Menikah dengan seseorang yang tidak kita kenal bukanlah suatu perkara mudah apalagi bagi seorang ANANDITA PUTRI ANASTASYA.
Dita menikah dikarenakan ayahnya yang sakit keras dan meminta dita untuk menikah dengan anak temannya bagaimanakah kisah anandita akankah dia menuruti kemauan ayahnya, atau malah menghindar?
Dan akankah seorang RADITYA ANDIKA MEGATARA menerima perjodohan tersebut sedangkan mereka berdua masih duduk di bangku SMA??
ohh ya buat kalian yang udah baca season 1 udah ada season 2 nya yang di novel ini juga
Mau tau nggak gimana kisah mereka
cusss baca cerita ini :')
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aita suha15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
Dita dan gilang melanjutkan perjalanan mereka lagi menuju
kelas XII MIA 1. Mungkin kalu di kalkulasi kurang lima langkah lagi mereka
sampai di kelas tersebut
Langkah dita terhenti tatkala sudut matanya menangkap
seorang gadis yang amat di kenalinya. Gadis itu tertawa lebar setelah keluar
dari ruang kela XII MIA 1. Gadis yang amat di kenali dita dan hendra. Gadis yang
baru kemarin menjadi murid baru di SMA Ghanesha . ya, gadis itu adalah Alicia
Dita bertanya Tanya mengapa gadis itu bias keluar dari ruang
kelas suaminya dengan senyum yang amat mengembang, jelas hal itu membuat hati
dita tak tenang
Dita mencoba mengabaikan pikiran pikiran negative yang mulai
bersimpang siur di kepalannya . ia mencoba untuk berfikiran positif tingking.
Dita dan gilang kebali berjaln menuju kelas dika. Gadis itu
sudah sampai tepat di kelas dika. Matanya dapat menangkap laki laki itu tengah
duduk di bangkunya. Ragu ia untuk melanjutkan langkah untuk masuk ke dalamnya.
Namun saying. Tangan gadis itu terlanjur di tarik masuk oleh
gilang “ayok masuk, katanya mau ketemu dika “
“OII DIKA DI CARI BINI LO INI “ ucap gilang berteriak masuk
kedalam kelas sambil menggandeng tangan dita. Dika sontak memelototi gilang
yang sedang menggandeng tanggan dita. Sorot matanya menatap tepat pada tangan
gilang dan dita.
Gilang nyengir melihat sahabnya ternya pencemburu. Ia langsung
melepaskan genggaman itu .
“mau apa lo ke sini” Tanya dika dengan poker face nya –wajah datar-
Dita melihat di atas meja laki laki itu sudah ada sebuah
kotak makan , yang gadis itu perkirakan bekal dari Alicia. niat dita ingin memberikan bekal yang ia buat untuk dika seketika luntus meliahat laki laki itu menerima bekal pemberian gadis lain.
dika yang melihat dita hanya berdiri diam tak menghitaukan pertannyaannya berdiri dari duduknya. laki laki itu berjalan menghapiri dita. sudut mata dika menagkap sebuah kotak bekal yang di pegang oleh dita. laki laki dapat memperkirakan bekal itu untuknya.
dika berdiri tepat di depan dita, mungkin jarak mereka hanya berjalak sepanjnang penggaris 30 cm.
"lo mau kasih bekal ke gue" ucap dika sambil melirik kotak bekal yang di pegang dita
"ihh peda, siapa juga yang mau kasih bekal ke elo. bekal ini buat hendra" ucap dita yang entah mengapa mulut gadis itu tiba tiba mengeluarkan pernyataaan seperti itu.
"buat gue bos ipar! , mimpi apa gue semalam dapet bekal dari cewek cantik" ucap hendra yang kaget tiba tiba mendapat bekal makan
dita berjalan menghidari dka menuju hendra untuk meberikan bekal nya pada laki laki itu. niat untuk memberikan bekal pada dika telah luruh mengetahui dika sudah dapat bekal dari gadis lain
dika yang mengetahui dita betjalan menjauh menarik pingang dita untuk tepat menghadap ke arangnya. dita yang di tarik tiba tiba membelakaan mata ketika tatapan mereka bertemu.
semua mata yang ada di kelas itu menatap terkejut ke pada keduanyya. pasalnya baru kali ini dika memperlakukan gadis seperti itu
kepala dika maju mendekat e arah kepala dita laki lki itu membisikan sesuatu di telinga dita " bekal ini buat gue aj. lo kan istri gue" setelah mengucap kan itu dika menarik kepalanya menuju semula juga melepas tangannya dari pinggang dita
mata dita membelalak mengetahui bekal yang ia bawa udah ada di tangan dika
"ah. bos mah nggak seru itu bekal kan buat gue" ucap hendra dengan wajah yang di buat se melas melasnya. padahal laki laki itu tau makdus sebenarnya dita kesini bukan untuk memberi bekal padanyya tapi untuk sang bos, dika,
sedangkan gilang ia hanya tersenyum penuh arti untuk adagan ini. ia sedikit senang melihat dika sudah mulia berubah tidak telalu dingin lagi .
dika mengabaikan seruan hendra laki laki itu memilih untuk meletakkan bekal yang ia dapat ke meja lalu menarik dita untuk keluar dari sana
"ihhh bos ma gitu aqciu di kacangin" ucap hendra melihat dika lebih memilih mengkacanginya dan pergi dari kelas
"huuuuu..." semua anak di kelas itu menyorakinya kareucapan laki laki itu
"syirik semua lo ahh"
---
"dika,.. ngapain sih lo tarik tarik tangan gue segala, sakit nihh" ucap dita menggerutu nerasakan sakit di tanggannya..
"sorry gue mau nganter lo e kelas doang " ucap dika sedikit menyesal menarik lengan dita dengan kencang
dika melepaskan tarikan tangannya menggatiknnya dengan genggaman tangan lembut
---
tapi yang lain masih blum launching ia 🤔🤭
jadi agak bingung aku bacanya , maaf ia jika menyingung 🙏🙏
sekaligus calon bibit pelakor 🤣🤣🤣