Hai Readers setiaku, ada kabar baik nih. Novel ini dalam tahap revisi, mungkin akan ada beberapa tambahan di dalam ceritanya.
Tunggu ya! Nanti kalau sudah selesai revisi semua akan ada pengumumannya. Terima kasih🙏
!!! JANGAN LUPA BACA SEASON 2 NYA SIK YANG BERJUDUL #* My Perfect Boss *#👍
Tiba tiba menikah karena perjodohan, alice dan zayn melewati bahtera rumah tangga mereka tanpa peduli urusan masing masing, karena keduanya memiliki sifat yang sama sama cuek. Apakah benih benih cinta bisa muncul di antara mereka? Yukk...baca novel suamiku idola kampus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon may leni andiarsi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PARIS 3
Kini Vira, Leon dan Rio sudah berada di restoran hotel untuk menikmati makan siang mereka yang sebenarnya sudah terlambat karena jarak tempuh Disneyland paris ke hotel mereka membutuhkan waktu hampir satu jam perjalanan.
“Loe mau makan apa Vir?” Tanya Leon lembut.
“Apa aja deh Eon, ngikut loe aja gue.” Sahut Vira santai.
“Ok...kalau loe mau menu apa Ri?”
“Menu andalan restoran ini aja lah dari pada ribet.”
“Ya udah, gue tadinya emang mau pesen makanan perancis klasik dan makanan ringannya sebagai penutup.”
“Excusez-moi, je voudrais commander un menu français classique et des collations pour trois personnes et ajouter l'un des meilleurs vins de ce restaurant (Permisi, saya mau pesan menu perancis klasik dan makanan ringannya untuk tiga orang dan tambah satu wine andalan dari restauran ini).”
“Les deux ont été servis immédiatement, merci (Baik segera disajikan, terima kasih).”
“Ah..loe bener-bener ya, wine jangan sampai ketinggalan.” Celetuk Rio tertawa puas.
“Ya loe tinggal nebeng minum kan?!” Ketus Leon.
“Ya dong, loe kan sahabat yang baik.”
“Makannya jangan kebanyakan manjain cewek, di kuras melulu kan loe, akhirannya gue ama Zayn yang sering bayarin loe makan.”
“Haha..ayolah Leon gitu aja perhitungan banget loe. Loe kan sama aja suka manjain cewek-cewek loe.”
“Yang pasti gue nggak kaya loe yang over, baru satu jam putus tahu-tahu udah dapet cewek lagi langsung diajak shopping pula, loe nya juga langsung ngacir belanjain tuh cewek.” Leon hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena sifat sahabatnya itu yang tak pernah memikirkan akibat dari hal yang di perbuatnya.
“Udahlah, nggak usah di bahas juga kali Eon yang itu mah, tuh lihat Vira makin ngeri ngliatin gue kan.” Sambil menatap Vira yang sedari tadi hanya memilih memainkan ponselnya dari pada mendengarkan kedua pria tampan di hadapannya ini.
“Apaan sih loe nggak jelas banget.” Celetuk Vira ketus, karena mendengar namanya di sebut oleh Rio.
“Haha..emang enak di jutekin.” Ucap Leon tertawa puas.
“Sialan loe!” Sahut Rio kesal.
Tak lama kemudian pesanan mereka datang, mereka lalu menikmati hidangan yang mereka pesan. Setelah menikmati sedikit wine mereka memilih kembali untuk beristirahat.
Rio sudah kembali terlebih dahulu, sedangkan Leon mencoba berbincang dengan Vira. Akhir-akhir ini ternyata Leon sering memperhatikan gerak gerik Vira. Sedangkan interaksi Vira terhadap Leon sendiri masih seperti biasa.
“Loe pengen keluar nggak?” Tanya Leon tiba-tiba.
“Nggak ah, males keluar kalau nggak ada Alice.” Sahut Vira cuek.
“Serius nih...!!! Alice bisa sampai malem hlo balik ke hotel.”
“Ehh..emang ada rencana apalagi buat Alice sama Zayn?” Tanya Vira penasaran.
“Jawab dulu ajakan gue, mau nggak gue ajak nyari hiburan sendiri?”
“Bukan mau aneh-aneh kan?” Selidik Vira.
“Ngapain aneh-aneh sama cewek jutek kaya loe? Gue cuma pengen refresing aja, bosen di hotel doang.” Kilah Leon
“Ya udah terserah loe, sekarang gantian jawab pertanyaan gue.”
“Zayn bakal ngelamar Alice secara resmi di menara Eiffel nanti malam, semua juga udah kita siapin bikin suasana mereka lebih romantis, gimana?”
“Wah..!!! Serius loe, kalau gitu nanti malam kita liat mereka dari jauh ya, gue mau ikut mengabadikan momentnya.”
“Gue harap kali ini loe bisa bahagia terus sama Zayn Ca.” Gumam Vira dalam hati.
“Itu udah pasti! Nanti malam kita kesana. Sekarang loe ada kepengen pergi kemana nggak?”
“Sebenarnya sih pengen ke Museum Louvre, pengen liat langsung seperti apa Museum terbesar di dunia ini, biasanya kan gue cuma bisa liat dari internet doang.”
“Baiklah, kita langsung berangkat sekarang.” Seru Leon.
Leon menyewa satu mobil lagi untuk mengajak Vira menikmati liburannya di Paris, hanya dalam waktu kurang lebih 10 menit dari hotel Four Seasons Hotel George V Paris mereka akhirnya sampai di Museum Louvre.
Betapa menajubkannya pemandangan di Museum Louvre membuat Vira ternganga. Vira menikmati sajian yang berada di museum tersebut, dia begitu gembira dan sering meminta Leon untuk memotret dengan handphonenya. Sedangkan Leon hanya tersenyum dan memandangi tingkah gadis ini yang sangat gembira melihat semua hal yang berada di museum tersebut, dia bahkan sama sekali tak waspada terhadap dirinya padahal baru kenal beberapa waktu kemarin, tapi gadis ini hanya cuek, dan tak peduli.
Setelah puas melihat-lihat museum mereka langsung menuju ke Menara Eiffel dimana Zayn akan menyatakan perasaannya serta melamar Alice secara resmi. Karena mereka sebelumnya nikahnya dijodohin jadinya mereka sama sekali belum pernah melakukan hal yang romantis.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....