bancakan kali ya, lupa aku
total 12 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
dia kok jadi doa 🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
awesome moment
thor, something happened? langsung dislesekan. bahkan frans sm bella jg lgs ending. g p2. meski kaget krn mendadak tamat, tp...endingnya melegakan
Noer: saranghae
total 1 replies
awesome moment
knp cm spt tu c? hrs.nya lbh disiksa lg. seimbang sm kekejian dia ke bella dunk
Noer: sabar kak sabar
total 1 replies
Ria Adek
Desi.. Songong nya sudah mendarah daging.. 🤭
Lagian yaa, wanita yang lembut aja kadang tiba-tiba di ceraikan tanpa tau alasannya.. Ntah itu bosan ataupun selingkuh.. Lahh, elu Desi.. perempuan kejam seperti mu, yg sama sekali nggak ada hormat/menghargainya sebagai suami, ya pantas lu di ceraikan.. Karena mungkin saja dia udah jenuh dgn perangai mu.. 😏
Kau kira ngotot² tak ingin cerai bisa menghentikan proses perceraian..?
Ya kagak.. 🤭 Jika Sony langsung ngomong talak tilu, maka habis lah masa aktif mu sebagai istri Sony.. 🤣
Noer: iya betul, bapaknya terlalu mata duitan
total 8 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kejutan yang keren Bagas 🤭
Noer: surprise
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudah kayak gitu masih sombong kau
Noer: sombongnya permanen 🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
emang di dunia ini ada yang tidak mungkin Des 🤔🤭
Noer: nah itu
total 1 replies
awesome moment
bella, hati kamu pasti masih retak. tp meletakkan hati pada org yg rela berkorban utk bahagiamu adalah keputusan yg tpt. spt kata Bagas. cobalah.
Noer: kalau gak di coba kan gak tahu ya kan ya
total 1 replies
awesome moment
pasti kebuka
Noer: kalau gak kebuka, dobrakk ya kan
total 1 replies
awesome moment
mmg d titik kesadaran bhw smua hrs berakhir. bella sdh smp ke titik tu.
Noer: sudah lelah ya
total 1 replies
awesome moment
hmp smua cerita cinta yg menyakitkan berawal dri tanpa restu dri org yg berhak memberi restu. entah ortu, entah wali
Noer: betul, maka jika restu itu terhalang, sudahlah ya, masih banyak cindo yang lain
total 1 replies
awesome moment
saat semua dikembalikan...nangis2. 😄😄😄
Noer: iye bener 🤣
total 1 replies
Dew666
💜💜💜💜
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
penyesalan emang selalu datang terlambat
Noer: wkwk 🤣🤣🤣 iya kan ya
total 3 replies
Ria Adek
Hati Bella pada Leo bukan hanya retak, tapi telah hancur berkeping-keping.. Siapa juga yg mau kembali pada suami begitu.. Teu Sudi..!!!😏
Sosok suami yg seharusnya melindungi, justru dia yg paling melukai fisik & hati.. Astaghfirullah..🤦🏻‍♀️😏
Noer: Aamiin
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kamu dulu emang jahat banget sama Bella Leo, jadi penyesalanmu dah gak guna 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya, Bella diperlukan buruk setahun, gimana coba traumanya dia
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Desy mau dikasih kejutan apa ya 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 😱😱😱 biar mampus dia🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!