NovelToon NovelToon
Pelayan Gadis Buta

Pelayan Gadis Buta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:8.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sebuah kecelakaan pesawat Jet terjadi dan Alika adalah seorang pramugari satu-satunya yang selamat dalam penerbangan tersebut, namun kecelakaan itu membuat Alika buta.

Ryan Aditama sang CEO, rasa bersalah atas meninggalnya seluruh tim 1 membuatnya tak bisa mengabaikan Alika, dia putuskan untuk jadi pelayan gadis buta tersebut dengan identitas yang lain, Erlan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - Ada-ada Saja

Semua pemeriksaan telah dilakukan oleh Alika sebelum dia memasuki ruang operasi.

Sepanjang perjalanan Gadis itu menuju ruang operasi dia terus menggenggam erat tangan Erlan.

Alika sadar satu hal, bahwa apa yang menimpanya ini semua adalah teguran dari Tuhan.

Selama ini Alika terlalu sombong, selalu berkata bahwa dia bisa berdiri di kakinya sendiri.

Tapi kemudian Allah mengambil semua nikmat yang dia punya dan menghadirkan beberapa orang yang bisa membantunya.

Alika sangat sadar akan hal itu, karena kesombongannya di masa lalu itu pula lah, selama dia sakit hingga saat ini tidak ada satupun rekan kerjanya yang datang mengunjungi dia.

Huh! Alika membuang nafasnya dengan perlahan. Sungguh, Alika ingin mengubah hidup menjadi lebih baik. Dia tidak ingin kembali kehilangan orang-orang di dalam hidupnya, Erlan dan bi Santi.

"Kita sudah sampai, pak Erlan hanya bisa mengantar sampai di sini," ucap seorang perawat.

Ryan segera berjongkok di hadapan Alika, sejak tadi gadisnya sudah duduk di kursi roda.

"Aku akan menunggu mu di sini, aku tidak akan kemana-mana. Bismillah, semuanya akan berjalan dengan baik," ucap Erlan.

Alika hanya bisa menganggukan kepalanya sebagai jawaban, lalu dia bergerak lebih dulu untuk memeluk Erlan erat.

"Aku sangat mencintai kamu," bisik Alika.

Ryan pun membalas pelukan itu, dan membalas kata dengan hal serupa.

"Dan aku sangat-sangat mencintai kamu," balas Ryan.

Perpisahan sementara diantara mereka pun terjadi. Setelah ini entah takdir apa yang akan keduanya hadapi.

Ryan hanya mampu berdiri di depan pintu ruang operasi tersebut, melihat saat pintunya di tutup rapat.

Ada helaan nafas berat yang keluar dari mulut pria tersebut. Banyak sekali hal yang menggangu hati dan pikirannya.

Bukan hanya tentang operasi, tapi juga tentang jati dirinya sendiri, antara Erlan dan Ryan.

Huh! lagi-lagi Ryan membuang nafasnya dengan kasar. Dia pilih duduk di kursi tunggu yang tersedia di sana.

Berulang kali berdoa di dalam hatinya agar operasi itu berjalan dengan baik.

Ryan bahkan sampai menghubungi sang ibu dan meminta doa dari Oma Putri agar semuanya dilancarkan.

"Tenang lah Ryan, serahkan semuanya kepada Allah. Oma dengar suara mu cemas sekali," sahut Oma Putri di ujung sana.

Tidak bisa dipungkiri bahwa suara anaknya itu terdengar sangat cemas, rasa khawatir yang sepertinya tidak wajar jika hanya diberikan oleh atasan kepada bawahannya.

Belum apa-apa Oma Putri sudah merasa ada sesuatu diantara anaknya dan Gadis malang itu.

"Katakan, apa sebenarnya kamu dan Alika punya hubungan?" ucap Oma Putri lagi, sekaligus mengajukan pertanyaan yang ada di dalam benaknya.

Dan mendapati pertanyaan itu, Ryan menganggukkan kepalanya seolah sang ibu bisa melihat pergerakannya.

Sejak awal Ryan memang tidak ingin merahasiakan hubungannya ini dari pihak keluarga. Dia telah siap lahir dan batin untuk meminang Alika jadi istrinya.

Tentang dia yang jadi Erlan, dipikirnya itu bukanlah masalah besar. Dia hanya perlu menjelaskan.

"Iya Oma, aku dan Alika sudah sepakat untuk bersama," jawab Ryan.

Oma Putri di ujung sana sesaat tercengang, butuh beberapa detik untuk dia akhirnya berucap Alhamdulillah.

Beberapa tahun terkahir Oma Putri merasa Ryan menutup dirinya dari yang namanya wanita, jadi disaat Ryan mengakui hubunganya dengan Alika Oma Putri merasa sangat bersyukur.

Ryan memang berhak mendapatkan kebahagiaan, memiliki seseorang yang bisa menjadi pelipur laranya sendiri. Ada yang menemani di masa-masa hidupnya.

"Kamu serius Ryan?" tanya Oma Putri lagi.

"Iya Oma, jadi aku mohon, nanti bantu aku ya, dia kan taunya aku Erlan, bukan Ryan."

"Astaghfirullahal azim, ada-ada saja kamu ini."

1
Ibrahim Efendi
bukankah video call otomatis ke mode speaker (not earpiece)?????
Ibrahim Efendi
jawaban yang bijak..👍
Gia Nasgia
Untung Alika jawabnya pas😂
Gia Nasgia
Alika msh butuh waktu sebab dekat dgn pak Ceo sama dgn naik Rolercoster😂
Gia Nasgia
Benar kata Ryan ingat Alika siapa yg selama ini ada di samping mu saat kamu terpuruk
Gia Nasgia
Pusing nggak tuh 🤣🤣🤣
Gia Nasgia
penasaran caranya pak Ceo menjelaskan ke Alika tentang peran ganda nya menjadi Erlan😂
Gia Nasgia
Dua orang yg sama
Gia Nasgia
siap kk Author🫡
Gia Nasgia
jeng....jeng....jadi ikut pinisirin😂🤣
Gia Nasgia
Pak Ceo modus🤭
Gia Nasgia
cemungut Al yg penting pak Ceo nggak berpaling😍
Gia Nasgia
Siap"aja pak Ceo menjelaskan di saat mata Alika kembali bisa melihat🤭
Gia Nasgia
Awalnya hanya kecupan aja dulu🤭
Gia Nasgia
jeng...jeng...tdk sabar lihat reaksi Alika klau tahu selama ini yg menjaga nya ,adalah pak Ceo
Gia Nasgia
Sdh tdk ada jarak antara pak Ceo dan Alika😍
Gia Nasgia
Semua ikut dgn Drama nya pak Ceo🤭
Gia Nasgia
Ciee😍😍🥰🥰
Gia Nasgia
Romi 😂😂
Gia Nasgia
Nah lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!