NovelToon NovelToon
Dendam Diatas Pengkhianatan (Suami Dan Kembaranku)

Dendam Diatas Pengkhianatan (Suami Dan Kembaranku)

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Penyesalan Suami / Selingkuh / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:63.3k
Nilai: 5
Nama Author: ilmara

Bismillah.

Zea Amanda Putri merpuakan saudara kembar dari Zena Putri Amanda. Kedua adik kakak ini kembar yang memilik perbedan karakter yang jauh berbeda.
Zea merupakan adik kembar Zena menikah dengan seorang Vernando. anak dari seorang sutradara terkenal, Vernando juga seorang artis.
Zea tak pernah menyangka selama 3 tahun pernikahannya dia dikhianati oleh saudara kembar dan suaminya sendiri. Zena yang merupakan kembaran Zea menyusun rencana untuk membunuh Zea bekerja sama dengan suami Zea yang merupakan selingkuhan Zena.
Tapi takdir mungkin sedang berpihak pada wanita malang itu yang sudah 3 tahun dikhianati oleh orang terdekatnya sendiri. Disaat kematiannya Zea hidup kembali atau orang-orang sering menyebutnya rekarnansi.
Zea yang mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup kembali merencanakan balas dendam untuk suami dan kembarannya itu.

Akankah balas dendam Zea terlaksanakan atau dia kembali mati ditangan suami dan kembaraannya untuk yang kedua kalianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolong

Bismillah.

"Ada apa di depan sana ramai sekali?" tanya Rayan pada Dito sekretaris pribadinya itu.

Kebetulan hari ini Rayan memang berniat untuk menyusul Zea yang berada di bali. Tapi Rayan tidak tahu kalau hari ini papa Zea juga akan pergi ke bali untuk melakukan bisnis. Jika tahu pasti Rayan akan mengajak pak Wijaya berangkat bersama.

"Sepertinya ada kecelakaan bos." Jawab Dito tetap fokus mengemudi.

"Berhetilah dulu Dito, aku ingin melihat kecelakaan itu." Ucap Rayan dingin.

Mendengar perkataan Rayan, Dito menyengerit bingung. Bagimana tidak bingung, pasalnya entah sejak kapan bosnya ini peduli dengan hal-hal luar. Walaupun begitu Dito tak banyak bertanya, dia hanya melakukan apa yang Rayan suruh.

Tanpa basa-basi Rayan segera keluar dari mobil untuk melihat korban kecelakaan, Rayan sampai meninggalkan Dito begitu saja. Tentu hal ini membuat Dito semakin bingung dan merasa aneh pada bosnya itu.

"Huh! Sebenarnya ada apa dengan pak Rayan. Tapi bagus juga sih kalau dia peduli dengan hal-hal sekitar. Tidak mementingkan dirinya sendiri lagi." Ucap Dito pada diri sendiri.

Dito segera menyusul Rayan, dia tak mau terkena ceramahan bosnya nanti. Kalau tidak berada disisi Rayan.

Sedangkan Rayan sendiri berhasil masuk ke dalam gerombolan orang yang melihat kecalakan itu.

"Pak Wijaya." Kaget Rayan saat melihat ayah orang yang dia sukai mengalami kecelakaan.

Rayan dapat melihat orang-orang itu berusaha mengeluarkan pak Wijaya yang terjepit mobil. Sedangkan supirnya sudah berhasil diselamatkan.

"Kita tidak bisa terus berusaha mengeluarkan korban, sebentar lagi mobil ini akan meledak." Ucap salah seorang yang sedari tadi memperhatikan sekitar dan juga membantu pak Wijaya.

"Tinggalkan saya." Ucap pak Wijaya yang masih memiliki sedikit kesadaran.

"Tapi-"

Para warga yang menolong pak Wijaya mulai bingung, mereka tak punya pilihan lain, selain meninggalkan pak Wijaya yang mungkin tidak akan tertolong lagi.

Melihat satu persatu orang yang mundur dari mobil yang masih ada pak Wijaya membuat heran Rayan.

"Apa yang kalian lakukan!" maki Rayan saat melihat semua orang mundur.

"Maaf pak, tapi jika kita terus memaksa untuk korban keluar, ada kemungkinan nyawa para penolong juga melayang."

Rayan merasa geram, segera meninggalkan orang-orang itu mendekati mobil pak Wijaya. Dia berusaha mengeluarkan pak Wijaya seorang diri.

"Pak jangan."

"Tolong pak Jangan, itu bahaya untuk keselamatan bapak, pak tolong dengarkan kami."

"Pak cepat pergi dari sana."

"Pak ayo pergi sebentar lagi mobilnya akan meldeka."

Teriak para orang-orang yang melihat Rayan terus berusaha menolong pak Wijaya. Dia tidak mendengarkan teriakan orang-orang itu.

"Saya mohon bertahanlah pak Wijaya. Saya akan membantu anda keluar dari sini." Ucap Rayan sungguh-sungguh.

"Nak Rayan, cepat tinggalkan saya disini bahaya." Balas pak Wijaya.

"Tidak pak! Saya akan tetap membantu bapak." Kekeh Rayan yang terus berusaha mengeluarkan pak Wijaya.

Deg!

Dito kaget setengah hidup melihat bosnya seakan mengantarkan nyawan sendiri hanya untuk menolong orang yang kecelakaan. Hanya dalam hitungan detik saja sebentar lagi mobil berwaran hitam itu akan meledak. Jika itu benar terjadi maka akan melapah sang bos dan korban kecelakaan. Tanpa pikir panjang Dito segera meleset membantu bosnya.

Dia tak peduli orang-orang yang berusaha menghadang dirinya. Bagi Dito keselamatan bosnya adalah hal utama.

"Astaga pak Wijaya." Ucap Dito pelan.

"Bos kita tarik bersama-sama." Ucap Dito membuat Rayan mengangguk setuju.

Dalam hitungan ketiga akhirnya Rayan dan Dito berhasil mengeluarkan pak Wijaya.

Keduanya cepat memapah pak Wijaya menjauh dibantu yang lain dari mobil yang sebentar lagi meledak. Aksi yang dilakukan Rayan dan Dito tertangkap oleh kamera..

Dur!

Setelah mereka berhasil keluar mobil yang ditumpangi pak Wijaya meledak dengan keras untung semua orang sudah menjauh. Beberapa orang juga ikut membantu Rayan dan Dito saat mereka berhasil mengeluarkan pak Wijaya.

"Segera bawa ke rumah sakit." Suruh Rayan.

Sebuah ambulans telah tiba untuk melakukan pertolongan pada pak Wijaya. Beliau sudah tak dasarkan diri lagi, saat berhasil keluar dari jepitan mobil pak Wijaya sudah pingsan.

"Dito kamu jemputlah Zea, biar aku yang menemani pak Wijaya di rumah sakit. Setelah menjemput Zea segera bawa dia ke rumah sakit." Suruh Rayan pada Dito.

"Baik bos." Jawan Dito patuh.

Pak Wijaya segera dilarikan ke rumah sakit ditemani Rayan yang terus berdoa akan keselamatan pak Wijaya. Sedangkan Dito segera meleset pergi ke hotel tempat Zea dan Tika menginap.

30 menit berlalu ambulans yang membawa pak Wijaya akhirnya sampai di rumah sakit terdekat. Dokter langsung melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

"Selamatkan pak Wijaya dok!"

"Kami akan berusaha pak." Jawab dokter.

Seluruh stasiun tv sudah digemparkan atas kecelakaan yang menipa Wijaya. Pemilik perusahaan Wijaya group yang bergerak dibidang desain ternama untuk merancang baju-baju semua para artis perusahaan enterthaiment. Kecelakaan pak Wijaya bukan salah satunya yang menjadi trending topik di sosemd maupun berita-berita tv.

Tapi juga aksi penyelamatan yang dilakukan oleh produser sekaligus pemilik smart enterthamient dan sekretarisnya yang menjadi perbincangan hangat saat ini. Keduanya dikenal dengan penolong yang sangat hebat.

Orang-orang yang sedang diperbincangkan oleh jagat maya itu sibuk dengan kegiatan mereka sendiri. Disinilah sekarang Dito, dia sudah sampai di hotel tempat menginap Zea dan Tika.

Saat Dito akan mencari Zea kebetulan sekali Zea dan Tika akan keluar dari hotel tersebut. Siapa saja pasti dapat melihat jika saat ini Zea sedang tidak baik-baik saja..

Zea baru saja bangun dari pingsan saat mengetahui papanya kecelakaan. Setelah bangun dia ingin langsung mendatangi tempat kejadian. Untuk memastikan apakah benar papanya mengalami kecelakaan. Jika benar di dalam hatinya Zea sangat berharap sang papa selamat.

"Nona Zea, mari ikut saya ke rumah sakit." Ucap Dito saat sudah berada di hadapan Zea dan Tika.

"Untuk apa? Saya buru-buru."

"Papa anda ada di rumah sakit nona. Bos saya sudah membawanya kesana."

Deg!

"Benarkah itu pak Dito?" tanya Zea memastikan.

Tika tak tahu harus bicara apa, tapi dia juga sedih atas kejadian yang menimpa pak Wijaya.

"Benar nona, mari ikut saya."

"Bagimana keadaan papa saya?" tanya Zea sudah tak sabar.

"Saya kurang tahu nona, tapi saya yakin papa anda selamat. Tadi setelah memastikan pak Wijaya sudah dilarikan ke rumah sakit. Pak Rayan menyuruh saya untuk menjemput nona." Jelas Dito.

"Ayo kita ke rumah sakit sekarang!" ajak Zea.

Zea menarik tangan Tika agar ikut denganya. Kedua perempuan itu duduk di belakang. Dito membiarkan saja apa yang dilakukan Zea dan Tika yang pasti dia harus membawa Zea ke rumah sakit sekarang juga jika tidak bosnya pasti akan marah.

Tanpa menunggu lama lagi Dito langsung melajukan mobil yang dia kendari menuju rumah sakit di Bali yang sudah Rayan kirim lokasinya.

1
guntur 1609
dasar gemblung kau
guntur 1609
halu loe berdua
guntur 1609
gercep rayan
guntur 1609
sepeertnya mereka bukan kembar. knp zea yg disalahkan atas meninggalnyabpapanya. sementara merrka kembar
Iyas Masriyah
Luar biasa
MFay
Wah, ayo saya dukung kebenaran! bahagialah zea dengan org yg pantas bukasln suami tukang tikam macam vernando 😈
Maria Magdalena Indarti
Dito & Tika berjodoh kali yee
Maria Magdalena Indarti
waduh Zean bener2 parah ternyata anaknya Brian. wow.... Vernando kecewa
Maria Magdalena Indarti
knp Zena & Nando ga insyaf juga ya
Maria Magdalena Indarti
wah ga sadar jg bu Putri
Maria Magdalena Indarti
semua terbongkar
Maria Magdalena Indarti
sedihnya Zea
Maria Magdalena Indarti
apa ya maksud nya. ga paham
Maria Magdalena Indarti
apa ada ya ibu yg mau bkn celana anak & suami. amit amit-amit deh
Maria Magdalena Indarti
Sudah Selingkuh masih mau menyangkal. ga malu
Maria Magdalena Indarti
apa yg akan terjadi???
Maria Magdalena Indarti
semoga Zea berhasil menggagalkan rencana Zean. aneh saudara kembar kok jaht
Maria Magdalena Indarti
balas dendam sendiri tidak baik krn kita pun jd jahat. Tuhan pasti menghulum.
Ilmara: setuju kak🤗
total 1 replies
Mentari
Tertolong ya kak
Mahasiswi GenZ
saya ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!