NovelToon NovelToon
Transmigrasi Queen Mafia Ke Tubuh Anak Malang

Transmigrasi Queen Mafia Ke Tubuh Anak Malang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Time Travel
Popularitas:173.6k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang gadis mafia yang harus merenggangkan nyawanya usai di tembak mati oleh ayah angkatnya. Perkara ia mengetahui kejahatan ayah angkatnya yang melampaui batas. Meskipun ia hidup di dalam kehidupan keras, berbahaya dan penuh kejahatan, ia masih memiliki hati nurani.

Pasalnya ia tidak setuju dengan kejahatan ayah angkatnya yang memperdagangkan anak-anak kecil. Bukan hanya menjualnya, mereka juga menyiksa anak-anak itu dan beberapa anak-anak tewas.

Pada akhirnya ia pun mati di tembak saat ia ingin menyelamatkan anak-anak itu dari cengkraman ayah angkatnya itu.

"Papa, jika ada kehidupan lain dan bertemu denganmu lagi, aku tetap melakukan hal yang sama, yaitu menyelamatkan anak-anak kecil itu. Aku juga tidak akan membiarkan Papa berhasil atas kejahatan Papa yang melampaui batas ini! Jika ada kehidupan selanjutnya, aku akan balas dendam atas semua kejahatan yang Papa lakukan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Greland mengambil tas mereka dan mendapati dua buah laptop. Yaitu milik Kakak Mia dan Kakak Santi. Greland tersenyum, sambil memegang kedua laptop itu.

"Greland! Kau tidak bisa ambil itu!" teriak Santi saat melihat Greland yang mengambil laptop kakaknya juga. Santi merasa marah dan tidak terima bahwa Greland mengambil barang milik kakaknya.

"Kenapa? Kakak mu yang pingsan itu mau ku pukul lagi?" tanya Greland, sambil menatap Santi dengan mata yang penuh ejekan. Greland membuat Santi ketakutan, karena Santi tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Greland selanjutnya.

Santi terdiam, sambil menatap Greland dengan mata yang penuh ketakutan. "N-nggak, aku tidak ingin kakakku dipukul lagi," ucap Santi, sambil menunjukkan ketakutannya.

Greland tersenyum, sambil memegang kedua laptop itu. "Bagus, kalau begitu jangan ganggu aku lagi," kata Greland, sambil menunjukkan kekuatannya.

"Oke! Barangnya sudah ku ambil, jadi aku peringatkan pada kalian untuk terakhir kalinya. Jangan pernah berpikir untuk menyerang ku lagi, jika tidak bukan hanya laptop yang ku ambil, baju yang kalian pakai juga akan ku ambil," ancam Greland penuh penekanan. Mereka diam tidak menyahut dan merasa terintimidasi. Seolah-olah mereka seperti di tekan oleh sesuatu benda yang tak terlihat.

Greland pun pergi meninggalkan kontrakan terbengkalai itu lalu dan menuju jalan raya. Mereka hanya bisa menatap Greland dengan mata yang penuh ketakutan, tidak berani untuk melakukan apa-apa.

"Greland... dia... dia menakutkan," ucap Santi menarik nafasnya, karena saat ada Greland mereka seperti menahan nafas. Santi merasa bahwa Greland memiliki aura yang berbeda, aura yang menakutkan.

"Dia seperti monster, monster yang menakutkan," gumam Mia yang saat itu ia benar-benar melihat kekejaman Greland yang sesungguhnya. Mia merasa bahwa Greland tidak hanya kuat, tapi juga memiliki kepribadian yang menakutkan.

Kakak Santi yang masih terbaring di lantai perlahan-lahan bangun, sambil menatap Greland yang sudah pergi. Mereka merasa bahwa Greland telah mempermalukan mereka, dan mereka tidak bisa melakukan apa-apa untuk membalas dendam.

Mereka hanya bisa menatap satu sama lain, sambil merasakan kekalahan dan ketakutan.

"Aduhhhh, sakit sekali kepala ku," ucap kakak Santi memegang kepalanya yang terasa nyeri dan berat. Ia berusaha untuk berdiri tegak, tapi rasa sakitnya membuat ia terhuyung-huyung.

"Kakak, kamu sudah bangun, apa kamu baik-baik saja?" tanya Santi khawatir, sambil mendekati kakaknya. Santi melihat bahwa kakaknya terlihat pucat dan lelah.

"Aku tidak baik-baik saja, ini benar-benar menyakitkan," ucap kakak Santi, sambil memegang kepalanya yang terasa nyeri. "Aku seperti dipukul oleh sesuatu yang sangat keras, aku tidak bisa berpikir dengan jernih."

Santi membantu kakaknya untuk duduk, sambil memberikan dukungan moral. "Kakak, jangan khawatir, aku ada di sini untukmu," ucap Santi, sambil memegang tangan kakaknya.

Kakak Santi hanya bisa mengangguk, sambil merasakan rasa sakit yang masih menghantui kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkan Greland, dia benar-benar kejam," ucap kakak Santi, sambil menunjukkan kemarahannya.

Mia dan kakaknya juga terlihat sedih dan marah, karena mereka tidak bisa membalas dendam kepada Greland. "Kita harus melakukan sesuatu untuk membalas dendam," ucap kakak Mia, sambil menunjukkan tekadnya.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
Syavira Desputri Kalishah
rasa kn karma kau
Syavira Desputri Kalishah
ajibbbb👍👍👍👍
Syavira Desputri Kalishah
lola..trs maju nenk
Syavira Desputri Kalishah
dunia berputar Boss
Syavira Desputri Kalishah
brantas nenk💪
Syavira Desputri Kalishah
anehhhh..lampias ko k meja he thor
Syavira Desputri Kalishah
beraksi nemk libasss
Syavira Desputri Kalishah
💪💪💪💪💪😭😭😭
Syavira Desputri Kalishah
siap" ayas kemungkinan terburuk
Syavira Desputri Kalishah
💪💪💪💪💪
Utari Wahyuni
karyanya cukup menarik dan tidak membosankan
AXYs
Mewah? 500 juta Rupiah… oooh ini novel background nya tahun 80 an yaaa.
Mewah dan bagus harganya puluhan bahkan ratus Milyar bukan jutaan lagi thor..
AXYs
Mewh dan bagus… bisa ratusan milyar ato puluhan Milyar..
Welly Anisa
kasihan juga preman itu
Bunda Cica
Luar biasa
Memyr 67
𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺 𝗄𝖾𝗃𝖺𝗆 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇.
Umiie'ne Naza
jual aja lah tor tuh rumah
Ayudya
semangat mak
Ayudya
makanya kalau ga mau di usik jangan mengusik orang Ranti terima aja kekalahan mu/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dewi Nafiah
perkuat identitas mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!