NovelToon NovelToon
Bertemu, Bertamu, Bersatu

Bertemu, Bertamu, Bersatu

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:412.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Noktafia Diana Citra

Renita Rakhwati Putri, Gadis yang sudah siap menikah, namun tak kunjung ada laki-laki yang datang kepada nya. Hingga akhirnya, adiknya yang telah memiliki pasangan berniat untuk menikah muda.

Namun niat adik nya terhalang restu sang ayah. Karena ayah dari Renita masih percaya hal-hal kuno, dan menganggap adik yang menikah melangkahi kakak nya adalah suatu aib yang sangat memalukan dan melanggar adat.

Renita akhirnya di paksa menikah secepat nya, karena laki-laki calon suami sang adik sudah tidak mau menunggu lama lagi. Renita harus berkorban menikah cepat dan kilat demi sang adik.

Cerita lengkapnya akan temen-temen baca di naskah novel Ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noktafia Diana Citra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

"Saya terima nikah dan kawinnya Zaskia Rakhmawati Putri binti Machmud Hanafi dengan mas kawin tersebut di bayar tunai "

" Bagaimana saksi ?"

" Sah..!!!, Sah....!!! ,Sah..!!! "

Akhirnya, aku dengan Mas Andre sah juga menjadi suami Istri. Pernikahan ku hanya di hadiri oleh beberapa kerabat dan keluarga saja. Hari ini aku mengenakan gaun simpel tapi elegan, dengan warna silver. Tapi, sejujurnya ada rasa kecewa dalam hatiku. Karena tidak ada satupun pihak dari keluarga mas Andre yang datang dalam acara ini. Rasanya aku ingin marah, kenapa pernikahan ku menjadi seperti perempuan yang telah bunting duluan, atau merebut suami orang. Sampai-sampai tidak ada keluarga dari mempelai pria yang datang menghadiri pernikahan ku. Awalnya Ayah juga sangat marah, bahkan sebelum akad di mulai. Terjadi percekcokan yang lumayan lama. Baku hantam pun antara Ayah dan Andre hampir terjadi. Sebagai seorang Ayah, pastilah merasa di hina dan di rendahkan. Bagaimana tidak?, di acara pernikahan putrinya hanya mempelai pria saja yang datang. Apa iya?, sebegitu tidak berarti nya kah acara sakral ini bagi keluarga nya?.

"Sayang, jangan sedih terus. Mas janji, mas akan bawa keluarga mas kesini yah. Kan tadi juga mas Andre sudah menjelaskan ke keluarga kamu. Kalau keluarga mas tidak ada yang bisa datang, karena memang sedang ada keluarga yang sedang sakit parah. Kamu percaya kan sama mas?, ". Mas Andre berbiaik-bisik padaku di sela sesi foto.

" Yasudahlah. Sudah terjadi juga. Mau bagaimana lagi. Hanya saja, aku merasa tidak seberuntung kak Renita, ". Jawabku pasrah.

"Maksud kamu?, ". Tanya mas Andre penasaran.

" Ya iya Mas, aku jujur saja iri dengan Kak Renita. Dia di hari pernikahan nya, seluruh keluarga Mas Hamzah datang menyaksikan acaranya. Sedangkan aku?, tidak ada satupun dari pihak keluarga kamu yang datang. Aku rasanya seperti wanita yang sudah hamil duluan, atau bahkan seperti wanita yang merebut suami orang saja, " Dengusku dengan penuh kesal dan kecewa.

"Kok bilang nya gitu sih?. Kamu harusnya bersyukur dong, kan mas udah nikahin kamu, ".

Nada bicara mas Andre berubah setelah aku menyampaikan apa yang sedang menggelayuti pikiranku.

" Yaudahlah, terserah kamu saja. Kamu mah nggak akan pernah ngerti perasaan aku, ". Jawabku lebih ketus darinya.

Aku melihat kak Renita dan Mas Hamzah sedang asyik bercengkrama dengan beberapa keluarga dari mas Hamzah yang memang di undang dalam acara pernikahan ku dengan mas Andre. Menyebalkan sekali, semuanya gara-gara Kak Renita. Keluarga suamiku jadi tidak ada yang bisa datang karena dirinya. Aku yakin, gara-gara menunggu terlalu lama, keluarga mas Andre jadi keburu malas menunggu moment ini. Setelah moment ini datang, malah keluarga suamiku jadi tidak ada yang datang kan.

"Oh Tuhan...!!. Kenapa Engkau kasih seorang kakak kandung seperti dia, ". Ucapku kesal.

Aku melirik ke arah mas Andre. Dia nampak gusar dari tadi. Seperti orang yang sedang di tunggu untuk pulang. Sebenarnya ada apa?, kenapa sikap mas Andre sangat berubah?. Bahkan tidak seperti saat dulu.

" Dek, selamat ya atas pernikahan kamu dengan Andre. Semoga menjadi keluarga yang bahagia ya dek,". Tiba-tiba kak Renita sudah berada di hadapanku. Kaget pastinya.

" Oh, Hmm.. iya kak Renita. Makasih banyak kak Doa dan ucapannya,". Balas ku sembari terpaksa tersenyum.

"Oh iya Dek, Kak Renita minta maaf ya kalau banyak salah sama kamu, ".

" Pasti banyak salah nya kak. Kak Renita emang salah. Kan karena kakak juga, keluarga mas Andre tidak ada yang datang. Mereka keburu malas karena terlalu lama menunggu, ". Jelas ku pada kak Renita.

Biar saja, biar kak Renita tau. Kalau aku masih sangat kesal dan marah sama dia. Sejujurnya aku sudah mau memaafkan Kak Renita. Tapi apalah daya, mengetahui keluarga mas Andre tidak ada yang datang, aku jadi makin benci pada kakak kandungku sendiri.

" Astaghfirullah dek, bukannya tadi suami kamu sudah menjelaskan. Kalau keluarganya sedang ada yang sakit?. Jadi tidak bisa menghadiri acaranya?, ". Aku mencoba menjelaskan kepada Zaskia. Rasanya sakit sekali terus disalah-salah kan oleh adik sendiri.

" Itu kan hanya alasan Mas Andre saja, buat menutupi keluarga nya yang emang tidak mau datang karena terlalu lama menunggu moment ini, ".

" Dek, kan kamu nanti bisa bertemu dengan keluarga suamimu. Lagi pula ini hari bahagia kamu Dek. Jadi, kak Renita Harap kamu bisa bahagia. Dan melupakan segala hal yang merusak hari bahagiamu, ". Menurutku, tidak sepantasnya hari bahagia menjadi keruh suasananya hanya karena menyalahkan orang lain.

" Ya aku tau kak. Tapi kan aku juga ingin seperti kak Renita. Waktu menikah dengan Kak Hamzah, keluarga kak Hamzah banyak yang datang hadir menyaksikan acaranya, ". Jelasku kesal.

" Iya dek, Kak Renita mengerti., ". Aku memilih untuk mengalah dari pada berdebat dengan Zaskia.

" Baguslah, kalau Kak Renita mengerti, ".

Acara selesai pukul dua belas siang. Karena memang acara tadi di mulai jam sepuluh pagi. Aku langsung mengganti pakaian pengantin ku. Mas Andre tidak terlihat di kamar, aku mencari-cari kemana laki-laki yang baru saja menjadi suamiku.

" Adel?, kamu lihat Kak Andre tidak?, ". Aku menanyakan kepada Adelia yang tidak sengaja berpapasan denganku.

" Kak Andre?, Emm... tidak kak. Adel tidak lihat kak Andre, ". Jawabnya padaku.

" Ooh gitu, makasih ya dek, ". Balas ku sembari melangkah pergi meninggalkan Adelia.

Mas Andre kemana?, aneh sekali. Harusnya dia ikut berkumpul di ruang tengah dengan keluarga ku. Ini malah menghilang entah kemana. Dicari-cari susah sekali ketemu. Pengantin baru bukannya nemenin istrinya, malah kabur-kaburan ngga karuan.

"Aaaarrghh....!! Menyebalkan sekali...!!, ". Teriakku emosi.

" Putriku sayang, sini dong. Pengantin baru ikut gabung dengan kami, ". Pinta Ayah padaku.

" I-iya Ayah. Oh ya, ada yang lihat Mas Andre?, ". Tanyaku pada semua orang.

" Loh..., bukannya tadi Andre bersama kamu?, ". Kali ini ibu yang berbicara.

" Iya sih tadi, terus entah kemana Bu, ". Jawabku seadanya.

" Hamzah, kamu lihat adikmu Andre?, ". Tiba-tiba Ayah menanyakan pada Kak Hamzah yang baru datang dari arah pintu depan. Sepertinya Kak Hamzah baru selesai shalat jamaah di masjid.

" Oohh... kalau tidak salah. Tadi Hamzah lihat, Andre ada di taman samping rumah Ayah. Seperti sedang telepon. Tapi entah dengan siapa, ". Jawab Kak Hamzah pada Ayah.

" Ayah, Zaskia nyamperin Kak Andre dulu ya sebentar, ". Pamit ku pada Ayah.

"Ya.. cepat segera kesini ya, ". Sahut Ayah.

Aku mempercepat langkah kakiku menuju taman samping rumah. Dan benar saja apa yang dikatakan oleh Kak Hamzah. Punggung Mas Andre terlihat dari kejauhan. Dengan siapa Mas Andre telepon?. Kenapa seperti nya Mas Andre nampak sangat bahagia. Bahkan Mas Andre menjanjikan akan segera pulang. Berjanji dengan siapa sebenarnya suamiku itu?.

"Mas..?!, ". Panggil ku sembari memegang punggung mas Andre.

" Aahh... hahh..., kamu ini memengagetkan mas saja Zaskia, ". Teriak mas Andre yang kaget karena kedatanganku.

" Mas Andre, telepon dengan siapa mas?. Kok kayaknya bahagia banget. Sampe senyum-senyum. Dan juga tadi Zaskia dengar, mas berjanji akan segera pulang. Memang nya siapa yang sedang menunggu mu mas?, ". Aku menanyakan banyak pertanyaan pada mas Andre.

" Ooh... Ehh.. Ehh.. itu dek, itu sayang. Maksud mas, tadi Ibu mas Andre yang telepon. Katanya bahagia dengan pernikahan kita. Dan ingin mas segera pulang bawa istri mas yang cantik ini, ". Aku terpaksa berbohong pada istri kedua ku. Aku tidak mungkin bilang yang sebenarnya, kalau yang telepon barusan adalah Cindy.

" Ohhh... benarkah. Syukurlah kalau Ibu mertua ingin segera bertemu denganku. Oh ya, Ayok mas. Kita sudah di tunggu Ayah dan keluarga yang lain di ruang tengah, ". Aku mengajak Mas Andre, untuk ikut bergabung dengan keluarga lainnya.

Lega rasanya, ternyata ibu Mertuaku sangat ingin bertemu denganku. Aku tersenyum lebar sembari menggandeng Mas Andre menuju ruang tengah.

1
Mumy Zurai
Luar biasa
Yani
Harus Renita jujur biar Hamzah bisa lebih melindungi
Yani
Jahat banget
Belum apa" banyak bawangnya 😭
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Winda Yuslina
karyanya bagus bgt
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
semangat
Sitti Faikah
penulis masih perlu byk bljar, sana sini alur tokoh tak jelas. terkadang tokoh sy sebagai sazkia, terkadang sy sbgai hmzah, terkadang sbgai Renita.. membingungkan penyampaian alur ceritax.
Rahma Inayah
kok lgi2 renata yg di salhkan yg buat slah bpk dan ank nya renata yg di salhkan..sazkia dan bpk nya sdh geser otak nya kli ..mrk egois mlh kambing hitam kn org lain
Rahma Inayah
knp renata gk kbr aja dr rumh drpada tersiksa..oleh ayah tiri knp jg ibu kandung nya diem aja atau ngacem kek ditk akn pergi dr rumh klu mash jaht sma renata..
Rahma Inayah
sedih sekali nasib renata knp dia yg di salhkn klu mmg zaskia mau nikah y sdh nikah kan saja to .renata jg bkn ank kandung mu pak km jg gk berhak menikahkn renata nnti nya .hanya walu hakim nnt nya bs menikah kn renata...tiap2 menyukai ibu nya hrs 1 paket jg trm ank nya.mentg2 sdh pny ank drh daging sendri ank tri di bedabeda kan
Ocha Holidah
bagus,walaupun pas ditengH2 cerita nya membosankan,tetap semangat
Sus Susyla
zaskia cuma pura2 stres..biar dot hamzah
Sus Susyla
tokoh ya sangat bodohhhhhhh...mau ngalah mulu
Sus Susyla
suami idaman dokter hamzah
Sus Susyla
omongan y terlalu lebay..mnrt saya👏👏👏👏
Sus Susyla
kalo hidup di madu..emang selalu ada kebohobgan dan bohong y
Sus Susyla
gitu aja bingung..lebih baik jujur ndreee
Sus Susyla
suka aja lah perjodohan tp tidak saling mneyakiti...lanjut
Sus Susyla
rendi y dah tidak kuliah..tp dh lulus kale
Nuranie Bageur
terimakasih bay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!