NovelToon NovelToon
Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Murni / Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda
Popularitas:555
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.

Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22 TEKAD TANIA

Tania sampai diruangan Burhan tapi dia tidak menunjukkan dirinya.Dari balik dinding dia mencoba mengamati keberadaan wanita yang dia tahu namanya Desi seperti kata mertuanya.Cukup beberapa menit Tania melihat ke arah bayangan pintu ruangan Burhan yang pertama kali akan ditemui adalah asisten Burhan sebelum bisa masuk keruangan suaminya.Seperti kata security waktu dia mengantar flashdisk suaminya yang ketinggalan.

Tiba-tiba pintu terbuka dan dia melihat perempuan yang tadi menabraknya keluar dari ruangan tersebut, dia terdiam sejenak sambil menarik nafas panjang seperti ada rasa kecewa diraut wajahnya.Tania nampak melihat heran kenapa wajahnya wanita itu nampak kecewa.Rasa penasaran tumbuh di dirinya mungkin karena Burhan tidak ada di tempat makanya dia kecewa,ungkap Tania dalam hati.

"Benar aku yakin memang perempuan itu Desi, wajahnya sama persis dengan yang ada didalam foto yang terpajang di kamarku"

Setelah berdiri cukup lama dan sedikit bingung akhirnya perempuan itu pergi dan menghilang menuju arah keluar.Tania memberanikan diri untuk keluar dari persembunyiannya dan berjalan menuju kearah luar.Ada rasa kelegaan dihati Tania sepertinya wanita itu tidak jadi bertemu dengan suaminya."Aku harus mengawasi gerak gerik Mas Burhan,dia suamiku aku tak mau kehilangannya walau kadang aku tak dianggap,tapi aku adalah istri sahnya Mas Burhan.

Tania tidak melihat Desi lagi,sepertinya dia sudah meniggalkan area resto dan kantor Burhan,yang berada dalam satu area.Restoran Burhan berada di sisi kanan,dimana restoran tersebut bertingkat dua sedangkan bagian kantor berada di bagian kiri pojok restoran tersebut tidak bertingkat tapi besar, disana ada beberapa karyawan bidang management restoran dan keuangan serta pengecekan bahan,karena saat Tania kasana,disana tertulis nama masing-masing ruangan sesuai bidangnya sendiri dan diujung gedung ada ruangan VIP 1 dan VIP 2 yang bisa di sewakan memiliki kapasitas berbeda-beda yang biasa digunakan untuk meeting kantor atau tamu dari luar yang ingin rapat disana.Sedangkan ruangan eksklusif dan sangat besar kabarnya muat seribu orang tamu biasanya banyak di sewa untuk acara pernikahan atau acara besar. sedangkan sebelah kanan menuju sedikit lorong disana ruangan Burhan berada.Restoran juga memiliki fasilitas kolam renang dan Gym tapi Tania tidak tahu dimana letak nya, karena areanya sangat besar sekali,dan terletak dijalan besar.

Tania akhirnya menuju parkiran dan mencari halte, untuk menunggu kendaraan umum menuju ke pasar,Tania menunggu cukup lama, tiba-tiba saja sebuah mobil mewah berhenti tepat didepannya.Berlahan kaca mobil tersebut turun dan dari dalam nampak seorang pria yang sangat tampan dan ramah menyapa Tania.

"Maaf dek apa kamu membutuhkan tumpangan, mari saya antar"ucap pria itu tersenyum.

"Tidak Pak Terima kasih,saya sedang menunggu teman"Tania terpaksa berbohong.

" Oh lagi menunggu seseorang?"

"Iya Pak,maaf"

"Baiklah,kalau begitu saya duluan dek"

"Baik Pak"Tania tidak tahu bahwa yang di dalam mobil tersebut adalah Arga, yang melihat Tania dikantor Burhan sebelumnya. Tidak berapa lama Arga pergi mobil angkutan umum datang dan Tania pun bergerak menuju pasar pusat.

Sementara Burhan yang sudah menyelesaikan meeting nya nampak bahagia,karena berhasil bekerjasama dengan perusahaan Arga.Sebagai penyedia konsumsi untuk perusahaan tersebut.

"Pak tadi ada seorang wanita mencari Bapak" Siska memberitahu sesuatu kepada Burhan setelah sampai di ruangannya.

"Siapa?"

"Dia tidak mau menyebutkan namanya,seorang wanita yang cantik dan tinggi putih" Burhan termenung sesaat memikirkan.

"Desi" ucapnya dalam hati.

"Tapi saya katakan Bapak rapat entah kapan kembali,katanya ya sudah besok saja"

"Kalau ada yang mencari tidak menyebutkan namanya tolak secara halus,kalau dia bernama Desi katakan saya tidak ada,paham kamu Siska"

"Baik Pak"Siska ingin bertanya kenapa begitu,tapi dia takut Bosnya akan marah karena Siska memang tidak mengenal Desi,sebab dia memang baru bekerja Satu tahun ini sebagai asisten Burhan.

Setelah mendapat informasi dari Siska,Burhan memasuki ruangan kantornya melepas lelah sejenak di kursi kerjanya,sambil mengeluarkan Handphone yang sedari tadi mati disaat dia meeting,Handphone tersebut dihidupkannya kembali,disana ada panggilan tidak terjawab dari Tania pagi tadi."ini mungkin karena Tania menemukan flashdisk maka dia menelpon aku" ucap Burhan dalam hati.

Lalu dia membuka pesan dari sebuah nomor yang bertuliskan Desi,Pasan dari nomor yang sama saat tadi malam.

"Burhan aku kekantor kamu tadi,tapi kamu sedang tidak ditempat, aku merindukan kamu Burhan,apakah kamu sudah melupakan aku,aku tahu aku salah tapi sekarang aku sudah bukan milik siapa-siapa lagi"

Burhan menarik nafas Panjang setelah membaca pesan tersebut.Hati yang sakit masih terasa tapi cinta yang dalam kepada Desi masih dia rasakan, dan sulit dilupakannya.

Burhan tidak membalas pesan tersebut,ketika tiba-tiba dia menerima pesan dari Tania yang diberitahu oleh notifikasi Handphonenya.

"Assalamu'alaikum Mas ,maaf Tania menganggu,Tania hanya ingin memberitahu bahwa Mama Mas akan kesini sore ini, kalau bisa Mas cepat pulang ya biar kita makan malam bersama Mama malam ini,sekali lagi maaf ya Mas Tania menganggu" Assalamu'alaikum Mas"

"Mama ke Apartemen aku,gawat kalau Mama masih melihat foto-foto Desi dikamar aku, bisa marah besar Mama,Nanti kumat lagi jantung Mama kalau aku berdebat, lebih baik aku cari aman"

Burhan segera menekan icon telpon untuk menelpon Tania beberapa saat menunggu nada dering akhirnya telpon tersebut diangkat oleh Tania"Assalamu'alaikum Mas"ucap Tania yang kaget ditelpon oleh suaminya,karena baru kali ini suaminya menelpon dirinya sejak sebulan pernikahan mereka.

"Kamu sedang apa Tania?"

"Masak Mas"

"Tolong kamu pergi ke kamar, kamu simpan didalam laci semua foto Desi yang berada diatas lemari"

"Kenapa Mas"

"Ah.. jangan banyak tanya kerjakan saja, kamu mau Mama aku jantungan melihat foto-foto itu,dan ganti dengan foto pernikahan kita yang aku simpan di laci itu,tapi kamu jangan bangga dulu kalau aku pajang foto kamu, ini hanya sementara sampai Mama pulang,dengar itu Tania!"

Tania terdiam hatinya merasa sakit,tapi coba dia kesampingkan" Baik Mas,nanti jika Mama sudah pulang kamu boleh menganti Foto itu lagi, aku juga tak ingin Mama jantungan lagi melihat masa lalu kamu karena aku sangat sayang kepada Mama kamu"

Burhan sedikit kaget mendengar balasan ucapan Tania kepadanya."Sudah dulunya Mas aku sedang Masak, dan aku juga mengerjakan apa yang kamu suruh, Assalamu'alaikum Mas"

"iii.. iya"Burhan melihat Handphonenya yang sudah dimatikan oleh Tania.

Semetara di apartemen Tania menangis setelah mendengar kata-kata Burhan yang menyakitkan ditelpon, Tania menutup masakannya sementara dan pergi menuju kamar.Tania mengangkat foto-foto kebersamaan Burhan dengan Desi,Tania menyimpan di laci.Tania mengambil hanya satu foto pernikahannya dengan Burhan Lalu diletakkan di lemari pajangan di kamar itu lalu duduk terdiam memandang foto tersebut.

"Aku tidak boleh menangis aku harus bisa mengambil hati Mas Burhan walau aku tidak semodis Desi dan secantik dia serta memiliki pendidikan rendah aku harus bisa belajar merawat diriku dan harus pintar,kata orang dari youtube kita bisa belajar banyak hal.

"Aku harus minta bantuan kepada mertuaku, karena aku tahu Buk Seno

sangat cantik walau sudah berumur.Aku harus belajar masak dari Ibuku dan belajar dandan dari mertuaku" Sejak. melihat Desi mengunjungi kantor suaminya Tania merasa gelisah dia tidak ingin rumah tangga yang dia bangun hancur karena datangnya mantan suaminya kembali.

"Aku harus bangkit,dan aku yakin aku layak untuk suamiku walau aku bukan seorang dokter" Kemudian Tania mengeluarkan semua foto-foto pernikahannya dia menata dimeja pajangan dan menyusun foto pernikahan didinding luar dan kamarnya sambil melanjutkan masak nya,Tania dengan cekatan juga membersihkan rumah tersebut agar Mertuanya senang.

Bayangan kecemburuan,kesedihan muncul dalam diri Tania,walau umurnya masih muda, ternyata inilah rasanya cemburu dan ketakutan saat orang yang dicintai akan didekati oleh masa lalu yang sudah lama hilang kini kembali lagi.Tania sangat mencintai Burhan dan dia tak ingin kehilangan suaminya.walau dia tahu Burhan selalu mem bully dirinya dan sering kasar tak menghargainya.

"Ini adalah sebulan pernikahan aku dan Mas Burhan,aku tidak mau pernikahan yang baru seumur jagung ini hancur,aku yakin ini adalah tugasku menyelamatkan pernikahan ku dari kehancuran"

Tekad Tania untuk melawan setiap hal yang akan menghadang didepannya pasti akan terjadi,karena Desi pasti akan datang kembali mendekati suaminya dan dia tidak mau kalah dengan masa lalu suaminya itu.

1
Delsi Irma
Hai singgah di ceritaku ya... 😍 jangan lupa komen dan like nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!