NovelToon NovelToon
System King Invest

System King Invest

Status: tamat
Genre:Sistem / Kaya Raya / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:94.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Muhammad Anshari Abrar

Raizor adalah seorang remaja yang tidak memiliki keluarga. meskipun begitu dia masih tetap semangat hidup karena ada pacar dan sahabatnya yang terus memberikan semangat.

namun suatu ketika, dia mempergoki pacarnya yang sedang selingkuh. dan akhirnya, Raizor pun memutuskan hubungan mereka.

setelah kejadian itu handphonenya kembali mati dan hidup, serta menampilkan sebuah iklan dari website asing.

karena merasa sedih, Raizor pun menerima tawaran dari website asing itu untuk membantunya.

setelah kejadian, Raizor pun akhirnya mendapatkan sebuah system yang akan membantunya mewujudkan keinginan dengan sedikit usaha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Anshari Abrar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu 2 (Musuh besar)

"Bagus, hajar dia lalu berikan padaku." Gumam Rudi senang.

Melihat pergerakan dari salah satu pengawal Rudi, spontan Raizor langsung memposisikan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Lutut kiri sedikit bengkok, sedangkan kaki kanan lurus dan kuat menahan berat tubuhnya. Tangan kanannya terangkat ke atas menutup wajah, sedangkan tangan kirinya terbuka siap menyerang.

Raizor menyerang dengan tendangan, tendangan lurus yang kuat. Tendangan itu menghantam dada pengawal Rudi dengan keras dan membuat terlempar beberapa meter keluar dari toko baju.

Beberapa orang yang tidak sengaja melihat kejadian itu ketika berlalu-lalang, mereka mengatakan kalau tendangan yang di gunakan Raizor tadi adalah Teep Khao.

Melihat temannya yang terlempar, pengawal Rudi yang satu lagi akhirnya maju bergerak cepat menuju Raizor.

Namun dengan posisinya yang tidak berubah, Raizor menggerakkan kakinya dengan cepat menendang ke arah kepala pengawal Rudi dengan teknik Dolke Chagi, tendangan putar yang mematikan. Tendangan itu menghantam rahang dengan keras dan menjatuhkannya ke tanah dan langsung membuatnya pingsan.

"Kalian ini pengawal atau bukan? Menghajar bocah seperti dia saja tidak becus!" Teriak Rudi kesal.

"Yoko, sekarang kau yang maju!" Perintah Rudi.

Yoko, pria bertubuh tegap dengan rambut cepak dan tatapan tajam, melangkah maju dengan percaya diri. Ia adalah ahli karate yang di persiapkan khusus oleh Ayah Rudi, untuk mengawal salah satu keturunannya.

Setiap tuan muda keluarga Dartono memiliki minimal 1 pengawal yang sangat ahli dalam satu jenis beladiri, contohnya seperti Rudi yang memiliki Yoko sebagai pengawalnya yang ahli karate.

Yoko menyerang Raizor dengan cepat. Ia menggerakkan kakinya dengan cepat dan menyerang dengan tendangan Mawashi Geri, tendangan putar yang mematikan.

Raizor bergerak dengan lincah menghindar dari tendangan Yoko dengan gerakan Esquiva, gerakan menghindar yang khas dari Capoeira, tubuhnya menghindari tendangan Yoko dengan gerakan yang luar biasa.

Raizor kemudian menyerang balik Yoko dengan teknik Shihonage. Raizor menangkap lengan Yoko dan memutar tubuhnya dengan cepat. Yoko terbanting ke tanah dengan keras.

Yoko merasa sakit di sepanjang tubuhnya, napasnya tersengal-sengal karena terkejut.

Raizor tidak memberikan kesempatan Yoko untuk bangkit.

Dengan gerakan yang cepat, ia menyerang Yoko dengan teknik Gyaku Tsuki, pukulan lurus yang kuat. Pukulan itu menghantam rahang Yoko dengan keras dan membuat tidak sadarkan diri.

"K-kau kira hanya dengan mengalahkan mereka kau dapat menggertak ku? Awas saja kau! Aku akan melaporkannya pada kakak ku, dia pemilik saham toko ini, dia pasti akan menghancurkan mu!"

Raizor merapikan jasnya dengan tenang, mengelap keringat di keningnya. Ia kemudian mendorong troli yang berisi pakaian yang ia pilih menuju ruang ganti. Ia berjalan dengan langkah yang tegas dan percaya diri, seolah tidak terpengaruh oleh kejadian yang baru saja terjadi.

"Lakukan apapun yang kau mau. Kalau perlu panggil ayah sekalian, dan suruh dia berlutut di hadapan ku!" Kata Raizor dengan suara tegas.

Kemudian dia melanjutkan perjalanannya menuju ruang ganti. Dia tidak perduli dengan ancaman Rudi. Dia juga sudah memiliki rencana yang akan dia lakukan.

Setelah menutup pintu ruang ganti, dia mengambil handphone-nya dari saku jas dan membuka aplikasi perdagangan saham yang biasa ia gunakan. Jari-jarinya bergerak cepat di layar sentuh, mencari nama perusahaan yang ia inginkan.

"Mall ini milik siapa ya?" gumam Raizor sambil mencari nama perusahaan di aplikasi tersebut.

Setelah menemukan nama perusahaan yang memiliki mall itu di aplikasi, Perusahaan itu namanya Limia Grup, Raizor langsung membeli 46% sahamnya.

Setelah pembelian saham itu selesai, Raizor membuka aplikasi pencarian lalu mencari berita tentang perusahaan Grup Dartono.

Selang beberapa detik, wajahnya langsung tersenyum ketika melihat berita tentang persaingan perusahaan Leon corporation dengan Grup Dartono.

"Musuhnya musuhku adalah teman." Gumam Raizor tersenyum tipis, sambil menggerakkan jari jemarinya, dia membeli 20% saham Leon corporation.

"Setelah ini, hancur lah perusahaan kalian." Ucap Raizor pelan sambil memikirkan rencananya. Lalu dia membeli 3% saham perusahaan Grup Dartono.

[Sisa uang anda 28,150,000,000]

Setelah itu, Raizor langsung mencoba satu-persatu sambil menunggu telpon dari kedua perusahaan.

Ditempat lain tepatnya di perusahaan Leon corporation, dan Limia Grup sedang terjadi kehebohan, karena ada orang yang mampu membeli saham perusahaan mereka dalam jumlah besar.

Setelah itu telpon Raizor berdering, dan menampilkan nomer yang tidak dia kenal.

"Akhirnya, mereka menghubungi ku juga." Gumam Raizor sambil tersenyum.

15 menit kemudian....

Raizor keluar dari ruang ganti dengan aura yang berbeda. Dia mengenakan kemeja putih berlengan panjang yang digulung hingga siku, dipadukan dengan rompi hitam berbahan beludru dan dasi hitam bergaris abu-abu, menciptakan kesan elegan dan berwibawa. Sarung tangan hitam yang ramping melengkapi penampilannya, begitu juga dengan celana dan sepatu hitam yang membuatnya tampak gagah.

Tepat saat Raizor keluar Mira sudah menunggunya di depan ruang ganti untuk menyerahkan kartu kreditnya

"Di-dia siapa?" Tanya Mira terpukau dengan ketampanan Raizor hingga membuat dia tidak mengenali Raizor lagi.

"Eh, Mbak. Mana kartu kredit ku? Tanya Raizor.

"I-ini tuan, kartu kredit anda." Ucap Mira menyerahkan kartu kredit Raizor dengan wajah yang tertunduk malu.

"Itu dia pak! Dia pencuri yang tadi saya katakan!" Teriak pengawal Rudi yang baru saja datang dengan beberapa anggota staf keamanan.

"Tuan muda! Apa anda tidak apa-apa, tuan muda?" Tanya pengawal itu pada Rudi, Rudi langsung berakting ketakutan sambil menunjuk ke arah tiga pengawalnya yang sudah terkapar.

"Pak, dia pasti sudah mengancam anak bos kami hingga membuatnya ketakutan seperti ini dan dia juga memukul teman-temanku hingga mereka pingsan! Cepat tangkap dan hukum dia dengan berat, karena menyerang orang sembarangan!" Teriak pengawal Rudi yang juga berakting menenangkan Rudi yang terlihat ketakutan.

"Tuan, Anda melanggar hukum negara dengan menyerang orang tanpa alasan. Sebaiknya Anda ikuti kami ke kantor keamanan untuk menjelaskan kasus yang terjadi," ucap kepala security mall itu, suaranya terdengar tegas, menghampiri Raizor.

Raizor tersenyum tipis, "Baiklah, aku akan ikut dengan kalian. Tapi sebelum itu, ada seseorang yang ingin berbicara dengan dengan mu." Raizor kemudian membuka aplikasi panggilan video di ponselnya, menghubungi nomor yang bertuliskan 'Manager Maria' dan menyerahkan ponsel itu pada pemimpin security.

Pemimpin security itu langsung terkesiap ketika melihat wajah seorang wanita berwibawa di layar ponsel. Wajahnya berkeringat dingin, tatapannya menatap layar dengan takut.

Manager Maria langsung memberikan teguran keras pada pemimpin scurity itu karena tidak mengawasi cctv dengan benar sebagai seorang pimpinan, dan manager Maria juga memberikan hak pada Raizor untuk memecat pemimpin scurity itu jika Raizor menginginkan nya.

"Jangan pecat saya tuan, Saya akan melakukan apapun asalkan tuan tidak memecat saya. Ada banyak perut perlu saya beri makan." Ucapnya memelas dengan berderai air mata.

"Kau ku pecat!" Ucap Raizor dengan tegas.

"Kalian! Cepat bawa mereka berlima ke kantor keamanan jika tidak ingin ku pecat seperti dia!" Perintah Raizor dengan tegas, membuat para scurity itu ketakutan dan langsung menarik Rudi serta ke empat pengawalnya pergi.

Saat para security membawa Rudi dan keempat pengawalnya, dua orang laki-laki berbadan tegap tiba-tiba muncul dari kerumunan orang yang menonton kejadian tersebut. Mereka adalah saudara Rudi, dengan wajah yang menyeramkan dan tatapan yang mengancam, mereka datang bersama 8 orang pengawal keluarga Dartono.

"Berhenti!" teriak salah satu saudara Rudi, suaranya bergema di ruangan itu. "Lepaskan adik ku!"

"Maaf tuan, tapi kami tidak akan melepaskan mereka sebelum sampai di kantor keamanan." Ucap salah satu scurity sambil menahan rasa takutnya.

1
adi ambara
apa guna system invest klu pinjam duit kat org..klu mcm tu system invest ni menyusahkan org..baik buang je system sampah mcm tu..
Bahar Tompo
Satu lagi cerita sistem SAMPAH.. ga jelas banget ceritanya.. SKKIIIPPP
Bahar Tompo
Uang boleh pinjam dari sistem ajha dihamburkan .. sok pake traktir segala .. aku curiga cerita ini menggambarkan karakter Author yg sok pamer.. cuman barang pinjaman tapi diakui sebagai milik sendiri lalu barang nya dipinjam kan lagi ke orang lain tapi klo rusak ga bertanggung jawab..kwkwkwkwkwk..
M Iqbal
semangat bar🔥
M Iqbal
semangat Abrar 🔥
Diah Susanti
4.800.000 - 75.000 = 4.725.000 thor
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
Eida Nuban
awal baca.semoga menyenangkan.semangat outhor nya
Bima Sakti
Luar biasa
Aisyah Suyuti
menarik
Ar Yooo
Luar biasa
Protocetus
up
banteng mino
50jt berat ?? emang pecahan receh, pecahan 100an masukin kresek aja bisa klo cm 50jt. ngakak 🤣🤣🤣
Yudha Rock
jadi malas baca nya,raizor kok jadi tmbh bodoh..😐😐
Amrii Bang Kiting
Luar biasa
Bahagiaraden
jangan menampilkan adegan tolol di tabrak mobil segala
Inyoman Raka
banyak skill tapi mampaatnya dikit2
Inyoman Raka
banyaknya misi tapi dikit uangnya jadi lambat kaya
Dedi Aja
penulis nya pelit sama sistem juga. masa dapat hadiah dari sistem cuma 100 RB pelit matv
Aldo Marvel: kalo langsung sejuta kan ke op an bosan juga liat novel tetiba langsung op 🗿
total 2 replies
Azril Parmen
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!