NovelToon NovelToon
Kebangkitan Kembali Sang Kaisar Demon

Kebangkitan Kembali Sang Kaisar Demon

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Barat / Tamat
Popularitas:91.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Blueming7

Roh itu menunggu selama 1.000 tahun dengan dendam yang terukir di hatinya. masih teringat jelas pengkhianatan mereka berdua yang membuat adik kesayangan dibunuh dengan tragis.

Dalam hati berjanji, jika dia bangkit kembali, mereka akan dia musnahkan sampai roh - roh-nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueming7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Malam hari telah tiba. Di Hua Long yang baru saja selesai membaca buku langsung mengambil jubahnya dan pergi tanpa bilang ke siapa pun.

Dengan obor yang menyala, dia berjalan menelusuri jalan yang masih ramai dengan para demon yang sedang berjualan, maupun yang sedang membeli.

Di Hua Long berhenti di depan sebuah gua yang tidak jauh dari Kerajaan Demon. Dia melirik kanan kiri kemudian masuk ke dalam gua itu.

"Apa yang membuatmu kemari? " Tanya seseorang yang sedang menghadap ke belakang.

Di Hua Long meletakkan obornya, kemudian duduk di kursi yang terbuat dari batu. "Hanya butuh bantuan. "

Orang itu berbalik, menampilkan wajahnya yang sangat mirip dengan wajah Baba nya.

"Bantuan apa? " Tanya nya dengan malas.

Di Hua Long mengeluarkan sebuah bungkusan kecil yang terbuat dari kulit hewan. Di Ghu Tong alias paman Di Hua Long mengangkat sebelah alisnya, kemudian mengambil bungkusan itu dengan hati-hati dan membukanya.

"I-ini... " Tangan Di Ghu Tong bergemetar. Tidak menyangka bahwa Di Hua Long menemukan cincin ruang yang tersegel.

"Bagaimana? " Tanya Di Hua Long sambil mengangkat sebelah alisnya.

"Kau mau aku membuka segelnya? "

Di Hua Long mengangguk, "iya. "

Di Ghu Tong menelan air liurnya. Cincin ruang ini memang masih tersegel, tapi jika ingin membuka segelnya, dia kurang yakin. Karena cincin ini di segel oleh Di Ghu Tang, kembarannya.

"Aku tidak bisa. Segel ini hanya bisa dibuka oleh baba mu. "

Di Hua Long mengerutkan dahinya. Matanya menatap nyalang Di Ghu Tong. "Kenapa kau berpikir seperti itu? "

"Kekuatanku dan Di Ghu Tang jelas-jelas berbeda. Dia lebih kuat dibandingkan aku, itu sebabnya dia yang ditunjuk sebagai kaisar. "

Di Hua Long menggelengkan kepalanya, yang membuat Di Ghu Tong terlihat bingung.

"Baba ditunjuk oleh kakek bukan karena dari segi kekuatan, melainkan sikapnya yang tegas, disiplin, dan berani bertindak. Sedangkan kau, selalu putus asa dan langsung menyerah. Itu sebabnya kakek merasa baba lebih layak menjadi kaisar dibandingkan dirimu. "

Di Ghu Tong serasa ditusuk oleh pedang tepat dihatinya. Dia baru sadar akan hal itu. Dulu, ketika ayahnya–kakek Di Hua Long–menyuruh mereka untuk membawa se ember air ke atas gunung, dia langsung menyerah tanpa mencobanya terlebih dahulu.

Sedangkan Di Ghu Tang, dengan se ember air penuh di tangannya menelusuri hutan hingga sampai ke gunung. Tanpa membantah seluruh perintah yang diberikan ayahnya–kakek Di Hua Long–dan tanpa mengeluh.

"Baiklah, aku akan mencobanya. " Ucap Di Ghu Tong pada akhirnya.

Di Hua Long tersenyum tipis, kemudian berdiri. "Kalau begitu, aku pergi dulu paman. "

Di Ghu Tong tersenyum, kemudian mendekat kepada Di Hua Long dan mengusap kepala Di Hua Long. "Baik-baik disana, Hua Long. "

Di Hua Long mendengus, "aku bukan lagi anak kecil, paman. "

"Tetap saja kau harus hati-hati. " Balas Di Ghu Tong sambil mengendikkan kedua bahunya.

"Ya ya, aku akan berhati-hati. " Di Hua Long kemudian berjalan keluar dari gua, meninggalkan Di Ghu Tong yang masih menatap punggungnya dengan senyum yang terukir di wajahnya.

"Semakin besar, sikapnya semakin mirip dengan Ghu Tang, sedangkan wajahnya semakin mirip dengan Hua Ling. " Gumam Di Ghu Tong.

"Aku berharap dia baik-baik saja. " Lanjutnya dengan helaan nafas yang keluar dari mulutnya.

***

Di Hua Long melepas jubahnya kemudian membakarnya ketika telah sampai di kamarnya. Kaki jenjangnya berjalan menuju ranjang yang luas, kemudian menghempaskan tubuhnya disana.

"Disegel oleh baba? Kenapa? "

"Ada apa dengan isi cincin ruang itu? "

Pikiran Di Hua Long masih tidak bisa berpaling dari cincin ruang itu. Dia mengingat kembali perkataan pamannya–Di Ghu Tong–tentang cincin ruang itu.

"Disegel oleh baba? Mengapa? " Di Hua Long bertanya - tanya.

Di Hua Long menghadap kanan, kemudian kembali berpikir dalam keadaan yang hening. Di Hua Long mendengus, "mengapa aku harus berpikir? Nanti juga aku tau setelah paman membuka segelnya. "

*Buk

Buk

Buk

Buk*

Suara itu membuat Di Hua Long sangat terganggu. Dia beranjak dari ranjang kemudian berjalan ke arah balkon kamarnya.

Begitu Di Hua Long menunduk, dia dapat melihat para prajurit sedang menghentak-hentakkan tombak mereka serempak. Secara tidak sengaja, Di Hua Long melihat tangan seorang prajurit sedang menunjuk ke arah depan.

Di Hua Long mengikuti jari prajurit itu, matanya sedikit menyipit untuk melihat dengan jelas.Dapat dia lihat bayangan besar muncul di tengah-tengah debu yang bertebaran.

Wajah Di Hua Long menjadi datar begitu tau siapa bayangan besar itu. Dengan aura membunuh yang begitu besar, dia mengambil pedang kesayangannya kemudian turun menuju kamar tamu di lantai dasar.

Untuk saat ini, dia akan pantau terlebih dahulu.

***

"Apa itu jendral? " Tanya Luo yang penasaran.

Dia hanya bisa melihat bayangan besar sedang berjalan menuju Kerajaan Demon. Debu-debu sialan, gara-gara itu dia jadi tidak bisa melihat dengan jelas.

"Aku juga tidak tau. " Jawab Jendral Shi yang juga kesulitan melihat bayangan besar itu.

Otak Jendral Shi seakan dipasang alaram, menandakan bayangan besar itu adalah bahaya bagi mereka.

"Luo. " Panggil Jendral Shi sambil berbisik.

"Ya jendral? "

"Perintahkan para pemanah di depan, prajurit tanpa kuda di barisan kedua, serta prajurit berkuda di barisan terakhir. " Perintah Jendral Shi dengan tatapan yang masih menatap bayangan besar itu.

"Siap jendral. " Luo sedikit membungkuk, kemudian langsung mengarahkan para prajurit sesuai dengan perintah Jendral Shi.

"Yang mulia, biar saya dan lainnya yang membereskan mereka. " Ucap Jendral Shi yang tentu saja di dengar oleh Di Hua Long.

"Sesuai mau anda, Jendral Shi. "

Jendral Shi naik ke kuda, di ikuti ole Luo yang setia berada di sampingnya. Tangannya memegang erat pedang dengan wajah yang serius.

Semakin kesini, bayangan itu semakin jelas. Seorang pria sedang menunggang seekor kucing besar, bukan harimau yang jelas. Entahlah, Jendral Shi juga tidak tau jenis kucing besar itu.

Di belakang pria itu, ada banyak pasukan yang memakai pakaian perang. Pakaian perang itu terlihat asing dimata Jendral Shi, Luo, atau pun yang lainnya. Pakaian perang itu terlalu terbuka, bahkan paha mereka terlihat saking terbukanya.

"Jendral, mereka seperti seorang pria yang aku lihat di tempat judi. " Bisik Luo.

Jendral Shi melotot pada Luo, "ini bukan waktunya bercanda, Luo. "

Luo meringis, tapi apa yang dia bilang itu benar. Pakaian mereka sangat sangat terbuka, sama seperti pria-pria yang biasa dia lihat di tempat judi. Ugh, menjijikkan jika Luo mengingatnya.

Memang sangat asing bagi Jendral Shi dan yang lain, tapi bagi Di Hua Long, dia langsung mengetahuinya sekali lihat.

Itu pasukan Kerajaan Derilya, sahabat mendian adiknya yang berubah menjadi musuh bebuyutan sang adik.

Kaisar Hu Di Len.

Bersambung

1
Jerremii Tambunnaan
thor kenapa lama kali?:(
Josss
Jossss
Josss
Josss
Irvina Fitriani
lanjuttttttt....
faradilla aulia azzahra
lanjut up thor serrru
✨✿[Oliv_¥]✿✨
Semangat Ya Up Nya Kak Semangat
Matcha Lover
Semangat, Author~~
Semangat bikin next chapternyaa (灬º‿º灬)
𝓲𝓽𝓼𝓶𝓮𝓪𝓻𝓪
jgn lama2 up nya thor, ntar lupa alur😁
Shimashimmer Lin
setia menunggu thor😘
Katyusha🏴‍☠️
Semangat terus Thor, semoga sehat selalu 🥳
Mampir juga di novel saya ya✌️
Vemas Ardian
akhirny meng up 😍😍ngapa lama skli sih thor up ny?
Vivi Kareen
menungguuuu😍
AYU DANI
gelo...
AYU DANI
mampir
Euntae Lee
semangat Thor 💪
Euntae Lee
semangat Thor💪😇
Ivan🍑
lnjut
Dewi Rahma
next kk semangat ngetiknya
✨✿[Oliv_¥]✿✨
Kalau Kalian Suka Betul Ckp Menarik Kan

Kalian Cuma Cakap Asal Nampak Orang
Terus Ckp 'Menarik"
ଓLovely✿
sering sering up ya thor
semangat teruss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!