NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia

Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Aliansi Pernikahan / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia
Popularitas:592.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: JBlack

"Azzelia Qaireen, kau milikku, wanitaku, istriku. Tak ada yang lain selain dirimu di hatiku. Bahkan aku rela memberikan nyawaku ini, ketika kehidupanmu terancam karena kedatanganku, Sayang."

~Frans Federick Knight

***

Demi sang papa, Azzelia Qaireen rela melakukan apa saja termasuk menikah dan menjadi istri dari seorang Frans Federick Knight. Pria yang dikenal sebagai rekan kerja papanya dan merupakan pebisnis kaya raya di negara tempat tinggalnya.

Namun, siapa sangka. Di balik wajah tampannya. Frans memiliki sejuta rahasia dan sisi gelap yang tak diketahui oleh Zelia. Kehidupan yang penuh cinta perlahan mulai dipenuhi darah. Ketika sebuah rahasia mulai terungkap, maka sebuah pengorbanan kembali terjadi dan membuatnya bertemu dengan masa lalunya.

Apa yang akan terjadi dengan pernikahan Frans dan Zelia ketika masa lalu hadir di antara mereka dan sebuah rahasia terungkap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JBlack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Frans

...Percayalah terkadang sesuatu yang disembunyikan lambat laun akan terbongkar dengan sendirinya. Entah itu dirinya yang menemukan atau orang lain yang akan menunjukkannya. ...

...~Azzelia Qaireen...

...***...

"Apa yang sedang Anda lakukan disini, Nyonya?" Tanya Anthony yang ternyata berdiri di belakang Zelia.

"Tak ada. Aku hanya jalan-jalan," Sahut Zelia dengan galak. "Lalu kenapa kau bisa ada disini?"

Mata Zelia menatap Anthony dengan lekat. Dia menyipitkan matanya ke arah pria yang merupakan tangan kanan suaminya itu.

"Jangan bilang kalau kau menguntitku, Thony!" Sembur Zelia dengan kesal..

Anthony yang berwajah datar itu hanya diam. Dia menatap Zelia dengan lekat yang membuat perasaan ibu hamil itu tak enak.

"Lebih baik Anda pergi dari sini, Nyonya. Ruangan ini pengab dan tak baik untuk ibu hamil," Kata Anthony yang malah menghindari dari pertanyaan Zelia.

"Aku hanya ingin melihat," Seru Zelia yang entah kenapa menurutnya Anthony semakin menyebalkan.

Namun, sepertinya keberadaan pria itu adalah hal pertama yang membuatnya takut. Anthony yang selalu menempel pada suaminya dan mencoba mengganggu waktu mereka berdua. Lambat laun membuat Zelia berpikir jika Anthony adalah saingannya.

"Tapi tempat lain masih banyak dan luas, Nyonya!"

"Kau!" Seru Zelia menunjuk Anthony tanpa rasa takut. "Menyebalkan, pengganggu dan muka tembok!"

Setelah mengatakan itu, Zelia pergi dari sana meninggalkan Anthony. Perkataan istri Frans itu membuat pria itu menyentuh wajahnya sendiri.

"Wajahku bukan tembok. Bahkan ada bentuknya yang jelas. Kenapa Nyonya bilang muka tembok?" Tanya Anthony pada dirinya sendiri dengan raut wajah menyebalkan.

Sedangkan Zelia mengepalkan tangannya kesal. Dia bahkan memanyunkan bibirnya karena rencananya gagal. Namun, perempuan itu yakin jika ada sesuatu yang disembunyikan di ruangan itu. Dia sangat yakin dan harus menyelidikinya lagi.

"Kamu dari mana, Sayang?"

Zelia memegang dadanya saat dia menutup pintu kamar dan Frans sudah ada dibelakangnya. Ibu hamil satu ini berbalik dia tersenyum lalu mengusap perutnya dengan pelan.

"Aku tadi habis jalan-jalan ke bawah, Sayang," Jawab Zelia dengan jujur.

Frans menoleh. Dia menatap ke arah jam dinding kamar.

"Ini masih jam setengah enam pagi. Kamu seharusnya istirahat, Sayang," Ujar Frans lalu menarik tangan Zelia dan memintanya untuk duduk.

"Tapi aku gak bisa tidur," Balas Zelia dengan mengusap pipi Frans dengan pelan. "Pasti sakit, 'kan?"

Frans tersenyum. Dia menyentuh jemari istrinya lalu menciumnya dengan pelan.

"Nggak, Sayang," Jawab Frans yang membuat hati Zelia perih.

Entah sakit apa yang telah membuat suaminya tak merasakan sakit lagi. Luka di bibirnya baru terlihat sangat jelas. Semalam dirinya yang terlalu banyak berpikir membuatnya tak fokus pada bibir suaminya.

"Duduk sini," Ajak Zelia menarik tangan Frans sampai duduk di sampingnya.

Ibu hamil itu lekas berdiri. Dia mengambil kotak obat yang ada di dalam kamarnya lalu segera mengobati luka suaminya.

Dengan pelan dia menyentuh luka itu dan memberikan obat luka. Dirinya meringis tapi matanya terus menatap lekat wajah suaminya yang biasa saja.

"Luka apa yang sudah membuatmu tak merasakan sakit lagi?"

"Sakit yang menyakitkan," Balas Frans yang membuat Zelia mengangguk.

"Tapi jangan memendamnya terlalu dalam ya, Sayang. Ingat kamu sekarang gak sendirian. Ada aku dan nanti ada anak kita. Kamu harus berbagi pada kita berdua!"

Frans terdiam tapi tangannya terulur mengusap perut rata istrinya yang hangat.

"Iya," Balas Frans yang membuat Zelia tersenyum.

Dia menggeser tubuhnya sedikit lalu memeluk Frans dengan erat. Perasaan cinta, bahagia, sedih, susah dan takut saat ini bercampur menjadi satu.

Dirinya ingin tenang tapi pekerjaan Frans. Sosok mertua dan sosok tangan kanan suaminya membuat Zelia khawatir. Khawatir jika mereka yang akan membuat suaminya semakin hilang kendali.

"Aku mencintaimu, Calon Ayah. Jangan tinggalkan kami sendirian. Kami butuh kamu, Sayang!"

...***...

"Kau serius, Thony?" Seru Frans saat keduanya sudah ada di dalam ruang kerja.

Ya saat ini kedua pria itu memang sedang membahas pekerjaan. Ah lebih tepatnya Anthony meminta waktu majikannya sebentar. Dia ingin membahas sesuatu yang menurutnya mencurigakan.

"Iya, Tuan. Nyonya berdiri di depan ruangan itu. Saat tangannya hampir membuka pintu, saya mencegahnya secara langsung," Kata Anthony menjelaskan.

Calon ayah itu beranjak berdiri. Dia berjalan ke arah jendela yang menampilkan halaman rumahnya. Matanya menerawang ke depan. Seakan dia sedang memikirkan sesuatu yang begitu rumit di kepalanya.

"Anda harus memindahkan semua barang itu di tempat lain, Tuan. Tempat itu sudah tak aman!"

"Apa kau berpikir sama denganmu, Thony?"

"Maksud Anda?" Tanya Anthony dengan kening berkerut.

"Kau berpikir jika istriku sudah mengetahui semuanya?" Tanya Frans dengan membalikkan tubuhnya dan menatap mata orang kepercayaannya itu. "Zelia selalu mengatakan bahwa dia tak mau kehilanganku, Thony. Bahkan tadi pagi dia hanya bercerita jika ingin jalan-jalan. Dia tak berbicara tentangmu dan kejadian yang kau ceritakan."

Frans terlihat frustasi. Dia menyugar rambutnya ke belakang. Dirinya benar-benar takut dengan apa yang dia pikirkan sendiri.

"Lebih baik Anda jujur pada Nyonya, Tuan," Kata Anthony dengan wajah datarnya.

Frans spontan menatap datar pria itu. "Kau ingin dia pergi meninggalkanku?"

"Aku yakin Nyonya tak akan meninggalkan Anda, Tuan," Kata Anthony dengan tegas. "Nyonya sedang hamil. Dia tak akan bisa berada jauh dari Anda."

"Kau yakin, Thony?"

"Saya yakin, Tuan," Jawab Thony dengan tegas. "Setidaknya jika Anda sudah jujur. Nyonya tak akan kecewa begitu dalam."

"Nyonya akan merasa tertipu dan sakit hati jika dia tahu dari orang lain," Lanjut Anthony yang semakin membuat Frans semakin berada dalam kebimbangan.

Ini bukan perkara hal mudah. Ini perkara kematian dan pembunuh. Dirinya adalah seorang penjahat. Dia adalah seorang pembunuh yang mampu membunuh para pengkhianat dengan keji.

Tanpa rasa ampun, tanpa belas kasihan. Frans bisa menarik pelatuknya dengan cepat.

"Lupakan itu dulu, Thony!" Kata Frans yang tak mampu memikirkan tentang kejujurannya. "Nanti malam minta semua bawahan kita untuk membantumu memindahkan barang kita ke bangunan belakang!"

"Kau harus memindahkan semuanya tanpa jejak. Jangan sampai istriku tahu dan menemukannya," Lanjut Frans dengan tegas dan sorot mata tajam.

"Baik, Tuan!"

"Dan satu lagi, awasi ibu tiriku, Thony. Aku yakin semua kejadian ini berasal darinya," Kata Frans dengan mata menerawang ke depan. "Dia pasti semakin membenciku setelah bangkai itu aku kirim padanya!"

"Baik, Tuan," Jawab Anthony dengan singkat.

"Pergilah. Aku masih ingin sendiri disini!" Usir Frans yang langsung membuat Anthony undur diri.

Keheningan di ruangan itu sedikit membuat pikiran Frans tenang. Dia menarik nafasnya begitu dalam sampai akhirnya Frans sudah memutuskan. Ya keputusan yang teramat sulit dan dia yakini untuk melakukannya.

"Mungkin ini saatnya sudah tiba, Sayang. Kamu harus tahu semuanya tentangku dan masa laluku!"

~Bersambung

Frans beneran mau jujur nih. Makin mulai masuk ke konflik loh huaa. Hayoo tebak. Next chapter, Bang Frans yang cerita atau Zelia bakalan tahu semuanya sendiri?

1
Hera sasuwe
👍🏻
Agus Tina
Thor kenapa lama sekali nggak up
Lanjar Lestari
Dayana anak Kara dan Ray mantan Bos Jimmy yg milih selamatkan Kara dan memilih Kara untuk di nikahi wl cintanya ke Zelia di selamat kan Frans seorang Mafia kejam yg ahkirnya jd suami Zelia kisah cinta yg tragis hingga membuat Meera adik kandung Jimmy dan Papa Daren Mama Tari Serta Mas Bara marah membenci Jimmy sang Abang dan anak krn menyakiti hati Zelia yg ahkirnya putus persahabatan Meera Zelia Adeva yg kerja di kantor Meera pilih keluar dan bekerja dg Zelia untuk menghibur dan mengobati luka hati Zelia krn Abang Jimmy sering bawa g pernah komen krn g lanjut2 sih
Apreedaa
thor novel g di lanjutkan ta?
kenapa?
Hervi
Luar biasa
Susetiyanti RoroSuli
Aamiin , srmoga putranya cepet sembuh ya Thor
Susetiyanti RoroSuli
Almera adhik kandung Jimmy ya , kenapa bersiteru , misteri nich jadinya
Susetiyanti RoroSuli
siapa ya koq sampai terkejut, penasaran nyong
Susetiyanti RoroSuli
kalau menurutku sebuah kejahatan janganlah dibalas dng kejahatan yg sama, sebab jika itu terjadi berarti kita itu sama jahatnya dng mereka , jadi dibikin bgmn sebuah kejahatan itu , terkalahkan dng kebaikan
Susetiyanti RoroSuli
jangan jangan Frans ini Jimmy apa ya
quenby_SE
ni mana kelanjutan nya ntor. udah lama bamget ni
Cimuet Mukodimah
semngat thorrr
Juan Sastra
kalau bisa jgn terlalu banyak misteri thorr..jgn banyak bawang, cukup almeera aja bawangnya kebanyakan..😂👍👍💪💪 mantab ,,semangat terus lanjut up di tunggu
Juan Sastra
kirain tamat beneran,, rupanya masih gantung
Juan Sastra
frans jgn lagi melukai zelia,,cukup jimmy aja menorehkan luka itu meski jimmy pun sama terlukanya.
Juan Sastra
banyak teka teki,,di sini ze di hadapkan dengan 2 pria yg sama sama punya wanita lain,, namun jimmy lebih menyakitkan buat ze dan frans juga datang di saat telah kehilangan masa lalunya,,
Juan Sastra
jangan ada dusta di antara kita,, Dewi yul dan iwan pals
Juan Sastra
kau salah zelia jika meninggalkan frans justru frans butuh dukungan mu buat bebas dan berekspresi,, karena tidak mudah berada dalam posisi frans hidup dlm kegelapan dan kesunyian kesepian, teruslah di sisi frans dan kau akan dapati kenyataan yg sebenarnya bahwa semua hanya kamuflase federick..
Juan Sastra
apa yg kau sembunyikan tuan federick
kristian tian
penuh misteri dan tidak jelas😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!