NovelToon NovelToon
Menikahi Berandal Tampan

Menikahi Berandal Tampan

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:169.8k
Nilai: 5
Nama Author: Lebah_maDu

Mencintai pria baik tidak menjamin kisah cintamu berakhir baik. Seperti itulah yang dialami Juwita. Dia harus menyaksikan Sadewa, pria yang dicintainya menikah dengan wanita lain. Sakit hati karena cintanya di khianati membuat Juwita memutuskan untuk menikah dengan pria yang katanya paling brengsek di dunia hanya untuk membakar kecemburuan Sadewa.

Hidup berdampingan dengan Jeffsa, suami berandalannya. Sangat manis di hadapan tetangga, tapi menyepakati berbagai kesepakatan aneh sebelum memutuskan untuk menikah. Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia, akankah tumbuh benih-benih cinta diantara keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lebah_maDu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Jeff, Sakit!

Hari ini Jeff dan Juwita sama-sama bangun terlambat. Jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi tapi belum ada pergerakan yang berarti atau tanda-tanda akan dimulainya kehidupan. Jika ada bergerak, itu hanyalah gerakan kecil dari Juwita untuk mencari posisi yang lebih hangat di pelukan Jeffsa. Lalu Jeff akan membalas dengan mendekapnya semakin erat dibarengi memberikan ciuman mesra sembari menyesap aromanya.

Beberapa menit telah berlalu dan mereka masih seperti itu. Kehidupan yang sesungguhnya baru akan dimulai satu jam kemudian. Karena tepat di jam sembilan pagi Jeff akhirnya membuka matanya. Jeff melihat jam dinding sebentar, lalu mengumpulkan nyawanya sejenak sebelum memberikan hujan ciuman untuk istrinya yang masih terbuai dalam alam mimpi.

"Sayang, bangun!" ucap Jeff lirih.

Jeff sempat memandangi wajah Juwita dari jarak dekat, entah kenapa hari ini Jeff merasa berat meninggalkan Juwita sedikitpun. Tapi meskipun begitu Jeff harus bangun karena ada setumpuk pekerjaan yang menantinya saat Juwita bangun nanti.

Jeff akhirnya bangun duluan. Bergerak meninggalkan Juwita dengan sangat pelan untuk mencuci muka dan menggosok giginya. Untuk urusan mandi, khusus hari ini ditunda saja karena Jeff berencana mandi sekalian memandikan Juwita nanti. Setelah bertempur semalam di malam pertama, seharusnya Juwita akan susah jalan kan?

Untungnya Jeff tidak terikat dengan jadwal pekerjaan yang rutin, jadi Jeff bebas mengatur sendiri kapan dia ingin bekerja dan tidak. Dan hari ini Jeff sudah memutuskan akan menggunakan waktu satu hari penuh hanya untuk dihabiskan dengan Juwita.

Juwita yang mendengar mendengar suara kloset disiram akhirnya bangun juga. Juwita mengucek matanya sebentar, lalu kembali memejamkan matanya dan memeluk bekas tempat tidur yang digunakan Jeff. "Jeff, aku suka aroma tubuhmu," batin Juwita ketika mencium aroma Jeff yang tertinggal disana.

Beberapa menit kemudian Jeff pun keluar. Jeff tahu Juwita sudah bangun setelah melihat Juwita yang sudah berpindah posisi. "Sayang, bangun!" kata Jeff dengan membelai rambut Juwita.

"Aku capek, Jeff!" tolak Juwi.

Jeff menanggapi penolakan Juwita dengan sabar. Tentu saja Juwita capek, baru pertama bercinta tapi langsung melakukannya sebanyak beberapa ronde. Siapa yang tidak capek?

"Tapi meskipun capek harus tetap bangun, Wi!" bujuk Jeffsa.

"Beri aku lima menit. Aku akan bangun setelah lima menit," kata Juwita tanpa membuka matanya.

"Baiklah, aku akan membangunkanmu setelah lima menit," kata Jeff.

Juwita yang mendengar Jeff akan pergi akhirnya bangun juga. Duduk sempurna dengan memegang erat selimut untuk membungkus dirinya. "Memangnya kau mau kemana?" tanya Juwita.

Jeff mendekat lalu berbisik pelan, "Memungut pakaian kita yang bertebaran dilantai. Lalu menyiapkan sprei untuk mengganti sprei kita yang kotor."

Mata Juwita langsung menyapu setiap sudut-sudut kamar. Benar, pakaian mereka memang tercecer dimana-mana tapi kenapa Juwita tidak melihat onderdil bawahnya meskipun sudah mengedarkan matanya ke seluruh ruangan sebanyak tiga kali?

"Sayang, apa kau mencari ini?" tanya Jeff. Entah kapan Jeff mengambil benda itu. Tapi yang pasti onderdil selebar kira-kira dua atau tiga jari bertali milik Juwita itu sudah berada di tangan Jeffsa.

"Tidak, kalau kau mau ambil saja," jawab Juwita sembari mengedipkan satu matanya untuk menggoda.

"Sayang, aku tidak suka benda ini. Aku lebih suka isinya. Tapi apa yang kau lakukan barusan. Apa kau sedang menggodaku?" tanya Jeffsa dengan menyentuh dagu Juwita.

"Aku tidak menggoda. Aku hanya merasa silau karena melihat suamiku yang ternyata sangat tampan," jawab Juwita dengan tawa lebar.

"Kau ini!" ucap Jeff dengan menyentil hidung Juwita.

"Jeff, kenapa kau masih di rumah. Bukankah kau harus kerja?" tanya Juwita.

Juwita memeluk dan mencium Jeff tanpa disuruh. Entah kemana perginya sifat malu-malunya semalam. Tapi yang pasti mulai hari ini dan seterusnya, Juwita sudah memutuskan untuk menjadi wanita yang lebih percaya diri dan tidak menyedihkan lagi.

"Hari ini aku libur. Aku akan menjadi pelayanmu seharian ini," jawab Jeff.

"Aku tidak butuh pelayan. Jeff kau pergi saja. Kamar yang berantakan ini biar aku saja yang membereskannya. Aku juga akan mengganti sprei, mencuci sprei, menjemur sprei, masak, membersikan rumah, mandi lalu mengantarkan bekal dan menemanimu makan siang," kata Juwita sembari menekuk satu persatu jarinya saking banyaknya pekerjaan rumah yang ingin dia lakukan hari ini.

Tentu saja menekuk jari itu bukan tanpa tujuan. Karena tujuan sebenarnya adalah meminta uang lebih banyak dari Jeff sebagai apresiasi untuknya karena rajin membereskan rumah dan melayani suami. Meskipun Jeff masih tidak mengatakan secara gamblang apa pekerjaannya, tapi Juwita tahu suaminya cukup punya uang.

Mendengar begitu banyak pekerjaan itu membuat Jeff tertawa. Kita lihat saja, apa Juwita benar-benar tidak membutuhkan pelayan hari ini?

Jeff akhirnya bangkit, berdiri beberapa langkah dari tepian ranjang dan melambaikan tangannya pada Juwita. "Aku akan pergi bekerja jika kau bisa mendekatiku tanpa mengeluh," kata Jeffsa.

Juwita menertawakan sikap Jeff yang dia anggap terlalu berlebihan. Tanpa tahu apa maksud dari kata mengeluh yang sempat Jeff katakan. "Hanya mendekatimu saja kenapa harus mengeluh? Aku bisa sampai di tempatmu dalam waktu dua detik," batin Juwita.

Juwita segera membungkus dirinya dengan piyama. Menyingkap selimutnya sebelum turun dari ranjang. Baru juga berdiri dan melangkah sebanyak dua langkah tapi Juwita sudah terjatuh ke lantai sembari memegangi terowongan yang baru dibobol Jeff semalam.

"Jeff, anuku sakit!" keluh Juwita.

Juwita tidak bisa mendeskripsikan secara jelas bagaimana rasanya. Tapi yang pasti ada rasa linu yang menjalar di bagian sensitifnya terlebih saat dia berjalan.

"Jadi bagaimana, yakin tidak membutuhkan bantuanku? Kalau tidak butuh aku akan pergi kerja sekarang," kata Jeff berpura-pura membuka pintu.

"Jeffsa, berhenti!" kata Juwita.

"Apa?" tanya Jeff.

"Apa begini caramu memperlakukanku. Aku sakit begini karena ulahmu. Apa kau tidak ingin tanggung jawab?" protes Juwita.

"Bagaimana caraku bertanggungjawab, kau kan sudah jadi istriku. Haruskah kita menikah sekali lagi?" tanya Jeffsa.

"Bukan dengan menikah lagi. Kenapa kau suka sekali membuang-buang uang untuk acara seperti itu, Jeffsa!" protes Juwita

"Lalu aku harus bagaimana. Bukannya kau tidak ingin dibantu tadi?" tanya Jeff.

"Aku sudah berubah pikiran. Sekarang aku mau digendong!" pinta Juwita. Dia sudah mengangkat kedua tangannya. Persis seperti anak kecil yang minta digendong oleh orang dewasa.

"Mau mandi dulu atau sarapan dulu?" tanya Jeff setelah mengangkat istrinya.

"Aku ingin mandi tapi aku juga lapar. Menurutmu aku harus bagaimana?" tanya Juwita.

"Kalau begitu mandi sambil makan saja," jawab Jeff asal.

"Jeff, jangan bercanda!"

"Baiklah, aku akan membawakan segelas susu hangat untukmu terlebih dulu. Lalu setelah itu aku akan membantumu mandi," kata Jeffsa.

Jeff segera meletakkan istrinya di kursi, menyiapkan segelas susu hangat dan memastikan Juwita meminumnya sebelum membawanya ke kamar mandi untuk mandi bersama.

...***...

1
Qaisaa Nazarudin
Ciihh gak kebalik tuh..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Apakah benar itu anak Sadewa? Kebanyakan Novel yg ku baca,ANAK KU BUKANLAH ANAK KANDUNGKU..
Qaisaa Nazarudin
Hadeuuhh kayak gak punya hp aja..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
OMG cepat Jeff tolong mereka..
Qaisaa Nazarudin
Royal banget ya Jeff ke temen2 dan ke karyawannya,Apalagi isteri nya, Beruntung banget kamu Juwita..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Mau dong, apalagi dengan gaji segede itu..👏👏👏👏😄😄😄
Qaisaa Nazarudin
Aku gak Rela Sadewa dengan Melodi bahagia ya thor,Kenapa Sadewa dan melodi tdk mendapatkan KARMA nya..ckk
Qaisaa Nazarudin
Cuuiihh Juwita ku 🤮🤮🤮
Qaisaa Nazarudin
Lha mau apa Sadewa,mohon pada Jeff utk tidak memecat Melody dari pekerjaan nya 🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Asem si Jeff 😂😂😂😂🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk untung aja isteri mu Oon jadi kamu gak perlu kawatir,dengan berbohong sedikit dia pasti akan percaya..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk MAMPOS kau JALANG, Keliatan banget Kesombongan memakan diri..Noh jawab dengan boss mu itu..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Juwita,Kamu harus bisa bersikap Tegas,jangan pernah jadi cewek Lemah,Yang ada Melody akan dendam kalau kamu masih bekerja sementara dia kena pecat..
Qaisaa Nazarudin
Dante jangan Mimpi kamu,Jeffsa dan Kakeknya bukan lawan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Waaahh banyak banget tabungan Juwita? Jadi kakek udah tau berapa Tabungan Juwita,makanya dia sengaja mengetes Juwita dengan minta ganti rugi sebanyak itu..
Qaisaa Nazarudin
Inilah masalahnya aku malas baca Alur ceritanya CEO2,DOKTER,DOSEN..gak jauh2 dari Komplik KASTA dan TAHTA..🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Duh kenapa hujung2 nya juga Alurnya Jeff orang kaya,Kecewa deh..🙇🙇Padahal aku oenhen Alurnya benaran cowok biasa..
Qaisaa Nazarudin
Begitu lah CEWEK2 Kaya,gak mau hidup susah,Sanggup merndahkan harga diri demi mendapatkan lelaki kaya.. ckk
Qaisaa Nazarudin
Aku suka Tetangga yg jadi tameng Gini Demi membela kaum wanita,gak ada takut2 nya 👏👏👏💪💪💪💪👍👍
Qaisaa Nazarudin
Oh Astaga ku kira benaran Jeff Tehy CELUP..hah lega..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!