menjadi suami pengganti dan tak dianggap oleh istri dan keluarganya itulah yang dialami oleh Samuel.
Samuel menikahi Amanda karena kepergok berduaan di kamar hotel Tanpa sehelai benang pun padahal dirinya tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu.
Berbagai hinaan dan Cacian terus di lontarkan kepada Samuel. mereka tidak tahu bahwa orang yang dia hina adalah orang yang paling berpengaruh di kota.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Fr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 33.
sementara itu, di sebuah perusahaan, seorang pria sedang mengeluarkan amarahnya. Pria tersebut membanting meja dengan sangat keras.
"Dasar brengsek, kenapa anak itu bisa tertangkap?" Pria tersebut tidak menyangka bahwa putranya telah ditangkap oleh polisi.
Orang tersebut adalah Toni; dia adalah ayah dari Dion. Toni dan Dion menjalankan bisnis ilegal selama dua tahun. Selama dua tahun, bisnis mereka berjalan sangat lancar, bahkan para polisi tidak ada yang mengetahuinya.
Tapi baru kali ini bisnisnya hancur gara-gara anaknya telah tertangkap oleh polisi.
"Kenapa anakku bisa tertangkap? Apa kamu tahu apa yang terjadi dengannya?" ucap Toni yang berbicara dengan asistennya, yaitu Ricky.
"Aku juga belum tahu, Tuan, tapi kemungkinan ada seseorang yang membuat masalah dengan Tuan muda," Ricky juga tak menyangka siapa yang berani berbuat masalah dengan Tuan muda Dion.
"Kamu cari informasi siapa yang telah membuat putraku masuk penjara," perintah Dion pada Ricky.
"Baik, Tuan, tapi apa sebaiknya kita pergi saja ke penjara menjenguk Tuan muda kita, pasti tahu siapa yang membuatnya masuk penjara," Ricky memberi saran pada tuannya.
"Kamu benar, kita harus tanyakan pada putraku siapa orang yang telah menjebloskannya ke dalam penjara," Toni dan Ricky kemudian segera berangkat ke penjara.
Sesampainya di sana, Toni mengatakan pada petugas polisi bahwa dia ingin bertemu dengan seorang yang bernama Dion. Saat polisi menanyakan siapa dirinya, Toni mengatakan bahwa dia adalah orang tuanya.
Polisi belum tahu bahwa Toni juga terlibat dalam bisnis ilegal. Bahkan penjualan narkoba adalah idenya.
Salah satu polisi membuka pintu sel. "Saudara Dion, ada yang ingin bertemu denganmu." Dion merasa bahwa itu adalah ayahnya, dirinya merasa sangat senang bahwa ayahnya akan membebaskannya.
"Ayah, tolong bantu keluarkan aku dari sini," Dion memohon kepada ayahnya, dia sudah tidak tahan lagi berada di dalam penjara.
"Ayah akan berusaha mengeluarkan kamu dari sini, tapi kamu harus beritahu ayah dulu siapa yang membuat memasukkan kamu ke penjara," Dion kemudian menceritakan kenapa dia bisa masuk penjara dan siapa yang melaporkan membuatnya masuk penjara.
"Samuel?"
"Iya, ayah, orang yang membuatku masuk ke penjara adalah Samuel. Aku sangat dendam dengannya, ayah," Dion merasa sangat dendam dengan Samuel, dia ingin segera keluar dari penjara dan menghajar Samuel.
"Bisa kamu ceritakan siapa itu Samuel, kenapa dia berani membuatmu masuk penjara?" Dion kemudian menceritakan bahwa Samuel adalah CEO dari Perusahaan SM Corporation, dengan koneksinya dia bisa membuat Dion masuk penjara.
"Perusahaan SM Corporation, kenapa kamu bisa membuat masalah dengannya?" Toni semakin frustrasi ketika putranya mengatakan bahwa dia membuat masalah dengan orang yang salah. Toni sangat tahu siapa Samuel, CEO dari SM Corporation, pria itu sangat terkenal dalam dunia bisnis, bahkan dia disebut sebagai tangan dingin, sehingga kemampuannya tidak perlu diragukan lagi.
"Sepertinya ini sangat sulit untuk mengeluarkan kamu dari sini," ucap Toni.
Dion seakan tidak percaya ayahnya tidak mengeluarkan dirinya dari penjara, tapi dia yakin dengan bantuan ayahnya yang merupakan gembong narkoba paling terkenal, dia bisa dengan mudah mengeluarkannya dari sini.
"Kenapa ayah tak meminta Tuan Yosua untuk mengeluarkan aku dari penjara?" Dion sangat yakin dengan bantuan dari Tuan Yosua, dia bisa keluar dari tempat ini karena Tuan Yosua memiliki orang-orang kuat di belakangnya yang akan membantunya.
"Ayah akan menghubungi Tuan Yosua, dan tunggu kabar dari ayah," Toni kemudian segera pulang untuk menghubungi Tuan Yosua, sementara Dion kembali masuk ke dalam sel dan menunggu informasi dari ayahnya.
Sementara itu, Samuel sudah menyiapkan bukti berkas-berkas perusahaan milik Dion, dan dia sudah memiliki bukti-bukti yang kuat bahwa Dion tidak akan bisa keluar dari penjara. Dia juga mempunyai berkas perusahaan milik istrinya yang dulu direbut oleh Refan dan Sania.
"Sayang, maafkan aku karena aku tak bisa membuatmu bertemu dengan orang tuamu, tapi dengan ini kamu bisa menjaga perusahaan yang orang tuamu bangun," ucap Samuel di dalam hatinya.
Dia segera melangkahkan kakinya menuju ke kamar milik istrinya. Dia kemudian membuka pintu dan terlihat istrinya sedang berbincang-bincang dengan sahabatnya.
"Maaf, apa aku menganggu kalian?" ucap Samuel.
"Tidak, kebetulan juga aku dan Sandra mau pamit," Amelia dan Sandra kemudian segera beranjak dari tempat duduknya untuk pulang.
"Manda, aku sama Sandra pamit pulang dulu."
"Terima kasih karena telah menjaga istriku," Samuel mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua.
"Tidak masalah, sepertinya istrimu sangat merindukanmu," ucap Amelia. Kemudian Amanda langsung tersenyum malu.
"Tunggu, kalian pulang pakai apa? Apa kalian membawa mobil?" Keduanya mengatakan bahwa mereka pulang dengan taksi.
"Hari sudah semakin malam, aku akan meminta supir untuk mengantarkan kalian pulang," keduanya kemudian lantas mengucapkan terima kasih. Awalnya keduanya menolak, tapi Samuel terus memaksa karena dia tidak ingin terjadi sesuatu dengan sahabat istrinya.
Setelah kedua sahabatnya pulang, Amanda langsung menyuruh suaminya duduk di sebelahnya.
"Ada apa, apa kamu kangen denganku?" tanya Samuel.
Amanda kemudian memeluk suaminya, entah kenapa dia ingin menghirup aroma tubuh suaminya.
"Aku sangat kangen dengan aroma tubuhmu, mas," Samuel yang tergoda dengan istrinya hanya bisa menelan saliva.
"Sayang, kamu jangan menggoda aku, aku jadi tak tahan dengan tingkah kamu," tapi Amanda terus menggoda suaminya. Dia mencium leher suaminya dan kemudian dia juga mencium bibir milik suaminya.
"Kenapa istriku jadi sangat ganas begini?" ucap Samuel dalam hatinya. Amanda kemudian membuka kancing baju milik suaminya. Samuel yang tak tahan kemudian membalikan badan, dan sekarang istrinya berada di bawah sementara dirinya berada di atasnya.
"Kamu sangat berani menggoda aku, sayang. Kamu benar-benar membuatku terangsang, apa kamu ingin sekali melakukannya?" Amanda mengangguk, dia ingin mendapatkan kepuasan dari suaminya, entah kenapa dirinya berani sekali mengambil inisiatif padahal dirinya sangat malu-malu.
"Aku kangen dengan milikmu, By, cepat masukkan milikmu kedalam milikku," Amanda mengucapkan dengan nada menggoda.
Samuel meneguk saliva setelah Amanda berkata seperti itu, dia sudah tidak tahan lagi. Lalu kemudian dia menyerang istrinya. Istrinya mengerang keenakan setelah mendapatkan rangsangan dari suaminya.
"By, terus, By, enak," Amanda meminta Samuel untuk melajukan kecepatannya.
"Kamu benar-benar sexy, sayang. Sepertinya aku ingin melakukan denganmu hingga pagi," ucap Samuel lalu mencium bibir manis suaminya.
"Aku juga ingin terus melakukannya denganmu, By. Terima kasih, By, karena berkatmu aku bisa merasakan apa arti dari cinta yang sebenarnya."
"Aku juga senang bisa memiliki istri yang sangat cantik seperti kamu," Samuel tidak salah mempertahankan pernikahannya. Walaupun dulu dia dikecewakan oleh wanita ini, tapi rasa kecewanya kemudian perlahan menghilang dan digantikan dengan rasa sayang yang takkan pernah tergantikan.
Setelah beberapa kali melakukan hubungan suami istri, Samuel kemudian beranjak dari tidurnya lalu memberikan sesuatu kepada suaminya.
"Apa ini?" ucap Amanda.
"Buka saja." Amanda kemudian membuka hadiah yang diberikan oleh suaminya. Betapa kagetnya dirinya ketika membuka hadiahnya. Amanda kemudian langsung memeluk suaminya.
"Terima kasih, By."
next semngt sukses selalu