NovelToon NovelToon
Legend Of Lyan

Legend Of Lyan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:20.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: rubahkecil

Lyan adalah seorang anak lemah yang tinggal bersama seorang kakek tukang kayu. Kehidupan sehari-harinya selalu ditindas oleh teman-temannya karena Lyan dianggap sampah yang tidak memiliki kekuatan sama sekali. Namun itu tidak membuat Lyan putus asa, dia selalu berusaha berlatih keras agar dia menjadi kuat. Sampai pada akhirnya Lyan bertemu dengan arwah seekor rubah pertapa ribuan tahun dan mengangkatnya menjadi murid. Kisah petualangan Lyan pun akhirnya dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rubahkecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekuatan Gresia

"Grrrr... Sialan...!!!" Teriak Lyan.

Gremio lalu memegang pundak Lyan. "Sabar Lyan, aku tau kau pasti sangat kesal."

"Mau bagaimana lagi, malam ini kita tidak jadi menyusup kedalam kastil. Semoga besok tidak terjadi lagi." Ucap Mei sambil menghela nafas.

"Ini semua gara-gara Gresia..!!! Disaat kita sedang bersusah payah mencari informasi dari orang-orang yang berada didalam restoran. Dia hanya mengamati kita dengan santai. Dan sekarang disaat kita sudah mempersiapkan semuanya untuk menyusup malam ini. Dia malah tidur sekarang." Kesal Angel.

"Baru kali ini aku merasa begitu kesal dengan seseorang. Rasanya aku ingin meminta Youl untuk memakan wanita itu." Ucap Mei sambil mengelus kepala Youl.

"Jadi apa gunanya dia disini? Bukannya membantu malah memperlambat kita..!!! Pandanganku akan kecantikannya jadi memudar gara-gara sifatnya yang seperti ini." Ketus Lyan.

Mei lalu memandang kearah Lyan. "Hei.. Apa hubungannya kecantikan sama sifatnya? Dasar pria mesum. ckck"

"Ah, sudah, percuma kalian ribut-ribut terus.. Besok malam saja kita menyusup. Dan semoga besok dia tidak tidur awal lagi seperti sekarang." Ucap Gremio lalu berjalan meninggalkan penginapan.

"Hei Gremio, mau kemana kau?" Tanya Angel.

"Aku mau keluar sebentar untuk mencari udara segar. Sampai jumpa." Sambil melambaikan tangan keatas.

Gremio berjalan diluar sendirian, sambil menatap keatas langit. "Hmm, udara yang dingin, dan pemandangan malam yang indah."

Lalu saat dia kembali melihat kedepan, tanpa sengaja dia menabrak seorang wanita.

*Bruk

"Ah, maafkan aku nona. Apa kau baik-baik saja." Sambil membantu wanita ini berdiri.

"Aku tidak apa-apa, terima kasih." Ucapnya.

"Em, aku tidak pernah melihatmu dikota ini, apakah kau oendatang baru disini?"

"Iya, aku baru hari ini berada disini nona."

"Jangan panggil nona, panggil saja aku Filia.

"Oh, baiklah Filia, namaku Gremio. Emm, Sebenarnya, kau mau kemana berkeliaran sendirian selarut ini Filia?"

"Aku keluar hanya untuk mencari udara segar saja." Ucapnya.

"Aku juga sama, apa aku boleh menemanimu? Lagian kau sendirian, akan sangat berbahaya jika wanita secantik dirimu berkeliaran seorang diri Filia."

"Haha, sebenarnya kau tak perlu mengkhawatirkan hal itu. Karena, tak seorangpun yang berada dikota ini berani menyentuhku."

"Wow, jadi kau ini orang penting dikota ini?" Tanya Gremio.

"Bukan.. Aku hanya orang biasa disini, cuma ayahku saja yang menjadi pejabat kecil dikota ini."

"Pejabat kecil? Kau pasti merendah, lagipula kau bilang barusan kalau tak ada seorangpun yang berada disini yang berani menyentuhmu."

Filia kemudian terdiam sejenak.. "Em.. Itu aku hanya bercanda tadi, lagipula mana mungkin ada yang seperti itu dikota ini."

"Haha, ya. Jadi pertanyaannya sekarang, aku boleh kan menemanimu malam ini? Lagipula aku masih tidak mengenal tempat ini, barangkali kau bisa memberitahuku sedikit tentang hal menarik yang ada dikota ini." Senyum Gremio.

"Emm, baiklah. Lalu, apa yang ingin kau ketahui tentang kota ini?"

Mereka berjalan bersama-sama, menghabiskan waktu ditengah malam yang semakin sunyi. Mereka berdua terlihat sangat akrab dihari pertama pertemuan mereka.

*Keesokkan harinya.

Mereka bersiap-siap untuk pergi mencari makan direstoran.

Gresia yang baru keluar dari kamarnya lalu menghampiri mereka. "Pagi semua.. Hoahm."

"Pagi juga Gresia.. Kuharap malam ini kau tidak tidur awal lagi." Ledek Angel.

"Haha.. Kalian masih marah padaku ya? Maaf ya, semalam aku benar-benar mengantuk."

Mei menghela nafas. "Ya, ya, baiklah.. Kami akan pergi keluar cari makan dulu."

"Ehh.. Tunggu. Aku mau ikut." Ucap Gresia.

"Yang benar saja? Bahkan kau belum mandi sama sekali." Ketus Lyan.

"Haha, bisakah kalian menungguku sebentar? Aku mandi tidak akan lama kok, percayalah kepadaku."

"Grrr... Ok, ok. Kalau begitu cepatlah..!!!" Geram Angel.

*Satu jam kemudian.

"Sialan.. Cepat apanya? Dia mandi seperti putri dari istana kerajaan saja...!!!" Kesal Lyan.

Mei menggeleng-geleng kepala. "Seharusnya kita tak menunggunya tadi."

"Sudahlah, kita sudah terlanjur menunggunya, kita tunggu saja dia. Mungkin sebentar lagi dia akan keluar." Ucap Gremio.

Gresia akhirnya keluar dari kamarnya. "Maafkan aku sudah membuat kalian menunggu terlalu lama, tiba-tiba saja tadi aku sakit perut."

"Ya, ya, tak peduli apapun alasanmu, yang jelas, ayo sekarang kita berangkat." Ucap Lyan.

*Restoran.

"Whoa.. Ramai sekali restoran disini." Ucap Lyan.

Gremio lalu tertawa. "Haha, Tentu saja. Ini merupakan restoran paling terkenal disini, aku penasaran dengan rasa makanan disini."

Saat mereka sedang asik berbicara sambil berjalan menuju tempat duduk, terlihat seseorang yang badannya sangat besar didampingi beberapa orang dibelakangnya. dia lalu secara sengaja menabrak Gremio.

'Hei... Kau buta ya?" Teriak orang besar itu.

"Emm.. Maaf, bukannya kau yang menabrakku terlebih dahulu?"

"Apa kau bilang? Sudah salah masih tidak mau mengakuinya.. Kau benar-benar cari mati bocah..!!!" Teriak seseorang yang berjalan bersama orang besar itu.

"Hei, tidak apa-apa. Kau hebat juga ya bocah, kau membawa 3 gadis cantik kerestoran bersamamu. Jika kau mau mengenalkan aku dengan mereka, maka aku akan memaafkanmu." Ucapnya.

"Sialan, sepertinya aku tidak dianggap ada disini" Gerutu Lyan.

Gresia lalu berjalan menghampir orang besar itu. "Maaf ya tuan-tuan yang terhormat. Kami sangat lapar sekarang. Bisakah kalian menyingkir?"

"Wah, nona cantik. Kau sangat galak. Sebaik ya kau ikut bersama kami saja. Aku akan pastikan kau akan makan enak bersama kami." Ucapnya sambil mengarahkan tangannya kewajah Gresia.

Sebelum tangan orang besar itu sampai kewajah Gresia, dia dengan cepat menghentikan tangan orang besar itu.

"Kau cari mati ya?" Ucap Gresia dengan tatapan sinis.

"A-apa.. Aku tidak bisa melepaskan genggaman wanita ini."

"Kraakk...!!!"

"Aghh, sial. Tanganku.. Dasar wanita jalang. Kalian, beri wanita ini pelajaran..!!!" Teriak orang besar itu.

"Bos, bukannya kami tidak mau menyerang gadis itu. Tapi ..."

"Tapi apa?"

"Ka-kami tidak bisa bergerak sama sekali."

"A-apaaaa?" Kejut orang besar itu, lalu dia melihat semua bawahannya hanya berdiri gemetaran. Dia kemudian berpaling melihat kearah Gresia lagi. Alangkah kagetnya dia ketika melihat Gresia tiba-tiba saja berubah menjadi sosok monster raksasa dan membuat orang besar itu terlihat seperti manusia kerdil.

Monster itu lalu mengarahkan tangannya kearah orang besar itu dengan maksud menghancurkannya hingga berkeping-keping. Karena terlalu ketakutan, orang besar ini lalu menutup mata dan berteriak sambil gemetaran."Am-ampun..!!!"

"Jika kalian sekali lagi menampakkan diri kalian dihadapanku. Aku tidak akan sungkan-sungkan menghabisi kalian."

Disaat Gresia melepaskan tangan orang besar itu, dia langsung jatuh tersujud. Dan pandangannya pun kembali menjadi normal. lalu dia bersama bawahannya segera bergegas meninggalkan restoran.

"Sebenarnya, apa yang dilakukan Gresia kepada mereka?" Bingung Lyan.

"Gresia menekan mereka dengan aura pembunuh." Jelas Gremio.

"Tapi, jika kenapa kita tidak merasakan kalau dia mengeluarkan aura pembunuh?"

"Mungkin dia bisa mengontrol dirinya untuk menargetkan orang-orang yang akan ditekan olehnya. Benar-benar mengerikan."

"Hei, kenapa kalian terbengong? Ayo kita makan." Ucap Gresia.

*Malam hari dikastil kerajaan.

"Kau lihat itu? Ada 4 orang yang menjaga gerbang. Sebentar lagi mereka akan melakukan pergantian penjaga, akan ada 4 orang penjaga lagi yang datang. Itu artinya, kita harus mengalahkan 8 orang itu secepat mungkin." Jelas Gremio.

"Ya, ini sepertinya akan sulit. Apa lau bisa mengalahkan 8 penjaga itu dengan cepat Gresia?" Tanya Angel.

"Itu mudah kok, hanya menghadapi 8 penjaga yang tingkat kekuatannya ditingkat Energi Bumi tahap 3. Aku hanya perlu waktu 5 detik saja.

"Semoga ucapanmu benar-benar terbukti." Sindir Lyan.

Tak lama kemudian, terlihat 4 penjaga lainnya datang.

"Hei.. Sekarang giliran kami untuk menjaga gerbang."

"Oh.. Syukurlah sudah selesai tugasku malam ini. Aku sudah benar-benar lapar." Ucap salah seorang penjaga.

Gremio kemudian menatap Gresia. "Sekarang saatnya."

"Ok. Kalian langsung saja menuju gerbang, ini akan selesai dalam 5 detik kok." Ucapnya, lalu dalam sekejap menghilang dari pandangan.

"Hei. Kemana Gresia sekarang?" Tanya Lyan.

"Dia benar-benar mengerikan. Dia sudah berada didepan gerbang dan mengalahkan 8 penjaga itu." Ucap Gremio sambil berkeringat.

Lyan lalu melihat kearah gerbang. "Di-dia benat-benar hebat. Dalam sekejap mata sudah ada digerbang dan mengalahkan semuanya seperti itu."

Mei mengangguk. "Aku daritadi fokus melihat kearah gerbang, cara dia mengalahkan para penjaga benar-benar tidak masuk akal. Bahkan kurasa itu tidak sampai 5 detik."

"Ayo kita lekas ke gerbang." Usul Angel.

Mereka lalu mengorek informasi dari salah seorang penjaga yang masih hidup. Setelah mengetahui dimana tempat kakek Lyan dikurung. Mereka dengan segera mengambil baju zirah yang dikenakan oleh para penjaga dan menggunakannya.

"Yeah.. Baiklah. Sekarang saatnya untuk kita menyusup...!!!" Seru Lyan.

1
Bamz
qo ursula, raysmith, angel, mei, ga dibikin mati aj dah kyk layan 🤣🤣🤣
Bamz
disetiap pertempuran biasanya ada suara ledakan,, desiran angin, atau apalah jdi lebih brasa ke pembaca,, seperti suara Duarrr,,.. swushhh.. dll lah🤣🤣🤣
Tonny Gosal
Bagus
Bamz
Beni disisi kiri, lyan disisi kiri juga... hmmm
atek tjoen
pingsan mulu
𝙕𝙯𝙯: Mampir yok, judulnya Iblis penyerap darah, Mc psikopat+gila
total 1 replies
atek tjoen
hebat
atek tjoen
lanjut
atek tjoen
tidaaakkkkk
atek tjoen
ok
atek tjoen
hebattt
atek tjoen
lanjut
Topan Tea
sampah tetep sampah dan semakin busuk
Topan Tea
bodoh sampah calon bini mati kekuatan nya masih ampas /Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke/
Topan Tea
kuat kaya tahu /Puke//Puke//Puke//Puke//Puke/
Topan Tea
mc hebat dalam tarung bacot doang kemampuan ampas hadeh /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Andut Oxtavus
kelanjutan cerita nya di mana thour,,kok di cari di apk ini ngk ada,,
Candra Adir
Kecewa
Candra Adir
Buruk
M. Syafri
Luar biasa
Revo Triono Adi Saputro
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!